cover
Contact Name
Afri Yudamson
Contact Email
afri.yudamson@eng.unila.ac.id
Phone
+6285709220573
Journal Mail Official
afri.yudamson@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro FT Universitas Lampung Gedung-H Fakultas Teknik Unila Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp: +62882-6703-2879, +62853-5788-8738 WA: +62882-6703-2879 Website: http://electrician.unila.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25493442     DOI : https://doi.org/10.23960/elc
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Publication of scientific research results in the field of electrical engineering which covers: ~ Power system analysis ~ Electrical energy conversion ~ High voltage technology ~ Electronics ~ Control system ~ Telecommunication system ~ Computer and interfacing ~ Information engineering.
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 3 (2022)" : 34 Documents clear
Analisi Loadflow Sistem Tenaga Listrik Pabrik 3A PT. Petrokimia Gresik Sujito Sujito
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2357

Abstract

Analisis loadflow merupakan sebuah analisis tegangan, arus, daya aktif, daya reaktif, dan faktor daya yang terdapat di berbagai titik pada jaringan sistem tenaga listrik dalam berbagai keadaan operasi. Tujuan dari analisis tersebut adalah untuk mengetahui nilai kualitas daya jaringan sistem tenaga listrik agar dapat meminimalkan terjadinya rugi-rugi daya pada jaringan sistem tenaga listrik. Pada analisis load flow ini, dilakukan analisis menggunakan software ETAP v.19 untuk 3 pemodelan operasi pada jaringan sistem tenaga listrik yang meliputi Generator pembangkit TG 65, TG 66, dan UBB pada Pabrik 3A PT. Petrokimia Gresik. Dari hasil simulasi ketiga pemodelan tersebut, diperoleh hasil bahwa saat pemodelan 1 yaitu Generator TG 65 dan TG 66 beroperasi island dapat memasok kebutuhan beban dengan optimal pada rentang 62,5 persen (9,1 MW dan 5,025 MVAr) sampai dengan 100 persen (16,83 MW dan 11,123 MVAr). Pada pemodelan 1, Bus Intermediate 20 kV mengalami under voltage dikarenakan tidak ada aliran daya yang mengalir dari grid UBB. Pada permodelan 2 dengan Generator TG 65 dan UBB yang beroperasi secara sinkron dapat menyuplai daya aktif dan reaktif dengan optimal ketika kondisi beban terhubung mulai dari 25% (3,902 MW dan 0,901 MVAr) hingga 87,5 persen (14,132 MW dan 9,098 MVAr). Pada pemodelan 3 saat Generator TG 65, TG 66, dan UBB beroperasi secara sinkron dapat melayani beban secara optimal pada kondisi beban daya aktif dan reaktif yang terhubung lebih besar 62,5persen atau minimal sebesar 13,402 MW dan 8,551 MVAr untuk menghindari terjadinya gangguan reverse power pada generator
Analisis Sistem Transmisi Data Soul Tracking Mobile Junction (STMJ) Berbasis Wireless Nur Wahid Azhar
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2365

Abstract

Tingginya minat pendaki gunung yang ada di Indonesia, juga meningkatkan resiko kecelakaan yang dapat terjadi dalam pendakian. Untuk mengurangi resiko tersebut maka perlunya suatu sistem alat yang dapat membantu petugas setempat dalam pemantauan lokasi dan kondisi pendaki. Namun karena banyaknya keterbatasan sinyal dan koneksi internet yang ada pada medan pegunungan, maka perlunya media alternatif lain yang dapat digunakan sebagai media pemantauan lokasi dan kondisi pendaki. Soul Tracking Mobile Junction (STMJ) dapat menjadi solusi pada keterbatasan sinyal dan koneksi internet yang ada di gunung. STMJ menggunakan modul LoRa SX1276 berbasis Radio Frequency (RF) sebagai media transmisi. Pentransmisian data tersebut menggunkan prinsip repeater sebagai media penjembatan antar perangkat yang kemudian dapat ditampilkan melalui Aplikasi Android melalui Cloud Firestore atau melalui media Bluetooth. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan sistem bekerja dengan baik dalam mentransmisikan data melaui Radio Frequency (RF) dengan pengurangan RSSI rata – rata sebesar -5,1 dBm setiap 45 m pada radius 450 m, Cloud Firestore dengan jeda rata – rata selama 0,3855 detik dan Bluetooth dengan pengurangan RSSI sebsesar -5,5 dBm setiap 5 m dengan radius maksimal 50m.
Rancang Bangun Alat Pengering Pakaian Menggunakan Metode Fuzzy Logic Tiya Adita Oktavia; Umi Murdika
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2385

