cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015): INPAFI" : 13 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGIDI KELAS VIII SEMESTER II SMP NEGERI 1 PAGAJAHAN Sinta Damawiyah; Ridwan Abdullah Sani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.908 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5141

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dan bagaimana aktivitas siswa selama menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada materi pokok Usaha dan Energi di kelas VIII Semester II SMP Negeri 1 Pegajahan Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan design Two group pretes-postes design dengan populasi seluruh siswa kelas VIII semester II SMP Negeri 1 Pegajahan yang terdiri dari 6 kelas dengan sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik random sampling, yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan jumlah siswa 35 orang dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan jumlah siswa 35 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan 4 pilihan jawaban yang telah divalidasi. Berdasarkan analisa data diperoleh skor rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol yang cenderung sama sedangkan skor rata-rata postes kelas ekspermen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Pada waktu pembelajaran Inkuiri Terbimbing berlangsung dilakukan pengamatan terhadap aktivitas siswa dimana hasilnya dikategorikan aktif sejalan dengan peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: Aktivitas, Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUELECTRONICS WORKBENCH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 BINJAI T.P. 2013/2014 Mentari .; Juru Bahasa Sinuraya
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.849 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5132

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dan hasil belajar fisika yang diajar dengan model pembelajaran inkuiriberbantu electronics workbench dan pembelajaran konvensional pada materi listrik dinamis di SMA Negeri 1 Binjai T.P. 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah quasi experimentdengan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X Semester IISMA Negeri 1 Binjai yang terdiri dari 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 10 kelas secara acak sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen berjumlah 37 orang dan kelas kontrol berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal. Kelas eksperimen diberikan perlakuan denganmodel pembelajaran inkuiriberbantu electronics workbench dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional.Hasil  penelitian  menunjukkan  peningkatan hasil belajar sebesar 15,6%. Penguasaan  konsep  dan  keterampilan  berpikir  kreatif  pada  siswa  yang  belajar  menggunakan  model  inkuiri  berbantu electronics workbench lebih  tinggi  dibandingkan  kelas  kontrol  yang  diajarkan  secara  konvensional. Selain  itu pembelajaran  menggunakan  media software electronics workbench  dapat  meningkatkan  keterampilan  berpikir  kreatif  meliputi  kemampuan  meramal  dari  informasi terbatas, memandang informasi dari sudut pandang berbeda serta membangkitkan keingintahuan  dan  hasrat  ingin  tahu  dari  suatu  permasalahan  lebih  baik  dibandingkan yang diajarkan secara konvensional. Siswa merespon positif terhadap pembelajaran yang dilaksanakan. Pembelajaran dengan media software electronics workbench yang dilaksanakan telah menambah minat dan motivasi belajar siswa karena siswa dapat memahami konsep listrik dinamis melalui masalah yang diselesaikan dengan bantuan media sehingga dapat lebih bermakna bagi siswa. Oleh karena itu, ada perbedaan akibat pengaruh penggunaan model pembelajaran inkuiriberbantu electronics workbench terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Listrik Dinamis di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Binjai T.P 2013/2014.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri, Electronics Workbench, Hasil Belajar Fisika
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMIS SEMESTER GENAP KELAS XI SMA NEGERI 9 MEDAN T.P 2012/2013 Rappel Situmorang; Ladestam Sitinjak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.343 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5137

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh pendekatan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Dinamis di Semester Genap kelas XI SMA Negeri 9 Medan Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas XI IPA Semester II SMA Negeri 9 Medan T.P 2012/2013 yang terdiri dari 3 kelas berjumlah 102 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 3 kelas secara acak yaitu kelas XI IPA-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 34 orang dan kelas XI IPA-2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 orang. Diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Dari pengolahan data postes diperoleh bahwa ada  pengaruh peningkatan hasil belajar dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok fluida dinamis di kelas XI IPA semester genap SMA Negeri 9 Medan Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata Kunci : Pendekatan kontekstual, Hasil belajar
STUDI PELAKSANAAN SERTA HASIL BELAJAR FISIKA PADA UJIAN TENGAH SEMESTER TAHUN 2012 – 2013 DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Leny Khairani Daulay; Alkhafi Maas Siregar .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.633 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5128

