cover
Contact Name
Risko
Contact Email
risko@physics.untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
manfishjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Manfish Journal
ISSN : 27212815     EISSN : 27212939     DOI : https://doi.org/10.31573/manfish.v2i3
Marine Science, Aquaculture, Fishery Product Processing, Capture Fisheries, Marine Biology, Oceanography, Fishery Biotechnology, Marine and Coastal, Remote Sensing, Conservation
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL" : 4 Documents clear
Pemberdayaan Nelayan Melalui Pendekatan Sosial Ekonomi di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Juliana; Simbolon , Domu; Darmawan, Darmawan; Rumanti Kurniawati, Vita
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government of Bengkalis Regency has yet to empower the fishermen in the fishing center of Bantan District according to the fishermen's expectations. Bengkalis Regency through Fisheries Office still have difficulty in developing fishermen empowerment strategies that are in line with fishermen's expectations. The existing empowerment strategies does not take into account the socio-economic aspects of fishermen, so fishermen are not encouraged to adopt advanced fishing technology. The purpose of this research is to identify and study the socio-economic aspects of fishermen to understand why they reluctant to adopt advanced fishing technology. This research was conducted in the fishing centers of Pambang Pesisir and Selat Baru Village. Data were collected through in-depth interviews with representative respondents such as fishers, fisheries extension workers, and officers from Fisheries Office. Descriptive analysis was conducted by taking into account the causal factors that will be used to formulate strategies to empower fishermen in the application of fishing technology by taking into account the socio-economic aspects that influence it. The goal to be achieved is for the fishermen to believe in and be willing to adopt more advanced technology. The socio-economic aspects that most influence the adoption of advanced technology are obedience to local authority and availability of capital. The Bengkalis district government's strategy is to reactivate the savings and loan cooperative while facilitating professional management, and the government is working with the village head and Atok (local leader) to gain the fishermen's trust in the empowerment efforts
Restorasi Mangrove di Kuala Singkawang Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Kuala Pesisir, Singkawang Barat Sri Darmini; Sudarmo, Agnes Puspitasari; Isfarudi, Isfarudi
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mendukung kehidupan masyarakat lokal melalui fungsi ekologis dan penyimpanan karbon biru. Namun, degradasi akibat alih fungsi lahan, eksploitasi sumber daya, dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak restorasi mangrove terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat di Desa Kuala Pesisir, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, serta analisis data interaktif berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restorasi mangrove meningkatkan kesadaran ekologis, memperkuat partisipasi sosial melalui pembentukan kelompok pengelola ekowisata, dan mendorong diversifikasi sumber pendapatan masyarakat hingga 20–40%. Selain itu, kegiatan restorasi membentuk struktur kelembagaan lokal yang memperkuat pengelolaan sumber daya pesisir secara partisipatif. Secara keseluruhan, restorasi mangrove di Kuala Pesisir berhasil memulihkan fungsi ekologis sekaligus menciptakan model keberlanjutan yang mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan kesejahteraan masyarakat.
Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Ikan Terubuk (Tenualosa macrura) di Provinsi Riau: Sintesis Bioekologi, Sosial-Ekonomi, dan Kelembagaan Berbasis Scoping Review Jhonnerie, Romie; Juliana; Prianto, Eko; Miswadi; Widhiastika, Dhita; Fatmawati, Riska; Oktorini, Yossi
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The terubuk fish (Tenualosa macrura) is an endemic species that holds high economic value and significant socio-cultural importance for the people of Riau, Indonesia. However, excessive fishing pressure and estuarine habitat degradation have drastically reduced its population. This study aims to map and synthesize existing scientific knowledge related to the conservation and management of the terubuk fish through a scoping review approach. A total of 38 documents were examined, of which 34 met the inclusion criteria based on the PRISMA-ScR guidelines. The analyzed literature was categorized into six major thematic areas: bioecology, socio-economics, institutional aspects, legal frameworks, cultural values, and environmental factors. The synthesis reveals heavy pressure on fish stocks, high economic vulnerability among small-scale fishers, weak law enforcement, and a declining role of local wisdom in conservation practices. These findings emphasize the urgency of developing an integrated management strategy that combines ecological science, socio-economic conditions, and the cultural values of coastal communities. Such an approach could serve as the foundation for designing more adaptive and effective policies to ensure the long-term sustainability of the terubuk fish population in Riau waters.
Kualitas Produk Otak-Otak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Dimodifikasi dengan Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) Vatria, Belvi; Primadini, Vivin; Wibowo Sasongko, Lukas
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otak-otak ikan merupakan produk diversifikasi hasil perikanan yang banyak digemari, dengan mutu yang sangat dipengaruhi oleh bahan baku dan proses pengolahannya. Ikan nila berpotensi digunakan sebagai bahan baku karena ketersediaannya melimpah, bernutrisi tinggi, dan berharga relatif murah. Tepung sorgum memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang berfungsi sebagai bahan pengikat dan berpotensi meningkatkan tekstur produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas otak-otak ikan nila yang dimodifikasi dengan tepung sorgum serta menentukan formulasi terbaik. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf subtitusi tepung sorgum sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20% dari total adonan, masing-masing dengan dua ulangan. Analisis data meliputi ANOVA dan uji Duncan untuk data parametrik, serta uji Kruskal–Wallis dan Multiple Comparison untuk data non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung sorgum berpengaruh nyata terhadap uji gigit, uji lipat, kekuatan gel, stabilitas emulsi, warna, tekstur, dan rasa. Nilai fisik produk berada pada kisaran: uji gigit 6.11–6.42, uji lipat 3.42–3.66, kekuatan gel 232.21–248.16 g.cm, daya mengikat air 73.32%–73.42%, dan stabilitas emulsi 71.24%–71.39%. Penilaian hedonik menunjukkan skor warna 6.78–7.48, aroma 7.33–7.38, tekstur 7.35–7.67, rasa 7.26–7.64, dan kenampakan 7.36–7.53. Seluruh formula memenuhi standar mutu SNI. Formula terbaik diperoleh pada subtitusi 5% (A1), dengan mutu fisik dan sensoris paling disukai panelis.

Page 1 of 1 | Total Record : 4