Articles
69 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2019)"
:
69 Documents
clear
Pengaruh penerapan good corporate governance terhadap manajemen laba pada perusahaan bumn yang terdaftar di bursa efek indonesia
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3450
Marisa Rosid Fitriani, 2018. Pengaruh Penerapan Good Corporate GovernanceTerhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dibawah bimbingan Ibu Hj.Nurita Affan selaku pembimbing I dan Bapak Agus Iwan Kesuma selaku pembimbing II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh mekanisme good corporate governance, yaitu meliputi: kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi dewan komisaris independen dan komite audit terhadap manajemen laba. Penelitian ini menggunakan sampel dari 14 perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI, dengan menggunakan purposive sampling yang menerbitkan laporan keuangan dari tahun 2013 - 2015. Metode analisis dari penelitian ini menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba, (2) kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, (3) proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, (4) komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.
Analisis kinerja keuangan pada pt maldina mandiri sejahtera di samarinda
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.4069
Berdasarkan hasil pengujian dalam penelitian ini dapat dilihat dari laporan keuangan Pada tahun 2014 kriteria kinerja keuangan pada PT Maldina Mandiri Sejahtera dikatakan baik karena total skor konversi yang dihasilkan pada tahun 2014 adalah 66,34, Pada tahun 2015 keuangan kriteria kinerja di PT Maldina Mandiri Kemakmuran dikatakan tidak menguntungkan karena total skor konversi yang dicapai pada tahun 2015 adalah 51,31, Pada tahun 2016 kriteria untuk kinerja keuangan di PT Maldina Mandiri Sejahtera dikatakan tidak menguntungkan karena total skor konversi yang dicapai pada tahun 2016 adalah 62,45.
Pengaruh kompetensi, independensi dan etika terhadap kualitas auditor pada badan pengawasan keuangan dan pembangunan provinsi kalimantan timur
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3539
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan independensi serta etika terhadap kualitas auditor. Responden dalam penelitian ini adalah pegawai Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan timur yang mempunyai jabatan sebagai Auditor. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling Data yang adalah data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 97 kuesioner tetapi hanya 39 lembar kuesioner yang kembali. Analisis yang digunakan dalam pengujian hipotesis dilakukan dengan partial Least Square (PLS) (Aplikasi SmartPLS 3.0). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa independensi dan etika berpengaruh signifikan terhadap kualitas auditor sedangkan kompetensi tidak signifikan terhadap kualitas auditor.
Analisis kinerja keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di kalimantan timur
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3724
Kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan tercermin dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang menggambarkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam membiayai kegiatan pelaksanaan tugas pembangunan, serta pemerataan dan keadilan dengan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Perumusan masalah penelitian ini adalah : Bagaimana Kinerja Keuangan di Kabupaten dan Kota Kalimantan Timur tahun anggaran 2015 dan 2016, bila diukur dengan Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, dan Rasio Keserasian. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan : (1) Tingkat kemandirian keuangan 7 Kabupaten dan 3 Kota pada tahun 2015 dan 2016 memiliki rata-rata rendah sekali, (2) Tingkat Efektivitas 7 Kabupaten dan 3 Kota pada tahun 2015 dan 2016 menunjukkan rata-rata sangat efektif, (3) Tingkat Efisiensi 7 Kabupaten dan 3 Kota pada tahun 2015 dan 2016 memiliki rata-rata tidak efisien, (4) Rata-rata tingkat keserasian belanja daerah untuk 7 kabupaten dan 3 Kota adalah Belanja Rutin lebih prioritas dari pada Belanja Pembangunan.
ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PESANAN CATERING PADA CV SURYA BOGA MANDIRI DI BONTANG
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3511
This research aims to analysis job order cost determination which decided by CV Surya Boga Mandiri catering is higher or lower than job order cost method with full costing approach. The data analysis method used in this study is the descriptive comparative method with analysis tools that is job order costing method with full costing approach.Based on the result of this research, the cost of order according to the company amounted to Rp11.855.625. Meanwhile, according to the cost of order method with full costing approach is Rp12.919.355. There is a difference of calculation amount to Rp1.063.730. This difference lies in the charged of manufacturing overhead rates. The company imposes manufacturing overhead rates too low because the fare is not determined based on actual calculations and is considered appropriate. Furthermore there are elements of manufacturing overhead rates which are not charged by the company such as the cost of buildings, equipments and vehicles depreciation. Manufacturing overhead rates fare which is charged by the company amounted to 25% based on the company's estimate and considered to be appropriate or compatible to cover the manufacturing overhead rates on each order. While the fare of manufacturing overhead rates according to the result of the analysis is 37,84% of the total rates of raw materials on the collection of manufacturing overhead rates which actually occured. It can be concluded that the determination on cost of grilled goat orders which seted by CV Surya Boga Mandiri catering is lower than the job order cost with full costing approach.Keywords : Job order cost, full costing.
Analisis pendapatan dan belanja serta pembiayaan daerah pada pemerintah kota samarinda tahun anggaran 2014-2016
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3873
Menggunakan analisis rasio akan sangat membantu dalam menilai pencapaian prospek manajemen masa lalu dan masa depan di masa depan. Rasio yang digunakan dapat memberikan indikasi apakah Pemerintah telah berhasil meningkatkan pertumbuhan pendapatan secara positif atau negatif, menggambarkan kemampuan Pemerintah dalam kegiatan tata kelola Dana sendiri, ketergantungan anggaran Pemerintah dalam menjalankan transfer, Pemerintah kontribusi dalam realisasi pendapatan daerah dan tingkat pencapaian kegiatan Pemerintah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelusuran data sekunder dengan literatur dan manual. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan rasio hasil Pemerintah menunjukkan Pemerintah Kota Samarinda mengalami penurunan pertumbuhan pendapatan, interval pengalaman dikatakan kurang karena PAD rendah dibandingkan transfer Pemerintah Pusat, pengalaman ketergantungan keuangan sangat tinggi, tingkat pengalaman peran Pemerintah Pusat yang lebih dominan, kurang efektif tingkat rasio periode efektif 2014-2016. Pada analisis rasio pertumbuhan pengeluaran mengalami penurunan anggaran belanja, dengan menggunakan analisis rasio pengeluaran langsung dan tidak langsung pada Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan hasil bahwa Pemerintah telah berhasil mengalokasikan anggaran yang ada baik. Pada rasio efisiensi pemerintah cukup efisien dalam menekan anggaran Pemerintah. Kemudian pada analisis rasio pertumbuhan menunjukkan hasil SiLPA positif. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi perusahaan untuk mengambil keputusan dalam menyusun anggaran tahun depan.
Pengaruh good corporate governance dan leverage terhadap earnings management
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3404
Masalah dalam penelitian ini adalah apakah pengaruh proporsi komisaris independen, komite audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan leverage terhadap manajemen laba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan mendapatkan bukti empiris dari proporsi komisaris independen, komite audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan leverage pada manajemen laba. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis, teoritis, dan kebijakan. Objek penelitian ini adalah sub sektor perusahaan manufaktur perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2016. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam menentukan jumlah sampel yang digunakan dan diperoleh 11 perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Komite audit memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap manajemen laba. Kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. Leverage memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap manajemen laba.
Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan pada pt mitra adiperkasa tbk
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.4115
Arfiyani, 2018. Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Mitra Adiperkasa Tbk di bawah bimbingan Ibu Hj. Sri Mintarti dan Ibu Dhina Mustika Sari. Penelitian ini bertujauan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan melalui analisis laporan keuangan khususnya terhadap neraca dan laba rugi PT Mitra Adiperkasa Tbk. Analisis laporan keuangan dapat dilakukan dengan cara analisis rasio keuangan, yaitu dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas. Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa kinerja keuangan PT Mitra Adiperkasa Tbk tahun 2013, 2014 dan 2015 dilihat dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas secara keseluruhan kinerja keuangan perusahaan kurang baik. Perusahaan harus lebih memperhatikan hutang jangka pendek dan hutang jangka panjangnya, dan perusahaan harus meningkatkan profitabilitas dan aktivitas karena itu akan mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
Analisis kinerja keuangan pemerintah daerah kota tenggarong
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3791
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peningkatan kinerja keuangan pada pemerintah daerah Kota Tenggarong. Alat untuk menganalisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah dengan menggunakan rasio keuangan. Rasio Keuangan yang digunakan meliputi Analisis Variabel Pendapatan, Derajat Desentralisasi, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Analisis Variabel Belanja, Rasio Harmoni, Rasio Efisiensi Biaya, dan Analisis Penggunaan SiLPA tahun lalu. Metode Penelitian dalam skripsi ini adalah menggunakan desain penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggambarkan sifat dan keadaan sebenarnya dari objek penelitian. Sampel yang digunakan berasal dari Pemerintah Daerah Kota Tenggarong. Tahun studi yang digunakan adalah untuk periode 2015-2016. Data diperoleh dari Dinas Pendapatan Kota Samarinda dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset Kabupaten Kutai Kartanegara. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi (APBD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Tenggarong. Hasil analisis menunjukkan bahwa, dari Analisis Variabel Pendapatan mengalami penurunan tetapi masih cukup baik. Dilihat dari Derajat Desentralisasi pemerintah daerah telah meningkat, itu berarti bahwa pemerintah daerah mampu melaksanakan desentralisasi. Dilihat dari Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, pemerintah daerah masih sangat bergantung pada pemerintah pusat / provinsi. Dilihat dari rasio kemandirian keuangan lokal, tingkat kemandirian keuangan pemerintah kota Samarinda masih belum independen dan rendah tetapi jumlah PAD telah meningkat dan bantuan dari pemerintah pusat / provinsi mulai menurun itu menandakan kota Samarinda mulai berkembang. Dari Rasio Efektivitas dan Efisiensi PAD mengalami penurunan dan peningkatan tetapi masih dikategorikan sangat efektif dan sangat efisien. Dari Analisis Varians Belanja. Penurunan Anggaran Penurunan masih relatif baik karena realisasi belanja lebih kecil dari anggaran. Dilihat dari Efficiency Spending Ratio, pemerintah daerah masih relatif efisien dan terukur dengan baik. Dalam rasio belanja daerah terhadap PDRB telah meningkat, hal ini menunjukkan bahwa produktivitas dan efektivitas belanja daerah cukup baik karena perbedaan antara PDRB dan pengeluaran daerah adalah signifikan. Yang terakhir dilihat dari Analisis Penggunaan SiLPA tahun lalu adalah baik karena SiLPA positif tetapi pada tahun 2016 APBD mengalami defisit karena meroketnya belanja daerah tetapi tidak diimbangi oleh pendapatan daerah.
Analisis pendapatan dan belanja serta pembiayaan daerah pada pemerintah kota samarinda tahun anggaran 2014-2016
Reksy Saputra;
Dwi Risma Deviyanti;
Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3873
Menggunakan analisis rasio akan sangat membantu dalam menilai pencapaian prospek manajemen masa lalu dan masa depan di masa depan. Rasio yang digunakan dapat memberikan indikasi apakah Pemerintah telah berhasil meningkatkan pertumbuhan pendapatan secara positif atau negatif, menggambarkan kemampuan Pemerintah dalam kegiatan tata kelola Dana sendiri, ketergantungan anggaran Pemerintah dalam menjalankan transfer, Pemerintah kontribusi dalam realisasi pendapatan daerah dan tingkat pencapaian kegiatan Pemerintah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelusuran data sekunder dengan literatur dan manual. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan rasio hasil Pemerintah menunjukkan Pemerintah Kota Samarinda mengalami penurunan pertumbuhan pendapatan, interval pengalaman dikatakan kurang karena PAD rendah dibandingkan transfer Pemerintah Pusat, pengalaman ketergantungan keuangan sangat tinggi, tingkat pengalaman peran Pemerintah Pusat yang lebih dominan, kurang efektif tingkat rasio periode efektif 2014-2016. Pada analisis rasio pertumbuhan pengeluaran mengalami penurunan anggaran belanja, dengan menggunakan analisis rasio pengeluaran langsung dan tidak langsung pada Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan hasil bahwa Pemerintah telah berhasil mengalokasikan anggaran yang ada baik. Pada rasio efisiensi pemerintah cukup efisien dalam menekan anggaran Pemerintah. Kemudian pada analisis rasio pertumbuhan menunjukkan hasil SiLPA positif. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi perusahaan untuk mengambil keputusan dalam menyusun anggaran tahun depan.