cover
Contact Name
Yosi Oktarina
Contact Email
oktarinayosi@unja.ac.id
Phone
+628117441717
Journal Mail Official
jini@unja.ac.id
Editorial Address
Jln. Letjend Soeprapto No.33 Telanaipura, Kota Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia
Published by Universitas Jambi
ISSN : 2722922X     EISSN : 27229211     DOI : https://doi.org/10.22437/jini.v3i1.18214
Core Subject : Health,
Jurnal Imiah Ners Indonesia (JINI) is an open access that which is published by Nursing Science Study Program - Medical Faculty and Health Science Jambi University publish each year in May and November with a total of six articles in each publication. Focus and Scope of Jurnal Ilmiah Ners Indonesia are : Medical Surgical Nursing Emergency Nursing Critical and Intensive Care Nursing Community Nursing Pediatric Nursing Geriatric Nursing Mental Health Nursing Nursing Management Palliative Care Nursing
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2022): May 2022" : 6 Documents clear
Hubungan Persepsi Penyakit dan Manajemen Koping dengan Depresi pada Pasien Diabetes Mellitus Anggraini, Devi; Astuti, Ani; Octavia, Dian
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 3 No 1 (2022): May 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.952 KB) | DOI: 10.22437/jini.v3i1.18212

Abstract

DM is a chronic disease that can lead to hopelessness so that it can lead to depression. Several factors are also associated with the incidence of depression in people with diabetes mellitus, namely the perception of the disease and coping management. This study aims to determine the relationship between disease perception and coping management with depression in clients with diabetes mellitus. This research is a quantitative research with a cross sectional research design. The population in this study were all diabetes mellitus clients who visited the Putri Ayu Public Health Center, Jambi City in 2020, amounting to 1,810 people and sampling was done using accidental sampling technique as many as 95 people. The instrument used a questionnaire and the analysis used univariate and bivariate with chi-square test. The results of the univariate analysis showed that there were 66 (69.5%) respondents who had a perception of the disease in the positive category, there were 69 (72.6%) respondents who had coping management in the adaptive category and there were 54 (56.8%) respondents who did not experience depression at diabetes mellitus client. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between disease perception (p=0.00) and coping management (p=0.00) with depression in diabetes mellitus clients at Putri Ayu Health Center Jambi City in 2021. It is hoped that the Puskesmas, especially nurses, will hold a program health services to provide counseling for patients with diabetes mellitus who experience depression that with continuous examinations it is possible for patients with diabetes mellitus to recover Abstrak Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan keputusasaan sehingga dapat menimbulkan terjadinya depresi. Beberapa faktor juga dikaitkan dengan kejadian depresi pada penderita diabetes mellitus yaitu persepsi penyakit dan manajemen koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi penyakit dan manajemen koping dengan depresi pada klien diabetes mellitus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh klien diabetes mellitus yang berkunjung ke Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2020 yang berjumlah 1.810 orang dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 95 orang. Instrument menggunakan kuisioner Epidemiologic Studies Depression Scale  (CES-D), BPIQ (Brief Perception of Illness Questionaire) dan Jalowiec Coping Scale. Analisa penelitian menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi penyakit (p=0,00) dan manajemen koping (p=0,00) dengan depresi pada klien diabetes mellitus di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2021. Diharapkan pihak Puskesmas khususnya perawat untuk mengadakan program kesehatan untuk memberikan konseling  bagi pasien diabetus mellitus yang mengalami depresi bahwa dengan adanya pemeriksaan terus dilakukan memungkinkan pasien diabetes mellitus dapat sembuh. Kata kunci : Persepsi Penyakit, Manajemen Koping, Depresi, DM
Hubungan Dimensi Servqual dengan Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Jambi Tahun 2021 Sarah, Sarah; Buhari, Basok; Maylina Sari, Rian
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 3 No 1 (2022): May 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.128 KB) | DOI: 10.22437/jini.v3i1.18214

