cover
Contact Name
Ratnayani
Contact Email
ratnayani1105@binawan.ac.id
Phone
+6281299660046
Journal Mail Official
jakagi@binawan.ac.id
Editorial Address
Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Universitas Binawan Jl. Kalibata Raya - Dewi Sartika Jakarta Timur - 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi (JAKAGI)
Published by Universitas Binawan
ISSN : -     EISSN : 2775085X     DOI : -
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi (JAKAGI) merupakan media ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Universitas Binawan. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel pada lingkup ilmu gizi, pangan, dan kesehatan dengan aspek diantaranya gizi klinik, gizi masyarakat, manajemen penyelenggaraan makanan, pangan fungsional, aplikasi sistem informasi bidang pangan, gizi dan kesehatan. Tim editor akan menjalankan proses peer-review terhadap seluruh naskah yang masuk, dan jurnal yang diterima akan di publikasikan secara berkala dua kali setahun (Juni dan Desember).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023" : 5 Documents clear
KARAKTERISTIK LINGKUNGAN OBESOGENIK DALAM MENENTUKAN KONSUMSI WESTERN FAST FOOD PADA REMAJA URBAN DI KOTA BEKASI, INDONESIA: Obesogenic Environmental Characteristics in Determining Western Fast Food Consumption among Urban Teenagers in Bekasi, Indonesia Wilda Aulia Rahmawati; Imas Arumsari; Fitria Fitria
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jakagi.v3i2.696

Abstract

Lingkungan obesogenik merupakan lingkungan yang memiliki pengaruh untuk merubah perilaku remaja terkait dengan penyebab obesitas. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya obesitas adalah mengonsumsi western fast food secara berlebihan. Terdapat beberapa faktor lingkungan obesogenik yang memudahkan remaja dalam mengonsumsi western fast food diantaranya jarak tempat tinggal ke restoran western fast food, penggunaan layanan pesan makanan online, uang saku dan pengaruh teman sebaya. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik lingkungan obesogenik dalam menentukan konsumsi western fast food pada remaja di SMA Negeri 13 Kota Bekasi tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan proportionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 99 responden. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki kebiasaan mengonsumsi western fast food dengan kategori sering yaitu 68 remaja (68,7%), remaja dengan jarak jauh dari tempat tinggal ke restoran western fast food sebanyak 54 remaja (54,5%), remaja yang jarang menggunakan layanan pesan makanan online sebanyak 68 remaja (68,7%), remaja dengan uang saku tinggi sebanyak 57 remaja (57,6%), dan remaja yang memiliki pengaruh teman sebaya kuat sebanyak 53 remaja (53,5%). Hasil analisis chi – square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara jarak tempat tinggal ke restoran western fast food (p value 0,046), uang saku (p value 0,019), pengaruh teman sebaya (p value 0,027) dan tidak terdapat hubungan antara penggunaan layanan pesan makanan online (p value 0,134) dengan konsumsi western fast food pada remaja di SMA Negeri 13 Kota Bekasi Tahun 2022.
ANALISIS BEBAN KERJA PRAMUMASAK DAN PRAMUSAJI DI INSTALASI GIZI RSUD KARAWANG DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFFING NEED TAHUN 2022: Workload Analysis of Nutrition Unit Employee in Karawang Hospital using Workload Indicator Staffing Need Method in 2022 Ina Ratnawati; Adhila Fayasari
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jakagi.v3i2.770

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan professional sesuai dengan fungsi dan tugas merupakan hal yang penting dalam mendukung keberhasilan pelayanan rumah terutama di instalasi gizi. Kebutuhan tenaga kerja dapat dihitung dengan berbagai metode salah satunya adalah Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan tenaga kerja di Instalasi Gizi RSUD Karawang menggunakan metode WISN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara menggunakan formulir berdasarkan urain tugas per kategori SDM. Data yang diambil antara lain beban kerja, waktu kerja yang tersedia (menit/tahun) (hari kerja, cuti tahunan, pendidikan pelatihan, hari libur nasional, ketidakhadiran kerja, waktu kerja), dan standar kelonggaran, yang kemudian dimasukan ke dalam rumus WISN. Analisis data disajikan secara deskriptif. Pegawai pramumasak dan pramusaji saat ini berjumlah 8 orang dan 25 orang. Waktu kerja tersedia pada pramumasak dan pramusaji rata-rata 285 hari kerja/ tahun, yang dibagi dalam 6 hari kerja. Standar beban kerja pramusak masing-masing pengolah hewani/nabati, pengolah nasi, persiapan sayur dan pelaksana pemasak yang berkisar antara 47025 menit hingga 90,423 menit. Standar beban kerja pramusaji berkisar pada 185.500 menit. Hasil perhitungan WISN didapatkan hasil terdapat kesesuaian pada jumlah tenaga kerja pengolah hewani/nabati, persiapan sayur, pelaksana pemasak dan pramusaji dengan rasio WISN < 1,5. Sedangkan pada pengolah nasi rasio WISN mencapai angka 2, yaitu tenaga kerja lebih.
ANALYSIS OF FERMENTED RICE BRAN, PHOSPHATE INTAKE, AND SODIUM INTAKE ON BLOOD PRESSURE: A REVIEW: Analisis Pengaruh Fermentasi Rice Bran, Asupan Fosfat, dan Natrium Terhadap Tekanan Darah Azizah Afifah; Endang Widajati; Rany Adelina
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jakagi.v3i2.782

