cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2022)" : 10 Documents clear
Rancangan Struktur Dan Manufaktur Surface Roughness Baja St 37 Pada Proses Bubut Menggunakan Mata Pahat Karbida Hutari Syaputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.094 KB)

Abstract

Proses permesinan adalah salah satu proses utama dalam industri manufaktur logam. Pada proses permesinan memegang peranan penting seiring dengan kemajuan teknologi pada dunia industri otomotif. Kontruksi mesin dan komponen khususnya. Mesin perkakas yang digunakan dalam proses permesinan meliputi mesin bubut, sekrap, drilling, milling, serta mesin perkakas lainnya. Pada proses pembubutan kekasaran permukaan (Surface Roughness) dari hasil pekerjaan merupakan hal yang sangat penting. Kualitas hasil pembubutan logam sangat dipengaruhi oleh jenis pahat yang digunakan seperti misalnya pahat bubut High Speed Steel (HSS) dan karbida. Baja ST37 menunjukkan baja struktural, sedangkan dua digit di belakang menunjukkan kekuatan tarik dalam kg/mm². Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa baja ST37 merupakan baja struktural dengan kekuatan tarik sebesar 37 kg/mm². Untuk mendapatkan kekasaran permukaan yang kecil dari proses pembubutan dengan membandingkan kekasaran permukaan pada putaran yang berbeda untuk menganalisa kekasaran permukaan hasil pembubutan. Dengan menggunakan mesin bubut konvensional pada putaran 1500 Rpm dan 2500 Rpm untuk penyayatan material baja ST37 dengan kedalaman pemakanan 0,1 mm dan 0,2 mm menggunakan kecepatan pemakanan 0,045 mm/put, dan sudut potong sebesar 90° digunakan pahat bubut karbida agar menghasilkan kekasaran permukaan yang kecil sehingga dapat menganalisa kekasaran permukaan dari baja ST37. Demi mendapatkan informasi mengenai tingkat kekasaran permukaan material Dapat bermanfaat bagi pembaca maupun penulis berikutnya sebagai referensi untuk menyempurnaan tingkat kekasaran permukaan (Surface Roughness).  Kata Kunci: Mesin bubut, Pahat Karbida, Surface Roughness, Kecepatan putaran, Kedalaman Pemakanan.
Dampak Lama Penggunaan Minyak Pelumas Terhadap Viskositas Dengan Menggunakan Metode Bola Jatuh Berdasarkan Hukum Stokes Muhammad Agung Laksono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.262 KB)

Abstract

Oli pelumas mesin atau yang lebih dikenal dengan oli mesin atau oli ada banyak macam dan macamnya. Bergantung kepada jenis penggunaan mesin itu sendiri, yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mempertahankan masa pakai dari mesin. Kondisi suatu kendaraan bermotor sangat ditentukan oleh perawatannya, dengan perawatan yang baik, kendaraan akan berada dalam kondisi prima. Perawatan yang relatif sederhana namun sangatpenting adalah penggantian minyak pelumas secara teratur. Penggunaan minyak pelumas yang lama dianjurkan dalam jarak tempuh (5000 km, 10.000 km atau bahkan lebih hingga 20.000 km). Oleh karena itu, kondisi mengemudi tidak sama (mulai, memperlambat, macet di jalan, ngebut, menunggu di lampu lalu lintas, dll), jadi kondisi standar "NORMAL DRIVING" dibuat yang didasarkan pada kecepatan konstan pada kecepatan 45 MPH (70 km/jam). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viskositas (kekentalan) oli yang digunakan pada Sepeda motor Yamaha dengan masa pakai 0 km dan 3000 km. Hasil dari pengujian ini adalah terdapat perbandingan nilai viskositas oli baru dengan jarak bola yang ditentukan, terlihat jelasbahwa pada jarak 40 cm nilai viskositasnya adalah 0,0183. sedangkan perbandingan nilai viskositas dari minyak tua dengan jarak jatuh bola ditentukan, terlihat jelas bahwa pada jarak 40 cm diperoleh nilai viskositas. dari 0,0214. Kata Kunci: Viskositas, Minyak Pelumas, Hukum Stokes.
Tinjauan Penetapan Pos Gangguan Pada Jaringan 150 Kv Glugur – Paya Geli Menggunakan Fault Locator Fredy Wandana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.556 KB)

