cover
Contact Name
Moh Shidqon
Contact Email
ajid.shidqon@trisakti.ac.id
Phone
+6281574360223
Journal Mail Official
abdikaryasakti@trisakti.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Program Doktor Ilmu Ekonomi Kosentrasi Akuntansi Gedung Hendriawan Sie (S) Lt. 1 Jl. Kyai Tapa No.1 Grogol-Jakarta Barat Tlp. 021 56969061, 5603646, 5663232, Pes. 8346, Fax. 021 5644270
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ABDIKARYASAKTI
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 2776270X     EISSN : 27762769     DOI : doi.org/10.25105/ja
Core Subject : Economy,
Jurnal ABDIKARYASAKTI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti. Fungsinya untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan karya ilmiah berupa penerapan pemikiran konseptual dan ide-ide dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh akademisi dan praktisi dengan tujuan agar dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Jurnal ini berisi hasil kegiatan yang telah dilakukan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, peluang, tantangan, dan hambatan yang ada di masyarakat di bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Di antaranya adalah keuangan, tata kelola, strategi bisnis, perpajakan, system dan teknologi informasi, kewirausahaan, pengentasan kemiskinan, serta keberlanjutan dan pengembangan usaha. Pelaksanaan kegiatan melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra kerjasama. Kegiatan pengabdian masyarakat diatur ke dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu setiap April dan Oktober. Karya ilmiah potensial akan dilakukan proses blind review oleh reviewer professional
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober" : 10 Documents clear
PELATIHAN BISNIS UMKM DENGAN KONSEP SYARIAH Juniati Gunawan; Wiwiek Reza; Mochammad Sabur
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.14506

Abstract

Pemerintah Indonesia telah berusaha untuk mendorong pengembangan kewirausahaan dengan mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga saat ini, kondisi UMKM dapat dinyatakan naik dan turun dikarenakan pandemi COVID-19. UMKM diketahui merupakan salah satu pendorong ekonomi yang paling besar. Lebih dari 90% penggerak ekonomi di Indonesia merupakan UMKM. Pengembangan UMKM berbasis syariah juga diketahui memberikan manfaat dalam hal efisiensi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia. Ekonomi berbasis syariah sudah seharusnya dapat menjadi penggerak dan tidak hanya dipahami oleh beberapa kalangan saja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengembangan kemampuan terkait dengan konsep syariah untuk UMKM. Lembaga pendidikan diketahui dapat memberikan pendampingan dan pelatihan terutama kepada UMKM agar dapat berkembang dan bertahan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti dan Lembaga UMKM BA membentuk pelatihan strategis untuk UMKM agar dapat menjalankan bisnis berbasis syariah.
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DENGAN L.S.M UNTUK MEMPERDAYAKAN EKONOMI SECARA HOLISTIK hermien triyowati -; Hendra Gunawan; Harti Budi Yanti; Ida Busnetty; Mentari Wahyuningsi
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.14664

