cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsls@unisba.ac.id
Phone
+6282120524105
Journal Mail Official
bcsls@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Law Studies
ISSN : -     EISSN : 28282493     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsls.v2i2
Core Subject : Humanities, Social,
Bandung Conference Series: Law Studies (BCSLS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Hukum dengan ruang lingkup diantaranya: Akibat Hukum, Alih Teknologi, Analisis Yuridis Putusan Hakim, Angkutan Jalan, Aparatur Sipil Negara, Fungsi Lingkungan Hidup, Hak Reproduksi, Hak Servituut, Hoax, Hukum Ketenagakerjaan, Illegal Mining, Intervensi, Jual Beli Dalam Islam, Juvenile Delinquency, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Kerugian, Kewajiban Negara, Makanan Kedaluwarsa, Nafkah Anak, Pangan Asal Hewan, Pekerja Rumah Tangga, Pencucian Uang, Penegakan Hukum pidana, Penegakan Hukum, Pengawasan, Penyelundupan Sediaan, Farmasi, Penyidik KPK, Perlindungan Hukum, Perlindungan Konsumen dan Tenaga Kerja, Pungutan Liar, Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner, Tanda Tera, Tanggung Jawab Hukum, Tenaga Kerja Asing, Tim Saber Pungli, Tanah, Tindak Pidana, Tindak Perdata, Transportasi Online, UU ITE. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1279 1286" : 1 Documents clear
Perlindungan Hukum Konsumen terhadap Produk Repacking di E-Commerce Nabila Anindya Kirana; Muhammad Ilman Abidin
Bandung Conference Series: Law Studies 1279 1286
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The widespread circulation of repackaged food products on e-commerce platforms that fail to meet food-safety and labeling standards poses health risks and threatens consumer rights guaranteed under Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection (UUPK). This study aims to analyze the forms of legal protection for consumers, the role and responsibility of sellers, and the shift in the locus of responsibility from individual sellers toward e-commerce platform operators regarding the circulation of repackaged products. The study employs a normative juridical method with an analytical-descriptive specification, using library research on primary, secondary, and tertiary legal materials, supplemented by non-participant observation and electronic document study of two store cases on e-commerce platforms, analyzed through qualitative normative analysis. The results show that legal protection is normatively available in the UUPK, both preventive and repressive, yet implementation remains ineffective due to weak BPOM oversight and platform verification systems, while seller liability in practice remains fault-based rather than fully strict. Both stores examined were found marketing products without complete labeling and continued operating for years without takedown action, with sales volumes in the thousands of units. This study concludes that strengthening upstream-to-downstream BPOM oversight, reinforcing platform due-diligence obligations, and a normative shift toward full strict liability for high-risk food products are needed to achieve effective consumer protection in e-commerce.   Abstrak. Maraknya peredaran produk makanan repacking di platform e-commerce yang tidak memenuhi standar keamanan pangan dan pelabelan menimbulkan risiko kesehatan sekaligus mengancam hak-hak konsumen yang dijamin Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen, peran dan tanggung jawab penjual, serta pergeseran locus tanggung jawab dari penjual individual menuju penyelenggara platform e-commerce atas peredaran produk repacking tersebut. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dilengkapi observasi non-partisipan dan studi dokumen elektronik pada dua kasus toko di platform e-commerce, yang kemudian dianalisis secara kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum secara normatif telah tersedia dalam UUPK, baik preventif maupun represif, namun pelaksanaannya belum efektif akibat lemahnya pengawasan BPOM dan sistem verifikasi platform, sementara tanggung jawab penjual pada praktiknya masih bersifat fault-based liability, bukan strict liability penuh. Dua toko yang diteliti terbukti memasarkan produk tanpa label lengkap dan tetap beroperasi bertahun-tahun tanpa tindakan takedown, dengan volume penjualan ribuan unit. Penelitian ini menyimpulkan perlunya penguatan pengawasan BPOM dari hulu ke hilir, penegasan kewajiban due diligence platform, serta afirmasi normatif ke arah strict liability penuh untuk produk pangan berisiko tinggi guna mewujudkan perlindungan konsumen yang efektif di e-commerce.  

Page 1 of 1 | Total Record : 1