cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020)" : 34 Documents clear
Efektivitas Model Problem Based Learning Dan Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Winoto, Yudi Cahyo; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.348

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model problem based learning dan discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika kelas IV SD. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Gugus Surodirjo. Subjek pada penelitian ini yaitu SDN Tlogo sejumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen 1, SDN Simpar sejumlah 28 siswa sebagai kelas eksperimen 2, dan SDN Tretep sejumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis desain penelitian adalah quasi eksperimental. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Pada analisis akhir perhitungan dengan menggunakan uji t diperoleh hasil nilai sig (2-tailed) 0,002 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan antara penggunaan model problem based learning dan discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika kelas IV SD. Perbedaan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis pada model problem based learning 74,65 dan model discovery learning 80,57. Jadi dapat diartikan model discovery learning lebih efektif dibandingkan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis. Perbedaan nilai rata-rata hasil belajar matematika pada model problem based learning 72,7 dan model discovery learning 77,98. Jadi dapat diartikan model discovery learning lebih efektif dibandingkan dengan model problem based learning tehadap hasil belajar matematika
Pengaruh Blanded Learning terhadap Hasil Belajar Matakuliah Bimbingan Konseling Mahasiswa PGSD Ramadhani, Sulistyani Puteri
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.350

Abstract

Pada era digitalisasi dalam upaya meningkatkan pembelajaran sebagai kualitas pendidikan di Indonesia selalu merupakan isu yang paling penting. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi adalah dengan meningkatkan kualitas proses mengajar. Proses pembelajaran perlu didukung dengan teknologi untuk memfasilitasi proses pengajaran sehingga dapat belajar di mana saja dan eficienty waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan blended learning terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada mata kuliah Bimbingan Konseling. Sampel penelitian adalah Mahasiswa di kelas eksperimen dan Kelas Kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Eksperimen dengan Postest-Only Control Design. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t  menunjukan bahwa nilai  t hitung 13,155 dan nilai t tabel dengan α 0,05 menunjukan nilai 1,898. Karena thitung > ttabel  berarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mahsisiwa kelas eksperimen yang menerapkan model blended learning dengan hasil belajar siswa kelas kontrol yang tidak menerapkan model blended learning pada mata kuliah bimbingan konseling Dengan adanya perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model blended learning berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Bimbingan Konseling.
Pemanfaatan Media Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Rejeki, Rejeki; Adnan, M Fachri; Siregar, Pariang Sonang
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pemanfaatan media pembelajaran dalam pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar kelas III tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah Sekolah Dasar Negeri 009 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu  Riau. Subyek Penelitian adaah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru kelas III  A dan B Sekolah Dasar Negeri 009 Kepenuhan.Hasil penelitian Pemanfaatan media pembelajaran pada pembelajaran Tematik Terpadu pada kelas III SD Negeri 009 Kepenuhan bila dirancang dengan baik merupakan media pembelajaran yang efektif, dapat memudahkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan motivasi belajar siswa, mendukung pembelajaran individual sesuai kemampuan siswa, dan dapat digunakan sebagai penyampaian pesan langsung. Kegunaan dan peran media pembelajaran memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera. Faktor pendukung  m media pembelajaran sudah banyak di sediakan oleh sekolah dan siswa. Dengan adanya media pembelajaran siswa sangat tertarik untuk belajar, dengan kehadiran media membuat siswa  lebih termotivasi untuk belajar karena siswa tidak menerawang dalam belajar.
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEM dan Tidak Berbasis STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dywan, Almahida Aureola; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.353

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penggunaan model pembelajaran PJBL (Project Based Learning) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathemathic) dan tidak berbasis STEM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV. Populasi gugus Gajah Mada kecamatan Sidomukti kota Salatiga, dengan sampel SD Negeri Dukuh 01 Salatiga sebagai kelompok eksperimen berjumlah 32 siswa dan SD Negeri Kecandran 01 Salatiga sebagai kelompok kontrol berjumlah 33 siswa. Penelitian ini yang menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian Non-equivalen Control Group Desain untuk mengetahui keberhasilan pengujian perlu dilakukan Pre-test dan Post-test. Hasil penelitian dilihat dari uji independen T tes dengan signifikansi 0,038 < 0,05 menggunakan SPSS 20 for Windows yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan sehingga H0 ditolak dan H1 diterima serta hasil rata-rata pre-test ke post-test pada kelompok eksperiemen yang meningkat sebesar 13,38 sedangkan pada kelompok kontrol meningkat sebesar 7,51.Penggunaan model pembelajaran PJBL berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV muatan pembelajaran IPA.  
Efektivitas Pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Khomaidah, Siti; Koeswanti, Henny Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.356