Abstract

Perubahan iklim dan pemanasan global dapat mengakibatkan terjadinya perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu berkaitan dengan hal tersebut maka manusia membutuhkan alat pengering pakaian otomatis untuk membantu dalam proses pengeringan pakaian ketika musim hujan. Pada penelitian ini dibuat alat pengering pakaian menggunakan metode fuzzy logic yang terdiri dari sensor DHT22 dan sensor load cell 5 kg. Input kendali logika fuzzy adalah kelembaban dan suhu udara di dalam lemari pengering. Output yang dihasilkan oleh kendali fuzzy logic berupa sinyal untuk mengendalikan motor fan dan heater. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi kelembaban kering 20 persen dan suhu dingin 15 maka heater akan off dan motor fan akan on. Heater dan motor fan akan on ketika kelembaban mencapai kondisi lembab 25 dengan kondisi suhu sejuk 35 sedangkan heater dan motor fan akan off secara bersamaan ketika kondisi kelembaban kering 29 dengan kondisi suhu panas 35. Pengeringan dengan alat pengering membutuhkan rata-rata waktu 204 menit sedangkan proses pengeringan secara konvensional membutuhkan rata-rata waktu 390 menit, sehingga dapat disimpulkan tingkat keberhasilan pada perancangan adalah100.
Sistem Pengendalian Kecepatan Dua Motor Brushless DC (BLDC) dengan Nine Switch Inverter Menggunakan Metode PWM Charles R. Harahap
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2388

Abstract

Abstract Two three phase inverters which consists of 12 switches are generally required to control two brushless DC Motors, which are complicated and inefficient to control them. One inverter has 6 switches. This research develops controlling of two brushless DC Motors using nine switch inverters with Pulse Width Modulation method. Nine switch inverter needs PWM for controlling frequency and voltage. Arduino is used to generate PWM in this research. Nine switch inverters are used to convert DC voltage to AC Voltage because of BLDC needs AC Voltage to drive the rotor of motors. In controlling two BLDC Motors, it includes switching control using PWM, to adjust the input frequency which then results in the effect of frequency on the voltage, current, speed of two BLDC Motors and torque. The test of this controller consists of the condition of the motor with and without load. The test results show that the speed of two BLDC motors can be controlled simultaneously with nine switch inverters by adjusting the input frequency. Keywords two brushless DC motors, nine switch inverter, pulse width modulation (PWM), Arduino, Simulink Matlab
Perancangan Sistem Keamanan Kain Tradisional Lampung Berbasis Sensor PIR Yetti Yuniati
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2397

Abstract

Abstract The museum is a place to store historical relics that are very important as evidence that these relics are true. Museums are also a means for a country to show the public about the relics of historical objects which are treasures and must be preserved. Lampung Province State Museum, is one of the museums in Indonesia. One of the relics that must be preserved in this museum is the traditional Lampung cloth which is still there and is a legacy for the people of Lampung. The Lampung Museum has a collection of traditional Lampung fabrics whose safety conditions are still a problem for the Lampung Museum management, where there is a lack of care and it is easy for visitors to touch and change the layout of these items. This can cause damage and changes to the collectible. Therefore, the Passive Infra Red (PIR) sensor-based Security System is a tool designed to maintain the security system of the Lampung Province State Museum object "Ruwa Juwai", by using a PIR sensor which can detect the presence of infrared rays which will be detected by the sensor and then will activate the buzzer and LED as output. The design of the PIR sensor-based security system tool is carried out by observing the infrared sensor detected on the PIR sensor and the output on the security system tool in the form of a buzzer and LED.Keywords Lampung Museum, Security System, Passive Infra Red Sensor
Analisa Kondisi Minyak Trafo Berdasarkan Hasil Uji Dissolved Gas Analisys Pada Trafo Daya #1 Di PT.PLN (PERSERO) GARDU INDUK KOTABUMI Yenni Afrida; Fitriono
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2408

Abstract

Abstract Transformer oil is very important because it functions as a coolant and also as an insulator. In transformer oil there are dissolved gases that can cause failure of the transformer due to gas failure (fault gas). This research was conducted to determine the condition of transformer oil by analyzing the results of the Dissolved Gas Analysis (DGA) test. The DGA (Dissolved Gas Analysis) test is used to determine the type of failure in a transformer that has been operating for years. The DGA test is carried out by monitoring fault gases such as H2, CH4, CO, CO2, C2H4, C2H6, C2H2, O2, N2 and O2N2 which generally cannot be detected in testing the characteristics of transformer oil. Based on the test results using the Total Dissolve Gas Analysis (TDCG) method condition 1 with the amount of flammable gas 202.845 ppm with the interpretation that the transformer can operate normally. The test results using the Roger's Ratio method on the Power Transformer 1 GI Kotabumi obtained codes 0 0 0. From the combination of the 3 codes above, it shows that the transformer oil is in good condition. The results of the test using the Key Gas method on Power Transformer 1 GI Kotabumi obtained a CO value of 56 percent caused by overheating of cellulose or overheating of solid insulation in the transformer but that value is still far from the threshold Keywords Dissolved Gas Analysis (DGA),Transformer oil, Roger'r ratio method, KeyGas
Front Matter Volume 16 No 3 September 2022 Yudi Eka Putra
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2416