Abstract

The hospital servqual dimension is very important because it affects patient satisfaction. A good servqual dimension can lead to a sense of satisfaction in each patient. Low customer satisfaction will have an impact on decreasing the number of patient visits which will affect the profitability of health facilities. This study aims to determine the relationship between servqual dimensions and patient satisfaction with BPJS Kesehatan. This study is a quantitative study with a cross sectional research design. The population in this study were all BPJS patients in 2020, which amounted to 2,323 people and sampling was carried out using the accidental sampling technique of 93 people. This research was carried out from 5 to 31 July 2021 in the Inpatient Room at Bhayangkara Hospital Jambi. Data was collected using a questionnaire and the results of this study were analyzed by univariate and bivariate using chi-square statistical test. The results of the analysis show that there is a relationship between the servqual dimension and BPJS health patient satisfaction in the Bhayangkara Jambi Hospital Inpatient Room in 2021 with a P-Value value of 0.000. it is necessary to conduct regular training or training for nurses so that they can contribute to increasing patient satisfaction. Abstrak Dimensi servqual rumah sakit sangat penting karena mempengaruhi kepuasan pasien. Kepuasan pelanggan yang rendah akan berdampak terhadap menurunnya jumlah kunjungan pasien yang akan mempengaruhi profitabilitas fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dimensi servqual dengan kepuasan pasien bpjs kesehatan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien BPJS di   pada Tahun 2020 yang berjumlah 2.323 orang dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 93 orang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 s/d 31 Juli Tahun 2021 di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan hasil penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara hubungan antara dimensi servqual dengan kepuasan pasien BPJS kesehatan dengan nilai p-value 0,000. Kualitas pelayanan dikatakan baik oleh pasien, ditentukan oleh kenyataan apakah jasa yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan pasien, dengan menggunakan persepsi pasien tentang pelayanan yang diterima. Didimpulkan bahwa dimensi sevqual berkaitan erat dengan pasien BPJS kesehatan. Kata kunci : Dimensi Servqual, Kepuasan, Pasien BPJS
Hubungan Lama Penggunaan Gawai Dengan Gangguan Pola Tidur Pada Siswa Siswi Di SMA Negeri Kota Jambi Destina, Yesi; Anita Sari, Lisa; Octavia, Dian
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 3 No 1 (2022): May 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.095 KB) | DOI: 10.22437/jini.v3i1.18261

Abstract

Sleep needs that are not met will have an impact on the physical and psychological aspects. Using gadgets for too long is one of the factors that can affect the lack of fulfillment of adolescent sleep needs. The purpose of this study was to find out the relationship between gadget use and disturbed sleep patterns in students. This research is a quantitative research with a cross sectional design, the sampling technique is proportional random sampling technique. This research was conducted in July 2021. The data was obtained by using a questionnaire distributed via the google form link. Data were analyzed univariate and bivariate using Chi-Square test. The results of the univariate analysis showed that most of the respondents experienced severe sleep pattern disorders as much as 68.7%, most of the respondents' use of gadgets was high as much as 53.3%. Bivariate analysis showed p-value was 0.000 (p <0.05). So it can be concluded that there is a significant relationship between the use of gadgets and sleep pattern disorders in students at SMAN Jambi in 2021. It is hoped that the school will cooperate with the relevant health department to conduct counseling on a scheduled and regular basis about the use of gadgets and disturbed sleep patterns in students. /I to increase the knowledge of adolescents and conduct counseling about the health of the use of gadgets and the problem of sleep disturbances at school. Abstrak Kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi akan berdampak pada segi fisik maupun psikis. Menggunakan gawai yang terlalu lama adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kurangnya pemenuhan kebutuhan tidur remaja. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan gawai dengan gangguan pola tidur pada siswa/i. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan teknik proporsional random sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli tahun 2021. Data diperoleh dengan cara menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui link google form. Data dianalisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat menunjukan bahwa sebagian besar responden mengalami gangguan pola tidur berat sebanyak 68,7%, sebagian besar penggunaan gawai responden adalah tinggi sebanyak 53,3%. Analisa bivariat menunjukan p-value adalah 0,000 (p <0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan anatarapenggunaan gawai dengan gangguan pola tidur pada siswa/i di SMAN Jambi Tahun 2021. Diharapkan agar pihak sekolah bekerja sama dengan dinas kesehatan terkait untuk melakukan penyuluhan secara terjadwal dan berkala tentang penggunaan gawai dan ganggaun pola tidur pada siswa/i untuk meningkatkan pengetahuan remaja serta melakukan konsul tentang kesehatan penggunaan gawai dan masalah gangguan pola tidur di sekolah. Kata kunci : Gangguan Pola Tidur, Gawai
Pengaruh Pemberian Bubuk Daun Pepaya California (Carica Papaya) terhadap Mortalitas Jentik Nyamuk Mariani, Rina; Nurlinawati, Nurlinawati; Mulyani, Sri
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 3 No 1 (2022): May 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.492 KB) | DOI: 10.22437/jini.v3i1.18262

