Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2017)"
:
10 Documents
clear
Perilaku Sosial Santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul Mojoroto Kota Kediri Setelah Mengikuti Pengajian Kitab Al-Hikam
Muhammad Ahsan Jauhari
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.407 KB)
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.637
Kitab al-Hikam karya Ibnu Atha’illah merupakan salah satu kitab klasik yang dijadikan materi pokok di bidang tasawuf. kitab ini dikaji oleh hampir seluruh pesantren tradisional di Indonesia. Saat ini kita berada di tengah-tengah kehidupan masyarakat modern, atau sering pula disebut sebagai masyarakat yang sekuler. Pada umumnya, hubungan antara anggota masyarakat atas dasar prinsipprinsip fungsional pragmatis. Hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan ajaran Islam yang lebih memperhatikan masalah sosial. Pondok pesantren Al-Ishlah diharap mampu mengatasi persoalan masyarakat sekuler tersebut lewat pengajian kitab al-Hikam yang sudah dilakukan sejak tahun 60-an. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1. Bagaimana pelaksanaan pengajian kitab al-Hikam di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandarkidul Mojoroto Kota Kediri; 2. Bagaimana nilainilai sosial yang diajarkan dalam pengajian kitab al-Hikam di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandarkidul Mojoroto Kota Kediri; 3. Bagaimana perilaku sosial santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandarkidul Mojoroto Kota Kediri setelah mengikuti pengajian kitab al-Hikam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1. Pengajian kitab al-Hikam yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ishlah dijadikan wirid yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang saat ini diteruskan oleh KH. Ahsinil Umam. Kitab ini selalu dikaji karena dijadikan penyeimbang antara syariat dan hakikat. Out put yang diinginkan santri mampu memilki kecerdasan spiritual yang tinggi; 2. Nilai-nilai sosial yang diajarkan adalah adab dan muamalah baik kepada Allah maupun kepada makhluk, yang diimplementasikan pada nilai: tidak boleh menganggap remeh kepada orang lain; berbagi bentuk rasa syukur; manusia harus ikhlas, ikhtiar, dan tawakal; cara memilih teman; bersegera terhadap rencana baik; dan yang terakhir adalah tidak riya’ dan sombong. 3. Perilaku santri sosial santri meliputi bagaimana mereka berbaur dengan masyarakat, apa saja yang mereka lakukan melihat kondisi lingkungan sekitar, dan bagaimana mereka mengambil keputusan. Perilaku sosial tersebut meliputi ro’an, jaga malam, memasakan makanan santri, membersihkan masjid, dan meminjami uang kepada teman. Perilaku tersebut merupakan implementasi dari adab dan muamalah.
Nilai-Nilai Sosial Pada Pengamal Tarekat Naqsyabandiyah Desa Tawang Rejo Wonodadi Blitar
Binti Wafirotun Nurika
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.944 KB)
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.638
Secara umum masyarakat Tawang Rejo tidak ada yang berbeda dalam mensikapi eksistensi tarekat, karena kultur masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi beragama. Saat ini masyarakat Tawang Rejo mulai banyak yang mengikuti tarekat daripada yang sebelum-sebelumnya. Dalam tarekat yang diikuti tidak hanya difokuskan pada akhiratnya saja tetapi juga nilai-nilai sosial, selain itu mereka mampu melakukan manajemen pribadi dan melakukan hubungan baik dengan orang lain. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh pengamal Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tawang Rejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar 2). Bagaimana nilai-nilai sosial pada pengamal Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tawang Rejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Yang diperoleh dari data lapangan yang terletak di lokasi penelitian yaitu di Desa Tawng Rejo Wonodadi Blitar. Pendekatan ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrument kunci. Selain itu metode dalam penelitian ini adalah dengan observasi, interview dan dokumentasi. Wawancara dalam penelitian ini tidak berstruktur terhadap respondennya. Sehingga metode analisis datanya adalah: Reduksi Data (data reduction), Penyajian Data (data display), penarikan kesimpulan (conclution verifying). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan yang diadakan pengamal tarekat ada tiga macam yaitu: Rutin Triwulan yaitu rutin yang diadakan pada tiga bulan sekali, tempatnya bergiliran dan dihadiri semua kalangan khususnya orang-orang pengamal. pengamalan wirid yang di peroleh dari guru masing-masing. Pengamalan ini dilakukan sendiri setiap hari dan dilakukan berjama’ah. dan suluk yaitu kegiatan pertama kali yang harus di tempuh sebelum masuk tarekat. Nilainilai sosial di Desa Tawang rejo baik yaitu mengajarkan tentang pengabdian kepada Allah dan masyarakat, tidak hanya mengabdi kepada Allah saja tetapi juga mengabdi kepada masyarakat.
