cover
Contact Name
Humam Santosa Utomo
Contact Email
humam.santosautomo@upnyk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldharma@upnyk.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta Gedung Rektorat Lt. 5 UPN “Veteran “Yogyakarta Jl. SWK. 104 Lingkar Utara, Condong Catur, Yogyakarta 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27156788     EISSN : 27753433     DOI : https://doi.org/10.31315/dlppm
Core Subject : Social,
Jurnal Dharma memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025): November" : 17 Documents clear
PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN BERTANAM HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA PENYEDIAAN SAYURAN BAGI DAWIS “DAHLIA” KARANGPLOSO Sarosa, Moechammad; Wirayoga, Septriandi; Mahfudi, Isa; Setiadi, Chandrasena; Azis, Yunia Mulyani
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16052

Abstract

Dawis (Dasa Wisma) Dahlia adalah kelompok ibu-ibu rumah tangga di Perum GPA Karangploso Malang yang memiliki hobi berkebun. Tempat tinggal mereka di lingkungan perumahan menjadikan lahan pertaniannya terbatas, sehingga untuk mengembangkan hobinya mereka menyampaikan keluhannya ke pengabdi. Permasalahan ini menjadi tujuan pelaksanaan pengabdian yaitu edukasi bertani di lahan sempit menggunakan sistem hidroponik. Tahapan kegiatan diawali dengan mengenalkan sistem hidroponik, kelebihan dan kekurangan serta mengenalkan jensi-jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara hidroponik. Pelatihan dimulai dengan mengajarkan bagaimana menyiapkan instalasi sistem hidroponik karena keberhasilan budidaya ditentukan oleh kelancaran sirkulasi dan kestabilan kandungan nutrisi air termasuk cara mengukurnya. Beberapa jenis tanaman telah dilatihkan diantaranya budi daya kangkung. Antusiasme terpancar dari aktivitas mereka dalam mengikuti pelatihan dan merawat tanaman. Pendampingan telah dilakukan sejak mulai tanam sampai dengan saat panen. Beberapa kendala mereka temukan diantaranya masalah penyemaian bibit karena diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pemahaman sistem hidroponik dan cara budidaya sayuran. Karena keterbatasan lahan yang digunakan maka hasil kebun masih terbatas, namun demikian mereka telah memahami keuntungan yang diperoleh dari budidaya hidroponik. Kegiatan ini telah berhasil menuntaskan budi daya kangkung secara hidroponik. Dengan menggunakan lahan seluas kurang lebih 2x3=6 meter persegi, dengan jumlah lubang tanam sekitar 350 lubang maka dalam sekali panen dengan usia tanam sekitar 30 hari telah dihasilkan kangkung sebanyak kurang lebih 200 ikat dengan diameter ikatan 4-5 cm. Kangkung yang ditanam secara hidroponik memiliki kelebihan diantaranya kesegaran lebih tahan lama dan kerenyahan setelah dimasak selain tanaman lebih bersih dibandingkan dengan kangkung yang dibudidaya di tanah. Karena kelebihan-kelebihan tersebut, maka tanaman hidroponik memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan kangkung yang ditanam di tanah atau di aliran sungai. Dengan asumsi harga jual kangkung Rp. 2.500,-  per ikat, maka dengan lahan 6 meter persegi  akan dihasilkan dana Rp. 500.000,- per sekali tanam.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI LURAH SE-KOTA PADANG MELALUI PELATIHAN PUBLIC SPEAKING Sumartono; Yumi Ariyati; Yuli Ardriany
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16057

Abstract

Kemampuan komunikasi publik merupakan keterampilan penting bagi para lurah yang berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik dan menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak lurah di Kota Padang masih menghadapi tantangan dalam berbicara secara efektif di hadapan publik, terutama dalam acara-acara formal seperti rapat koordinasi, sosialisasi kebijakan, dan pertemuan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi dan kepercayaan diri para lurah se-Kota Padang melalui pelatihan public speaking yang dirancang secara interaktif. Desain pelatihan ini mengintegrasikan metode ceramah, simulasi, praktik berbicara, serta umpan balik langsung (coaching) untuk memastikan pembelajaran yang bersifat pengalaman dan peningkatan keterampilan secara langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan kemampuan komunikasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kejelasan pesan, artikulasi suara, ekspresi nonverbal, serta kepercayaan diri secara keseluruhan. Para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mengakui relevansi tinggi pelatihan ini terhadap tanggung jawab profesional mereka. Selain itu, umpan balik kualitatif menunjukkan adanya transformasi positif dalam sikap komunikasi peserta, yang tercermin dalam peningkatan ketegasan dan empati saat berinteraksi dengan publik. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan performa komunikasi individu, tetapi juga mendorong budaya administrasi publik yang lebih responsif dan transparan. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan sebagai model berkelanjutan untuk pengembangan kapasitas aparatur pemerintah daerah guna memperkuat komunikasi kepemimpinan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
PERAN PENDAMPINGAN TERSTRUKTUR DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP WARISAN GEOLOGI DESA GUNUNGGAJAH Maharani, Monica; Sutarto; Nugraini, Lysa Dora Ayu; Utama, Peter Pratistha; Idea, Kharisma
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16058

