cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2015): INPAFI" : 13 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 16 MEDAN T.P. 2012/2013 Sri Rukmana Sari; Henok Siagian .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.763 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5415

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh model pembelajaran Inquiry terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di kelas X semester II SMA Negeri 16 Medan T.P. 2012/2013 dan mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran inquiry. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan desain penelitian two group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Semester II SMA Negeri 16 Medan  yang berjumlah 296 siswa yang terdiri dari delapan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas X3 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas X4 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 35 orang yang ditentukan dengan cara cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal dan lembar observasi aktivitas. Uji hipotesis menggunakan uji beda (uji-t). Hasil pretes nilai rata-rata kelas eksperimen 46,14 dengan standar deviasi 11,186 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 42,14 dengan standar deviasi 10,522. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil tes awal dengan menggunakan uji-t diperoleh bahwa kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inquiry dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional, diperoleh nilai aktivitas siswa dalam tiga kali pertemuan, yaitu 55,7, 69,9, dan 79,3, sehingga rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 68,3 dengan kategori aktif. Nilai postes diperoleh dengan hasil rata- rata postes kelas eksperimen 67,86 dengan standar deviasi 10,592 dan nilai rata – rata postes kelas kontrol 63,29 dengan standar deviasi 8,484 pada taraf signifikan α = 0,05 dk= 68. Hasil uji t pada data postes diperoleh bahwa secara signifikan ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran inquiry pada  materi pokok listrik dinamis di kelas X Semester II SMA Negeri 16 Medan T.P. 2012/2013.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI KELAS XI SEMESTER II SMA CERDAS MURNI T.P. 2014/2015 Juniar Hutahaean; Dae Sri Ardian
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.604 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5294

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah menggunakan media peta konsep terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Cerdas Murni yang terdiri dari 3 kelas yaitu 118 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas XI-IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-IPA 3 sebagai kelas kontrol dengan masing-masing jumlah siswa 39 orang.  Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran berbasis masalah menggunakan media peta konsep adalah 84 dan dengan pembelajaran konvensional adalah 77,46. Peningkatan aktivitas belajar siswa selama mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model  pembelajaran berbasis masalah menggunakan media peta konsep  diperoleh rata-rata peningkatan aktivitas  N-gain siswa cukup baik dari pertemuan I ke pertemuan II sebesar 0,49 dengan kategori sedang dan dari pertemuan II ke pertemuan III sebesar 0,72 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji t, terdapat perbedaan yang signifikan akibat pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah menggunakan media peta konsep terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, peta konsep, hasil belajar.   ABSTRACT The purpose of this research are to find out the effect of application of problem-based learning model using the media concept maps to student learning outcomes. The study was quasi-experimental with the entire population of eleventh grade students of  SMA Cerdas Murni consisting of three classes that aggregate 118 students. Samples were taken 2 classes are determined by random cluster sampling technique, the class XI-1 as experiment class and class XI-3 as ontrol class with 39 students. The average value of student learning outcomes treated with problem based learning model by using the concept maps media is 84 and with conventional learning is 77,46. The increased activity of learning during follow the learning with problem based learning model by using the concept maps media with activity N-Gain for one and two meeting is 0,49 which include to medium criteria and activity for two and three meeting is 0,72 which include to high criteria. Based on the results of the calculation of t test analysis, there are significant differences due to the effect of application of problem based learning model assisted the concept maps media to students learning outcomes. Key Words : Problem Based Learning model, concept maps, learning outcomes
COOPERATIVE TYPE NUMBERED HEADS TOGETHER EFFECT ON STUDENT’S ACHIEVEMENT IN EXPANSION TOPIC Lucius Marbun .; Motlan .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.969 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5420