Abstract

Titik gangguan ( fault locator) digunakan disaluran transmisi sebagai pengaman utama (main protection). Gangguan pada sistem transmisi diamankan oleh jarak tergantung letak dan seberapa jauh gangguan dari relai jarak terpasang. Analisa perhitungan menggunakan metode berbasis penentuan titik gangguan secara teori mendapatkan hasil yang menunjukkan titik gangguan berada pada 3,31 Km dari GI glugur dan fault locator menunjukkan titik gangguan pada berada pada 3,38 Km dari Gi glugur. Sehingga dapat dikatakan akurasi fault locator cukup baik. Peralatan yang dikatakan baik adalah peralatan yang persentase errornya dibawah 5% sehingga dapat dikatakan peralatan fault locator dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara optimal. Proteksi tidak hanya diperlukan terhadap hubung singkat, tetapi juga untuk kondisi abnormal lainnya seperti kecepatan lebih pada generator dan motor, tegangan lebih, frekuensi berkurang, kehilangan eksitasi, pemanasan lebih pada stator dan rotor generator dan lain–lain. Relai proteksi tidak mengantisipasi atau mencegah terjadinya gangguan dan relai bekerja hanya setelah terjadi gangguan.  Kata Kunci : titik gangguan, impedansi, error peralatan.
Prosedur Perakitan Alat Pirolisis Sampah Plastik Dengan Reaktor Ganda Riyanto Situmorang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.082 KB)

Abstract

Mengkonversi sampah menjadi bahan bakar minyak menggunakan teknologi pirolisis merupakan pilihan yang sangat prospektif untuk mendaur ulang plastik yang tidak dapat didaur ulang secara mekanis karena pertimbangan keekonomian. Penelitian ini untuk menentukan bahan, menganalisa hasil pembuatan komponen alat pirolisis sampah plastik dan mengevaluasi perbandingan beberapa teknik penyambungan alat pirolisis sampah plastik dalam proses pembuatan alat pirolisis sampah plastik dengan reaktor gandaDalam merancang suatu produk hendaknya dikumpulkan semua informasi tentang persyaratan atau requirement yang harus dipenuhi oleh produk tersebut. Maka untuk itu dapat dibuat suatu daftar persyaratan untuk menjelaskan secara lebih detail spesifikasi produk, sebelum produk tersebut dikembangkan lebih lanjut. Reaktor berfungsi sebagai experimental set-up untuk mendapatkan data sebaran suhu. Reaktor yang dirancang memiliki bagian-bagian utama yaitu tutup reaktor, kondenser, plat unloading pada bagian dasar reaktor yang dilengkapi dengan tongkat pengait, dan pemanas (heater). Pada uji kinerja reaktor, minyak plastik yang dihasilkan akan semakin banyak jika suhu pemanasan semakin tinggi. Pada penelitian ini dihasilkan sebanyak 2115 ml pada suhu 606,2°C. Hasil spesifikasi belum sesuai dengan bahan bakar premium dan solar/biosolar, karena flash point yang terlalu rendah dapat berbahaya jika digunakan dalam mesin dan penyimpanan sedangkan nilai viskositas dan densitas yang terlalu rendah dapat menyebabkan gesekan (abrasive) dalam ruang bakar sehingga mengakibatkan pelumasan yang kurang baik.  Kata Kunci : Pirolisis, Sampah Plastik, Reaktor Ganda.
Pembuatan Rancangan Mesin Perontok Padi Ismail I
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.826 KB)

Abstract

Indonesia termasuk Negara agraris dimana sebagian besar wiliyahnya merupakan wilayah pertanian, demikian juga mata pencarian penduduknya sebagian besar sebagai petani, terutama petani padi. Hal ini tidak lepas dari makanan pokok masyarakat yaitu beras. Di Indonesia ada lima komoditas pangan yang sering digunakan untuk komoditas pokok yang dikosumsi penduduk Indonesia antara lainnya adalah padi, jagung, kedelai, tebu dan daging sapi namun diantara kelimanya yang dianggap penting untuk masyarakat Indonesia merupakan padi. Dalam peroses perontokan melepaskan butiran gabah dari jerami dengan cara menyisir atau membanting pada benda yang lebih keras atau dengan menggunakan mesin perontok padi. Salah satu cara untuk meningkatkkan produksi pertanian ialah dengan menerapkan inovasi teknologi yang tepat dan rendah biaya khusus dalam hal penanganan hasil panen. Merontok padi secara mekanis jelas lebih menguntungkan, karna lebih cepat hasil rontokan bersih dan tidak melelahkan petani. Tujuan menentukan rancangan mesin perontok padi, merancang mesin perontok padi, mengevaluasi rancangan mesin perontok padi. Metode dalam penelitian ini menggambar model mesin perontok padi. Dari hasil penelitian ini mendapatkan 21 kg / 10 menit, dalam satu jam alat ini bisa menghasilkan 126 kg.  Kata Kunci: perancangan, mesin perontok padi. 
Tinjauan Daya Puntir Baja Karbon Rendah Dengan Metode Elemen Hingga Menggunakan Software Solidworks Rais Syahbanady Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.105 KB)

