cover
Contact Name
Elismayanti Rambe
Contact Email
elismayantirambe@stain-madina.ac.id
Phone
+6282368122463
Journal Mail Official
jurnalalmanaj@stain-madina.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr. Andi Hakim Nasution, Panyabungan Kab. Mandailing Natal » Tel / fax : (0636) 7006359 /
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Manaj
ISSN : 27752062     EISSN : 27758729     DOI : 10.56874
Al-Manaj adalah jurnal Program Studi Manajemen Dakwah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. yang menjadi fokus dan cakupan dalam jurnal ini adalah tentang manajaemen dakwah, dakwah islam dan lainnya.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj" : 7 Documents clear
Pola Komunikasi Organisasi untuk Meningkatkan Solidaritas dalam Menghadapi Konflik Internal di UPTD SMP Negeri 2 Lima Puluh Pesisir Irma Suryani
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.954

Abstract

Komunikasi merupakan bagian yang terpenting dalam kehidupan kita, termasuk dalam organisasi. Seluruh konflik yang terjadi dalam organisasi dapat diselesaikan dengan pemilihan pola komunikasi yang baik. Komunikasi yang terjalin antara atasan dan bawahan merupakan komunikasi antarpersonal yang dapat membuat suasana organisasi menjadi hangat dan harmonis. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pola komunikasi dalam organisasi agar dapat meningkatkan solidaritas yang tinggi diantara atasan dan bawahan pada khususnya. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SMP N 2 Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan pola komunikasi struktur lingkaran yang mendahulukan komunikasi antara anggota secara keseluruhan dapat memberikan pengaruh terhadap yang lainnya. Pemecahan masalah integratif, konflik antar kelompok diubah menjadi situasi pemecahan masalah bersama dan dapat diselesaikan melalui teknik-teknik pemecahan masalah. Secara bersama, pihak-pihak yang bertentangan mencoba untuk memecahkan masalah yang timbul diantara mereka.
Penyuluh Agama Islam dan Pemanfaatan Teknologi Informasi di Kabupaten Langkat Indira Fatrah
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.1173

Abstract

Tujuan pada penelitian adalah bagaimana Penyuluh agama Islam di kabupaten Langkat memanfaatkan teknologi informasi. Penyuluh agama merupakan aparatur negara yang ditugaskan untuk melakukan bimbingan keagamaan masyarakat yang belum diketahui masyarakat maupun sikap menyimpang dari aturan norma dan nilai manusia khususnya dikaitkan dengan norma agama. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yaitu dengan menganalisis fenomena subjek penelitian dalam melaksanakan kegiatan. Menganalisis realitas yang sesungguhnya tanpa memanipulasinya.Data diperoleh dari wawancara dan mengakses dokumen terkait kegiatan yang kemudian direduksi. Teori yang digunakan pada penelitian ini menggunakan determinasi teknologi Marshall MC Luhan yang menyatakan bahwa teknologi memiliki pengaruh besar dalam berbagai kehidupan manusia, baik sosial dan budaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluh agama memanfaatkan teknologi dalam melakukan penyuluhannya. Seperti pembinaan secara daring kemudian membuat perlombaan daring dan pendampingan pembuatan sertifikasi produk halal berbasis teknologi. Penyuluh agama Islam sudah memanfaatkan teknologi sebagai bentuk jawaban atas kekhawatiran mereka dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di era sekarang.
Peran Kepemimpinan Ust. Kusnadi Ikhwani pada Perubahan Masjid Raya Al-Falah Sragen Jawa Tengah Tade, Rohman
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.1212