Abstract

The number of people with hypertension continues to increase every year. Several foods contain nutrients that can affect blood pressure.  They are rice bran fermentation, phosphate intake, and sodium intake. This study aims to analyze the effect of fermented rice bran, sodium, and phosphate intake on blood pressure through a review of literature. This research is a literature narrative study. That is the analysis of fermented rice bran, phosphate intake, and sodium effect on blood pressure. Seven kinds of literature met the inclusion criteria, with most of the designs being cross-sectional and experimental study designs with a large sample of the majority of the top 20 human respondents and more than ten experimental animals (rats). The results showed that fermentation of rice bran could lower blood pressure through ACE (Angiotensin-Converting Enzyme) inhibitor compounds that inhibit angiotensin I turning into angiotensin II with a p-value<0.05 in experimental animals (rats). In addition, a high intake of phosphate or sodium can increase blood pressure By narrowing of blood vessels and make the heart work heavier with a p-value<0.05 in the healthy human subject, hypertension sufferers, and experimental animals (rats). Rice bran fermentation has significantly reduced (rat) blood pressure. High intake of phosphate or sodium can increase blood pressure in healthy humans, hypertensive patients, and animal studies.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN FUNGSI PENJAMAH MAKANAN DENGAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT TUGU IBU DEPOK: Association between Knowledge, Role and Function with Personal Hygiene Practices among Food Handlers at Tugu Ibu Hospital Nutrition Installation Lina Agestika; Vera Kasmira
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jakagi.v3i2.866

Abstract

Menjaga kualitas makanan sangat penting untuk menyediakan makanan yang sehat dan aman. Hal ini dapat melindungi konsumen, terutama pasien, dari keracunan makanan. Penjamah makanan harus menerapkan personal hygiene yang baik. Namun, pengetahuan dan peran mereka mungkin mempengaruhi praktik. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis hubungan antara pengetahuan dan peran penjamah makanan dengan praktik higiene di Instalasi Gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan peran serta fungsi dengan praktik personal hygiene penjamah makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan gyang dilakukan gabungan kualitatif dan kuantitatif kepada 12 penjamah makanan (terdiri dari 2 orang peracik, 3 juru masak, dan 7 penata boga) di sebuah Rumah Sakit Instalasi Gizi. Pengumpulan data menggunakan observasi praktik kebersihan, wawancara, dan kuesioner. Pengamatan dilakukan dua kali pada pagi dan sore hari. Analisis data statistik menggunakan Chi-Square dan Pearson Test. Selanjutnya, analisis naratif dilakukan pada data kualitatif. Tidak ada hubungan antara pengetahuan penjamah makanan dengan penerapan personal hygiene pada pegawai shift pagi (p=0,42) dan shift sore (p=0,53). Peran fungsi penjamah makanan memiliki nilai personal higiene yang berbeda antara juru racik (23.5 25 ± 2.07), juru masak (20.7 ± 3.05), dan penata boga (23.25 ± 0.71). Tidak ada hubungan yang ditemukan antara pengetahuan dan praktik personal higiene mereka. Ada praktik yang berbeda di antara penjamah makanan berdasarkan peran mereka. Diperlukan pengawasan dari pihak terkait untuk mengontrol kepatuhan staf terhadap praktik personal hygiene.
HUBUNGAN POLA TIDUR, STRES, ASUPAN ZAT GIZI MIKRO DENGAN PRE MENSTRUAL SYNDROME PADA SISWI SMA BUDHI WARMAN 1 JAKARTA: The Relationship Between Sleep Quality, Stress, Micronutrients Intake With Premenstrual Syndrome among Budhi Warman 1 Highschool Students, Jakarta Avira Ersafiyanti; Annisa Nursita Angesti
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jakagi.v3i2.868

Abstract

Salah satu gangguan pada masa menstruasi adalah Pre Menstrual Syndrome (PMS) yang merupakan kumpulan beberapa gejala fisik, psikologis, dan emosional yang berkaitan dengan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 119 siswi SMA Budhi Warman 1 Jakarta dengan teknik pengambilan sampel sistematic random sampling dengan kriteria inklusi sudah mengalami menstruasi dan bersedia menjadi responden, sedangkan kriteria eksklusi yaitu tidak menstruasi selama 3 bulan dan tidak masuk sekolah. Data yang diambil pada penelitian ini yaitu data identitas diri, gejala Pre Menstrual Syndrome, aktivitas fisik, pola tidur, stres, dan asupan zat gizi mikro (vit B1, vit B6, kalsium, dan magnesium). Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner identitas diri, Shortened Premenstrual Syndrome Assessment Form (sPAF), Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Perceived Stress Scale (PSS), dan form Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswi yang mengalami PMS gejala sedang hingga berat sebesar 62%. Terdapat ubungan yang signifikan antara pola tidur, stres, asupan vitamin B1, B6, magnesium, dan kalsium dengan kejadian PMS gejala sedang hingga berat. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS gejala sedang hingga berat. Diharapkan sekolah dapat mengadakan kegiatan promosi kesehatan berupa pemberian edukasi terkait PMS, pola tidur yang baik, manajemen stres dan pentingnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin B1, B6, magnesium serta kalsium yang dilakukan oleh guru biologi dan dibantu oleh dokter unit kesehatan sekolah (UKS).

Page 1 of 1 | Total Record : 5