cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285263016464
Journal Mail Official
dedikasia.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal UIN Bukittinggi Data Center building, 2rd floor at Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Jln Gurun Aua Kubang Putih Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam - West Sumatera - Indonesia Telp. 0752 33136 | Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27980715     EISSN : 27981290     DOI : https://www.doi.org/10.30983/dedikasia
Jurnal Dedikasia: Jurnal Pengabdian Masyarakat (e-ISSN : 2798-0715 | p-ISSN : 2798-1290) is a journal which published by Rumah Jurnal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, West Sumatera Indonesia. It specializes in research on the Engagement and empowerment of Muslim society from the perspective of social welfar. The interdisciplinary approach to communities study are used as a method to discuss and overcome current reality or social community issues. The topic includes fieldwork studies with different viewpoints and interdisciplinary as : 1. Community Service and Empowerment of Disaster-Prone, Isolated and Marginalized community 2. Community Service and Empowerment of education. 3. Community Service and Empowerment of Islam Society and Institutions. 4. Community Service and Empowerment of Socio-economic. 5. Community Service and Empowerment of Science and Technology The journal is published twice a year in June and December. This journal is a peer-reviewed online journal dedicated to the publication of high-quality research focused on research, implementation, of policy about community engagement and empowerment.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025" : 7 Documents clear
Smart Farming Innovation: Empowering Millennial Farmers to Improve Agricultural Productivity in the Society 5.0 Era: Inovasi Smart Farming: Pemberdayaan Petani Milenial untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Era Society 5.0" Suryanef; Kiki Amelia; Rita Angraini; , Al Rafni; Cici Nur Azizah
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10027

Abstract

Pemberdayaan petani milenial di Indonesia menjadi kunci untuk mencapai ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan, khususnya di era Society 5.0 yang menekankan pada integrasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan platform smart farming yang berbasis teknologi modern kepada petani milenial di Salareh Aia Utara, Kabupaten Agam. Melalui penerapan teknologi pertanian seperti sensor digital untuk pemantauan tanaman, manajemen irigasi berbasis data, dan sistem pemantauan hasil panen, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, efisiensi penggunaan sumber daya, serta memperbaiki kualitas produk pertanian yang dihasilkan. Program ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada metode pertanian tradisional yang kurang efisien dan memperluas akses pasar melalui platform digital. Pelatihan terkait teknologi pertanian modern dan manajerial usaha akan diberikan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan usaha dan pemasaran produk. Dengan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini mengutamakan partisipasi aktif petani dalam setiap tahapnya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi hasil. Berdasarkan umpan balik peserta, program ini terbukti berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani milenial, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 98%. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan sosial dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Melalui inovasi smart farming, diharapkan Salareh Aia Utara dapat menjadi model keberhasilan pemberdayaan petani milenial di daerah lain, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2 dan 8, yang berfokus pada ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
GEMAS (Independent and Prosperous Golden Generation) Program Based on Digital Entrepreneurship Towards an Independent and Competent Alrafni; Suryanef; cici Nur Azizah
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10029

Abstract

Program GEMAS (Generasi Emas Mandiri dan Sejahtera) dilaksanakan di Nagari Salareh Aia Utara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memberdayakan remaja melalui pelatihan kewirausahaan digital, soft skills, dan literasi digital. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kompetensi remaja dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal, seperti pertanian dan kerajinan, guna mendukung kemandirian ekonomi mereka. Dalam pelaksanaan program, dilakukan pendekatan partisipatif yang melibatkan lima tahap kegiatan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan. Sebanyak 30 remaja masjid mengikuti pelatihan yang fokus pada keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, manajemen waktu, serta penggunaan teknologi informasi untuk pencatatan keuangan dan pemasaran produk. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan teknologi digital untuk pengembangan usaha lokal. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan kemampuan soft skills, yang mendukung peserta untuk mandiri secara finansial dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta diharapkan dapat dilanjutkan dengan penguatan fasilitas dan pelatihan berkelanjutan
Inclusive Resilience School: Empowering Students Through Digital Health-Based Social Entrepreneurship Cici Nur Azizah; Al Rafni; Rahmi Melfa Widodo
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10030

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa SMA Negeri 2 Palembayan melalui kewirausahaan sosial digital berbasis kesehatan, dengan pendekatan inklusif dan resilien. Meningkatkan literasi digital produktif siswa serta mengembangkan keterampilan kewirausahaan sosial yang berorientasi pada nilai-nilai kesehatan menjadi fokus utama. Sekolah yang terletak di wilayah perbukitan dengan mayoritas siswa berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, menghadapi tantangan dalam akses terhadap pelatihan kewirausahaan dan teknologi. Melalui pelatihan digital berbasis proyek, workshop kewirausahaan sosial, serta pendampingan berkelanjutan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola usaha sosial berbasis kesehatan, seperti kampanye digital mengenai sanitasi dan gizi. Pendekatan berbasis digital ini mendukung pengembangan karakter siswa yang tangguh, peduli, dan kolaboratif, serta menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis dan inklusif. Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) dan pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi (SDG 8). Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital, meningkatkan kewirausahaan sosial, serta memperkuat ketahanan psikososial siswa, sehingga menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan yang relevan
Psychoeducation and Spiritual Guidance for the Prevention of Violence Against Children in the Context of Creating a Child-Friendly School at the Nurul Ikhlas Islamic Boarding School in Padang Panjang M. Arif; Nurhasnah; Afrinaldi
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10161

