cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2014): INPAFI" : 15 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 BATANG KUIS T.P. 2013/2014 Rita Juliani; Saima Putrini R. Harahap
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.175 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2112

Abstract

ABSTRAK   Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada materi kalor kelas X Semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P 2013/2014. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan desain two group pretest-postest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 31,29 dan kelas kontrol 30. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan postes dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 76,71 dan kelas kontrol 64,39. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 73,72 termasuk kategori baik. Hasil uji t diperoleh thitung = 5,729 dan ttabel = 1,669 sehingga thitung > ttabel maka H  diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi kalor.   Kata Kunci : kooperatif tipe TGT, desain two group pretest-postest, hasil belajar
THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE OF JIGSAW BASED ON MIND MAPPING ON STUDENT’S LEARNING OUTCOMES IN THE TEMPERATURE AND HEAT SUBJECT MATTER IN CLASS X EVEN SEMESTER SMA NEGERI 3 MEDAN LEARNING YEAR 2013/2014 Kartika .; Mara Bangun Harahap
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.182 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2120

Abstract

ABSTRACT The objectives of this research are: (1) To know the student’s learning outcomes in physics subject taught by cooperative learning model type of jigsaw based on mind mapping. (2) To know the student’s learning outcomes  in physics subject taught by  conventional learning based on mind mapping. (3) To know the effect of cooperative learning model type of jigsaw based on mind mapping on student’s learning outcomes in the temperature and heat subject matter.  The type of research was quasi experiment with the population all of student in class X even semester in SMA N 3 Medan which consits of 14 classes. Sample of this research was obtained by technique of cluster random sampling. The sample is X MIA 12 as the experiment class and X MIA 14 as the control class. Experiment class taught by cooperative learning model type of jigsw based on mind mapping and control class taught by direct instruction  model. The research instrument has 20 questions in multiple choice forms with 5 options, the instrument tested validated. In this research obtained the mean of pre-test in experiment class is 41.41 and in control class is 41.25. After that do the treatment in experiment class taught by cooperative learning model type of jigsaw based on mind mapping  and in control class taught by direct instruction model, and then done the post-test. The mean of post-test in experiment class is 80.16  and in control class was 68.90. In hypothesis testing obtained tcount > ttable that was 5.18 >1.669 at significant level α = 0.05 and n = 32. So, can be concluded that the student’s learning outcomes in experiment class differ with  control class. Can be concluded that there is effect of cooperative learning model type on student’s learning outcomes in the temperature and heat subject matter in class x even semester  SMA N 3 Medan academic year 2013/2014. Key words: jigsaw, mind mapping, student’s learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI SUHU DAN KALOR KELAS X MAN KISARAN T.P 2013/2014 Lely Safitri Ritonga; Ratna Tanjung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.011 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2134

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of Type Cooperative Learning Model Course Review horay (CRH) Against the Physics Learning Outcomes In Topic Temperature and Heat In Class X Semester II MAN Kisaran T.P 2013/2014. Type of study is a quasi experiment with two group pretest posttest design. The population in this study were all students of class X MAN Kisaran T.P 2013/2014 which consists of 7 classes of 245 students. Samples were taken by means of random cluster sampling, consists of two classes, namely classes XA and XB as a class experiment as a control class consisting of 35 students. Instruments used are two, 1) test learning outcomes and 2) Observation Sheet. Achievement test of 20 multiple-choice questions with 5 options and have divalidkan by 3 validator. Observation sheet consists of assessment activity, affective and skills. Hypothesis testing using t-test. From the analysis of the data obtained experimental class average pretest score=31.3 with a standard deviation=7.4 and the average post-test score= 6.4 with a standard deviation=9.0. While in the control class average pretest score=29.7 with a standard deviation=7.2 and the average post-test score=64.7 with a standard deviation=8.9. Average learning activities in the classroom experiment=85.70% and the grade control=76.52%, so the average activity concluded the experimental class students is higher than the control class. Average grade student affective experimental = 60.00% and grade control=54.6%, so the average inferred affective experiment class higher than the control class. Average grade students skills experiment, at a meeting of the I=58.2%, II=62.35% meetings, meetings and III 62.7%=71.1% IV meeting. So the average value during the learning skills of students=63.7% with active criteria. Data obtained from testing the hypothesis that the post-test t =5.45 at significance level α=0.05 and price table=1.99. So tcount>t table (5.45>1.99), then Ha is accepted. It can be concluded that there is a difference due to the effect of the application of cooperative learning model physics CRH on learning outcomes of students in the subject matter of temperature and heat of class X Semester II MAN Kisaran. Keywords: cooperative type CRH, quasi experiment, learning results
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTU MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK ALAT- ALAT OPTIK KELAS X SEM II SMA N 2 LUBUK PAKAM T.P. 2013/2014 Jonny Haratua Panggabean; Novelitasya Butar-butar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.049 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2125