Abstract

Diseases transmitted by mosquitoes are diseases that have a high risk of mortality and morbidity. One of the efforts to overcome the mosquito life cycle is by giving larvicides. The use of natural larvicides can be a safer alternative for health. Plants that have the potential as natural larvicides to kill mosquito larvae are papaya leaves (Carica Papaya). This study aims to determine the effect of giving powdered papaya california (Carica Papaya) leaves to the mortality of mosquito larvae. This research is a quantitative research with Intac Group Comparison research design. The research instrument used an observation sheet. Purposive sampling with a total of 50 samples were grouped into 4 treatment groups with a dose of 60 mg, 150 mg, 300 mg, 500 mg and 1 control group. Data analysis in the form of univariate analysis and using Wilcoxon statistical test. The lowest larval mortality was at a dose of 60 mg (10%) and the highest mortality was at a dose of 500 mg (60%). The results of the analysis in the 60 mg, 150 mg and 300 mg treatment groups obtained p-value > 0.05 so that there was no significant difference between the 60 mg, 150 mg, and 300 mg papaya leaf powder treatment groups and the control group. The 500 mg group had a p-value of 0.011 <0.05, so it can be concluded that there was a significant difference between the treatment group with 500 mg papaya leaf powder and the control group. Giving papaya leaf powder with a concentration of 500 mg has an effect on the mortality of mosquito larvae. Abstrak Penyakit yang ditransmisikan oleh nyamuk merupakan penyakit yang memiliki risiko tinggi pada mortalitas dan morbiditas. Salah satu upaya penanggulangan daur hidup nyamuk  dengan pemberian larvasida. Penggunaan larvasida alami dapat menjadi pilihan alternatif yang lebih aman bagi kesehatan. Tanaman yang memiliki potensi sebagai larvasida alami untuk membunuh jentik nyamuk ialah daun pepaya (Carica Papaya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubuk daun pepayacalifornia (Carica Papaya) terhadap mortalitas jentik nyamuk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Intac Group Comparasion. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah 50 sampel yang dikelompokan menjadi 4 kelompok perlakuan dengan dosis 60 mg, 150 mg, 300 mg, 500 mg dan 1 kelompok kontrol. Analisis data berupa analisis univariat dan menggunakan uji statistik wilcoxon. Mortalitas jentik terendah pada dosis 60 mg (10%) dan mortalitas tertinggi pada dosis 500 mg (60%). Hasil analisis pada kelompok perlakuan 60 mg, 150 mg dan 300 mg didapatkan nilai p-value > 0,05 sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan bubuk daun pepaya dosis 60 mg, 150 mg, dan 300 mg dengan kelompok kontrol. Kelompok 500 mg  memiliki nilai p-value 0,011 < 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan bubuk daun pepaya konsentrasi 500 mg dengan kelompok kontrol. Pemberian bubuk daun pepaya dengan konsentrasi 500 mg  mempunyai pengaruh terhadap mortalitas jentik nyamuk. Kata kunci : Mortalitas, Jentik nyamuk, Daun pepaya
Model Simulasi Penanggulangan Bencana di Desa Kuala Dasal, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Imran, Suryadi
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 3 No 1 (2022): May 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.709 KB) | DOI: 10.22437/jini.v3i1.18300