Abstract

Pandemi Covid-19 melanda dunia sejak bulan Februari 2020, memunculkan krisis kesehatan dan berbagai kebijakan pengendalian penyebaran pandemi, yang menyebabkan perlambatan pada berbagai sector, dan berujung pada PHK. Situasi ini menyebabkan daya beli menurun, dan berdampak pada turunnya pendapatan masyarakat. Khususnya terhadap UMKM di pasar tradisional, kondisi ini berdampak pada turunnya omset penjualan pedagang rata-rata 40% (Gorgeu, R.; Ibrahim, AM; Antara, et.al.; Dinda, W., 2020). Selain itu, Saadatuddaraen (2021), memberikan bukti, bahwa, adanya PHK di kota Tangerang Selatan, menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran menjadi 84.000 orang dari total 1.7 juta penduduk. Berdasarkan fakta ini, FEB Usakti, bermaksud menyelanggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), bertujuan untuk membantu mencari solusi berbagai permasalahan UMKM dimasa Pandemic Covid-19. Kegiatan ini adalah untuk memberikan pemberdayaan terhadap UMKM, dalam legalisasi usaha, permodalan usaha dan digitalisasi usaha. Permodalan Usaha terkait dengan pemulihan usaha karena UMKM bangkrut, yang salah satu syaratnya adalah Legalisasi Usaha. Sedangkan digitalisasi usaha terkait dengan aktvitas usaha (keuangan maupun pemasaran) secara online.  Kegiatan PkM ini bermitra dan berkolaborasi dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat, yaitu Wiranesia Foundation, menaungi komunitas UMKM, tersebar diseluruh kabupaten/kota propinsi di Indonesia; FACTA (Forum Anak Cileduk Tangerang), menaungi komunitas UMKM di Cileduk - Tangerang Kota dan komunitas UMKM di pasar Tradisional Ceger, Tangerang Selatan.  Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Webinar, dengan metode pelatihan, penyuluhan dan pendampingan manajemen. Hasil kegiatan PkM, menemukan beberapa fakta seperti: kebutuhan UMKM atas pengembangan kualitas teknologi digital SDM, untuk pemasaran produk dan atau transaksi dengan perbankan dalam hal pembiayaan inclusive secara online; pentingnya legalisasi usaha dan sejauh mana tanggapan dan antusiasme UMKM memperoleh bimbingan dan  pembinaan usahanya. Beberapa implikasi kegiatan ini, adalah dalam rangka menjadikan  pelaksanaan PkM FEB Usakti lebih berkualitas, effektif, effisien dan tercapainya tujuan PkM itu sendiri. 
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) WILAYAH KOTA MADIUN Sugiharto; Amri Amrulloh; Koerniawan Dwi Wibawa; Hamim Tohari; La Ode Abdullah
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17235

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa bertumbuh kembang berasal dari dana APBN dan dari usaha kecil menengah yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sebuah data menyebutkan bahwa 90% orang di Indonesia merupakan pelaku usaha UMKM. UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Sumber lain mengatakan bahwa tanpa bantuan dari APBN kegiatan perekonomian di Indonesia bisa tumbuh ekonominya sebesar 4% dari perputaran kegiatan usaha yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Melihat data tersebut alangkah signifikannya peran masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Mengingat pentingnya peran masyarakat dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka semua kegiatan ekonomi masyarakat harus ada bimbingan dan pelatihan, serta dilakukan tindak lanjut dalam bentuk monitoring dan evaluasi, mengingat kegiatan perekonomian yang dilakukan masyarakat masih banyak berjalan apa adanya dan belum ada perencanaan yang jelas untuk mencapai kemajuan bisnisnya. Kami selaku kaum akademis yang mempunyai keahlian dalam ilmu tertentu harus membantu masyarakat khususnya lewat kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal meningkatkan usaha / bisnis masyarakat supaya dikelola secara profesional dan mencapai tujuan bisnis yang menunjang perekonomian Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membimbing dan melatih masyarakat usaha mikro kecil menengah wilayah Kota Madiun,  tersebut kesulitan melakukan pencatatan atau pembukuan kegiatan ekonominya.
AKUNTAN PENDIDIK: PENGGERAK AKUNTAN GENERASI INDONESIA EMAS 2045 Temy Setiawan; Veny Veny; Dian Angelene
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17267

Abstract

Perkembangan akuntansi masa depan yaitu pada puncak bonus demografi dengan visi Indonesia emas 2045 tidak terlepas dari dunia pendidikan sekolah menengah atas. Generasi yang saat ini berada di jenjang SMA akan menjadi pemimpin di masa depan. Sedangkan saat ini mereka hidup dalam era digitalisasi teknologi dan informasi bahkan pengenalan kecerdasan buatan. Oleh karena itu metode pembelajaran harus dikemas dengan cara yang menarik dan berbasis teknologi. Sudah saatnya mereka mempelajari materi akuntansi dasar dengan teknologi aplikasi. Seiiring kurikulum merdeka belajar, guru-guru menjadi tonggak pembelajaran harus memiliki perubahan paradigma pembelajaran. Pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi pada pengenalan pembelajaran akuntansi dengan aplikasi yang dapat dijalankan hanya dengan telepon genggam. Metode yang digunakan adalah ekperimen dan hasil dari kegiatan ini, guru-guru dapat menggunakan aplikasi tersebut dan diharapkan mengajar menggunakan aplikasi untuk siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang. Dengan demikian, metode pembelajaran akuntansi dapat menarik dan relevan. Hasil kegiatan ini pun direspon baik oleh peserta yaitu guru dengan kuisioner umpan balik menjelaskan topik bermanfaat, nara sumber membawakan dengan baik.
PENGAMATAN POTENSI DESA DI KECAMATAN RAWALO Icuk Rangga Bawono; Rifda Naufalin; Dimas Arya Denta
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17282