Abstract

Rekonfigurasi Jaringan Distribusi Untuk Meminimalisasi Rugi-Rugi Daya Dengan Menggunakan Metode Grey Wolf Optimizer (GWO) M. Harbi Rai Pangestu
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2262

Abstract

Rekonfigurasi jaringan pada jaringan distribusi merupakan suatu proses atau usaha untuk mengubah status sakelar pada saluran yang terhubung (sectionalizing switch) dan yang tidak terhubung (tie switch) dengan tujuan untuk meminimalisasi rugi-rugi daya dan memperbaiki profil tegangan pada sistem. Rekonfigurasi dilakukan dengan mengganti jalur saluran baru yang terhubung tanpa menambah jumlah saluran. Namun, proses rekonfigurasi yang tidak tepat akan menyebabkan rugi-rugi daya menjadi lebih besar. Pada penelitian ini, metode Grey Wolf Optimizer (GWO) digunakan untuk melakukan rekonfigurasi yang optimal terhadap kasus sistem standar IEEE 33-bus dan sistem standar IEEE 69-bus. Hasil simulasi pada sistem standar IEEE 33-bus menunjukkan bahwa setelah dilakukan optimasi rekonfigurasi, rugi-rugi daya aktif pada sistem menjadi sebesar 139,5513 kW atau berkurang sebesar 31,146 persen dari sebelum rekonfigurasi, yaitu 202,6771 kW. Sedangkan pada sistem standar IEEE 69-bus, rugi-rugi daya aktif menjadi sebesar 98,6056 kW atau berkurang sebesar 56,1754 persen dari sebelum rekonfigurasi, yaitu 225,0007 kW. Dengan menggunakan metode GWO mampu mengurangi rugi-rugi daya aktif yang lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode lain. Kata kunci Rekonfigurasi, minimalisasi rugi-rugi, optimasi, Grey Wolf Optimizer (GWO)
Perancangan Pengendali Temperatur pada Alat Pengering Makanan Berbasis IoT Nita Nurdiana; Abdul Azis; Perawati, Perawati
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2263

Abstract

The manual drying process in sunlight is not always possible, especially in the case of cloudy weather and rain. Technological advances, especially in the field of control systems, have made it possible to perform manual tasks automatically. This dryer control design is designed to facilitate the drying process so that the food drying process can be carried out at any time. Application of laboratory experimental methods in hardware and software design. This tool uses the esp32 microcontroller as a dht22 sensor controller to detect temperature and humidity. From the results of the tests performed, the dht22 sensor can record the temperature and humidity according to the specified settings. It can be controlled manually or automatically during the development of this tool. It takes 1 hour and 25 minutes to reduce the water content of 1 kg of rice from 30 percent to 60.9 percent of the original water content. It is expected that this tool will be able to dry foods that originally took a long time to dry by hand in a short time. Intisari Proses pengeringan manual menggunakan sinar matahari tidak selalu memungkinkan, terutama saat mendung atau hujan. Kemajuan teknologi, terutama di bidang sistem kontrol, memungkinkan untuk melakukan tugas manual secara otomatis. Perancangan pengendali pengering ini dirancang untuk memudahkan proses pengeringan sehingga proses pengeringan makanan dapat dilakukan setiap saat. Penerapan metode eksperimen laboratorium dalam perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Alat ini menggunakan mikrokontroler esp32 sebagai pengendali dan sensor dht22 untuk mendeteksi temperatur dan kelembaban dimana pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan secara manual atau otomatis. Dari hasil pengujian yang dilakukan, sensor dht22 dapat mendeteksi temperatur dan kelembaban sesuai dengan pengaturan yang ditentukan. Dibutuhkan waktu 1 jam 25 menit untuk menurunkan kadar air 1 kg padi dari 30 persen kadar air awal menjadi 60,9 persen. Dengan alat ini, diharapkan makanan yang semula membutuhkan waktu lama untuk dikeringkan secara manual dapat dikeringkan dalam waktu yang singkat.
Pemodelan Sistem Informasi Banjir Penduduk Daerah Aliran Sungai Menggunakan Wireless Sensor Network Prawiroredjo, Kiki; Anbiya, Arsya Haudil; Tjahjadi, Gunawan
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n3.2270

Abstract

Page 2 of 4 | Total Record : 34