cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2021)" : 35 Documents clear
Usaha Eskalasi Daya Serap Energi Panas Solar Water Heater (SWH) Dengan Memanfaatkan Honeycomb Sebagai Aliran Air Abdi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.179 KB)

Abstract

Pemanfaatan energi panas matahari dapat digunakan untuk berbagai peralatan sehari-hari,seperti solar water heater (SWH). SWH merupakan salah satu solusi penyedia air panas untuk kebutuhan mandi baik dalam skala rumah tangga maupun komersil guna mengurangi penggunaan energi listrik dan bahan bakar fosil.Ada dua bagian penting dalam system pemanas air tenaga surya yaitu pengumpul surya (kolektor) dan tangki penyimpanan air panas.Pengumpul surya terdiri atas plat penyerap panas dan pipa-pipa yang di dalam nya terdapat air yang akan dipanaskan.Honeycomb adalah metode penyusunan pipa yang menyeruoai sarang lebah.Dengan pemakaian pelat aluminium dengan ketebalan 0,2 mm yang di bentuk segi enam (hexagonal) dengan diameter 30 mm dan disusun berderet layaknya sarang lebah (honeycomb) mampu memanaskan air yang berkapasitas 63 liter.Arah kolektor solar water heater adalah menghadap arah utara.Potensi radiasi sinar matahari tertinggi adalah pukul 12:00 siang.Penyerapan panas tertinggi terjadi pada kolektor tanpa menggunakan kaca penutup.Kata Kunci : Solar Water Heater ,Honeycomb, Alat Penukar Kalor.
Pengaruh Penentuan Jenis Transportasi Darat Dalam Pola Pergerakan Barang Rute Medan-Banda Aceh (Studi Kasus) Muhammad Riqi Fauzan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.408 KB)

Abstract

Transportasi darat selain dapat menayalurkan orang juga mampu menyalurkan barang dengan kapasitas besar. Dalam pengiriman barang masyarakat akan memilih jenis moda transportasi darat yang efisien baik dari segi waktu dan biaya. Untuk pengiriman barang dari Kota Medan menuju ke Banda Aceh, masyarakat dapat menggunakan moda transportasi darat yaitu, Bus, SiCepat Express, dan Travel. Lokasi penelitian tugas akhir ini berada di tiga lokasi yaitu untuk Bus di PT. Putra Pelangi Perkasa yang berada di Jalan Sisingamangaraja No. 22/28, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, untuk SiCepat Express di Jalan Sisingamangaraja No. 154, Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, dan untuk Travel di Jalan Rahmadsyah No. 297, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Penelitian ini merupakan analisis pemilihan moda transportasi darat sebagai transportasi pengiriman barang, dengan menggunakan Variabel Biaya Pengiriman (X1), Waktu Pengiriman (X2) dan Variabel Minat Masyarakat (Y). Berdasarkan pengolahan data Biaya Pengiriman diperoleh koefisien regresi 0.223 untuk Bus, 0.399 untuk SiCepat Express, dan 0.397 untuk Travel, biaya pengiriman Bus sudah relatif murah sesuai keinginan masyarakat dibanding biaya pengiriman menggunakan SiCepat Express dan Travel. Berdasarkan pengolahan data Waktu Pengiriman diperoleh koefisien regresi 0.280 untuk Bus, 0.051 untuk SiCepat Express, dan 0.163 untuk Travel, artinya waktu pengiriman SiCepat Express dan Travel sudah tepat dan sesuai keinginan masyarakat sedangkan waktu pengiriman bus saat ini menurut masyarakat perlu ditingkatkan lagi. Hasil dari pengamatan terhadap ketiga moda pengiriman barang, maka Travel lebih unggul dikarenakan nilai dari minat masyarakat terhadap nilai Adjusted R Square dari ke dua variabel, biaya pengiriman dan waktu pengiriman sebesar 66% sedangkan Bus 23,4% dan SiCepat Express 59,7%. Kata Kunci: Biaya Pengiriman. Waktu Pengiriman, Minat Masyarakat.
Pengaruh Head Losses Mayor Dan Minor Pada Sistem Instalasi Turbin Pelton Skala Mikro Fadhly Mujahid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.024 KB)