Penerapan Zikir Terhadap Penderita Gangguan Alkoholisme (Studi Kasus di Badan ‘Amaliyah Rohani Pondok Pesantren Al-Ghozali Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri)
Siti Fatimah
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.169 KB)
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.639
Jumlah minuman keras atau alkohol akhir-akhir ini semakin banyak beredar luas di pasaran bebas, dari kebebasan alkohol yang beredar tersebut semakin banyak pula orang yang mengkonsumsi, sehingga tak sedikit orang yang mengalami gangguan alkoholisme, banyak orang minum alkohol dengan berbagai alasan hanya untuk mendapat rasa tenang. Tentunya sebagai seseorang yang beragama rasa tenang dapat diciptakan dengan mudah salah satunya melalui zikir. Zikir secara umum dapat memunculkan energi positif dan sangat bermanfaat bagi kesehatan, penyembuhan, spiritualitas serta penyelarasan-penyelarasan. Lebih spesifik lagi zikir terbukti mampu menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan psikis maupun fisik. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimanakah hasil dari penerapan zikir terhadap penderita gangguan alkoholisme di Badan 'Amaliyah Rohani Pondok Pesantren Al-Ghozali di Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur Informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 keluarga, 4 pasien dan 2 terapis di Badan 'Amaliyah Rohani Pondok Pesantren Al-Ghozali Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur. Hasil dari peneitian kualitatif ini mengungkapkan bahwa penerapan zikir terhadap penderita gangguan alkoholisme menunjukkan hasil yang positif, yang mana zikir mampu membuat pasien menjadi lebih baik dari kondisi ketergantungan yang semula dialaminya. Lebih dari itu pasien merasa lebih taat dalam menjalankan agama dan merasa jera terhadap alkohol.
Manfaat Sholat Dhuha Dalam Pembentukan Akhlakul Karimah Siswa (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI MAN Purwoasri Kediri Tahun Pelajaran 2014-2015)
Siti Nor Hayati
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.856 KB)
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.640
Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dilakasanakan minimal 2 rakaat dan mendapat pahala. Siswa siswi MAN Purwoasri semua diwajibkan melaksanakan sholat dhuha supaya bisa tertib dan disiplin, karena sholat dhuha dapat membentuk perilaku yang baik (akhlakul karimah). Namun disisi lain, masih banyak siswa yang kurang tertib, sering terlambat dalam mengikuti sholat dhuha. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang manfaat sholat dhuha bagi siswa MAN Purwoasri dan manfaat sholat dhuha dalam pembentukan akhlakul karimah siswa MAN Purwoasri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Kehadiran peneliti sebagai instrument kunci. Lokasi penelitian bertempat di MAN Purwoasri. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data pada penelitian ini dilakukan secara induktif. Sedangkan untuk menegecek keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) Manfaat sholat dhuha bagi siswa MAN Purwoasri adalah siswa merasa nyaman, tenang, pikiran menjadi jernih, serta lancar membaca surat Yasin. (2) Manfaaat sholat dhuha dalam pembentukan akhlakul karimah siswa MAN Purwoasri adalah siswa memiliki perilaku yang lebih baik, seperti disiplin dalam melaksanakan sholat dhuha dan menjalankan aktivitas sehari-hari di MAN Purwoasri. Seperti tepat waktu pada pembelajaran, dan mengikuti banjari, olahraga, peramuka.
Penerapan Shalat Tahajud terhadap Penderita Stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna, Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri
Muh. Alfian Zidni Nuron A’la
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.899 KB)
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.641
Melaksanakan shalat tahajud dengan ikhlas, khusuk dan penuh pengharapan akan ridlo Allah, akan membiasakan hati sanubari selalu dekat dan akrab dengan Allah. Shalat tahajud selain dapat memberikan manfaat dari segi psikis yang berupa perasaan tenang dan tentram, akan tetapi juga dapat memberikan manfaat dari segi fisik yang berkaitan dengan kesehatan jasmani Inilah landasan yang digunakan Klinik Rumah Sehat Avicenna yang mendasari metode pengobatan dengan shalat tahajud, klinik ini dipercaya bertahun-tahun melakukan praktek penyembuhan berbagai penyakit termasuk stroke menggunakan metode shalat tahajut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan shalat tahajud terhadap penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Penelitain ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti mengambil 6 informan untuk memperoleh data. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa: Pertama penerapan shalat tahajud terhadap penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri, pelaksananaan sholat tahajud bisa dilakukan 7 hari di Klinik Rumah Sehat yang dipandu oleh ustadz terapis. Selain itu, keluarga penderita stroke senantiasa mendampingi dan memandu si penderita stroke dengan menjalankan sholat tahajud secara rutin setelah berada di rumah. Kedua terdapat manfaat penerapan sholat tahajud terhadap penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri, berdasarkan dari ke 6 informan yang diwawancarai peneliti. Selain mendapat kesembuhan secara medis para informan juga mendapatkan kebiasan baru yaitu melakukan sholat tahajud dan dzikir yang terbukti dapat menenangkan hati para informan. Informan yang sebelumnya tidak pernah melakukan sholat dan mempunyai kebiasan buruk, setelah melakukan terapi sholat tahajud menjadi lebih tenang dan penyabar, sifat menang sendiri, mudah marah, tidak bisa di nasehati menjadi hilang setelah mengikuti sholat tahajud secara rutin di rumah.
