cover
Contact Name
Ajeng Titah Normawati
Contact Email
ajengtitahn@gmail.com
Phone
+6282134246369
Journal Mail Official
jsikep@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto No.119, Kajangansawan, Sonorejo, Kec. Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58213
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Studi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27229289     DOI : https://doi.org/10.31983/j-sikep.v1i1.5644
Core Subject : Health,
Jurnal Studi Keperawatan (J-SiKep) covers all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024" : 5 Documents clear
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Kayu Manis Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri husnah, khotumul
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.10595

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak-anak menuju masa dewasa. Menjelang awal masa muda, akan menjumpai berbagai perubahan yang mencolok baik secara aktual maupun mental. Seorang wanita melepaskan sel telur dari salah satu indung telurnya setiap bulan; jika sel telur ini tidak dibuahi maka akan mengalami perdarahan haid. Pada saat menstruasi, masalah yang dialami oleh hampir sebagian besar wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang hebat. Sebagian besar remaja memilih pengobatan non-farmakologis karena mereka percaya obat dapat mempengaruhi kesuburan dan menyebabkan kecanduan. Aromaterapi merupakan salah satu pengobatan nonfarmakologis untuk dismenorea primer. Salah satu aromaterapi yang dapat digunakan untuk mengatasi dismenorea primer pada remaja putri adalah aromaterapi kayu manis yang didalamnya terkandung cinnamaldehyde (55-57%) dan eugenol (5-8%). Eugenol, yang dapat menghentikan sintesis prostaglandin dan mengurangi peradangan, dan sifat antispasmodik kayu manis dapat meredakan kram perut. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan diketahui pengaruh aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode one group pre test post test. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 Juni sampai 13 Juli 2023 dengan jumlah 32 responden di SMP Negeri 15 Palembang. Hasil : didapatkan nilai median dismenore sebelum dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 4.00 dan sesudah dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 2.00. Simpulan : terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri dengan p-value 0,000 (<0,05)
Hubungan Karakteristik Demografi Terhadap Pengetahuan SIBAT Di Bantaran Sungai Bengawan Solo Triyono, Agung; Suhardono, Suhardono; Purnomo, Heru; Muawanah, Muawanah; Mudhofar, Muhamad Nor; Saptaningrum, Epi
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11060

Abstract

ABSTRACTBackground: Climate change in Indonesia is strongly influenced by 3 basic climate patterns: monsoon, equatorial and local climate systems which cause dramatic differences in rainfall patterns, tending to give rise to a high potential for various types of hydrometeorological disasters, such as floods, flash floods, droughts, weather extreme, extreme waves. The community-based early warning system for flood disaster preparedness (SIBAT) is one of the means for preventing flood disasters.The aim of this research is to describeThe relationship between the characteristics of sibat cadres and knowledge about community-based early warning system strategies for flood disaster preparedness (sibat) on the banks of the Bengawan Solo River, Blora Regency. Research methods This is a quantitative approachcross sectional  with a total sample of 110 SIBAT cadres selected using the Slovin method. Data was collected using a questionnaire sheet, then analyzed usingChi Square. The research results show that from3 The independent variable is significantly related to the dependent variable, the age variable with pvalue 0.013, gender variable with pvalue 0.071, education level variable with pvalue 0.013. which means that each variable has a strong relationship with the dependent variable, namely with knowledge about the Community-based Disaster Information System on the banks of the Bengawan Solo River.Keywords: SIBAT cadres, disaster preparedness, floods
Studi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Trimester II Dalam Pencegahan Stunting Prasetyo, Agus; Wahyudi, Teguh; Abidin, M. Zainal; Astuti, Yuni
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11235