Abstract

Beberapa faktor yang mempengaruhi head losses, yaitu: viskositas fluida, bilangan Reynold, Densitas, kecepatan fluida, jenis aliran, kekasaran material pipa, nilai faktor gesekan pipa, danfitting dan katup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis head losses mayor dan minor pada sistem instalasi turbin pelton skala mikro. Pada instalasi turbin pelton ini jenis pipa yang digunakan adalah pipa PVC dan beberapa fittingnya antara lain Elbow 90, Sambungan T (Tee), Air Soket Drat Dalam Mur, Soket Drat Luar. Langkah-langkah penelitian pada instalasi turbin pelton dimulai dari set up alat uji, pengumpulan data, setelah data diperoleh barulah tahap selanjutnya menganalisis data dan menghitung apakah ada pengaruh berbagai fitting dan menyalakan debit yang keluar. Kerugian head terkecil terjadi pada pemasangan nozel 1 dan 2 dan yang terbesar adalah pemasangan nozel 3. Dan itu adalah berbanding lurus dengan jumlah debit air yang masuk ke turbin Pelton instalasi.Kata Kunci : Head Loss, Head, Debit, Kecepatan.
Impresi Gerakan U-Turn Terhadap Kinerja Lalu Lintas Di Ruas Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution (Studi Kasus) Deny Syaputra Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.237 KB)

Abstract

Secara mikro terdapat beberapa usaha untuk meminimalisir permasalahan pergerakan lalu lintas, khususnya terhadap keamanan dan kenyamanan pada ruas jalan dapat dilakukan dengan memasang median untuk memisahkan arus lalu lintas yang berlawanan arah. Dalam perencanaan median, perlu disiapkan bukaan median yang memungkinkan kendaraan merubah arah perjalanan berupa gerakan putar balik arah atau diistilahkan sebagai gerakan UTurn. Salah satu pengaruh ketika melakukan U-Turn yaitu terhadap kecepatan kendaraan dimana kendaraan akan melambat dan berhenti. Perlambatan ini akan mempengaruhi arus lalu lintas pada arah yang sama, pergerakan memutar arah ini akan menyebabkan tingginya volume lalu lintas, kecepatan kendaraan semakin rendah, dan kepadatan semakin tinggi di ruas jalan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kinerja U-turn serta tingkat pelayanan jalan yang dilengkapi dengan fasilitas U-Turn, menganalisa waktu tempuh rata-rata kendaraan yang melakukan U-Turn, kecepatan kendaraan saat melakukan U-Turn dan panjang antrian yang melakukan aktifitas U-Turn. Untuk mendapatkan tujuan tersebut digunakan metode PKJI 2014. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa waktu tempuh rata-rata kendaraan yang terbesar saat melakukan u-turn 29,75 detik dengan kecepatan kendaraan sebesar 6, 25 km/jam, dengan antrian saat melakukan u-turn sepanjang 55 meter. Dengan tingkat pelayanan C. Kata Kunci: U-turn, waktu tempuh, kecepatan, antrian, tingkat pelayanan jalan.
Daya Guna Beton Self Compacting Concrete (SCC) Terhadap Penambahan Abu Sekam Padi (ASP) Dan Variasi Potongan Serat Polypropylene (PP) Diky Wahyudi Putera
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.507 KB)

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) adalah beton inovatif yang tidak memerlukan getaran untuk penempatan dan pemadatan. Ia mampu mengalir di bawah bobotnya sendiri, benar-benar mengisi bekisting dan mencapai pemadatan penuh, bahkan dengan adanya tulangan yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dan pengaruh dari bahan tambah abu sekam padi (ASP) dan variasi serat polypropylene (PP) dengan FAS berbeda terhadap workability, karakteristik, serta kekuatan beton SCC pada umur 28 hari. Metode yang digunakan dalam pembuatan beton adalah EFNARC dan jurnal-jurnal. Dalam pembuatan beton SCC menggunakan 4 variasi campuran yaitu: V0%, V0,3%, V0,5%, dan V0,7% serta digunakan 2 faktor air semen (FAS) yaitu: 0,40 dan 0,45. Hasil pengujian karakteristik dan kuat tekan pada FAS 0,40 yang memenuhi syarat beton SCC adalah V0% dengan nilai slump flow 63,5 cm dan nilai kuat tekan sebesar 35 MPa. Sedangkan untuk FAS 0,45 yang memenuhi syarat beton SCC adalah V0% dengan nilai slump flow 69,875 cm dan kuat tekan 23 MPa. Hal ini terjadi karena sifat dari serat polypropylene dalam menyerap air cukup tinggi serta membuat adonan mengental dan kandungan silica dalam abu sekam padi (ASP) melebihi kebutuhan, jadi berpengaruh terhadap workability beton SCC sehingga pada saat proses pemadatan tidak sempurna.Kata Kunci: Self Compacting Concrete, FAS, Serat Polypropylene, ASP.
Analisis Kerangka Pelayanan Terminal Kapal Fery Penyeberangan Rute Kabupaten Aceh Singkil Ke Kabupaten Simeulue (Studi Kasus) Riki Wahyuni Rahmad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.761 KB)