Abstract

Kuala Village consists of Merlung District, West Tanjung Jabung Regency, Jambi Province, most of the population of around 1,012 people are Malays. From the results of a survey of 1,012 residents, 99.09% do not know how to provide life support and fire disaster management, 0.1% are health workers who only know how to help disasters related to forest fires, but do not know how to triage forest fire victims. This study aims to determine the effect of the disaster management simulation model in Kuala Dasal Village, Merlung District, Tanjung Jabung Barat Regency, Jambi Province. The research design is a case study, using The Crunch and refense models. The sampling technique used is quota sampling with 100 respondents as the research sample. The results showed that there was an increase in knowledge, attitudes and psychomotor after following this simulator model with The Crunch and Refense models. Community understanding of the level of knowledge, attitudes, and behavior as well as psychomotor, where after following this simulation model the community can provide assistance and mitigate the impact of the fire disaster in Kuala Dasal village. Abstrak Desa Kuala terdiri dari Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, sebagian besar penduduk sekitar 1.012 jiwa adalah suku Melayu. Dari hasil survey terhadap 1.012 penghuni 99,09% tidak mengetahui cara memberikan pertolongan hidup dan penanggulangan bencana kebakaran, sebanyak 0,1% merupakan tenaga kesehatan yang hanya mengetahui cara membantu bencana yang berkaitan dengan hutan kebakaran, tetapi tidak tahu bagaimana melakukan triase korban kebakaran hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model simulasi penanggulangan bencana di Desa Kuala Dasal Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Desain Penelitian adalah Case Study, dengan menggunakan The Crunch and refense models, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah kuota sampling dengan 100 responden yang menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan peningkatan pengetahuan, sikap dan psikomotorik setelah mengikuti model simulator ini dengan The Crunch and refense models. Pemahaman masyarakat terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku serta psikomotorik, dimana setelah mengikuti model simulasi ini masyarakat mampu memberikan pertolongan dan mitigasi dampak bencana kebakaran di Desa Kuala Dasal. Kata kunci : Model Simulasi, Bencana
Gambaran Ketercapaian Terapi Pada Anak Dengan Autisme di Poli Sub Spesialis RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Fatmawati, Atikah; Mujiadi, Mujiadi; Prastya, Anndy; Sudiyanto, Henry; Primayu Abadi, Yemima
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 3 No 1 (2022): May 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.419 KB) | DOI: 10.22437/jini.v3i1.18319

Abstract

Children with special needs can experience limitations in terms of communication, social interaction, and behavior. One of them is on autism. Particular therapy is needed to optimize the period of growth and development in children with autism. This study aimed to describe the therapeutic achievement of children with autism at the Sub Specialist Polyclinic of RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. A descriptive study using secondary data from report cards or contact books was recorded based on the assessment of therapeutic aspects, which was carried out for three months. The sampling technique used purposive sampling with a total sample of 38 people. Data analysis was carried out descriptively to describe the achievement of therapy. The results showed that most of the therapeutic achievements in children with autism were achieved (73.3%). The therapy is given according to the indications or difficulties experienced by children with autism. The results also showed that most of the children who received therapy achieved the criteria for therapy and improvement in therapy outcomes within one month. Autism is a disorder that cannot be cured but can be treated. Understanding the condition of children with autism and providing appropriate therapy needs to be considered by health workers and parents. Abstrak Anak berkebutuhan khusus dapat mengalami keterbatasan dari segi komunikasi, interaksi sosial dan perilaku. Salah satunya adalah pada autisme. Dibutuhkan terapi khusus untuk dapat mengoptimalkan periode tumbuh kembang pada anak dengan autisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan ketercapaian terapi pada anak dengan autisme di Poli Sub Spesialis RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Penelitian ini merupakan studi deskriptif menggunakan data sekunder dari buku rapor atau buku penghubung yang tercatat berdasarkan penilaian aspek terapi yang dilakukan selama 3 bulan. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang. analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan ketercapaian terapi. Hasil penelitian menunjukkan ketercapaian terapi pada anak dengan autisme sebagian besar (73.7%) berada pada kategori tercapai. Terapi yang diberikan sesuai dengan indikasi atau kesulitan yang dialami oleh anak dengan autisme. Hasil penelitian juga menunjukkan sebagian besar anak yang mendapat terapi, mampu mencapai kriteria terapi dan perbaikan dalam hasil terapi dalam waktu satu bulan. Autisme adalah gangguan yang tidak bisa disembuhkan, namun bisa diterapi. Pemahaman terhadap kondisi anak dengan autisme dan pemberian terapi yang sesuai perlu untuk diperhatikan tidak hanya oleh tenaga kesehatan tetapi juga oleh orang tua. Kata kunci : Anak, Autisme, Ketercapaian, Terapi

Page 1 of 1 | Total Record : 6