Abstract

ABSTRACT This research was aimed to know 1) Student’s achievement in physics by using numbered heads together (NHT). 2) Student’s achievement in physics by using conventional learning model. 3) The effect of numbered heads together (NHT) on student’s achievement especially on expansion topic. The population was nine classes student grade VII in SMP N 1 Tebing Tinggi. The sample was two classes obtained by cluster random sampling. The sample was VII5 by using numbered heads together (NHT) and VII4 by using conventional learning model. Instrument has 20 questions and tested validated. The mean of pre-test in VII5 was 38.15 and in VII4 was 38.52. After that learning model applied, and then done the post-test. The mean of post-test in VII5 was 78.15 and in VII4 was 73.52. In hypothesis testing obtained tcount > ttable at significant level 0.05. So, can be concluded student’s achievement of VII5 better than VII4. Keywords: Numbered Heads Together, Student’s Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 11 MEDAN T.P 2014/2015 Henny Rukmanasari Hasibuan; Purwanto .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.04 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5323

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa kelas X pada materi pokok Listrik Dinamis. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak yaitu kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-6 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar yang telah divalidasi dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 33,06 dan kelas kontrol 32,78. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran discovery learning dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 75,69 dan kelas kontrol 69,86. Hasil uji t dengan taraf signifikasi 0,05 bahwa secara signifikan ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Listrik Dinamis di kelas X. Kata kunci : model pembelajaran discovery learning dan hasil belajar siswa.   ABSTRACT This research aimed to know the effect of discovery learning model on students learning outcomes in the subject matter dynamical electricity in class X. The type of research was quasi-experimental. The population were the tenth grade students consisting of 8 classes. The samples collection done by means of cluster of random sampling by taking 2 class at random that is class X-5 as experiment class and class X-6 as control class. The instruments used were test of learning outcomes that have been validated in the form of option as much as 20 questions. The research result obtained average value of experiment pretest class 33,06 and the control class 32,78. Then given different treatment, experiment class with discovery learning and control class with conventional of models. After learning is completed, obtained postest the average value of experiment class 75,69 and control class 69,86. The results of t one party with the level significance in 0,05 obtained there is difference of students’ learning outcomes due to the effect of discovery learning in the subject matter listrik dinamis in class X. Keywords: Discovery learning model, and learning outcome.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR Purwanto .; Yuli Purnama .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.211 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5407

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Langsa T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan desain yang digunakan adalah control group pretest and posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Langsa yang terdiri dari 8 kelas dan sampel penelitian diambil 2 kelas dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X MIA 1 menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah dan kelas X  MIA 3 menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian, diperoleh postes dengan rata-rata kelas eksperimen 81,08 dan kelas kontrol 77,13. Hasil pengujian hipotesis yaitu Ha diterima, dengan kata lain ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor kelas X SMA Negeri 1 Langsa T.P 2014/2015. Kata kunci : model pembelajaran berdasarkan masalah, hasil belajar, suhu dan kalor
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI SMA NEGERI 15 MEDAN Eidi Sihombing; Gressy D Sihombing
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.63 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5302

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar fisika siswa  pada materi pokok Suhu dan Kalor di kelas X SMA Negeri 15 Medan  Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 15 Medan yang terdiri dari 10 kelas dengan sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dalam bentuk essay sebanyak 8 soal yang telah divalidasi. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dari pertemuan I sampai dengan III. Kata Kunci : inkuiri terbimbing, hasil belajar, aktivitas   ABSTRACT This research aimed to determine the effect of guided inquiry learning model on physics learning outcomes of students in the subject matter heat and temperature for X class SMA Negeri 15 Medan in 2014/2015 academic year. The research was quasi-experimental with the entire population of tenth grade students of  SMA Negeri 15 Medan. The instrument used in this search is test of learning outcomes in the form of essay with 8 questions that have been declared valid. To test the hypothesis used different test (t test), after the prerequisite test is done, the test of normality and homogeneity tests. The results showed that the guided inquiry learning can improve student learning outcome and activity from the first meeting up to the third meeting. Keywords : guided Inquiry, learning outcomes, activities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Jhonny H Panggabean; Yenni F Sihotang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.938 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5378