Abstract

Upaya pencegahan stunting paling baik adalah 1000 HPK (hari pertama kehidupan),  dimulai sejak awal kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak dikemudian hari. Stunting dapat terjadi selama masa kehamilan karena kurangnya asupan gizi, pola makan yang tidak adekuat, dan kualitas makanan yang rendah, yang semuanya dapat menghambat pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap kesejahteraan ibu hamil agar dapat mencegah terjadinya stunting pada anak yang dikandungnya.Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran faktor-faktor perilaku ibu hamil trimester II dalam mencegah stunting pada balita. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik korelasional. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester II yang berkunjung di klinik swasta di Kecamatan Kota Blora, dengan sampel 49 orang secara purposive sampling. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa hamil pada trimester II sebesar 73,7 % memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan stunting. Hasil uji bivariat menunjukan umur >35 tahun (p=0,025), pendidikan perguruan tinggi (p=0,001), ibu bekerja (p=0,001), dan multigravida (p=0,034) berhubungan dengan perilaku baik dalam pencegahan stunting. Simpulan dari penelitian ini adalah perilaku ibu hamil yang baik dalam pencegahan stunting berada pada usia >35 tahun, pada tingkat pendidikan perguruan tinggi, pada ibu yang bekerja dan multigravida. Saran: Direkomendasikan kepada petugas di pelayanan baik negeri maupun swasta untuk meningkatkan penyuluhan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil, terutama melalui posyandu atau kunjungan Ante Natal Care (ANC).
Pengelolan Kejang Demam Dengan Fokus Studi Hipertermi Nuryanti, Erni; Setyowati, Tutik; Kistimbar, Siti; Siswanto, Joni
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11261

Abstract

Latar Belakang : Tubuh manusia dalam menangani proses infeksi akan menyebabkan kenaikan  suhu pada tubuhnya yang disebut sebagai demam. Demam adalah proses alami tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh ketika suhu meningkat melebihi suhu tubuh normal (>37,5°C). Demam merupakan suatu keadaan suhu tubuh diatas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Demam adalah salah satu faktor resiko utama penyebab kejang demam. Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering terjadi pada anak, hal ini dikarenakan anak yang masih berusia dibawah 5 tahun sangat rentan terhadap berbagai penyakit disebabkan sistem kekebalan tubuh belum terbangun secara sempurna. Dampak kejang demam kemungkinan dapat meningkatkan terjadinya epilepsi yang dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan berupa kesulitan dalam belajar, gangguan pertumbuhan dan perkembangan, serta kualitas hidup yang kurang pada anak di masa depan.Tujuan penelitian : Untuk memberikan Asuhan Keperawatan Pada Anak Kejang Demam Dengan Fokus Studi Pengelolaan Hipertermi Resiko Kejang Berulang.Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan studi kasus dengan metode deskriptif yaitu memaparkan kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada anak kejang demam.Kesimpulan : Evaluasi yang akan dicapai pada kasus ini yaitu anak tidak terjadi kejang, takikardi menurun dan Suhu tubuh normal.
Kajian Karakteristik Penderita Gagal Ginjal Kronis Dalam Terapi Hemodialisis Cipto, Cipto; Siswoko, Siswoko; Normawati, Ajeng Titah; Uripno, Pambayun Sugeng
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11279

Abstract

Characteristics that greatly influence a person's lifestyle include chronic kidney failure sufferers undergoing hemodialysis therapy. Patients with chronic kidney failure experience a gradual decline in kidney function which is quite severe. This is caused by various diseases that are progressive and generally cannot be recovered. The aim of this research is to determine the picture of chronic kidney failure undergoing hemodialysis therapy. This research method is descriptive quantitative by explaining the distribution of frequencies and percentages. The sample in this study amounted to 30 people with the criteria being patients suffering from chronic kidney failure who underwent hemodialysis with compensatory awareness. The research was conducted at the Blora District Hospital by researchers in October 2023. The results of the study showed that the majority of kidney failure patients undergoing hemodialysis therapy were women, the age characteristics reached early old age or in the range of 45 to 55 years, the majority had a high school or equivalent education, and the average is a housewife. Most of the responders had undergone hemodialysis for more than two years. Based on these results, it can be a basis or suggestion for developing further studies to analyze the correlation of each characteristic with the phenomenon of symptoms that occur in hemodialysis patients.Keywords: chronic renal failure, hemodialysis, characteristics

Page 1 of 1 | Total Record : 5