cover
Contact Name
Muhammad Galib Ishak
Contact Email
galibishak@yahoo.co.id
Phone
+62811452537
Journal Mail Official
galibishak@yahoo.co.id
Editorial Address
Sekretariat Pascasarjana Universitas Tadulako, Jl. Sukarno-Hatta km 9 Tondo, Kecamatan Mantikulere Kota Palu, Sulawesi Tengah KP 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 20898630     EISSN : 29625696     DOI : https://doi.org/10.22487/jstt
JSTT (Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako) is a peer-reviewed journal that aims to publish and disseminate original research articles on the latest developments in all fields of engineering science and technology. The journal publishes original papers in Indonesian or in English, which contribute to understanding engineering science and improving engineering technology and science. The articles may be theoretical (including computational), experimental or both. The contribution should be unpublished before and not under consideration for publication elsewhere.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2020): APRIL 2020" : 5 Documents clear
ANALISA PASANG SURUT MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE PADA PANTAI TAMAN RIA Wayan Suwarni
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 6 No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.184 KB) | DOI: 10.22487/jstt.v6i1.354

Abstract

Pasang surut air laut merupakan salah satu fenomena yang bisa dijadikan referensi dalam penentuan pengelolahan wilayah pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai konstituen, tipe pasang surut, dan pasang maksimum di Pantai Taman Ria. Perhitungannya menggunakan salah satu metode analisis harmonik yaitu metode Least Square. Metode Least Square adalah metode yang digunakan untuk menghitung konstituen pasang surut dari pengamatan yang dilakukan setiap jam selama waktu 15 hari. Metode ini pertama kali diterapkan dalam menganalisa pasang surut oleh Horni. Prinsip analisis pasang surut dengan metode Least Square yaitu dengan meminimkan perbedaan sinyal komposit. Kemudian menghasilkan komponen pasang surut (K1, O1 , M2, S2, N2, M4, K2, P1 dan MS4). Setelah itu dari beberapa komponen di dapatkan jenis atau tipe pasang surut berdasarkan bilangan Formzahl (F) dengan perbandingan (K1+ O1) /( M2 + S2). Dari hasil analisa diperoleh komponen pasang surut dominan adalah M2 dengan nilai amplitudo 0.5687 m. Untuk elevasi pasang surut diperoleh HHWL sebesar 2.99 m, MSL 1.17 m dan LLWL -0.49 m. Dengan mengacu kepada MLWS - 0.17 m diperoleh HHWL sebesar 3.16 m, MSL 1.34 m, LLWL -0.31 dan diperoleh jenis atau tipe pasang surut di Pantai Taman Ria yaitu campuran condong ke harian ganda dengan nilai F 0,5140 (0,25 < F < 1,50). Ini berarti dalam satu hari terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi dan interval yang berbeda
PERBANDINGAN AKURASI PREDIKSI PASANG SURUT ANTARA METODE ADMIRALTY DAN METODE LEAST SQUARE DI PANTAI BATASUYA Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 6 No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.513 KB) | DOI: 10.22487/jstt.v6i1.355

Abstract

Pemanfaatan Pemanfaatan Pantai Batusuya sebagian besar digunakan sebagai sumber mata percaharian bagi para nelayan di Desa Batusuya. Seiring berjalannya aktifitas tersebut, Pantai Batusuya juga mengalami penurunan daya dukung lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan perencanaan bangunan-bangunan pantai untuk mendukung pemanfaatan dan pengembangan wilayah sekitar pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis akurasi prediksi pasang surut pada daerah survei untuk berbagai keperluan dalam perencanaan bangunan pantai. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menentukan konstanta harmonik pasang surut selama periode tertentu, diantaranya metode admiralty dan least square. Dalam penelitian ini dilakukan analisa prediksi pasang surut dengan menggunakan data observasi selama 15 hari. Dari kedua metode tersebut dilakukan perhitungan tiap komponen pasang surutnya sehingga dapat dilakukan prediksi pasang surut dan dibandingkan hasilnya. Selisih nilai amplitudo terbesar terdapat pada komponen N2 perbandingan antara admiralty dan least square yakni sebesar -84,800 cm. Sedangkan untuk selisih beda fase terbesar terdapat pada komponen P1 yakni sebesar -258,610o. Berdasarkan bilangan Formzahl (F), didapat nilai F dengan metode admiralty yaitu 0,401, sedangkan dengan metode least square yaitu 0,486. Nilai RMSE yang dihasilkan metode least square lebih kecil yakni 2,115 cm dibandingkan metode admiralty yaitu sebesar 25,787 cm untuk panjang data 15 hari pada prediksi pasang surut bulan pertama
PERBANDINGAN BEBAN GEMPA RENCANA HASIL ANALISIS MENGGUNAKAN METODE STATIK EKIVALEN DAN RESPON SPEKTRUM BERDASARKAN SNI 1726-2012 Aulia Annisa
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 6 No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.139 KB) | DOI: 10.22487/jstt.v6i1.360

Abstract

Analisis beban rencana gempa dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara statik dan dinamik. Secara statik, metode yang dapat digunakan adalah metode statik ekivalen dan secara dinamik, salah satu metodenya adalah metode respon spektrum. Pada tulisan ini, direncanakan struktur berupa gedung perkantoran bertingkat 6 (enam) menggunakan hasil analisis terbesar dari kedua metode tersebut. Struktur yang direncanakan merupakan struktur tahan gempa dengan sistem penahan gaya gempa berupa sistem ganda dengan rangka beton bertulang pemikul momen khusus (SRPMK) dan dinding geser beton bertulang khusus. Material struktur yang digunakan dalam perencanaan adalah beton dengan mutu f 'c = 35 MPa, baja tulangan BjTP Grade 24 (fy = 235 MPa), dan baja tulangan BjTS Grade 40 (fy = 390 MPa). Akibat beban rencana gempa yang ditambahkan pada struktur, dihasilkan simpangan antar lantai maksimum sebesar 52,068 mm untuk metode statik ekivalen dan 50,464 mm untuk metode respon spektrum, kedua nilai tersebut telah memenuhi syarat simpangan yaitu kurang dari simpangan lantai ijin sebesar 100 mm. Dari perbandingan kedua metode, diperoleh hasil terbesar adalah hasil analisis struktur menggunakan metode statik ekivalen, yang kemudian digunakan dalam perencanaan elemen struktur. Dimensi elemen struktur yang digunakan diseragamkan untuk setiap tingkat, dengan ukuran balok induk 40/60, balok anak 25/40, kolom 95/95, pelat dengan tebal 120 mm dan tebal dinding geser 300 mm
PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DI SUNGAI TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG Uni Aprianingrum
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 6 No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.77 KB) | DOI: 10.22487/jstt.v6i1.361

Abstract

Masyarakat disekitar pegunungan torue yang memiliki perkebunan dan hasil bumi lainya sangat membutuhkan energi listrik dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat guna memperoleh derajat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih terjamin. Sungai Torue sangat potensial untuk dibuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan memanfaatkan aliran sungainya yang dapat dibendung hingga mencapai tinggi terjunan lebih dari 10 m.
PENGARUH PERUBAHAN VISKOSITAS ASPAL AKIBAT PENAMBAHAN VIATOP66 TERHADAP NILAI TEGANGAN TARIK (TENSILE STRENGTH) CAMPURAN HRS-WC MENGGUNAKAN UJI SEMI CIRCULAR BENDING (SCB) Yodya Erikasari
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 6 No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.529 KB) | DOI: 10.22487/jstt.v6i1.368

Abstract

Penggunaan bahan tambah berupa viatop66 ke dalam campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) diharapkan dapat meningkatkan nilai tegangan tarik maksimum yang dapat dipikul oleh suatu perkerasan. Viatop66 juga diduga dapat mempengaruhi nilai viskositas aspal sehingga dapat meningkatkan kualitas perkerasan jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan nilai viskositas aspal akibat penggunaan bahan tambah viatop66 terhadap nilai tegangan tarik maksimum campuran HRS-WC. Metode pengujian yang digunakan adalah metode uji semi circular bending (SCB). Aspal yang digunakan untuk campuran HRS-WC ditambahkan dengan variasi kadar viatop66 sebesar 0,0% ; 0,1%; 0,2%; 0,3%; 0,4%; dan 0,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai viskositas aspal akibat penggunaan bahan tambah viatop66 dapat meningkatkan suhu pemadatan dan meningkatkan nilai tegangan tarik maksimum campuran HRS-WC. Suhu pemadatan yang meningkat serta serat-serat yang terkandung dalam viatop66 dapat mengisi rongga-rongga antar agregat sehingga campuran semakin padat dan dapat meningkatkan nilai stabilitas dan nilai tegangan tarik campuran HRS-WC. Untuk penambahan viatop66 0% - 0,5% persentase kenaikan viskositas aspal sebesar 0,3% ; 0,5% ; 0,8% ; 0,9% ; dan 1,1% dengan persentase kenaikan nilai tegangan tarik campuran HRS-WC sebesar 0,23% ; 0,28% ; 0,31% ; 0,35% ; dan 0,43%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5