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar pelaksanaan penilaian pendidikan yang sesuai standar nasional pendidikan (SNP) guna memetakan kemampuan guru dalam menilai dan prosedur dari penilaian ujian tengah semester yang telah ditetapkan oleh badan standar nasional pendidikan (BSNP) terutama pada hasil belajar fisika pada ujian tengah.  Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penentuan sampel sumber data dilakukan dengan teknik purposif sampling yaitu beberapa guru fisika dan beberapa siswa di sekolah menengah atas (SMA) dengan pertimbangan akreditas sekolah A,B, C, identitas guru, dan sertifikasi dengan cara melakukan penyebaran angket, wawancara, dokumentasi, dan memberikan soal kepada siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelaksanaan penilaian ujian tengah semester yang dilakukan guru di kelas sebesar 44,80%, ini merupakan sebuah proses triangulasi yang peneliti lakukan untuk mendapatkan keakuratan pelaksanaan penilaian guru pada ujian tengah semester disetiap sekolah. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman guru dalam melakukan standar penilaian sesuai badan standar nasional pendidikan (BSNP) dan kurangnya sosialisasi dan pembinaan dari pemerintah, serta tidak adanya pernyamaan persepsi yang dilakukan oleh dinas pendidikan setempat sehingga guru melakukan penilaian yang menurut guru pahami. Hasil tes ujian tengah semester fisika sangat kurang dengan nilai rata–rata test ujian tengah semester hanya sebesar 25,53%. Ini terjadi karena minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti mata pelajaran fisika serta hasil test yang diberikan masih sangat rendah, dan kurangnya kemampuan guru mencari metode yang dapat membuat peserta didik menjadi lebih senang dalam mengikuti pelajaran, terutama bagi peserta didik yang sering mengalami kondisi membosankan.   Kata Kunci: purposif sampling, pelaksanaan penilaian, ujian tengah semester.
DESAIN MODEL GUIDED INQUIRY UNTUK EKSPLORASI KESULITAN BELAJAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SERTA KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Betty Marisi Turnip; Mariati Purnama Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.008 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.4212

Abstract

ABSTRAK Desain penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesulitan belajar yang dialami mahasiswa serta pengaruhnya terhadap hasil belajar dan  keterampilan pemecahan masalah pada pokok bahasan Kinematika dan Dinamika Partikel melalui model pembelajaran guided inquiry.  Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan  pretest-posttest control group design. Instrumen untuk mengeksplorasi kesulitan belajar menggunakan angket. Instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan berganda dengan lima option. Instrumen tes keterampilan pemecahan masalah berbentuk uraian yang sudah divalidasi.   Kata kunci : model pembelajaran guided inquiry, eksplorasi kesulitan belajar, hasil belajar dan keterampilan pemecahan masalah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HUKUM HUKUM NEWTON DI KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 1 BATANGTORU Taufik Aulia Rahman; Ratna Tanjung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.162 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5142

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran koperatif tipe Numbered Head Together (NHT)  berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok HukumNewton di kelas X semester I SMA Negeri 1 Batangtoru T.P. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan disain  two group pretest-posttest. Populasi penelitian  adalah seluruh siswa kelas X Semester I SMA Negeri 1 Batangtoru  terdiri dari 6 kelas. Sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling mengambil 2 kelas dari 6 kelas,  yaitu kelas X-3 sebagai kelas eksperimen   dan kelas X-5  kelas kontrol masing-masing berjumlah 39 orang. Instrumen digunakan ada 2 yaitu tes hasil belajar dan lembar observasi. Tes hasil belajar   berbentuk pilihan berganda sebanyak 15 soal dengan 5 option yang telah divalidasikan. Uji Hipotesis menggunakan  uji t satu pihak. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 43,93 dengan standar deviasi 13,13 dan kelas kontrol adalah 48,53dengan standar deviasi 13,01. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 76,41dengan standar deviasi 9,5 dan kelas kontrol 62,1dengan standar deviasi 11,2. Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh observer diperoleh  bahwa aktivitas siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan yang positif. Pada pertemuan I rata-rata aktivitas siswa sebesar 62,88, pertemuan II =72,28, pertemuan ke III =74,72. Hasil uji t diperoleh thitung > ttabel =  5,9>1,67, sehingga Ho di tolak Ha diterima dengan kata lain ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran koperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Hukum Hukum Newton di kelas X semester I SMA Negeri 1 Batangtoru T.P. 2013/2014. Kata kunci: Model Pembelajaran NHT (Numbered Heads Together), Hasil Belajar, Aktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 20 MEDAN T.P 2013/2014 Nova Eunike Br Perangin-angin; Henok Siagian .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.574 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5133