Abstract

Kata kunci Abstrak Peran, Ust Kusnadi Ikhwani Pada Masjid Raya Al-Falah Kepemimpinan ialah suatu konsep manajemen kehidupan organisasi yang memiliki posisi sangat strategis serta merupakan gejala sosial yang sering direalisasikan dalam berkelompok yang berbetuk struktur atau non struktur kepemimpinan hakikatnya membawa arah baru, wajah baru dan suasana baru berdampak positif baik sosial dan ekonomi bagi lingkungan. Pasca kepemimpinan ust kusnadi ikhwani mempunyai peran yang begitu signifikan dengan inovasi, ide, gagasan, dan kreatifitas dengan mengejewantahkannya sehingga mentransformas masjidi agar manjadi masjid yang solutif bagi umat masyarakat. Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan peran kepemimpinan ust kusnadi ikhwani pada perubahan masjid raya al-falah, mendeskripsikan biografi serta peran kepemimpinan dan menjelaskan Kontribusi ust kusnadi ikhwani sebagai ketua Masjid Raya Al-Falah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sehingga penelitian ini menghasilkan kiat-kiat menjadi pemimpin solutif serta professional. Keywords Abstract Role, Ust Kusnadi Ikhwani at Al-Falah Great Mosque. Leadership is a concept of organizational life management that has a very strategic position and is a social phenomenon that is often realized in groups in the form of a structure or non-structural leadership, essentially bringing a new direction, a new face and a new atmosphere with a positive impact both socially and economically for the environment. After the leadership of Ust Kusnadi Ikhwani has a very significant role with innovation, ideas, ideas, and creativity by manifesting it so as to transform the mosque so that it becomes a solutive mosque for the people of society. The purpose of this study is to describe the leadership role of ust kusnadi ikhwani in the change of the Al-Falah Grand Mosque, describe the biography and leadership roles and explain the contribution of ust kusnadi ikhwani as chairman of the Al-Falah Great Mosque. This type of research is descriptive using a qualitative approach. So that this research produces tips on how to become a solutive and professional leader.
Kepemimpinan dan Budaya Lembaga Dakwah dalam Perspektif Al-Qu’ran Nadia Cahaya Amanda
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.1216

Abstract

Dalam Alquran menerangkan bahwa Allah memberikan derajat yang tinggi kepada manusia yaitu sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi ini, yang bertujuan untuk mengarahkan manusia ke jalan yang di ridhoi Allah Swt. Maka dari itu ada empat sifat Rasulullah dalam memimpin yaitu siddiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Sedangkan budaya berasal dari akal budi manusia dan ciri kebudayaan dalam islam harus berlandaskan dari alquran dan hadist serta adanya keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat. Adapun lembaga dakwah merupakan intitusi yang bergerak dalam bidang keislaman, dan dakwahnya bertujuan sebagai wadah yang mengajak ummat manusia untuk beramar ma’ruf nahi mungkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan dan budaya lembaga dakwah dalam perspektif al-qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif dalam penelitiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin harus memiliki dua kata kunci yang pertama harus bisa mempengaruhi atasan maupun bawahan agar terciptanya hubungan yang erat. Kedua harus bisa memberikan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Dan pemimpin harus menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dengan memiliki sifat-sifat yang ditanamkan Rasulullah. Kemudian dari sebuah kebiasaan akan terciptanya suatu budaya dan lembaga dakwah juga bersifat dinamis (berubah) ataupun situasional. Pola perilaku juga dipengaruhi oleh lingkungan internal dan eksternal.
Digital Marketing Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Rayyan Aqiqah Dalam Menjangkau Target Pasar Arfan Aulia Rachman
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.1211

Abstract

Entering the era of marketing 4.0, marketing methods have shifted or transformed from traditional/conventional ways (offline) to electronic or digital ways (online), namely marketing methods using digital devices, namely websites and social media. This concept has begun to be applied by Aqiqah and food catering business actors in the city of Medan, namely Rayyan Aqiqah in marketing their service products anytime (real-time) and anywhere if connected to interconnection networking (internet). The problems raised, namely:. How is the digital marketing as strategy Rayyan Aqiqah's to reach its target market. This study uses a qualitative descriptive research with a phenomenological approach regarding digital marketing as a marketing communication strategy for an Rayyan Aqiqah in reaching the target market, then analyzed by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. While the theory used in this research is the theory of integrated marketing communication strategy, Digital marketing strategy element Digital Comersialitation 4C Thomas Joseph theory, and marketing communication digital strategy AISAS model Dentsu theory. The results of this study explain that the Digital Marketing concept implemented by business people, namely Rayyan Aqiqah has succeeded in promoting, marketing and obtaining a more massive target market, namely prospective consumers to use service and product service in digital media and are able to maintain bussiness continuity against bussiness competitors kind.
Penggunaan Media Sosial Terhadap Aktivitas Dakwah di Desa Hutapungkut Tonga Kabupaten Mandailing Natal Juli Anggina Sari Batubara
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.1403