Abstract

Uji puntir pada suatu bahan teknik dilakukan untuk menentukan sifat-sifat seperti modulus geser, kekuatan luluh puntir, dan modulus puntir.Uji puntir baja ini menggunakan simulasi software solidwork. Yang merupakan program Computer Aided Design (CAD) 3D yang menggunakan sistem operasi Windows. Solidworks juga menggunakan konsep dasar Finite Element Method (FEM) untuk menganalisis kondisi suatu model dan menampilkan hasil analisa dari model tersebut secara terperinci, dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan baja karbon rendah pada saat dilakukannya uji puntir dengan metode elemen hingga menggunaakan sofeware solidwork. Membuat geometri analisis kekuatan puntir baja dengan software solidwork yang bertandart ASTM E-143.Eksperimen pengujian putirpada specimen bajakarbon rendah mendapatkan hasil.specimen 1 N/cm = 2865 Angle = 58̊. Dan hasil dari simulasi yang di lakukaan pada software solidworks dengan total element yang berbeda. Dari hasil simulasi baja karbon rendah yang telah dilakukan di softwaresolidworks dengan total element yang berbeda-beda mendapatkan jumlah nilai rata-rata depresiasi dari nilai eksperimen dan simulasi mendapatkan nilai rata-rata 3,8 %. perbedaan setiap mesh mengalami perbedaan hasil nilai dari setiap mesh. Setelah melakukan pengujian eksperimen dan simulasi pengujian puntir dengan total elemen yang berbeda, mendapatkan hasil bahwa semangkin kecil nilai total elemen yang didapat maka semangkin besar nilai tegangan yang diperoleh pada spesimen baja karbon rendah dengan standart ASTM E-143.  Kata Kunci: pengujian puntir, simulasi solidwoks, ASTM E-143.
Tinjauan Mekanisme Alat Pemotong Bahan Kerupuk Kapasits 10 Kg/Jam Ristia Fauzi Putra Sembiring
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.814 KB)

Abstract

Kebutuhan akan teknologi yang banyak membantu kehidupan masyarakat agar dapat meningkatkan kapasitas dan mutu produksi. Kebutuhan alat pengolahan praktis untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia dalam memproduksi sesuatu. Analisa kinerja mekanis mesin pemotong kerupuk kapasitas 10 Kg/jam sebagai wujud teknologi tepat guna untuk membantu masyarakat dalam produksi kerupuk. Prinsip kerja dari rancangan alat ini adalah dengan mendorong bahan kerupuk sebanyak tiga buah untuk dipotong oleh pisau pemotong yang digerakkan oleh motor listrik dengan sistim puli., Variasi putaran pada motor penggerak menghasilkan variasi putaran pada pisau pemotong bahan kerupuk dengan putaran rendah menghasilkan pemotongan terbaik(tidak buruk). Sudut mata potong yang dipergunakan 60o agar selalu dijaga untuk mempertahankan dimensi hasil potongan. Daya mesin penggerak yang digunakan adalah 233,425 (watt) dan gaya pengirisan 9,8125 (kg).  Kata Kunci: Sudut potong, gaya dan daya pemotongan.
Rancangan Alur Gaya Pengendali Pada Proses Deep Drawing Mhd Fauzi Himawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.557 KB)

Abstract

Kerutan merupakan cacat yang sering terjadi (wrinkle) pada produk-produk tersebut. Kerutan adalah pelipatan material yang terjadi pada dinding atau flens pada produk kaleng yang disebabkan oleh aliran dari material yang tidak dipegang atau dikendalikan oleh pemegang material. Suatu produk dikatakan berkualitas baik apabila dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen atau dapat diterima sesuai batas spesifikasi, dan proses yang baik yang diberikan oleh produsen dalam batas kontrol. Deep Drawing adalah suatu proses pembentkan secara dingin (cold forming) dari pelat logam yang telah disiapkan atau dipotong terlebih dahulu, menjadi bentuk lain yaitu bentuk benda berongga (hallow vessel / hohlkoerper / shell) menjadi 3 dimensi. Berdasarkan pengamatan di Laboratorium UMSU, dan hasil rancangan dari peneliti sebelumnya, maka penulis mengambil kesimpulan untuk melakukan pembuatan mekanisme gaya pengendali pada proses deep drawing. Dimana fungsi dari mekanisme ini adalah untuk mengurangi cacat pada produk atau material yang akan di buat. Mekanisme gaya pengendali blank dibuat dengan menggunakan sistem hidrolik, dimana terdapat dua hidrolik tambahan untuk menggerakkan pelat blank holder. Pengujian pada pembuatan ini menggunakan satu jenis material yaitu pelat stainless steel dengan tebal yang berbeda, yaitu 0,3 mm, 0,5 mm, dan 0,7 mm. Berdasarkan hasil pengujian maka diperoleh data yaitu, perhitungan gaya pengendali blank pada pelat 0,3 mm, A = 16812,93 mm2 , P = 0,14 Kg/mm2 , dan FB = 2353,8 Kg, perhitungan gaya pengendali blank pada pelat 0,5 mm, A = 16812,93 mm2 , P = 0,16 Kg/mm2 , dan FB = 2693,43 Kg, perhitungan gaya pengendali blank pada pelat 0,7 mm, A = 16812,93 mm2 , P = 0,18 Kg/mm2 , dan FB = 3034,73 Kg.  Kata Kunci: Blank Holder,Deep Drawing, gaya pengendali, sistem hidrolik, cacat produk.
Tinjauan Daya Uji Tarik Dan Kekerasan Reaksi Pengelasan Baja Karbon Tinggi (Aisi 1070) Pada Las Tig (Tungsten Inert Gas) Dengan Variasi Arus 120,130,140 Ampere M Ikhsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.906 KB)