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantu macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok alat-alat optik di kelas X  SMA Negeri 2 Lubuk Pakam T.P 2013/2014 serta aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 2 Lubuk Pakam yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling dengan desain pre-test and pos-test group, kelas X IPA-5 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelas X IPA-2 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dan masing-masing berbantu macromedia flash. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 option yang telah dinyatakan valid dan lembar observasi aktivitas belajar siswa untuk kelas eksperimen. Dari hasil pengujian dengan uji t pada taraf signifikansi (α) = 0,05 menunjukkan ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantu macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Alat-alat Optik di kelas X Semester II SMA Negeri 2 Lubuk Pakam T.P. 2013/2014. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar tiap pertemuan, rata-rata aktivitas belajar siswa di kelas eksperimen pada pertemuan I sebesar 43,50%, pertemuan II 58,75% dan pertemuan III 68,00%. Analisis uji Gain dengan g = 0,47 menunjukkan bahwa interpretasi peningkatan aktivitas belajar siswa adalah sedang.   Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif  tipe STAD, macromedia flash
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA PADA MATERIPOKOK ZATDAN WUJUDNYA KELASVII SEMESTER I SMP NEGERI 1 AIR PUTIH T.P 2013/2014 Saanatun .; Nurdin Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.478 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2116

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division)  terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014 dan mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division). Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih  yang berjumlah 210 siswa yang terdiri dari sembilan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII-9 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VII-6 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 30 orang yang ditentukan dengan cara Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 16 soal dan lembar observasi aktivitas. Uji hipotesis menggunakan t. Hasil pretes nilai rata-rata kelas eksperimen 31,458 dengan standar deviasi 10,571 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 27,917 dengan standar deviasi 96,269. Hasil uji t pretes diperoleh thitung = 1,336, ttabel = 1,984. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional, diperoleh nilai aktivitas siswa dalam dua kali pertemuan, yaitu 60,63, dan 78,75, sehingga rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 69,69 dengan kategori aktif. Nilai postes diperoleh dengan hasil rata- rata postes kelas eksperimen 74,793 dengan standar deviasi 9,764 dan nilai rata – rata postes kelas kontrol 68,333 dengan standar deviasi 8, 829 pada taraf signifikan α = 0,05 diantara dk=40 dan dk=60 . Hasil uji t satu pihak postes diperoleh thitung =2,67, ttabel = 1,662 (thitung > ttabel), maka H diterima yakni ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) pada  materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN INTEGRASI KARAKTER TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI POKOKGAS IDEAL DI SMA N 1 HINAI T.P. 2011/2012 Young Arif Nugraha; Betty M Turnip
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.41 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2130

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perbedaan antara hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan integrasi karakter dan kooperatif tipe STAD tanpa integrasi karakter, 2) mengetahui perbedaan antara hasil belajar siswa yang karakternya meningkat dan hasil belajar siswa siswa yang karakternya tidak meningkat, 3) mengetahui interaksi antara faktor pembelajaran dengan faktor karakter siswa dalam meningkatkan hasil belajar fisika pada materi pokok gas ideal di kelas XI semester II SMA Negeri 1 Hinai T.P. 2011/2012.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen Two Group Pretest-Posttest Design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Hinai T.P.2011/2012 yang berjumlah 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster  random sampling dengan jumlah sampel masing sebanyak 30 orang pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan pada pretes dan postes menggunakan instrumen tes pilihan berganda sebanyak 20 item, dan observasi karakter.Dari analisa data diperoleh skor rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis varian 2x2 pada taraf signifikansi α = 0,05, diperoleh Fhitung = 7465 dan Ftabel = 3,15. Fhitung> Ftabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan integrasi karakter dengan hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD tanpa integrasi karakter pada materi pokok persamaan keadaan gas ideal di kelas XI SMA Negeri 1 Hinai T.P. 2011/2012. Dengan demikian, model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Integrasi Karakter bisa digunakan untuk penelitian selanjutnya dengan menggunakan sampel yang berbeda. Sebagai saran bagi peneliti selanjutnya agar menambah observer dan waktu penelitian, agar akurasi dalam meneliti karakter siswa lebih tepat.     Kata kunci : Kooperatif Tipe STAD, karakter, hasil belajar, fisika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIS Yeni Arisa; Pintor Simamora
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.566 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2121