Abstract

Potensi desa mencakup semua sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada dan tersimpan di desa. Semua sumber daya ini dapat dimanfaatkan untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan desa. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUM Desa Bersama) secara nyata menunjukkan komitmen negara dalam memberikan otonomi yang lebih kuat kepada desa serta mendorong kemandirian desa. LPPM UNSOED diundang sebagai narasumber untuk mengetahui, mengidentifikasi, dan mendayagunakan potensi baik berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di desa. Sampel diambil di wilayah Desa Sanggreman, Desa Tipar, Desa Pesawahan, Desa Banjarparakan, Desa Losari, Desa Sidamulih, Desa Menganti, Desa Rawalo, dan Desa Tambaknegara. Dalam proses tersebut, BUMDes di wilayah Kecamatan Rawalo menyajikan potensi desanya yang beragam. Mulai dari Desa Sanggreman yang memiliki goa cikedang yang disinyalir memiliki sungai bawah tanah, pemandangan alam, dan hasil produk UMKM. Lalu Desa Tipar dengan pemandangan alam, embung desa, dan penyediaan sumber air. Desa Pesawahan dengan wisata religi dan pemandangan alam berupa persawahan. Desa Banjarparakan dengan rest area, gedung serbaguna, pembuatan fasilitas olahraga, dan embung desa. Desa Losari dengan agrowisata, rest area, pengolahan limbah, dan pemanfaatan tanah kas desa. Desa Sidamulih dengan sumber airnya dan embung desa. Desa Menganti dengan produk UMKM, rest area, pemanfaatan tanah lapang, dan pupuk untuk pertanian. Desa Rawalo dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), pasar rawalo, dan pemandangan groundsill. Terakhir Desa Tambaknegara dengan pemandangan alam, kekayaan adat dan budaya yang masih kental di kalangan masyarakat serta erat hubungannya dengan religi, dan banyak masyarakat yang menjadi pelaku usaha dalam bidang perniagaan dan industri kreatif. Dari banyaknya potensi yang ada di wilayah Kecamatan Rawalo, yang sudah berjalan yaitu TPST dari Desa Rawalo. Untuk potensi yang lain sedang dalam proses rencana dan pembangunan.
PELATIHAN BISNIS UMKM DENGAN KONSEP SYARIAH Gunawan, Juniati; Adawiyah, Wiwiek Robiatul; Sabur, Mochammad
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.14506

Abstract

Pemerintah Indonesia telah berusaha untuk mendorong pengembangan kewirausahaan dengan mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga saat ini, kondisi UMKM dapat dinyatakan naik dan turun dikarenakan pandemi COVID-19. UMKM diketahui merupakan salah satu pendorong ekonomi yang paling besar. Lebih dari 90% penggerak ekonomi di Indonesia merupakan UMKM. Pengembangan UMKM berbasis syariah juga diketahui memberikan manfaat dalam hal efisiensi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia. Ekonomi berbasis syariah sudah seharusnya dapat menjadi penggerak dan tidak hanya dipahami oleh beberapa kalangan saja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengembangan kemampuan terkait dengan konsep syariah untuk UMKM. Lembaga pendidikan diketahui dapat memberikan pendampingan dan pelatihan terutama kepada UMKM agar dapat berkembang dan bertahan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti dan Lembaga UMKM BA membentuk pelatihan strategis untuk UMKM agar dapat menjalankan bisnis berbasis syariah.
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DENGAN L.S.M UNTUK MEMPERDAYAKAN EKONOMI SECARA HOLISTIK Triyowati, Hermien; Gunawan, Hendra; Yanti, Harti Budi; Busnetty, Ida; Wahyuningsi, Mentari
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.14664

