cover
Contact Name
Arif Fadillah
Contact Email
pengabdianikestmp@gmail.com
Phone
+6282176546039
Journal Mail Official
afifah170114@gmail.com
Editorial Address
IKesT Muhammadiyah Palembang Jl. Jend. A. Yani, 13 Ulu, Palembang, Indonesia, 30262
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 2654864X     EISSN : 28286308     DOI : https://doi.org/10.52523/khidmah.v4i2
Core Subject : Health,
Khidmah (ISSN Online: 2828-6308) is a journal published by the Institute for Research, Community Service and Innovation (LP2MI) of IKesT Muhammadiyah Palembang which focuses on nursing studies (Medical Surgical Nursing, Child Nursing, Maternity Nursing, Mental Nursing, Critical Nursing, Nursing Community and Nursing Management) , Midwifery (Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Neonates, Infants and Children, Reproductive Health), Environmental Health, Physiotherapy and Medical Laboratory Techniques. Khidmah is published 2 times a year, namely in April and October which is published in print and electronic publications
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2021): Khidmah" : 16 Documents clear
PEMBENTUKKAN POJOK STUNTING UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING PADA MASA PANDEMIK COVID-19 DI RW.13 DESA SUKAMULYA KABUPATEN BANDUNG Ade Tika Herawati; Rd Siti Jundiah; Sumbara Sumbara; H.Manaf Manaf; Widyawati Widyawati
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.334

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka Stunting baik di Indonesia 30,8%, Jawa Barat 35,5% maupun Kabupaten Bandung 35,2%. Hasil Angka Stunting yang tinggi ini menyebabkan berbagai masalah yang juga akan berdampak terhadap masa depan generasi penerus bangsa sehingga memerlukan penaganan yang tepat. Penyebab Stunting yang multidimensi memerlukan penanganan yang multisektor pula dengan melibatkan masyarakat. Menurut Hasil wawancara kepada Kepala Desa Sukamulya Kecamatan Rancaekek kabupaten Bandung, angka Stunting cukup tinggi yaitu sebanyak 107 Balita dari total 600 Balita di desa tersebut, serta angka ibu hamil yang kurang energi protein sebanyak 16 orang dari 2.552 jumlah WUS. Desa Sukamulya terdiri dari 13 RW dimana angka kejadian Stunting tertinggi berada di 2 RW yaitu RW 11 dan RW 13. Data yang didapatkan dari hasil wawancara dengan Kepala Desa Sukamulya angka stunting di RW 11 sebanyak 18 Balita, WUS 192 Orang dan Jumlah ibu Hamil sebanyak 4 Orang, angka stunting di RW 13 sebanyak 17 Balita, WUS 187 Orang dan Jumlah ibu Hamil sebanyak 6 Orang. Upaya yang dilakukan adalah dengan pembentukkan Pojok Stunting sebagai salah satu upaya untuk menangani dan mencegah peningkatan angka Stunting. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan Pendidikan kesehatan tentang Stunting, perbaikan gizi anak Balita dan penkes Inovasi Makanan yang sebelumnya dilakukan pretest dan Post Test diakhir kegiatan. Hasil yang di dapatkan adalah adanya peningkatan pemahaman para kader terhadap stunting dan penanganannya. Diakhir kegiatan juga membentuk Pojok Stunting sebagai upaya deteksi dini dan skrining dan pemantauan terhadap kejadian Stunting di Rw.13 Desa Sukamulya. Adapun mitra dalam pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Rumah Desa Sehat yang di ketuai oleh Ibu Dede Rohana. Tujuan pengmas ini adalah untuk mendukung penekanan angka kejadian Stunting di Rw.13 Desa Sukamulya dan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Stunting dan Penatalaksanaannya.
PENYULUHAN MASYARAKAT MENGENAI EFEKTIVITAS PEMERIKSAAN RAPID TEST ANTIBODI DAN ANTIGEN DALAM MENDETEKSI COVID-19 Nuri Yanti; Enderia Sari; Via Anjalina Tambunan
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.346

Abstract

Jumlah kematian yang terkait dengan COVID-19 saat ini sangat melampaui dua corona virus sebelumnya (SARS-CoV dan MERS-CoV), dan wabah ini masih berlangsung, yang merupakan ancaman besar bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat global. Berbagai teknik dapat digunakan untuk mengetahui risiko COVID-19 pada pasien dan memberikan bukti diagnosis infeksi secara akurat. Saat ini, pemeriksaan yang digunakan di Indonesia guna mendeteksi dan menangani infeksi COVID-19 meliputi Rapid Test Diagnostic (RDT) Antibodi dan/atau Antigen pada kasus kontak dari pasien positif. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan menambah wawasan masyarakat daerah PALI mengenai efektivitas dari pemeriksaan rapid test antibodi dan rapid test antigen dalam mendeteksi COVID-19. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan materi kepada masyarakat Desa Pangabuan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI. Berdasarkan hasil penyuluhan kesehatan yang dilakukan didapatkan bahwa Masyarakat Desa Pangabuan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan lebih memahami dan bertambah pengetahuan mengenai pentingnya Pemeriksaan Rapid Test Antibodi dan Rapid Test Antigen dalam Mendeteksi Covid-19 dilihat dari hasil penilaian pre test dan post test yang mengalami peningkatan dari 20 responden yang mengikuti penyuluhan kesehatan tersebut. Kata Kunci: Antibodi, Antigen, COVID-19
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI PENYAKIT PARASIT DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN YUNIDA RIZKI PALEMBANG Nuri Yanti
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.347