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Statis. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini  adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 5 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling terpilih kelas X MS-A dan X MS-B sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan berganda dan lembar observasi untuk mengukur hasil belajar dan aktivitas siswa. Data rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 39,05 dan 39,5. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Setelah diberi perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan pembelajaran Inquiry Training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional diperoleh data postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 76,7 dan 64,14. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen serta ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar siswa. Selama proses pembelajaran nilai rata-rata aktivitas belajar siswa kelas eksperimen adalah 70,7 dengan kategori aktif. Kata kunci:  Inquiry Training, Quasi Eksperimen, Hasil Belajar
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN MODEL KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK TEKANAN KELAS VIII SMP NEGERI 5 STABAT T.P. 2013/2014 Nora Hawari Daulay; Usler Simarmata
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.812 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2135

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII Semester II pada materi pokok tekanan di kelas VIII semester II SMP Negeri 5 Stabat T.P. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas VIII Semester II SMP Negeri 5 Stabat yang terdiri dari 8 kelas berjumlah 320 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 8 kelas secara acak, yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Kedua kelas masing-masing berjumlah 40 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda berjumlah 20 soal dan lembar observasi untuk mengetahui aktivitas siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 42,38 dan nilai rata-rata kelas kontrol 41,88. Setelah dianalisis data kedua kelas mempunyai kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 67,13 dan kelas kontrol 60,13. Rata-rata nilai keseluruhan aktivitas belajar siswa adalah 63,66 termasuk kategori aktif. Berdasarkan hasil analisis uji beda dengan menggunakan uji t diperoleh ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model konvensional pada  materi pokok tekanan di kelas VIII semester II SMP Negeri 5 Stabat T.P. 2013/2014 dengan kata lain hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional pada  materi pokok tekanan di kelas VIII semester II SMP Negeri 5 Stabat T.P. 2013/2014. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe TAI, hasil belajar,  aktivitas.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 DELITUA Almira Novriyanti; Derlina .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.392 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2126

Abstract

  ABSTRACT This study aims to determine the effect of problem-based learning model on student learning outcomes in the subject matter of temperature and heat in the second half of class X SMA Negeri 1 Delitua. This research is quasi-experimental. The study population was all students of class X SMA Negeri 1 Delitua which consists of 10 classes then performed by means of cluster sampling random sampling. The instrument used to determine student learning outcomes are achievement test in the form of essay tests totaling 10 questions. The results were obtained an average value of the experimental class pretest 31,90 and control class 30,48 . Once the data pretest is normal and homogeneous difference test second grade values ​​obtained that both classes have the same initial ability. Then given a different treatment, the experimental class with a problem-based learning model and grade control with conventional models. From the observation of student activity conducted by the observer in experimental class found that the average value of three times the activity of students meeting with a fairly active category. The average value of 71,63 posttest experimental class and control class 67,48. Once the data posttest is normal and homogeneous difference test second grade values ​​obtained that there is a difference due to the influence model of problem-based learning on learning outcomes of students in the subject matter of temperature and heat in class X SMA Negeri 1 Delitua. Key Words : problem-based learning model, activity, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA PADA MATERIPOKOK ZATDAN WUJUDNYA KELASVII SEMESTER I SMP NEGERI 1 AIR PUTIH T.P 2013/2014 Saanatun .; Nurdin Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.478 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2117

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division)  terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014 dan mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division). Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih  yang berjumlah 210 siswa yang terdiri dari sembilan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII-9 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VII-6 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 30 orang yang ditentukan dengan cara Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 16 soal dan lembar observasi aktivitas. Uji hipotesis menggunakan t. Hasil pretes nilai rata-rata kelas eksperimen 31,458 dengan standar deviasi 10,571 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 27,917 dengan standar deviasi 96,269. Hasil uji t pretes diperoleh thitung = 1,336, ttabel = 1,984. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional, diperoleh nilai aktivitas siswa dalam dua kali pertemuan, yaitu 60,63, dan 78,75, sehingga rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 69,69 dengan kategori aktif. Nilai postes diperoleh dengan hasil rata- rata postes kelas eksperimen 74,793 dengan standar deviasi 9,764 dan nilai rata – rata postes kelas kontrol 68,333 dengan standar deviasi 8, 829 pada taraf signifikan α = 0,05 diantara dk=40 dan dk=60 . Hasil uji t satu pihak postes diperoleh thitung =2,67, ttabel = 1,662 (thitung > ttabel), maka H diterima yakni ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) pada  materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014.

Page 1 of 2 | Total Record : 15