Abstract

Desa Gununggajah memiliki singkapan batuan tertua di Pulau Jawa yang berumur jutaan tahun dan menjadi bukti adanya proses geologi di masa lalu. Singkapan ini merupakan warisan alam yang bernilai penting dari sisi ilmiah, edukasi, maupun konservasi. Namun, rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat menyebabkan potensi tersebut kurang mendapat perhatian, karena sebagian besar warga masih menganggap singkapan batuan tidak memberikan manfaat ekonomi langsung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program pendampingan terstruktur yang berfokus pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui workshop dan kegiatan lapangan dengan melibatkan perangkat desa serta organisasi pemuda. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan pemahaman teoritis sekaligus memberikan bukti nyata, sehingga masyarakat secara bertahap dapat mengenal, menghargai, dan menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian warisan geologi di lingkungannya.
PENERAPAN MESIN PENGGILING KUNYIT UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRODUK OLAHAN JAMU Fahrudin; Budhi Martana; Rosali Sembiring Colia; Muhammad Rasyiid Wijaya; Althearae Nira Septin
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16068

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) produk olahan jamu berada di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan yang tergabung dalam Forum UMKM Cikarang Selatan. Permasalahan yang dihadapi pelaku IRT jamu adalah pada proses penggilingan kunyit yang masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan peralatan yang sederhana. Tujuan kegiatan penerapan mesin penggiling ini untuk percepatan proses produksi penggilingan kunyit sebagai bahan baku pembuatan jamu, sehingga produktivitas produksi menjadi lebih tinggi. Metode yang digunakan pada kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini adalah menerapkan teknologi mesin penggiling kunyit. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, mulai dari sosialisasi, review proses penggilingan kunyit yang dilakukan selama ini, pelatihan peningkatan produktivitas penggilingan kunyit, sampai praktek penggunaan teknologi mesin penggiling kunyit. Hasil yang dicapai dari penerapan mesin penggiling kunyit adanya peningkatan produktivitas produksi yang diperoleh, yaitu  proses penggilingan 10 kg kunyit secara manual membutuhkan waktu selama 6 jam, sedangkan dengan menggunakan mesin, proses penggilingan 10 kg kunyit dapat dilakukan maksimal 1 jam.    Penggunaan mesin penggiling kunyit memberikan hasil yang maksimal, menghemat waktu, meningkatkan produksi dan efisiensi.
PENGUATAN IDENTITAS LOKAL MELALUI DIGITALISASI DAN BRANDING PADA INDUSTRI FASHION ECOPRINT DI KAWASAN DESTINASI WISATA SUPER PRIORITAS BOROBUDUR Probosari, Ninik; Wijayani, Ari; Murdianingrum, Sri Luna; Ardhanariswari, Kartika Ayu; Lintang, Salsabila
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16072