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model Problem Based Learning dengan Guided Inquiry Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri Tingkir Tengah 01 yang berjumlah 29 siswa, dan SD Negeri Tingkir Tengah 02 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes pilihan ganda. Analisis data yang digunakan berupa teknik analisis uji t yang digunakan untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara kelompok yang menggunakan model Problem Based Learning dan Guided Inquiry Learning. . Pengujian hipotesis menggunakan independent sample T test dengan signifikansi pada kolom sig. (2-tailed) sebesar 0,006 <0,05 dengan hasil thitung sebesar 2,832 ˃ ttabel2,001, maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok yang menggunakan model Problem Based Learning dengan Guided Inquiry Learning. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelompok Problem Based Learning sebesar 79,37 dan kelompok model Guided Inquiry Learning nilai rata-rata posttest 75,63. Hal ini menunjukan bahwa model Problem Based Learning lebih efektif di bandingkan dengan model Guided Inquiry Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD Gugus Joko Tingkir Salatiga Tahun Pelajaran 2019/2020. 
Efektivitas Penggunaan Model Problem Based Learning Dan Model Group Investigation Terhadap Kemampuan Kerjasama Siswa Sekolah Dasar Sari, Bernadetha Titis Wulan; Kristin, Firosalia
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan model PBL dan model GI terhadap kemampuan kerjasama siswa pada pembelajaran IPA SD Negeri Panjang 03 Ambarawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SD Negeri Panjang 03 yang berjumlah 53, yang terbagi atas kelas eksperimen berjumlah 27 siswa dan kelas kontrol berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi untuk mengetahui kemampuan kerjasama siswa dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 25 for windows. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan data memiliki nilai signifikansi 0,000 yang artinya kurang dari 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya kemampuan kerajasama menggunakan model PBL lebih unggul secara signifikan dibandingkan dengan model GI. Perbedaan kedua model tersebut terlihat dari rerata kedua kelas, pada kelas eksperimen memiliki rerata 83,33 sedangkan kelas kontrol memiliki rerata 71,50, sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan efektivitas kemampuan kerjasama siswa muatan pelajaran IPA kelas 4 dengan menggunakan model Problem Based Learning dan Group Investigation SD Negeri Panjang 03 Ambarawa. 
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving dan Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Sidiq, Maulid Anwar; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.358

Abstract

Penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen semu. Desain penelitian menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model Problem solving, dan Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD dalam pelajaran Matematika. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini berupa observasi dan tes. Observasi didapatkan dengan presentase keterlaksanaan data berupa tahapan-tahapan implementasi model pembelajaran, sedangkan teknik tes berupa tes awal (Pretest) dan tes akhir (Posttest) dalam bentuk tes uraian. Teknik analisis data berupa Deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk uji prasyarat, dan Uji Annova, agar dapat mengetahui perbedaan rata-rata antara yang menggunakan model kontrol, Problem Solving, dan Discovery Learning.  Hasil uji Annova memperoleh nilai signifikan 0,015<0,05, sehingga H0 ditolak, yang berarti berdapat perbedaan antara yang menggunakan model kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata pretest dan posttest pembelajaran konvensional 61,19 dan 69,47. Rata-rata nila pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang menggunakan model Problem Solving yaitu 60,36 dan Posttest 75,6, dan nilai rata-rata postest model Discovery Leraning yaitu 60,92 dan Posttest 70,43. Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa model Problem Solving lebih efektif dibandingkan dengan model Discovery Learning.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Membuat Perencanan Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik Syufrianti, Syufriati; Gustina, Gustina
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru kelas dan guru mata pelajaran dalam membuat perangkat pembelajaran melalui supervisi akademik di SD Negeri 11 Payakumbuh.Metode penelitian adalah metode Penelitian Tindakan Kelas dan instrumen penilaian yang berisi delapan item pembuatan perangkat pembelajaran selama kegiatan observasi berlangsung. Hasil penilaian kemudian dianalisis dan dijadikan sebagai bahan perencanaan tindakan pada siklus berikutnya, guna untuk menarik kesimpulan.Temuan penelitian adalah bahwa berdasarkan observasi awal terhadap 16 orang guru kelas dan guru mata pelajaran di SD Negeri 11 Payakumbuh, memperoleh nilai 39,1%. Setelah dilaksanakan siklus I, diperoleh hasil 73,2%. Sedangkan pelaksanaan siklus II diperoleh hasil 94,5%, dengan kriteria nilai Sangat Baik.Implikasi hasil penelitian melalui supervisi akademik dapat meningkatkan kinerja guru kelas dan guru mata pelajaran dalam membuat perangkat pembelajaran di SD Negeri 11 Payakumbuh. Dengan demikian,  hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Model Pembelajaran Project Based Learning Pratiwi, Eka Titik; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.362

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaaan antara model pembelajaran problem-based learning dan model pembelajaran project-based learning terhadap berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD N Manggihan dan kelas V MI Nurul Islam Batur 02 Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan model pembelajaran problem-based learning dan model pembelajaran project-based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Model pembelajaran project-based learning lebih mampu memperlihatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, ditinjau dari nilai sig. (2 tailed) adalah 0,000 < 0,005 maka Ho ditolak dan Ha diterima.
Efektivitas Problem Based Learning dan Two Stay Two Stray dalam Pencapaian Hasil Belajar Darmawan, Wisnu; Harjono, Nyoto
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efektivitas penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray dan Problem Based Learning terhadap pencapaian hasil belajar Tema 8 Kelas 4 SD Negeri Blotongan 02 dan SD Negeri Sidorejo Lor 05 Gugus Diponegoro, kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental semu yang menggunakan pendekatan non-equivalent control group design. Dalam menganalisis data dilaksanakan uji beda melalui Independent Sampel T-Test. Hasil uji beda menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) post-test hasil belajar peserta didik sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,005 (0,000<0,005) sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara model pembelajaran Two Stay Two Stray dan Problem Based Learning terhadap pencapain hasil belajar peserta didik pada Tema 8 Kelas 4 SD. Nilai rata-rata post-test hasil belajar kelas eksperimen  lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih efektif dibandingkan model pembelajaran Problem Based Learning.

Page 2 of 4 | Total Record : 34


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue