cover
Contact Name
Rengki Afria
Contact Email
snh@unja.ac.id
Phone
+6282268070067
Journal Mail Official
snh@unja.ac.id
Editorial Address
Jalan Jambi - Ma Bulian, KM 15, Mendalo Indah, Gedung G, Jurusan Sejarah, Seni dan Arkeologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, Universitas Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 29641780     EISSN : 29641217     DOI : -
Seminar Nasional Humaniora adalah kumpulan artikel ilmiah prosiding pada konferensi Nasional tentang budaya Melayu secara lokal dan global yang diselenggarakan oleh Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi. Prosiding meliputi bidang studi humaniora (budaya) yang meliputi kajian Sejarah, Budaya, Hukum, Antropologi, Bahasa (linguistik), Sastra, Seni (Kesenian), Kearifan lokal. Penerbitan Prosiding ini terbuka untuk mempublikasikan berbagai artikel penelitian, studi literatur, studi lapangan, ide konseptual, studi aplikasi dalam perspektif teori humaniora. Prosiding ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora" : 11 Documents clear
Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Taman Rimbo Jambi Fitriah, Siti; Putri, Aprilia Kartika
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out how the Indonesian spelling is used in public spaces at the Taman Rimbo Jambi Zoo. This is interesting to study because the zoo is managed directly by the local government. so, this research can also be used as a reference to find out how the portrait of the use of the Indonesian language in the scope of government. The data collection technique used is a derivative technique from Mahsun's (2017) simak method, namely simak bebas libat cakap technique with an advanced technique, namely the photo technique. The results of the data show that the use of Indonesian spelling in the scope of the government needs to be strengthened, because there are still some mistakes, such as writing a foreign language, using the preposition 'di', using punctuation marks, writing standard words, and writing sentences. Abstrak Maraknya penggunaan bahasa asing serta kesalahan ejaan penulisan bahasa Indonesia di ruang publik menunjukkan bahwa bahasa Indonesia jauh dari kata martabat. Pemartabatan bahasa Indonesia di ruang publik perlu diperkuat, mengingat bahasa Indonesia merupakan suatu identitas yang menunjukan jati diri bangsa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan ejaan Bahasa Indonesia pada ruang publik di Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi. Hal ini menarik untuk diteliti karena kebun binatang tersebut dikelola langsung oleh pemerintah daerah setempat. sehingga, penelitian ini juga dapat dijadikan sebuah rujukan untuk mengetahui bagaimana potret penggunaan bahasa Indonesia di ruang lingkup pemerintahan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik turunan dari metode simak milik Mahsun (2017) yaitu teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan yaitu teknik foto. Hasil data menunjukkan bahwa penggunaan ejaan bahasa Indonesia di ruang lingkup pemerintah perlu diperkuat, karena masih terdapat beberapa kesalahan, seperti penulisan bahasa asing, penggunaan kata depan ‘di’, penggunaan tanda baca, penulisan kata baku, serta penulisan kalimat.
Peranan Adat Melayu dalam Membangun Identitas Budaya Sitanggang, Haryani; Fatonah, Fatonah; Nurhayati, Nurhayati; Pardede, Yestri; Defrianti, Denny
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Peranan Adat Melayu Dalam Membangun Identitas Budaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adat dan budaya Melayu sebagai Urat nadi kebudayaan nasional, untuk mengetahui identitas budaya dan karakter bangsa, untuk mengetahui pesan konstitusional identitas budaya bangsa. Hasil dari penelitian ini akan memberikan gambaran tentang peran adat dan budaya melayu sebagai karakteristik bangsa untuk mempertahankan identitas nasional. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dan artikel ini ditulis secara sistematis berdasarkan data yang diperoleh. Dimana penulis menggunakan beberapa buku, jurnal, artikel atau berita untuk dijadikan sebagai sumber penelitian dalam penulisan jurnal berjudul Peranan Adat Melayu Dalam Membangun Identitas Budaya ini. Abstract The title of this research is "The Role of Malay Customs in Building Cultural Identity". This research aims to find out Malay customs and culture as the lifeblood of national culture, to know the cultural identity and character of the nation, to find out the constitutional message of the nation's cultural identity. The results of this research will provide an overview of the role of Malay customs and culture as national characteristics to maintain national identity. The method used by the author is a qualitative descriptive method with a literature study approach, and this article was written systematically based on the data obtained. Where the author uses several books, journals, articles or news as sources of research in writing this journal entitled The Role of Malay Customs in Building Cultural Identity.
Peradaban Melayu Sebagai Khasanah Peradaban Nusantara Rizqi, Anisa Putri; Fatonah, Fatonah; Anisah, Anisah; Herunisa, Ike
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan Melayu merupakan salah satu kebudayaan khasanah nusantara yang memiliki latar belakang peradaban yang kaya dan unik. Kebudayaan adalah hasil kreativitas manusia dalam menghadapi kondisi dan lingkungan di mana mereka hidup. Peradaban melayu merupakan inti budaya nusantara dan memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan budaya di wilayah Nusantara salah satunya Bahasa dan kebudayaan melayu memberikan pengaruh Globalisasi yang dapat mempengaruhi dan berdampak pada perkembangan peradaban dan kebudayaan manusia. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Penulis menggunakan beberapa buku, jurnal, artikel atau berita untuk dijadikan sebagai sumber penelitian dalam penulisan artikel berjudul “Peradaban Melayu Sebagai Khasanah Peradaban” ini. Tujuan dari penulisan jurnal Untuk memahami apa saja hal hal yang berkaitan dengan kebudayaan melayu, Untuk mengetahui bagaimana peradaban melayu dapat menjadi ini dari budaya nusantara, Untuk mengetahui dan juga memahami apa saja bentuk dari pengaruh globalisasi dan teknologi dalam peradaban melayu pada era modern saat ini. Abstract Malay culture is one of the Indonesian archipelago cultures which has a rich and unique civilizational background. Culture is the result of human creativity in dealing with the conditions and environment in which they live. Malay civilization is the core of Indonesian culture and makes a major contribution to cultural development in the Indonesian region, one of which is that Malay language and culture have the influence of globalization which can influence and impact the development of human civilization and culture. The method used by the author is a qualitative descriptive method with a literature study approach. The author used several books, journals, articles or news as research sources in writing this article entitled "Malay As A Khasanah Of Civilization". The purpose of writing a journal is to understand what things are related to Malay culture, to find out how Malay civilization can become this part of Indonesian culture, to know and understand what forms the influence of globalization and technology has on Malay civilization in the current modern era.
Menelaah Konsep Nasionalime dalam Kontruksi Sejarah Nusantara Mursal, Irhas Fansuri; Wita, Gusmira
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the birth of the concept of Indonesian Nationalism which was born from the diversity and plurality of the Indonesian people. Many factors give rise to nationalism, one of which is driven by the same feeling, namely colonialism which lasted several decades. What is interesting is the diversity and historical elements of the archipelago, which previously consisted of many kingdoms that experienced ups and downs from the era of Hindu-Buddhist influence to Islam. The research method uses historical research methods which consist of four stages, namely Heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The research results show that diversity does not hinder nationalism at all, one of which has been driven by modernization since education was implemented. Educated groups encourage the acceleration of nationalism through modern organizations which are used as a tool towards independence. Abstrak Penelitian ini bertujuan menelaah lahirnya konsep Nasionalisme Indonesia yang lahir dari keberagaman dan pluralitas Masyarakat Nusantara. Banyak factor yang melhirkan nasionalisme salahsatunya didorong oleh rasa yang sama yaitu penjajahan yang berlangsung beberapa dekade. Menariknya keberagaman dan unsur hysitoris Nusantara yang dahulunya terdiri dari banyak Kerajaan yang mengalami pasang surut dari zaman pengaruh Hindu-Budha sampai Islam. Metode Penelitian mengggunakan metode penelitian Sejarah yang terdiri dari empat tahap yaitu Heuruistik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Adapun hasil penelitian melihat bahwa keberagaman sama sekali tidak menghambat nasionalisme salahsatunya disorong oleh modernisasi semenjak Pendidikan diterapkan, Kelompok terpelajar mendorong percepatan nasionalisme lewat organisasi modern yang dijadikan alat menuju kemerdekaan.
Tari Taji Penciptaan Naskah Lakon Anak Bersumberkan Permainan Anak Tradisional Jambi Santoso, Ady; Utama, Galuh Tulus
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research departs from one of the Jambi traditional game collections in the Siginjei Museum, Jambi Province, namely Taji. Taji is a children's game that is usually played when durian fruit season arrives. This collection is used as a research source in the creation of children's play scripts. The method used in the research is a qualitative approach in the form of observation and documentation methods carried out at the research location, namely the Siginjei Museum, Jambi Province, with the Taji collection as the object studied. The result of the research that has been carried out is the creation of a children's play script entitled Tari Taji. The conclusion of the research is that the children's play script Tari Taji is a manifestation of efforts to preserve, introduce and revive the traditional Jambi game which has been transformed into a play script. Apart from that, the collections of Jambi traditional games in the Siginjei Museum, Jambi Province, can be transferred into the form of children's play scripts as an effort to revitalize Jambi traditional culture. Abstrak Penelitian ini berangkat dari salah satu koleksi permainan tradisional Jambi yang berada di Museum Siginjei Provinsi Jambi, yakni Taji. Taji merupakan permainan anak-anak yang biasa dimainkan saat musim buah durian tiba. Koleksi tersebut dijadikan sebagai sumber penelitian dalam penciptaan naskah lakon anak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan pendekatan kualitatif berupa metode observasi dan dokumentasi yang dilaksanakan di lokasi penelitian yakni Museum Siginjei Provinsi Jambi, dengan koleksi Taji sebagai objek yang diteliti. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan adalah terciptanya naskah lakon anak berjudul Tari Taji. Kesimpulan penelitian bahwa naskah lakon anak Tari Taji adalah salah satu wujud dari upaya melestarikan, mengenalkan dan mengjdupkan kembali permainan tradisional Jambi yang ditransformasikan ke dalam bentuk naskah lakon. Selain itu koleksi-koleksi permainan tradisional Jambi yang berada di Museum Siginjei Provinsi Jambi sesungguhnya dapat dialihwahanakan ke dalam bentuk naskah lakon anak sebagai upaya dalam merevitalisasi budaya tradisional Jambi.
Kebudayaan dan Sastra dalam Perspektif Pascakolonial Rahariyoso, Dwi
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian culture makes Indonesia a people whose existence has been a locus for centuries. Indonesian culture is a construction that has historically produced a lot of acculturations. Colonial traces, it can be said, are still inherent and contribute to constructing how we view culture specifically. Literature is culturally romanticized in postcolonial studies, as a cultural product and postcolonialism itself is a cultural movement that helps us understand the paradigm landscape and all its implications. Literature can expose the projection of various problems in culture. In the discourse of postcolonialism, literature is used to see the extent to which colonial consciousness is embedded in the writers and readers of literature. This includes the articulation of culture and identity, all of which require critical reflection in relation to the cultural promotion program that is used as a parameter for the progress of the Indonesian nation.   Abstrak Kebudayaan Indonesia menjadikan Indonesia sebagai suku bangsa yang ada. Indonesia menjadi suatu lokus berabad silam. kebudayaan Indonesia adalah suatu konstruksi yang secara historis kebanyakan menghasilkan berbagai akulturasi. Jejak kolonial, bisa dikatakan masih inheren dan turut mengonstruksi bagaimana cara pandang kita terhadap kebudayaan secara spesifik. Sastra secara kultural memiliki romantisme dalam kajian pascakolonial, yakni sebagai produk budaya dan pascakolonialisme sendiri merupakan pergerakan kebudayaan yang membantu kita memahami bentang alam paradigma beserta seluruh implikasinya. Sastra dapat mengekspos proyeksi berbagai masalah dalam kebudayaan. Dalam wacana pascakolonialisme, karya sastra digunakan untuk melihat sejauh mana kesadaran kolonial melekat pada diri penulis dan pembaca sastra. Termasuk di dalamnya adalah artikulasi kebudayaan dan identitas yang semuanya membutuhkan suatu refleksi kritis dalam kaitannya dengan program pemajuan kebudayaan yang dijadikan parameter kemajuan bangsa Indonesia.
Arsitektur Drama Rainbow: Poetri Kentjana Boelan Irianto, Ikhsan Satria; Rifandi, Ilham; Handayani, Lusi; Gustyawan, Tofan
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The architectural analysis of Soekarno's drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan aims to trace the design of Soekarno's dramatic work, as a preliminary study of Soekarno's dramatic vision. The material object in this research is the drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan while the analytical tool used is the theory of drama architecture from Ledwin, Joe and Stockadale. The research method used is a qualitative method with a text analysis approach. The result of this research is that the drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan has the theme of revenge, uses multi-plots (linear and episodic), designs characterizations in black and white characters and has a tragedy genre and a romantic style. The writing of the drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan was influenced by the spirit of the times "to destroy colonialism". Abstrak Analisis arsitektur drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan karya Soekarno bertujuan untuk menelusuri desain perancangan karya dramatik yang dilakukan oleh Soekarno, sebagai studi pendahuluan atas penelusuran visi dramatik Soekarno. Objek material dalam penelitian ini adalah drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan sedangkan piranti analisis yang digunakan adalah teori arsitektur drama dari Ledwin, Joe dan Stockadale. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Hasil dari penelitian ini adalah drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan memiliki tema pembalasan dendam yang disusun dalam alur multiplot (linier dan episodik), penokohan dirancang dalam karakter hitam-putih dengan genre tragedy dan gaya romantik. Penulisan drama Rainbow: Poetri Kjencana Boelan dipengaruhi oleh semangat zaman "mengganyang kolonialisme".
Sungai Batanghari: Silang Dinamika Sistem Pengetahuan dan Teknologi dalam Perspektif Sejarah Indrayani, Nelly
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek maritime sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa yang mengantarkan pada dinamika pelayaran, perdagangan, perkapalan, dan pelabuhan. Tulisan ini mengungkapkan maritim atau perairan/ sungai dalam kaitannya dengan sistem pengetahuan ataupun teknologi yang terjadi dalam sejarah Jambi. Metode yang digunakan kajian penelitian ini adalah metode sejarah, yakni pengumpulan sumber-sumber relevan, uji terhadap sumber, interpretasi dan historiografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan Sungai Batanghari terletak di pantai timur Sumatera memiliki tanah daratannya luas yang dilalui Sungai Batanghari luas 800 km, sehingga memungkinkan para pedagang dengan perahu-perahu besar masuk hingga pedalaman. Akibatnya silang sistem pengetahuan teknologi pun sejak awal abad masehi hingga masa kolonial memberikan dinamika dalam sosial budaya Jambi. Para pedagang atau pelaut menerapkan pengajaran Budha, seni, adat, hukum, bahasa Sanskerta, aksara, teknik menanam di delta-delta, pengobatan, jimat penolak bala, dan perkembangan teknologi kapal.   Abstract The maritime aspect is very important during the nation's history which leads to the dynamics of shipping, trade, shipping, and ports. This paper reveals the maritime or waters/river in relation to the knowledge system or technology that occurred in Jambi history. The method used in this research study is the historical method, namely the collection of relevant sources, testing of sources, interpretation and historiography or historical writing. The results showed that the Batanghari River is located on the east coast of Sumatra and has a large land area traversed by 800 km of Batanghari River, allowing traders with large boats to enter the interior. As a result, the crossing of technological knowledge systems from the early AD century to the colonial period provided dynamics in Jambi's socio-culture. Traders or sailors applied Buddhist teachings, arts, customs, laws, Sanskrit, script, planting techniques in deltas, medicine, bad luck-repelling amulets, and the development of ship technology.
