cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2025)" : 22 Documents clear
Desain Pemantauan Energi Surya Real Time Berbasis Arduino Cloud Suwitno, Suwitno; Hutabarat, Bijujent; Ali, Nurhalim Dani Ali; Rosma, Iswadi Hasyim; Romy; Azni, Anisa Yulvi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.307

Abstract

Saat ini, panel surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir. Panel surya berfungsi untuk mengubah radiasi sinar matahari menjadi energi listrik melalui proses fotovoltaik, yang menghasilkan arus searah (DC). Namun, panel surya memiliki sejumlah keterbatasan, sehingga pemantauan kinerja sistem fotovoltaik (PV) secara efektif menjadi aspek penting dalam pemanfaatan energi matahari. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan sistem pemantauan panel surya yang efektif. Sistem ini mencakup pengukuran tegangan DC dan AC pada panel surya serta konverter, arus DC dan AC pada inverter, faktor daya (cos q), frekuensi, dan intensitas energi matahari. Dalam tulisan ini, sistem pemantauan yang dirancang melibatkan penggunaan rangkaian pembagi tegangan, sensor arus ACS712, rangkaian detektor titik nol, rangkaian pembeda fasa, ESP8266, Arduino, LCD 20x4, dan penyimpanan berbasis cloud. Energi total yang tercatat dari panel surya selama 12 jam pengamatan adalah sebesar 42,68 Wh. Setiap pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa sensor memiliki tingkat kesalahan rata-rata yang lebih kecil atau sama dengan 3,2%, dengan kecepatan pemrosesan data yang memerlukan waktu sekitar 4 hingga 5 detik untuk menghasilkan satu data pemantauan. Penyimpanan berbasis cloud sangat membantu dalam menyimpan data dalam jumlah besar dan memungkinkan pemantauan jarak jauh secara real-time.
Daya Tahan Erosi Abrasi Mortar Geopolimer pada Struktur Bangunan Air Ariyanto, Arief Subakti; Wahyudi, S I; Mukhlisin, M
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.309

Abstract

Kerusakan pada permukaan struktur hydraulik seperti spillway, pilar jembatan, dinding saluran terjadi karena gesekan permukaan antara partikel yang terbawa di dalam air, seperti pasir, kerikil. Kerusakan abrasi permukaan ini akan mempengaruhi umur layanan dari struktur hidraulic. Untuk itu diperlukan material yang memiliki daya tahan abrasi yang mumpuni. Salah satu material yang dapat digunakan adalah geopolimer. Geopoilimer merupakan material ramah linkungan dengan bahan dasar aluminosilikat dan alkali aktivator. Novelty dari penelitian ini adalah penggunaan material geopolimer sebagai binder dari mortar. Pada penelitian ini geopolimer di buat dengan sistem satu komponen yang diaduk secara kering dengan perbandingan binder dan agregat adalah 1: 2, Mix desain geoplimer dibuat dengan pada 14 Molar. Pengujian abrasi yang dilakukan menggunakan metode Uji ASTM C 1138 Under water test. Dari pengujian tersebut diperoleh hasil uji abrasi mortar geopolimer pada umur 28 hari adalah 1,318 8 x 10-4 m3 dengan kuat tekan 47,61 Mpa, sedangkan Mortar Portland Semen dengan komposisi 1 : 2 adalalah 1,45 x 10 -4 m3 dan kuat tekan 28,04 MPa. Daya tahan abrasi mortar geopolimer 36,8 kali lebih baik dari Mortar Portland Semen dengan komposisi yang sama.
Pengaruh Penambahan Bestmittel Sebanyak 0,4% dan Pengurangan Air 10% Terhadap Kuat Tekan Beton Novan, Andre; Ermiyati, Ermiyati; Morena, Yenita; ‘Audah, Safridatul; Wahyuni, Widya; Gussyafri, Haji; Fakhri, Fakhri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.310

Abstract

Salah satu aditif pada beton adalah Bestmittel dimana termasuk bahan tambah golongan type E (water reducing and accelerating admixture) yang berfungsi mempercepat pengerasan, mengurangi pemakaian air dan meningkatkan workability. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bestmittel terhadap kuat tekan beton dan mengetahui persentase kenaikan kuat tekan beton normal terhadap kuat tekan beton Bestmittel dengan nilai koefisien menggunakan Peraturan Beton Indonesia (PBI 1971). Benda uji berbentuk silinder dan jumlah 30 buah, variasi umur pengujian beton yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Variasi dosis penambahan Bestmittel yang digunakan 0,4% dari jumlah semen, serta pengurangan jumlah air 10%. Hasil pengujian kuat tekan beton normal pada umur 28 hari sebesar 25,653 MPa dan kuat tekan beton Bestmittel sebesar 29,615 MPa. Persentase kuat tekan beton Bestmittel umur 14 hari sudah mencapai sebesar 96%. Berdasarkan nilai Koefesian PBI 1971 bahwa kuat tekan beton mencapai 100% jika umur beton 28 hari, sedangkan Beton menggunakan bahan tambah Bestmittel pada umur 21 hari dan 28 hari berturut-turut 105% dan 115%. Hal ini membuktikan bahwa dengan penambahan aditif Bestmittel 0,4% dan pengurangan jumlah air 10% meningkatkan kuat tekan beton, dan mempercepat proses pengerasan beton di umur muda dengan arti bahwa Bestmittel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton.
Artificial Intelligence in ESP Education: Student Insights and Future Directions Ramdha, Triana; Kurnia, Rita; Agustiani, Aulia; Mirfaturiqa
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.311