Abstract

Pandemi Covid-19 melanda dunia sejak bulan Februari 2020, memunculkan krisis kesehatan dan berbagai kebijakan pengendalian penyebaran pandemi, yang menyebabkan perlambatan pada berbagai sector, dan berujung pada PHK. Situasi ini menyebabkan daya beli menurun, dan berdampak pada turunnya pendapatan masyarakat. Khususnya terhadap UMKM di pasar tradisional, kondisi ini berdampak pada turunnya omset penjualan pedagang rata-rata 40% (Gorgeu, R.; Ibrahim, AM; Antara, et.al.; Dinda, W., 2020). Selain itu, Saadatuddaraen (2021), memberikan bukti, bahwa, adanya PHK di kota Tangerang Selatan, menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran menjadi 84.000 orang dari total 1.7 juta penduduk. Berdasarkan fakta ini, FEB Usakti, bermaksud menyelanggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), bertujuan untuk membantu mencari solusi berbagai permasalahan UMKM dimasa Pandemic Covid-19. Kegiatan ini adalah untuk memberikan pemberdayaan terhadap UMKM, dalam legalisasi usaha, permodalan usaha dan digitalisasi usaha. Permodalan Usaha terkait dengan pemulihan usaha karena UMKM bangkrut, yang salah satu syaratnya adalah Legalisasi Usaha. Sedangkan digitalisasi usaha terkait dengan aktvitas usaha (keuangan maupun pemasaran) secara online.  Kegiatan PkM ini bermitra dan berkolaborasi dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat, yaitu Wiranesia Foundation, menaungi komunitas UMKM, tersebar diseluruh kabupaten/kota propinsi di Indonesia; FACTA (Forum Anak Cileduk Tangerang), menaungi komunitas UMKM di Cileduk - Tangerang Kota dan komunitas UMKM di pasar Tradisional Ceger, Tangerang Selatan.  Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Webinar, dengan metode pelatihan, penyuluhan dan pendampingan manajemen. Hasil kegiatan PkM, menemukan beberapa fakta seperti: kebutuhan UMKM atas pengembangan kualitas teknologi digital SDM, untuk pemasaran produk dan atau transaksi dengan perbankan dalam hal pembiayaan inclusive secara online; pentingnya legalisasi usaha dan sejauh mana tanggapan dan antusiasme UMKM memperoleh bimbingan dan  pembinaan usahanya. Beberapa implikasi kegiatan ini, adalah dalam rangka menjadikan  pelaksanaan PkM FEB Usakti lebih berkualitas, effektif, effisien dan tercapainya tujuan PkM itu sendiri. 
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) WILAYAH KOTA MADIUN Sugiharto; Amrulloh, Amri; Dwi Wibawa, Koerniawan; Tohari, Hamim; Abdullah, La Ode
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17235

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa bertumbuh kembang berasal dari dana APBN dan dari usaha kecil menengah yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sebuah data menyebutkan bahwa 90% orang di Indonesia merupakan pelaku usaha UMKM. UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Sumber lain mengatakan bahwa tanpa bantuan dari APBN kegiatan perekonomian di Indonesia bisa tumbuh ekonominya sebesar 4% dari perputaran kegiatan usaha yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Melihat data tersebut alangkah signifikannya peran masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Mengingat pentingnya peran masyarakat dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka semua kegiatan ekonomi masyarakat harus ada bimbingan dan pelatihan, serta dilakukan tindak lanjut dalam bentuk monitoring dan evaluasi, mengingat kegiatan perekonomian yang dilakukan masyarakat masih banyak berjalan apa adanya dan belum ada perencanaan yang jelas untuk mencapai kemajuan bisnisnya. Kami selaku kaum akademis yang mempunyai keahlian dalam ilmu tertentu harus membantu masyarakat khususnya lewat kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal meningkatkan usaha / bisnis masyarakat supaya dikelola secara profesional dan mencapai tujuan bisnis yang menunjang perekonomian Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membimbing dan melatih masyarakat usaha mikro kecil menengah wilayah Kota Madiun,  tersebut kesulitan melakukan pencatatan atau pembukuan kegiatan ekonominya.
AKUNTAN PENDIDIK: PENGGERAK AKUNTAN GENERASI INDONESIA EMAS 2045 Setiawan, Temy; Veny, Veny; Angelene, Dian
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17267