Abstract

Pandemi penyakit Covid-19 telah menyebar dengan cepat ke semua benua. Di Indonesia prevalensi kasus Covid-19 mencapai 118.753 kasus setelah dengan 5.521 angka kematian (Sardar et al., 2020). Kondisi ini cukup mengaburkan kewaspadaan terhadap penyakit lain, khususnya infeksi parasite. Dengan ragamnya manifestasi klinis seperti demam, batuk, diare, muntah sakit kepala dan kelelahan, mungkin sulit untuk membedakan Covid-19 dari spectrum penyakit dengan presentasi serupa, seperti malaria dan cacingan, terutama di daerah endemik. Prevalensi infeksi kecacingan pada beberapa daerah masih tinggi antara 60-90%, terutama terdapat pada anak-anak sekolah dasar dan golongan penduduk yang kurang mampu dengan akses sanitasi yang terbatas. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak di Panti Asuhan Yunida Rizki mengenai penyakit akibat infeksi parasite di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan pada pada penyuluhan masyarakat ini dengan cara melakukan pre test, lalu pemberian materi kepada anak-anak panti asuhan dilanjutkan dengan pemberian post tes, terakhir pembagian leafleat. Hasil evaluasi nilai pre test dan post test kegiatan penyuluhan kesehatan ini mengalami peningkatan yang artinya anak-anak di Panti Asuhan Yunida Rizki lebih memahami dan bertambah pengetahuan mengenai peningkatan pengetahuan mengenai penyakit parasit di masa pandemi Covid-19.
EDUKASI FLEBOTOMI PADA SISWA SMK INDO HEALTH SCHOOL PALEMBANG JURUSAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS Indah Sari
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.349

Abstract

A clinical laboratory is a health laboratory that carries out clinical specimen examination services to obtain information about individual health, especially to support efforts to diagnose disease, cure disease, and restore health. The results of laboratory tests are strongly influenced by the pre-analytical, analytical and post-analytic stages. The biggest error contribution in the laboratory, namely in the pre-analytic stage, occurred at 77.1%. One of the health services at the forefront of laboratory services is phlebotomy. Phlebotomy is one of the main reasons behind pre analytic errors. Currently medical laboratory technology experts pay less attention to pre-analytical processes in the laboratory such as the process of taking blood samples (phlebotomy) so it is necessary to socialize and educate about phlebotomy for students of SMK Indo Health School (IHS) majoring in medical laboratory technology which aims to increase knowledge and understanding students regarding the pre-analytic stage, especially in blood sampling (phlebotomy) so as to prevent errors in the post-analytic stage. Solutions that can answer the problems faced by medical laboratory technology experts, it is necessary to carry out socialization and education about phlebotomy, so as to increase the knowledge and understanding of students of SMK Indo Health School (IHS) majoring in medical laboratory technology, totaling 30 participants at the pre-analytic stage, especially in taking blood samples (phlebotomy) as well as the selection of poster education media aims to explain about phlebotomy, demonstrate the stages of phlebotomy and the importance of a good phlebotomy stage in laboratory examination.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA YANG BAIK PADA REMAJA Inge Anggi Anggarini
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.354

Abstract

The very rapid development of social media lately can be a hot topic to discuss because many people use social media but they do not understand social media itself. Unfortunately, most internet users do not understand the legal implications of using social media as a forum to write things that harm others, such as slandering, distorting facts and spreading false news. The community service activities that will be carried out are entitled health education about the good use of social media in adolescents. The purpose of this activity is to increase teenagers' understanding of how to use social media properly so that teenagers can have positive interactions on social media and can pay attention to ethics in interacting. This is very important so that all adolescent activities on social media do not have a negative impact on life, either directly or indirectly. This activity was carried out in September-October 2021 at IKest Muhammadiyah Palembang with a total of 57 respondents. During this 2-month period, several stages of preparation and coordination with related parties will be carried out and conduct health education for students of IKesT Muhammadiyah Palembang
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG POTENSI ADIKSI INTERNET PADA REMAJA DI ERA COVID 19 Rezah Andriani
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.355