Abstract

This article focuses on the use of artificial intelligence in the teaching of ESP with emphasis on the students’ perception. It emphasizes on the increasing importance of English language in the world and how the incorporation of Artificial Intelligence in education makes learning more effective. This research adopts a quantitative research approach that involved the use of questionnaires distributed to engineering students and English lecturers in a university in Indonesia. The results suggest that young students have positive attitude towards integration of AI in their learning while the older students have either mixed or negative attitude. The study also shows that there are stark variations in how useful AI is considered across the different engineering disciplines. This study implies that although the use of AI in ESP teaching and learning enhances students’ learning engagement and achievement, AI has to be implemented in a way that considers students’ demographic characteristics and learning requirements. The study calls for more research to improve the use of AI in learning environments and to help learners meet market requirements.
Pengujian Eksperimental Pemanfaatan Lumpur CPO pada Kekuatan Tekan Beton Nasution, Saharuddin; Ahmad hamidi; Sari, Neri Puspita; Setiawan, Beny
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.325

Abstract

Kebutuhan akan bangunan membuat beton bertulang menjadi material yang paling banyak digunakan karena memiliki kekuatan tekan yang baik, khususnya setelah dipadukan dengan tulangan baja. Tingginya Penggunaan beton dalam konstruksi diharapkan melibatkan penggunaan material ramah lingkungan untuk mengurangi limbah yang dihasilkan. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan adalah limbah lumpur dari produksi Crude Palm Oil(CPO) yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan beberapa penelitian, penggunaan lumpur CPO dalam campuran beton dapat meningkatkan nilai kekuatan tekan yang dihasilkan. Lumpur yang digunakan adalah yang tertahan pada ayakan nomor 100 dan 200 setelah proses pembakaran serta pra-pengolahan. Pengujian dilakukan dengan variasi penggunaan lumpur sebesar 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% dari berat semen. Variasi penggunaan lumpur optimal adalah 1,5% dengan nilai kekuatan tekan pada usia 14 hari sebesar 28,01 MPa dan pada usia 28 hari sebesar 31,83MPa.
Optimalisasi Pengelolaan Data Sekolah Melalui Sistem Informasi Sekolah Berbasis Web dengan Pendekatan Agile Wandri, Rizky; Fadhilla, Mutia; Rachmat Setiawan, Panji; Daulay, Suandi; Hanafiah, Anggi; Fiqri Qurniawan, Dwi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.327

Abstract

Perkembangan teknologi web dalam pengolahan administrasi di dunia pendidikan adalah fenomena yang semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi digital yang cepat menawarkan banyak manfaat bagi institusi pendidikan, memungkinkan pemrosesan informasi dan pengelolaan administrasi menjadi lebih efisien. Meskipun demikian, banyak lembaga pendidikan terus menggunakan proses semi-manual dengan perangkat lunak seperti Microsoft Word dan Excel, sehingga secara signifikan meningkatkan risiko kesalahan manusia. Penelitian ini menggunakan strategi pengembangan Agile untuk membuat sistem informasi sekolah berbasis web yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini telah secara efektif meningkatkan efisiensi administrasi dan mencapai tingkat kepuasan pengguna sebesar 78,8%, yang menunjukkan keberhasilan implementasi metodologi Agile dalam lingkungan pendidikan. Dengan fleksibilitas dari agile memudahkan pengembang dalam perbaikan untuk meningkatkan persentase kepuasan nantinya. Sistem ini dapat memberikan solusi yang efisien untuk manajemen administrasi kegiatan sekolah.
Analisis Faktor Koreksi Data Hujan Satelit Berdasarkan Data Observasi di DAS Rokan Provinsi Riau Ersyi Darfia, Novreta; Monica.MG, Intan; Prakasa, Rizqy Ridho; Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.340