Pematuhan dan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Percakapan Pada Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan Izar, Julisah; Helty, Helty; Wilyanti, Liza Septa; Putra, Yoga Mestika; Adelia, Wahyu
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama di dalam percakapan pada novel Kambing dan Hujan karya Eka Kurniawan. Metode pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik simak dan catat dan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data,verifikasi data dan menarik kesmpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama yaitu berupa (1) Maksim kualitas yaitu maksim yang mengharuskan peserta tuturnya untuk menyampaikan sesuatu yang nyata dan sesuai dengan fakta yang ada (2) Maksim kuantitas merupakan maksim yang setiap penutur dapat memberikan informasi yang cukup dan seinformatif mungkin (3) Maksim relevansi yaitu peserta tutur yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang relevan mengenai konteks yang sedang dituturkan. (4) Maksim pelaksanaan ini peserta tutur harus mengatakan sesuatu dengan jelas, tidak samar, serta tidak berbelit-belit. Abstract This study aims to describe the compliance and violation of the principle of cooperation in conversations in the novel Kambing dan Hujan by Eka Kurniawan. The method in this research is to use a qualitative descriptive approach, while the data collection technique in this research is to use listening and note taking techniques and the data analysis techniques in this research are data collection, data verification and drawing conclusions. The results of this study indicate that there are compliance and violation of the principles of cooperation in the form of (1) Maxim of quality, which is a maxim that requires speech participants to convey something real and in accordance with existing facts (2) Maxim of quantity is a maxim that each speaker can provide sufficient information and be as informative as possible (3) Maxim of relevance, namely speech participants who are expected to make relevant contributions regarding the context being spoken. (4) The maxim of implementation is that speech participants must say something clearly, not vague, and not convoluted.
Implementasi Metode Pembelajaran Project Based Learning Pada Mata Kuliah Semantik Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Ernanda, Ernanda; Triandana, Anggi; Putra, Yoga Mestika
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi metode pembelajaran Project based Learning pada mata kuliah Semantik terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa prodi Sastra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Sejarah, Seni dan Arkeologi Kelas R002 Tahun akademik 2022/2023 dengan hasil peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada mata kuliah Semantik. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa pada tiap siklusnya setelah diterapkannya metode pembelajaran Project based Learning. Pada tahap pra siklus diketahui nilai rata-rata mahasiswa yakni sebesar 67,5. Setelah diterapkan metode PJBL pada siklus pertama  diketahui nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 69,78. Kemudian terjadi lagi peningkatan nilai rata-rata pada siklus kedua yakni menjadi 72,8. Berdasarkan hasil refleksi siklus 2 didapat data bahwa mahasiswa yang memperoleh nilai 70 ke atas menjadi 28 orang dengan persentase sebanyak 81,25% dari total 32 mahasiswa. Abstract This research aims to see the implementation of the Project based Learning learning method in the Semantics course on the creative thinking abilities of Sastra Indonesia study program students. The research method used is classroom action research. The research was conducted on students of the Sastra Indonesia program, Department of History, Art and Archeology, Class R002 for the 2022/2023 academic year with results of increasing creative thinking abilities in the Semantics subject. This can be seen from the increase in student learning outcomes in each cycle after implementing the Project based Learning learning method. At the pre-cycle stage, it was found that the average student score was 67.5. After implementing the PJBL method in the first cycle, it was found that the class average value increased to 69.78. Then there was another increase in the average value in the second cycle, namely to 72.8. Based on the results of cycle 2 reflection, data was obtained that there were 28 students who got a score of 70 and above with a percentage of 81.25% of the total 32 students.

Page 1 of 2 | Total Record : 11