Abstract

Gas Welding Tungsten Arc Welding (GTAW) atau lebih dikenal dengan TIG Tungsten Inert Gas adalah salah satu jenis las listrik feeded (Filler) dengan gas pelindung Argon. Untuk menghasilkan busur listrik, anelektroda tidak terpakai yang terbuat dari logam Tungsten atau paduannya yang memiliki titik leleh yang sangat tinggi digunakan Baja karbon tinggi adalah paduan baja karbon yang mengandung 0,6% C-1,5% C dan merupakan material yang dapat diberi perlakuan panas dan dapat digunakan untuk proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan kekerasan, hasil pengelasan Tungsten Inert Gas (TIG) pada karbon tinggi baja menggunakan variasi arus 120 A, 130 A dan 140 A. Dari hasil pengujian yang telah yang telah dilakukan, diketahui kekuatan tarik tertinggi berada pada 140 A dengan nilai 823,62 kgf. Sedangkan nilai terendah berada pada arus 120 A dengan nilai 718,38 kgf. Paling atas nilai kekerasan berada pada arus 130 A dengan nilai di sebelah kiri HAZ 60,0 HRC, untuk yang terendah nilai kekerasan berada pada arus 120 A dengan nilai 45,2 HRC. Secara keseluruhan, semakin tinggi arus kekuatan, semakin tinggi Input Panas, semakin cepat peleburan las dan akan terjadi perubahan sifat mekanik baja karbon tinggi yang membuat nilai kekuatan rendah dan lunak. Kata Kunci: Tungsten Arc Welding Gas, Tungsten Inert Gas, Baja Karbon Tinggi, Uji Tarik, Uji Kekerasan.
Pengawasan Kapasitas Panel Surya Berbasis Iot Menggunakan Arduino Uno Pada Plts Pematang Johar Muhammad Aslam Ridho Effendy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.57 KB)

Abstract

Pada saat ini lebih dari 80% kebutuhan energi dunia dipenuhi dari sumber energi fosil (minyak bumi, gas alam, dan batu bara). Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mempunyai sumbangsih energi cahaya matahari yang berpotensi untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTs) dalam skala besar. Dalam penggunaan photovoltaic, kinerja yang dihasilkan harus diawasi demi terjaga kondisi keadaan panel untuk mengurangi terjadi kerusakan signifikan pada photovoltaic. Beberapa penelitian telah membahas berbagai aplikasi sistem monitoring energi listrik terutama pada photovoltaic. Sistem Monitoring Kinerja Photovoltaic Berbasis Iot Menggunakan Arduino Uno Pada Plts Pematang Johar memiliki rumusan masalah untuk mengetahui kinerja photovoltaic menggunakan metode internet, demi mempermudah pengawasan dalam jarak jauh. Dalam penelitian ini, digunakan sensor Tegangan (Voltage Divider), Sensor Arus (ACS712), Sensor DHT22, Sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan platform Blynk sebagai penampil hasil pembacaan sensor. Penelitian dimulai dengan merancang software dan hardware rangkaian untuk menguji keberhasilan sistem, kemudian merancang platform Blynk, serta merancang program dengan menggunakan software Arduino IDE. Dalam pengiriman data menggunakan media internet, digunakan modul wi-fi (NodeMCU) untuk mengirimkan hasil pembacaan arduino ke platform Blynk dengan program JSON. Dan hasil pembacaan sensor Tegangan menunjukkan galat sebesar 1.8 % pada sensor arus menunjukkan galat sebesar 3.3 %.  Kata Kunci : photovoltaic, IoT, Sensor, Blynk, Arduino.

Page 1 of 1 | Total Record : 10