Abstract

Pelabuhan laut yang merupakan salah satu subsistem transportasi laut adalah titik atau node dimana pergerakan barang atau penumpang dengan menggunakan moda laut dimulai, diakhiri ataupun transit. Pelabuhan laut berperan besar dalam mencapai sistem transportasi laut yang efektif dan efesien, maka untuk mencapai itu semua sangat dipengaruhi oleh kinerja dan tingkat pelayanan pelabuhan laut yang menghubungkan jaringan transportasi darat dan laut. Kinerja yang maksimal dari suatu pelabuhan bisa tercapai jika pelabuhan tersebut didukung oleh sumber daya manusia yang professional, sarana dan prasarana yang memadai dan sistem managemen yang baik. Pelabuhan Aceh Singkil adalah pelabuhan pendukung menuju Kabupaten Simeulue sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap kapasitas infrastruktur, sarana dan prasarana yang ada apakah masih layak untuk menampung jumlah penumpang maupun kapal untuk saat ini dan pada masa yang akan datang. kapasitas tampung Terminal Pelabuhan Aceh Singkil adalah Seluas 110 m2 sedangkan kebutuhan yang diperlukan adalah Seluas 1549,55 m2 , untuk kapasitas lahan parkir Pelabuhan Aceh Singkil hanya mampu menampung 140 m2 sedangkan kapasitas yang diperlukan adalah 1384,6 m2 , kapasitas tampung Terminal Pelabuhan Aceh Singkil pada tahun 2021 adalah Seluas 110 m2 sedangkan kebutuhan yang diperlukan adalah Seluas 561,15 m2 , untuk kapasitas lahan parkir Pelabuhan Aceh Singkil hanya mampu menampung 140 m2 sedangkan kapasitas yang diperlukan adalah 501,4 m2 . Kata Kunci: Pelabuhan, Kapasitas Terminal, Kapasitas Lahan Parkir
Kajian Suhu Inkubator Bayi Prematur Dengan Sistem Notifikasi Android Khairul Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.745 KB)

Abstract

Bayi prematur adalah bayi yang lahir kurang dari 37 minggu dan memiliki berat badan kurang dari 2500 gram, inkubator bayi adalah alat yang digunakan untuk mempertahankan kondisi lingkungan yang cocok untuk bayi yang baru lahir terutama pada bayi yang lahir secara prematur, inkubator berfungsi untuk menjaga kesetabilan suhu tubuh pada bayi prematur, pada pemanas inkubator menggunakan 1 heater yang dikontrol oleh suatu rangkaian suplay tempratur dalam ruangan inkubator tetap setabil, notifikasi adalah pesan yang ditampilkan oleh android diluar aplikasi untuk memberikan pengingat,komunikasi dari orang lain atau informasi aktual lainnya dari aplikasi kepada pengguna, android adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh orang orang saat ini, dalam penelitian ini akan dilakuakan menganalisis tempratur inkubator bayi dengan menggunakan sistem kontrol SMS ke android, pada analisis ini di gunakan arduino sebagai alat pengendali alat lainnya dan juga sms sebagai pengontrol tempratur didalam ruang inkubator bayi, Hasil dari penelitian tugas akhir ini didapat hasil analisis temptarur ruang inkubator dan di dapat hasil keniakan tempratur dari 30oC sampai 35oC adalah selama 13 menit. Jumlah daya heater yang terbuang didalam ruangan inkubator sebesar 107,54 watt dan daya yang didapat untuk menaikkan tempratur dalam ruangan inkubator sebesar 2,261 watt. Pada pengujian perbandingan sesnor LM 35 di dapat perbandingan sensor 1 dan sensor 2 selama 2 menit, pada inkubator bayi pembacaan tempratur sudah stabil dikarenakan menggunakan sensor lm 35 sebagai mendeteksi tempratur pada ruangan inkubator bayi dan sim card yang ada pada inkubator bayi yang telah bekerja dengan baik dengan delay pengiriman sms ke android di proleh waktu selama 2 detik. Kata Kunci : Inkubator Bayi, Arduino, Sensor Lm 35, Sim 800L.
Studi Kasus Sistem Pemeliharaan Rel Kereta Api Koridor Palang Parasamia - Jembatan Sungai Piring Yureina Y
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.009 KB)

