cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcses@unisba.ac.id
Phone
+6285776688054
Journal Mail Official
bcses@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Economics Studies
ISSN : -     EISSN : 28282558     DOI : https://doi.org/10.29313/bcses.v2i2
Core Subject : Economy,
Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data Envelopment Analysis. Demand, Efisiensi, Ekspektasi Inflasi, Era Digital UMKM, Etika bisnis islam, Faktor Penarik dan Migrasi Internasional, Faktor Pendorong, fathanah, FDR, Frontier Stokastik, Fungsi Produksi, Good Coorporate Governance (GCG), Hearing, Inflasi, IPM Maqashid syariah, istiqamah, Jumlah Uang Beredar, Kecukupan Modal, Konfeksi, Kualitas Aset, Lembaga Pengelola Zakat, Likuiditas. Mudharabah, NOM, NPF, Output Nasional, Nilai Tukar Jumlah, Penduduk Miskin, PAD, PDRB, Pegawai, Mudharabah, Pendayagunaan Zakat, Pengelola, Perspektif Masyarakat Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Profitabilitas, Program Edukasi, Rentabilitas, RGEC, ROA, shiddiq, tabligh, Upah Minimum, Upah Strategi Pengembangan Usaha, Usaha Mikro, Zakat. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "505 - 512" : 1 Documents clear
Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung tahun 2010-2024 Humam Murtadho Murtadho; Meidy Haviz
Bandung Conference Series: Economics Studies 505 - 512
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v6i2.25914

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the fiscal paradox in Bandung City during the 2010-2024 period, where local revenue and expenditure increased, yet economic growth experienced a slowdown. The research urgency is to evaluate the transmission effectiveness of local fiscal policy on the real sector. The method used is a quantitative approach with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model to accommodate small samples (15 observations) and variables with mixed stationarity. The data used is secondary data from the realization of the Bandung City APBD and GRDP. The results showed that simultaneously, there is a long-term cointegration between fiscal performance and economic growth. Partially in the long run, expenditure efficiency and PAD effectiveness have a positive and significant effect, while the fiscal decentralization ratio has no significant effect. The short-term dynamic analysis shows an Error Correction Term (ECT) value of -1.1086, which indicates an overshooting phenomenon, meaning that the economy of Bandung City has a very high resilience and speed of adjustment to recover from economic shocks. The conclusion suggests that the government needs to accelerate the realization of quality spending in the early quarters to stimulate the multiplier effect. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradoks fiskal di Kota Bandung pada periode 2010-2024, di mana realisasi penerimaan dan belanja daerah meningkat, namun laju pertumbuhan ekonomi justru mengalami perlambatan. Urgensi penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas transmisi kebijakan fiskal daerah terhadap sektor riil. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) guna mengakomodasi sampel kecil (15 observasi) dan variabel dengan tingkat stasioneritas campuran. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari realisasi APBD dan PDRB Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan terdapat kointegrasi jangka panjang antara kinerja fiskal dengan pertumbuhan ekonomi. Secara parsial pada jangka panjang, efisiensi belanja dan efektivitas PAD berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan rasio desentralisasi fiskal tidak berpengaruh signifikan. Analisis dinamika jangka pendek menunjukkan nilai Error Correction Term (ECT) sebesar -1.1086 yang mengindikasikan fenomena overshooting, artinya perekonomian Kota Bandung memiliki resiliensi dan kecepatan penyesuaian yang sangat tinggi untuk pulih dari guncangan krisis. Kesimpulannya, pemerintah perlu mengakselerasi realisasi belanja yang berkualitas di kuartal awal guna menstimulus multiplier effect.

Page 1 of 1 | Total Record : 1