Abstract

Saat ini sedang terjadi pandemi COVID 19 di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Sehingga pemerintah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Implementasi kebijakan tersebut, khususnya bagi remaja berpotensi meningkatkan penggunaan internet dalam kehidupan sehari-hari. Potensi terjadinya adiksi penggunaan internet serta cara mendayagunakan internet secara bijak dan sehat perlu dikenali, tidak hanya oleh para remaja, namun juga oleh praktisi pendidikan dan pengambil kebijakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang Potensi Adiksi Internet pada Remaja di Era Covid 19. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan IKesT Muhammadiyah Palembang sebanyak 44 orang. Sebanyak 37 orang mahasiswa yang mengisi Kuesioner Diagnosis Adiksi Internet (KDAI) melalui google form, dari 37 orang yang mengisi kuesioner, sebanyak 32,4% (12 orang) yang terindikasi mengalami kecanduan internet, mahasiswa tersebut akan diberikan edukasi sesuai dengan skema pengelolaan kecanduan internet pada remaja secara komprehensif dan holistik. Peningkatan pengetahuan peserta dapat diketahui melalui perbandingan hasil pretest dan posttest yang diberikan sebelum dan sesudah dilakukannya pendidikan kesehatan/ edukasi. Kata Kunci: Adiksi, Internet, Remaja.
EDUKASI MANFAAT AKTIVITAS FISIK PADA LANSIA DI KECAMATAN SUKARAMI, PALEMBANG Yudiansyah Yudiansyah
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.356

Abstract

Aktivitas fisik memiliki manfaat yang besar terhadap fungsi tubuh para lansia. Diantaranya adalah agar terhindar dari penyakit kardiovaskular, hipertensi, depresi hingga mencegah terjadinya cidera akibat terjatuh. Faktor tubuh yang sudah menurun membuat para lansia harus benar-benar memperhatikan dosis latihan dan jenis latihan yang dilakukan. Untuk itu kegiatan ini memberikan edukasi terhadap para lansia untuk melakukan aktivitas fisik dengan baik agar mendapatkan fungsi yang diinginkan. Hasil kegiatan ini di temukan lansia dengan aktivitas fisik ringan 17 orang (55%), dan lansia dengan aktivitas fisik sedang 9 orang (30%) sedangkan lansia dengan aktivitas fisik berat 4 orang(15%).
EDUKASI MENGENAI BULLYING PADA REMAJA DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI Ayu Deka Wati
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.357

Abstract

World Health Organization (WHO) mendefinisikan remaja sebagai mereka yang berada pada tahap transisi antara masa kanak-kanak dan dewasa, dengan periode usia antara 10 sampai 19 tahun. Masa remaja merupakan periode penting dalam rentang kehidupan manusia karena pada masa peralihan ini remaja merasakan adanya perubahan yang terjadi pada dirinya sendiri seperti perubahan pada fisik, kognitif, dan sosial emosional. Slavin (2009) mengatakan bahwa remaja mengalami kegoncangan emosi negatif yang disebabkan oleh tekanan-tekanan dan ketegangan dalam mencapai kematangan fisik dan sosial. Remaja yang memiliki konsep diri negatif biasanya cenderung menjadi korban bullying (Usman, 2013). Hal tersebut dikarenakan remaja dengan konsep diri negatif akan cenderung menarik diri dari lingkungannya (SEJIWA, 2008). Seorang remaja diharapkan mampu serta dapat mengontrol perasaan mereka dan mampu untuk mengendalikan serta dapat memahami gejolak emosi sehingga akan tercapai kondisi emosional dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, dengan begitu remaja akan mampu menyelesaikan tugas-tugas perkembangan dengan baik (Paramitasari & Alfian, 2012). Sasaran kegiatan ini adalah remaja. Program pengabdian masyarakat ini meliputi beberapa tahapan yaitu dimulai dengan menyusun konsep pelaksanaan kegiatan, membuat video animasi, mengupload video animasi ke media sosial, dan membuat laporan kegiatan. Kegiatan ini diharapkan mampu mencegah terjadinya perilaku bullying pada remaja.
EDUKASI PENANGANAN PENCEGAHAN NYERI LUTUT DENGAN LATIHAN AKTIF DI DESA PADANG TEPONG KECAMATAN ULU MUSI KABUPATEN EMPAT LAWANG Juliastuti Juliastuti Juliastuti
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.358

Abstract

Osteoarthritis is a non-inflamatory degenerative joint disorder that occurs in moving joints, characterized by deteriorating joint cartilage and heave in sight of osteophyte. Some of the symptoms of knee pain, credulity, and morning stiffness are a sign of osteoarthritis in the knee. The result of this activity was 23 people in padang tepong who had complaints of knee pain as one of the symptoms of osteoarthritis of the knee. Keywords: Physiotherapy, Active Exercise, Osteoarthritis Genu
Fall Prevention Education to Reduce Fall Risk on Elderly People Ika Guslanda Bustam
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.359

Abstract

This community service is carried out by providing education to reduce the risk of falling in the elderly in Kecamatan Sukarami, Palembang. This is expected to help and prevent and reduce the risk of falls that often occur in the elderly. Education is delivered by way of material presentation, and distribution of pamphlets. Before being given education for the elderly, several questions will be given, then they will be evaluated with the same questions to see the success of the education that the author has done. The results of this activity there is an increase in knowledge in the elderly about the risk of falling, namely as many as 15 elderly know the risk of falling well, then the elderly with moderate knowledge are 1 elderly. All participants are able to carry out activities both inside and outside the home without the need for tools or assistance from others

Page 1 of 2 | Total Record : 16