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMA Swasta Teladan Medan T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh kelas X SMA Swasta Teladan Medan yang terdiri dari 3 kelas. Sampel ada 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling yaitu kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 sebagai kelas kontrol yang masing-masing terdiri dari 36 orang siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 31,39 dan kelas kontrol adalah 31,25. Hasil observasi siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training adalah 72,88% tergolong kategori aktif. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda, yaitu model pembelajaran inquiry training pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol maka diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 72,92 dan kelas kontrol 64,86. Dari hasil uji t dapat disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMA Swasta Teladan Medan T.P 2014/2015. Kata kunci : Model pembelajaran, inquiry training, aktivitas, hasil belajar   ABSTRACT This study aims to determine the effect of inquiry training learning model on students’ learning outcomes in the second semester of grade 10 students on temperature and heat material of Teladan Private Senior High School Medan, A.Y 2014/2015. This research was a quasi experimental with the entire population of grade 10 students of Teladan Private Senior High School Medan consisting of 3 classes. Samples were taken 2 classes are determined by random cluster sampling technique, the X IPA 3 as the experiment class and X IPA 2 as controlling class each of which consisted of 36 students. The research result shows the pretest’s average score of experimental class is 31,39 and control class’ is 31,25. The results of observation of students during the learning process by using inquiry training learning model shows that 72,88% were classified as active category. After they have been given different treatments, inquiry training model for experimental class and conventional learning model for controlling class, it is obtained that the posttest’s average score for experimental class is 72,92 and controlling class’s is 64,86. From the t test results, it can be concluded there is influence of inquiry training learning model on the students’ learning outcomes on temperature and heat material in second semester grade 10 students of Teladan Private Senior High School Medan A.Y 2014/ 2015. Keywords: Learning model, inquiry training, activities, learning outcomes
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR SMA N 1 BANGUN PURBA T.P. 2014/2015 Abd Hakim; Freddi Tambunan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.971 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5266

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Bangun Purba T.P. 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment menggunakan desain penelitian control group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling, yaitu kelas X-PIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-PIA 2 sebagai kelas kontrol dengan masing-masing siswa berjumlah 33 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam bentuk tes berjumlah 15 soal dan lembar observasi untuk merekam aktivitas, sikap dan keterampilan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 34,44 dan nilai rata-rata kelas kontrol 31,21. Kemudian diberikan perlakuan dengan menggunakan model problem based learning. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas, sikap dan keterampilan siswa kelas eksperimen meningkat setiap pertemuan, dengan nilai rata-rata masing-masing secara berturut adalah 62,79; 78,10 dan 73,15. Data nilai rata-rata postes kelas eksperimen 84,14 dan kelas kontrol 76,62. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji beda (uji t) menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan akibat penerapan model problem based learning terhadap hasil belajar siswa. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan lebih mengoptimalkan pengelolaan kelas. Kata kunci : model, problem based learning, hasil belajar, fisika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU, KALOR DAN PERPINDAHAN KALOR KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 BATANG KUIS T.P. 2014/2015 Sri Tuti.; Khairul Amdani .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.141 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5417

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu, kalor dan perpindahan  kalor kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain two group Pre-test dan Pos-test. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis yang terdiri dari 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak yaitu kelas X-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-7 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah pilihan berganda  dan lembar  aktivitas siswa. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes dan postes kelas eksperimen sebesar 30,89 dan 74,89. Dan  nilai rata-rata pretes dan postes kelas kontrol sebesar 31,78 dan 66,67. Rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen dalam kategori sangat aktif dan rata-rata aktivitas siswa kelas kontrol dalam kategori cukup aktif. Hasil uji hipotesis menggambarkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu, kalor dan perpindahan kalor di kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P 2014/2015. Kata kunci : Model pembelajaran inquiry training, aktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 16 MEDAN Ratelit Tarigan.; Ami Salmiah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.503 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5408

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 16 Medan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas, yaitu kelas X MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 3 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan 100% siswa pada kelas eksperimen mencapai nilai KKM dengan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 82,93 dan  di kelas kontrol sebesar 90% siswa mencapai nilai KKM dengan nilai rata-rata 75,75. Hasil uji t diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar akibat pengaruh model pembelaran pada kedua kelas dan nilai rata-rata tes keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen 81,70 dan kelas kontrol 75,75. Hasil uji t diperoleh bahwa  terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa akibat pengaruh model pembelajaran yang dilakukan pada kedua kelas. Hasil penilaian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan hasil belajar siswa dan mengarahkan siswa untuk lebih berpikir kritis sehingga mudah memahami materi pembelajaran. Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa

Page 1 of 2 | Total Record : 13