Abstract

Ketersediaan data curah hujan yang akurat dan berjangka panjang merupakan komponen penting dalam analisis hidrologi dan rekayasa sumber daya air. Namun, data observasi dari stasiun hujan observasi seringkali mengalami kendala seperti keterbatasan panjang data, distribusi lokasi stasiun yang tidak merata, serta adanya data hilang dan tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkoreksi data curah hujan satelit dari Climate Forecast System Reanalysis (CFSR) agar mendekati nilai data observasi yang sebenarnya. Metode koreksi yang digunakan adalah Metode Persamaan Linear. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode ini mampu mengkoreksi data CFSR sehingga mendekati nilai data observasi. Metode persamaan linear memberikan pendekatan awal yang sederhana namun belum mampu memperbaiki nilai ekstrem. Penelitian ini membuktikan bahwa koreksi data dapat meningkatkan kesesuaian data satelit dengan observasi, namun penerapan faktor koreksi tidak selalu berhasil secara seragam di semua lokasi karena tingginya variabilitas hujan.
Modeling Banjir di DAS Mikro Menggunakan EPA SWMM 5.2 Untuk Mendukung Manajemen Drainase Kota Suprayogi, Imam; Nurdin; Bochari; Audah, Safridatul; Gussyafri, Haji; Ermiyati; Azmi, Nuzulul; Mubarak
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.341

Abstract

Permasalahan utama pada saluran drainase di Kota Pekanbaru adalah kurangnya perhatian dari pemerintah dan masyarakat, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan ke dalam saluran drainase serta membiarkan endapan sedimen menumpuk yang berpotensi menyebabkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting saluran drainase serta memberikan solusi untuk mengatasi genangan dengan melakukan perubahan dimensi saluran drainase di Jalan Soebrantas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi model EPA-SWMM 5.2 yang menjadi kunci untuk memahami dinamika hidrologi dan hidraulika serta merancang solusi efektif guna meningkatkan kapasitas sistem drainase dan mengurangi risiko banjir. Data sekunder yang dibutuhkan dalam penelitian ini berupa data curah hujan dan peta topografi yang diperoleh dari BWS Wilayah III, Pekanbaru. Data curah hujan yang digunakan merupakan data selama 10 tahun terakhir, mulai dari tahun 2014 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi saluran drainase di Jalan Soebrantas mampu memberikan solusi melalui proses simulasi model dengan mengubah kedalaman saluran menjadi 1,5 meter sehingga dimensi baru saluran drainase mampu menampung kapasitas aliran.
Pengembangan Model Spasial Kebutuhan Air Domestik pada DAS Cisadane Hulu (Batubeulah) Nisa, Tazkia Nabila; Hidayat, Dina P. A; Andajani, Sih; Kurniyaningrum, Endah; Sejati, Wahyu
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.342

Abstract

The Upper Cisadane watershed is a strategic area, having an important role in meeting domestic water needs along with population growth and regional development. This study aims to provide an overview of the distribution of domestic water demand by calculating based on district boundaries, watersheds, and built-up areas. The analysis includes the fulfillment of domestic water needs and mainstay discharge, with projections using the arithmetic method. The domestic water demand in each scenario (Scenario I: 3.875 m3/s, Scenario II: 2.755 m3/s, Scenario III: 0.624 m3/s) is presented. The results showed that water availability in the Batubeulah watershed is still surplus, with a minimum Q90% of 14.4 m3/s and a minimum Q95% of 7.6 m3/s, still sufficient to meet the total domestic water demand in all scenarios. Although the water balance between the mainstay discharge and domestic water demand is currently in the safe category. For the results of the projection analysis of scenarios I and II, it shows an increase every year, due to the specifications of the area used.
Pemanfaatan Sistem Skema Loop Pada Jaringan Tegangan Tinggi 150 kV Rangkaian KID Dumai Dengan Rangkaian Siak Palaha, Fadhli; Arya, Engla Harda; Machdalena; Putri, Viki Destika
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.344

Abstract

Pertumbuhan beban puncak Riau rata-rata 10 tahun mendatang sebesar 6,5% (RUPTL 2021-2030) dikarenakan pelanggan yang besar terutama rencana untuk pertamina hulu Rokan (400 MW), pelanggan pertamina RU II berpotensi memperluas pelanggan eksisting di Kawasan Industri (KID) Dumai. Pasokan listrik ke Dumai masih bersifat radial dengan mengandalkan transmisi Balai Pungut - Duri - Dumai. Apabila terjadi gangguan transmisi di GI Balai Pungut - Duri maka akan terjadi risiko tinggi terjadinya pemadaman listrik bagi GI yang memasok listrik ke pelanggan industri di Dumai. Untuk meningkatkan kehandalan jaringan di Riau untuk pasokan listrik ke Dumai maka perlu diterapkan sistem skema loop antara GI Siak - GI KID. Dengan hasil skenario II (looping KID-SIAK) yang menurun sebesar 39%, Skenario VIII (Ekspansi Beban di Vienna Pasca Looping KID-SIAK), dan Skenario X (Generator MPP Duri Mati Pasca Looping KID-SIAK) merupakan skenario yang paling aman untuk dilaksanakan dari nilai tegangan yang memenuhi persyaratan yang diizinkan oleh standar Aturan Jaringan Sistem Tenaga Listrik (GRID CODE), yaitu tidak kurang dari 10% dan tidak lebih dari 5% dari tegangan nominalnya pada ekspansi beban 12 MW.

Page 2 of 3 | Total Record : 22