Abstract

Perkembangan akuntansi masa depan yaitu pada puncak bonus demografi dengan visi Indonesia emas 2045 tidak terlepas dari dunia pendidikan sekolah menengah atas. Generasi yang saat ini berada di jenjang SMA akan menjadi pemimpin di masa depan. Sedangkan saat ini mereka hidup dalam era digitalisasi teknologi dan informasi bahkan pengenalan kecerdasan buatan. Oleh karena itu metode pembelajaran harus dikemas dengan cara yang menarik dan berbasis teknologi. Sudah saatnya mereka mempelajari materi akuntansi dasar dengan teknologi aplikasi. Seiiring kurikulum merdeka belajar, guru-guru menjadi tonggak pembelajaran harus memiliki perubahan paradigma pembelajaran. Pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi pada pengenalan pembelajaran akuntansi dengan aplikasi yang dapat dijalankan hanya dengan telepon genggam. Metode yang digunakan adalah ekperimen dan hasil dari kegiatan ini, guru-guru dapat menggunakan aplikasi tersebut dan diharapkan mengajar menggunakan aplikasi untuk siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang. Dengan demikian, metode pembelajaran akuntansi dapat menarik dan relevan. Hasil kegiatan ini pun direspon baik oleh peserta yaitu guru dengan kuisioner umpan balik menjelaskan topik bermanfaat, nara sumber membawakan dengan baik.
PENGAMATAN POTENSI DESA DI KECAMATAN RAWALO Bawono, Icuk Rangga; Naufalin, Rifda; Denta, Dimas Arya
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17282

Abstract

Potensi desa mencakup semua sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada dan tersimpan di desa. Semua sumber daya ini dapat dimanfaatkan untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan desa. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUM Desa Bersama) secara nyata menunjukkan komitmen negara dalam memberikan otonomi yang lebih kuat kepada desa serta mendorong kemandirian desa. LPPM UNSOED diundang sebagai narasumber untuk mengetahui, mengidentifikasi, dan mendayagunakan potensi baik berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di desa. Sampel diambil di wilayah Desa Sanggreman, Desa Tipar, Desa Pesawahan, Desa Banjarparakan, Desa Losari, Desa Sidamulih, Desa Menganti, Desa Rawalo, dan Desa Tambaknegara. Dalam proses tersebut, BUMDes di wilayah Kecamatan Rawalo menyajikan potensi desanya yang beragam. Mulai dari Desa Sanggreman yang memiliki goa cikedang yang disinyalir memiliki sungai bawah tanah, pemandangan alam, dan hasil produk UMKM. Lalu Desa Tipar dengan pemandangan alam, embung desa, dan penyediaan sumber air. Desa Pesawahan dengan wisata religi dan pemandangan alam berupa persawahan. Desa Banjarparakan dengan rest area, gedung serbaguna, pembuatan fasilitas olahraga, dan embung desa. Desa Losari dengan agrowisata, rest area, pengolahan limbah, dan pemanfaatan tanah kas desa. Desa Sidamulih dengan sumber airnya dan embung desa. Desa Menganti dengan produk UMKM, rest area, pemanfaatan tanah lapang, dan pupuk untuk pertanian. Desa Rawalo dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), pasar rawalo, dan pemandangan groundsill. Terakhir Desa Tambaknegara dengan pemandangan alam, kekayaan adat dan budaya yang masih kental di kalangan masyarakat serta erat hubungannya dengan religi, dan banyak masyarakat yang menjadi pelaku usaha dalam bidang perniagaan dan industri kreatif. Dari banyaknya potensi yang ada di wilayah Kecamatan Rawalo, yang sudah berjalan yaitu TPST dari Desa Rawalo. Untuk potensi yang lain sedang dalam proses rencana dan pembangunan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10