Abstract

Kereta api merupakan salah satu alternatif angkutan jalan rel (baja) bagi penumpang dan barang untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya yang memiliki beberapa kelebihan, yaitu berdaya angkut hemat bahan bakar, jalur yang dapat menembus sampai ke pusat kegiatan/kota, kecepatan operasional yang cenderung konstan sehingga waktu tempuh lebih cepat dan lebih nyaman bagi penumpangg, dan tarif yang lebih terjangkau. Maka dari itu diperlukan pemeliharaan tahunan jalan rel yang tepat dan efisien agar kinerja jalan rel tetap dalam kondisi normal dan aman. Jalan rel kereta api yang tidak dipelihara akan mengalami penurunan kualitas kinerja yang secara fisik akan terjadinya kerusakan misalnya rel rusak (rel patah,aus,bergelombang), sambungan rel, wesel rusak, bantalan rusak, rel amblas karena tidak baik, penambat rel sudah longgar dan genjotan disambungan serta pada lengkungan. Untuk mempertahankan kualitas pelayanan jalan kereta api yang layak sehingga dapat memberikan keselamatan, kenyaman, kemanan dan ketetapan waktu perjalanan kereta api maka perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan sesuai kelas jalan rel. Perawatan merupakan suatu kegiatan yang memelihara atau menjaga peralatan atau fasilitas dan mengadakan perbaikan ataupun penggantian yang diperlukan agar tercapai suatu keadaan operasi yang memuaskan sesuai dengan yang direncanakan. Tugas akhir ini mengidentifikasikan parameter pemeliharaan jalan kereta api melalui Track Quality Indeks (TQI).Kata Kunci: Jalan rel, Kereta api, Pemeliharaan jalan rel, Track Quality Indeks (TQI).
Daya Serap Dan Kuat Tekan Beton Ringan Menggunakan Styrofoam (Studi Penelitian) Ardi Fatahillah Nasution Nasution
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.777 KB)

Abstract

Pembuatan beton ringan membutuhkan material campuran yang mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu bahan alternarif yang bisa digunakan adalah styrofoam. Penelitian ini menggunakan butiran styrofoam yang berasal dari Kota Medan dengan ukuran butiran styrofoam yaitu 2 sampai 5mm dan akan disubstitusikan dengan agregat halus. Adapun komposisi substitusi campuran styrofoam adalah 0%, 1%, 2% dan 2,5% dari berat agregat halus. Dalam penelitian ini terbagi menjadi 2 pengujian kuat tekan yaitu untuk kuat tekan setelah perendaman 14 hari dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian berat jenis basah dan berat jenis kering beton ringan styrofoam yang telah diuji tersebut memenuhi persyaratan dimana kisaran beton ringan sesuai referensi adalah kurang dari 1900 kg/m3 . Adapun berdasarkan pengujian kuat tekan 14 hari dan 28 hari berkisar antara 1,5 - 7,5 MPa dimana pengunaannya pada daerah non struktur seperti dinding partisi, kanopi, dan lain-lain.Kata Kunci : Beton ringan, Styrofoam, Kuat tekan
Tinjauan Lokasi Halte Bus Trans Metro Deli Di Koridor 5 Medan Lapangan Merdeka Tembung Terhadap Naik Turun Penumpang Bus Trans Metro Deli Muhammad Rizki Pratama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.199 KB)

Abstract

Kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) di kota Medan ini menjadi penunjang mobilisasi masyarakat kota Medan yang mencakup hingga ke wilayah distrik medan. Seluruh pengaturan serta penempatan halte yang dasarnya harus memenuhi persyaratan pedoman teknis perekayasaan tempat perhentian kendaraan penumpang umum. Kenyataannya, ada beberapa halte yang tidak memenuhi persyaratan tersebut. Dari hasil penelitian mengenai evaluasi terhadap letak halte dan fasilitas bus trans metro deli koridor 5 Medan didapatkan bahwa halte yang ada saat ini masih ada yang belum memenuhi ketentuan dari pedoman teknis perekayasaan tempat perhentian kendaraan penumpang mengenai letak halte terhadap fasilitas penyebrangan pejalan kaki adalah 100 meter ada 2 halte yang tidak memenuhinya. Jarak minimal ke persimpangan adalah 50 meter sebanyak 2 halte yang tidak memenuhinya. Dan juga sebanyak 5 halte yang tidak memenuhi jarak minimal letak halte terhadap gedung yang membutuhkan ketenangan. Serta seluruh halte yang berada di sepanjang rute koridor 5 Medan tidak memenuhi standar fasilitas utama berdasarkan pedoman teknis perekayasaan tempat perhentian kendaraan penumpang umum. Dari hasil penelitian mengenai evaluasi terhadap letak halte dan fasilitas halte bus trans metro deli koridor 5 Medan terhadap responden didapatkan data bahwa sekitar 77%-83% responden menyatakan sangat memuaskan bahwa letak dan fasilitas halte yang ada saat ini sudah memenuhi kebutuhan responden. Kata Kunci: halte, BRT, responden.

Page 3 of 4 | Total Record : 35