Abstract

Maraknya kekerasan di institusi pendidikan, yang diperparah oleh kasus fatal di sebuah pondok pesantren di Sumatera Barat, menegaskan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA). Sebagai respons, sebuah program pengabdian dirancang untuk membekali para guru di sekolah berasrama dengan kompetensi pencegahan kekerasan melalui pendekatan psikoedukasi dan spiritual. Kegiatan ini diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama para akademisi untuk merancang intervensi, yang kemudian diimplementasikan dalam bentuk pendampingan langsung kepada para guru. Program ini mendapat sambutan positif karena memberikan kerangka kerja baru yang memadukan wawasan psikologis dengan fondasi spiritual yang telah ada. Hasilnya menunjukkan bahwa pendampingan ini berhasil memvalidasi praktik-praktik intuitif yang selama ini telah dilakukan guru, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap berbagai bentuk kekerasan. Guru juga mampu mengidentifikasi tantangan seperti pentingnya kolaborasi dengan orang tua. Secara keseluruhan, program ini sukses memberdayakan para pendidik dengan strategi konkret untuk membangun lingkungan sekolah yang aman. Para guru kini beralih dari pendekatan naluriah ke metode yang lebih terstruktur dan sadar dalam mencegah kekerasan, menjadi agen perubahan proaktif untuk mewujudkan SRA.
Assistance in Implementing an Anti-Corruption School Culture to Realize an Integrity Zone at SMKN 1 Baso Tiara, Monica; Irwan, Irwan; Rifma, Rifma
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10437

Abstract

The mentoring initiative for the Implementation of the Anti-Corruption Culture School at SMKN 1 Baso represents a strategic intervention aimed at strengthening the integrity zone within the educational environment. The program holds substantial urgency, functioning as an early preventive effort against potential corruption by embedding integrity values across all levels of the school community. The initiative was conducted in collaboration with the Association of Vocational School Principals (MKKS) of Agam Regency, with SMKN 1 Baso designated as the pilot institution. The mentoring activities encompassed enhancing anti-corruption literacy among teachers, education personnel, and students; facilitating the development of institutional policies and anti-corruption standard operating procedures (SOPs); and reinforcing an integrity-driven learning ecosystem. The program was carried out over an eight-month period using a Participatory Action Research framework, progressing through seven structured stages including socialization, capacity-building workshops, implementation assistance, and the establishment of supporting integrity infrastructures. The results indicate that the school successfully formulated and enacted anti-corruption SOPs, produced student-led integrity projects, established a ZI Corner and an Integrity Tree, and strengthened collective commitment toward transparency and accountability. These outcomes suggest a measurable increase in integrity awareness and the gradual institutionalization of integrity practices as part of the school’s cultural identity.
Strengthening Nagari Regulatory Capacity through Participatory Legal Drafting–Based Legal Assistance in Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis Subdistrict Bahktiar, Yusnanik; Gettari, Trie rahmi; Muchtar, Henni; Faisal, Muhammad; Ersya, Muhammad Prima; Rahmady, Windy
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10457

Abstract

This community service program aims to strengthen the regulatory capacity of the Nagari Government of Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis Subdistrict, Padang Pariaman Regency, through legal assistance in drafting the Nagari Regulation on Revenue Management. The initiative responds to challenges faced by the nagari, particularly the absence of clear regulations governing local revenue, which has hindered financial governance, program planning, and accountability mechanisms. The activity was carried out using a participatory empowerment approach involving socialization, training, Focus Group Discussions (FGD), and direct technical assistance in drafting the regulation. The results of the program show an improvement in participants’ understanding of basic regulatory concepts, principles of good governance, and legal drafting techniques. A collaboratively prepared draft of the Nagari Regulation on Revenue Management was produced as a tangible output. This program contributes to enhancing institutional capacity and supporting the realization of accountable, transparent, and legally grounded financial governance at the nagari level.
Increasing the Competitiveness of Pandai Sikek Songket Weaving MSMEs through Digital Marketing and Branding Training Based on Local Wisdom Juarsa Badri; Henryanto Abaharis; Alfian; Romi Susanto; Jhon Fernos
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v5i2.10475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi upaya peningkatan daya saing UMKM kerajinan tenun Songket di Nagari Pandai Sikek (Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat) melalui pelatihan pemasaran digital dan pengembangan branding berbasis kearifan lokal. Latar belakang penelitian adalah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM tenun Songket Pandai Sikek yang meliputi keterbatasan akses pasar digital, persaingan produk substitusi yang lebih murah, serta regenerasi pengrajin yang terbatas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed-methods), dengan instrumen berupa kuesioner, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pemasaran digital dan branding berbasis nilai-lokal secara signifikan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap media sosial, marketplace, serta memperkuat identitas produk Songket Pandai Sikek sebagai warisan budaya. Rekomendasi disampaikan agar stakeholder lokal mendukung secara berkelanjutan melalui fasilitasi modal, pendampingan lanjutan, dan penguatan regulasi perlindungan hak kekayaan intelektual.

Page 1 of 1 | Total Record : 7