Abstract

Tujuan dari Penguatan Identitas Lokal Melalui Digitalisasi dan Branding Pada Industri Fashion Ecoprint di Kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas Borobudur adalah untuk membangun dan memperkenalkan identitas lokal yang kuat melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan menggabungkan konsep eco print yang ramah lingkungan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan kesadaran akan produk fashion lokal yang mengusung nilai-nilai keberlanjutan dan pelestarian budaya. Digitalisasi dan branding yang efektif akan menjadi kunci dalam memperkenalkan produk ini ke pasar yang lebih luas, terutama kepada wisatawan yang mengunjungi Borobudur. Konsep penting dalam penguatan identitas lokal ini adalah digital branding, yang mencakup pembuatan dan pengelolaan citra produk di dunia digital, serta ecoprint sebagai elemen yang membedakan produk lokal dari yang lainnya. Dengan mengedepankan keberlanjutan dan keunikan produk lokal, seperti eco print yang terinspirasi dari budaya dan alam sekitar Borobudur, produk fashion dapat menarik perhatian pasar yang semakin sadar akan pentingnya keberlanjutan. Untuk mendukung tujuan tersebut, beberapa kegiatan utama yang  dilaksanakan dalam program pengabdian masyarakat ini antara lain: (a) Branding Media Sosial, untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik produk fashion eco print, media sosial dikelola secara lebih profesional dan terencana, termasuk penggunaan platform seperti Instagram, untuk menjangkau audiens yang lebih luas.(b) Pendaftaran Merek Dagang, pelaku usaha dibantu dalam proses pendaftaran merek dagang untuk melindungi identitas dan keunikan produk mereka, yang juga akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat dan wisatawan terhadap produk fashion ecoprint lokal, meningkatnya penjualan melalui platform digital, serta terbentuknya ekosistem digital yang mendukung pemasaran dan branding produk lokal secara berkelanjutan. Luaran kegiatan ini adalah Artikel prosiding pada seminar Nasional, buku ber-ISBN dan memiliki Hak Cipta, Publikasi di Media Massa serta Pendaftaran 5 (lima) Merek Dagang.
PENERAPAN MESIN PELUMAT DAN BAKTERI PENGURAI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DI PETERNAKAN ITIK-ENTOK DUSUN KALIWINIH BERBAH SLEMAN Gunawan Madyono Putro; Prijoto; Sumintarsih; Agus Ristono; Yudha Sopyan Kurniawan
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16087

Abstract

Kelompok ternak itik dan entok di dusun Kaliwinih Jogotirto Berbah Sleman  memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha peternakan berbasis sumber daya lokal. Di wilayah ini terdapat bahan pakan alternatif yang melimpah, baik nabati maupun hewani, seperti enceng gondok, kangkung, semanggi, keong sawah, bekicot, serta berbagai hewan air kecil. Namun demikian, pemanfaatan bahan pakan tersebut masih menghadapi dua kendala utama, yaitu proses pencacahan dan pelumatan bahan yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu dan tenaga yang besar, serta munculnya permasalahan lingkungan akibat kotoran ternak yang lebih cair dan berbau menyengat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pakan serta mengurangi dampak lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna dan inovasi bioteknologi. Solusi yang dikembangkan meliputi: (1) perancangan dan pembuatan mesin pelumat pakan dengan sistem pisau pemotong dan roll crusher berkapasitas 50 kg/jam untuk mempercepat proses pengolahan bahan pakan; serta (2) pelatihan pengembangbiakan bakteri pengurai berbasis cairan empedu sapi sebagai alternatif EM4 dengan biaya produksi lebih ekonomis, sekitar Rp 4.500 per liter. Bakteri ini berfungsi mempercepat proses fermentasi pakan sekaligus mengurangi bau kotoran, sehingga limbah ternak dapat dimanfaatkan langsung sebagai pupuk kompos. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi pakan sebesar ±50%, penurunan biaya operasional pakan sekitar ±40%, serta penurunan dampak lingkungan hingga ±40%. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan produktivitas kelompok ternak sekaligus mendukung penerapan prinsip peternakan berkelanjutan di wilayah mitra.
P PENGUATAN KAPASITAS POKDAKAN SUKA MAJU MELALUI PENERAPAN KINCIR AIR SEBAGAI INOVASI TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN Herijanto, Soegeng; Tri Watiningsih; Wasito; Nur Grasela Mawardani; Okta Rian Maulana
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16098

Abstract

Pengelolaan kualitas air merupakan tantangan utama dalam budidaya ikan air tawar, terutama pada pemeliharaan sistem intensif  dengan tingkat penebaran bibit padat maka sangat rentan mengalami penurunan kadar oksigen terlarut (DO). Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, pertumbuhan, dan tingkat kelangsungan hidup ikan. Salah satu teknologi yang terbukti efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan kincir air sebagai aerator mekanis untuk meningkatkan DO dan sirkulasi air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Pembudidaya Ikan Suka Maju di Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas melalui pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan penggunaan kincir air. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota kelompok dalam pengelolaan kincir air sebagai alat pendukung peningkatan kualitas air. Implementasi kincir air berdampak nyata terhadap peningkatan kadar DO, penurunan angka kematian ikan, serta peningkatan produktivitas kolam. Kegiatan ini menjadi model penerapan teknologi tepat guna di tingkat pembudidaya ikan rakyat untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya ikan air tawar skala masyarakat.

Page 2 of 2 | Total Record : 17