Abstract

Pengguna media sosial sangat banyak saat ini terutama mayoritas dari kalangan pemuda, namun media sosial cukup alternatif untuk digunakan sebagai sarana dakwah masa kini. Maka, tak sedikit dari para aktivis dakwah memanfaatkan media sosial yang ada sebagai sarana dakwah Islam. Aktivitas dakwah tidak boleh jalan di tempat dan menggunakan cara-cara yang konvensional saja (ceramah). Dakwah harus dinamis, progresif, dan penuh inovasi. Para da’i perlu menciptakan kreasi-kreasi baru yang lebih membumi dan dapat membawa kemaslahatan umat. Jangan sampai dakwah menjadi beban masyarakat dan bahkan bisa memecah belah masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk : 1) Untuk mengetahui aktivitas penggunaan media sosial di Desa Hutapungkut Tonga Kabupaten Mandailing Natal;2) Untuk mengetahui Hambatan dalam penggunaan media sosial terhadap aktivitas dakwah di Desa Hutapungkut Tonga Kabupaten Mandailing Natal:3) Untuk mengetahui apa saja solusi yang digunakan dalam aktivitas dakwah di desa Hutapungkut Tonga Kabupaten Mandailing Natal. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan media sosial sangat mempengaruhi Aktivitas Dakwah saat ini. Komunikasi dakwah melalui media sosial bisa menjadi pengaruh baik dan buruk dalam penyebaran dakwah yang dapat merubah pandangan masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang disebarkan melalui media. Para pengguna media sosial terutama umat Islam, agar dapat membentengi diri dari hal-hal negatif tersebut sehingga dakwah melalui media sosial dapat berdampak baik dalam perkembangan zaman saat ini. Abstract There are a lot of social media users nowadays, especially the majority of young people, but social media is quite an alternative to be used as a means of preaching nowadays. So, quite a few da'wah activists use existing social media as a means of Islamic da'wah. Da'wah activities must not take place in place and only use conventional methods (lectures). Da'wah must be dynamic, progressive and full of innovation. The preachers need to create new creations that are more grounded and can bring benefit to the people. Don't let da'wah become a burden on society and can even divide society. The aims of this research are: 1) To determine social media usage activities in Hutapungkut Tonga Village, Mandailing Natal Regency; 2) To determine the obstacles to the use of social media for da'wah activities in Hutapungkut Tonga Village, Mandailing Natal Regency; 3) To find out what solutions are used in da'wah activities in Hutapungkut Tonga village, Mandailing Natal Regency. The results of this research show that the use of social media greatly influences current Da'wah activities. Communication of da'wah through social media can be a good and bad influence in the spread of da'wah which can change people's views amidst the development of information technology that is disseminated through the media. Social media users, especially Muslims, can protect themselves from these negative things so that da'wah through social media can have a good impact in today's developments. .
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah Juli Saputri
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 01 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i01.1412

Abstract

Masjid termasuk lembaga Islam yang harus dikelola dengan baik seperti halnya dengan Masjid Agung Nur Ala Nur yang mana perlu pengelolaan yang baik yakni seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang baik agar upaya dalam memakmurkan dan meningkatkan minat sholat berjama’ah dapat berjalan dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan manajemen yang dilakukan oleh BKM atau pengurus masjid dalam meningkatkan minat sholat berjama’ah di Masjid Agung Nur Ala Nur dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh pengurus masjid dalam meningkatkan minat sholat berjama’ah di Masjid Agung Nur Ala Nur. Penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah termasuk penelitian kualitatif, yang mana dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data dilakukan beberapa teknik yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dalam menguji keabsahan data tersebut peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Kemudian dalam menganalisis data peneliti melakukan langkah-langkah berupa pengumpulan data, reduksi data dan terakhir penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari temuan penelitian manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam meningkatkan minat sholat berjama’ah ialah sudah berjalan dengan baik, dilihat dari kegiatan-kegiatan berupa pengajian, tabliq akbar, dzikir akbar, mengadakan buka bersama pada bulan ramadhan, menyediakan sarapan pagi bagi para jama’ah dan musyafir, menyeleksi imam, dan mu’azzin. Dalam aspek idarah sudah berjalan dengan baik dilihat dari perencanaan dan kordinasi yang baik. Aspek imarah para pengurus masjid telah mempungsikan masjid sebagaimana mestinya para pengurus mengutamakan sifat ramah tamah dan aspek riayah para pengurus masjid telah berupaya menjaga bagunan fisik, renovasi dan kebersihan masjid. Masjid Agung Nur ala Nur bukan hanya tempat sholat saja namun juga sebagai tempat kegiatan-kegiatan sosial dan kemasyarakatan seperti peranyaan Ulang tahun Mandailing Natal, Ulang tahun RI, dan mengadakan santunan anak nyatim.

Page 1 of 1 | Total Record : 7