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa kelas X semester II pada materi pokok suhu dan kalor SMA Negeri 20 Medan T.P 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X Peminatan science yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas X-MS 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 orang dan kelas X-MS 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar yang berbentuk essay test dengan jumlah 10 soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 43,69 dengan simpangan baku 7,8 dan nilai rata-rata kelas kontrol 42,78 dengan simpangan baku 8,5. Berdasarkan hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung =  0,455  dan ttabel = 1,998 maka kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, dilakukan postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 75,06 dengan simpangan baku 8,587 dan kelas kontrol 67,818 dengan simpangan baku 7,69. Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung = 3,70 dan ttabel = 1,669 yang berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor kelas X SMA Negeri 20 Medan.   Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil belajar,  Suhu dan  Kalor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) BERBANTU MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMA SWASTA MASEHI GBKP BERASTAGI TAHUN PELAJAR Januarita Br Ginting; Usler Simarmata
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.677 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5124

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantu mind mapping terhadap hasil belajar dan aktifitas  siswa pada materi pokok Kalor.Jenis penelitian ini adalahquasi eksperimen dengan design penelitian  Two Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas dengan teknik cluster random sampling, kelas eksperimen (model kooperatif tipe STAD berbantu mind mapping), kelas kontrol (pembelajaran kovensional). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dan lembar observasi aktifitas belajar siswa. Uji Hipotesis menggunakan uji t satu pihak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantu Mind Mapping pada  materi pokok Kalor berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Terlihat darihasil uji t satu pihak postes diperoleh thitung > ttabel = 4,081 > 1,667 maka Ha diterima.   Kata kunci : Model STAD, Mind Mapping, Hasil Belajar, Kalor
PENGARUH STRATEGI GENIUS LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR KELAS X SEMESTER II DI SMA NEGERI 1 SIABU T.A. 2013/2014 Romaisah Nasution; Eva Ginting
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.803 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5138

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa, aktivitas belajar siswa dan apakah ada pengaruh strategi Genius Learning terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor kelas X Semester II di SMA N 1 Siabu. Genius Learning merupakan suatu strategi yang menggunakan pengetahuan yang berasal dari berbagai disiplin ilmu seperti pengetahuan tentang cara kerja otak, cara kerja memori, neuro-linguistic programming, motivasi, konsep diri, kepribadian, emosi, perasaan, pikiran, metakognisi dan gaya belajar. Tujuan  strategi Genius Learning adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan berperan aktifnya siswa dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi siswa kelas X SMA N 1 Siabu, dengan sampel penelitian siswa kelas X-1 kelas eksprimen dan siswa kelas X-2 kelas kontrol. Semua tahap Genius Learning telah dilakukan dengan baik didapat aktivitas belajar siswa dalam kategori aktif. Berdasarkan hasil tes belajar didapatkan nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 77,34. Dilakukan perhitungan data dengan menggunakan uji-t satu pihak dengan α=0,05, didapat bahwa thitung > ttabel yang berarti Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa nilai hasil belajar fisika kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, dari hasil perhitungan dan analisis data bahwa ada perbedaan yang signifikan akibat pengaruh strategi Genius Learning terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor kelas X Semester II di SMA N 1 Siabu.   Kata Kunci: Genius Learning, hasil belajar, aktivitas belajar
DESAIN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PROSES SAINS MAHASISWA Mariati Purnama Simanjuntak; Betty Marisi Turnip; Rappel Situmorang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.845 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5129

Abstract

ABSTRAK Desain penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran fisika  berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan proses sains mahasiswa pada materi Suhu dan Kalor. Metode penelitian ini (research and development) R & D. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis berbentuk uraian. Intrumen keterampilan proses sains berbentuk pilihan ganda dan lembar observasi. Untuk merancang model pembelajaran Fisika berbasis masalah, analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan, selanjutnya dilakukan validasi ahli dan uji coba terbatas untuk menyempurnakan draft model. Metode yang digunakan dalam penelitian ujicoba terbatas pra-eksperimental di Universitas Negeri Medan. Draft model yang telah direvisi berdasarkan hasil ujicoba terbatas, selanjutnya dilakukan ujicoba skala luas dengan metode kuasi-eksperimen di Universitas Negeri Medan dengan  pretest-posttest control group design. Draft model yang telah disempurnakan berdasarkan hasil ujicoba skala luas, selanjutnya dilakukan diseminasi.   Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan proses sains

Page 1 of 2 | Total Record : 13