Perilaku Sosial Santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul Mojoroto Kota Kediri Setelah Mengikuti Pengajian Kitab Al-Hikam
Jauhari, Muhammad Ahsan
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.637
Kitab al-Hikam karya Ibnu Atha’illah merupakan salah satu kitab klasik yang dijadikan materi pokok di bidang tasawuf. kitab ini dikaji oleh hampir seluruh pesantren tradisional di Indonesia. Saat ini kita berada di tengah-tengah kehidupan masyarakat modern, atau sering pula disebut sebagai masyarakat yang sekuler. Pada umumnya, hubungan antara anggota masyarakat atas dasar prinsipprinsip fungsional pragmatis. Hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan ajaran Islam yang lebih memperhatikan masalah sosial. Pondok pesantren Al-Ishlah diharap mampu mengatasi persoalan masyarakat sekuler tersebut lewat pengajian kitab al-Hikam yang sudah dilakukan sejak tahun 60-an. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1. Bagaimana pelaksanaan pengajian kitab al-Hikam di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandarkidul Mojoroto Kota Kediri; 2. Bagaimana nilainilai sosial yang diajarkan dalam pengajian kitab al-Hikam di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandarkidul Mojoroto Kota Kediri; 3. Bagaimana perilaku sosial santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandarkidul Mojoroto Kota Kediri setelah mengikuti pengajian kitab al-Hikam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1. Pengajian kitab al-Hikam yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ishlah dijadikan wirid yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang saat ini diteruskan oleh KH. Ahsinil Umam. Kitab ini selalu dikaji karena dijadikan penyeimbang antara syariat dan hakikat. Out put yang diinginkan santri mampu memilki kecerdasan spiritual yang tinggi; 2. Nilai-nilai sosial yang diajarkan adalah adab dan muamalah baik kepada Allah maupun kepada makhluk, yang diimplementasikan pada nilai: tidak boleh menganggap remeh kepada orang lain; berbagi bentuk rasa syukur; manusia harus ikhlas, ikhtiar, dan tawakal; cara memilih teman; bersegera terhadap rencana baik; dan yang terakhir adalah tidak riya’ dan sombong. 3. Perilaku santri sosial santri meliputi bagaimana mereka berbaur dengan masyarakat, apa saja yang mereka lakukan melihat kondisi lingkungan sekitar, dan bagaimana mereka mengambil keputusan. Perilaku sosial tersebut meliputi ro’an, jaga malam, memasakan makanan santri, membersihkan masjid, dan meminjami uang kepada teman. Perilaku tersebut merupakan implementasi dari adab dan muamalah.
Nilai-Nilai Sosial Pada Pengamal Tarekat Naqsyabandiyah Desa Tawang Rejo Wonodadi Blitar
Nurika, Binti Wafirotun
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.638
Secara umum masyarakat Tawang Rejo tidak ada yang berbeda dalam mensikapi eksistensi tarekat, karena kultur masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi beragama. Saat ini masyarakat Tawang Rejo mulai banyak yang mengikuti tarekat daripada yang sebelum-sebelumnya. Dalam tarekat yang diikuti tidak hanya difokuskan pada akhiratnya saja tetapi juga nilai-nilai sosial, selain itu mereka mampu melakukan manajemen pribadi dan melakukan hubungan baik dengan orang lain. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh pengamal Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tawang Rejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar 2). Bagaimana nilai-nilai sosial pada pengamal Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tawang Rejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Yang diperoleh dari data lapangan yang terletak di lokasi penelitian yaitu di Desa Tawng Rejo Wonodadi Blitar. Pendekatan ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrument kunci. Selain itu metode dalam penelitian ini adalah dengan observasi, interview dan dokumentasi. Wawancara dalam penelitian ini tidak berstruktur terhadap respondennya. Sehingga metode analisis datanya adalah: Reduksi Data (data reduction), Penyajian Data (data display), penarikan kesimpulan (conclution verifying). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan yang diadakan pengamal tarekat ada tiga macam yaitu: Rutin Triwulan yaitu rutin yang diadakan pada tiga bulan sekali, tempatnya bergiliran dan dihadiri semua kalangan khususnya orang-orang pengamal. pengamalan wirid yang di peroleh dari guru masing-masing. Pengamalan ini dilakukan sendiri setiap hari dan dilakukan berjama’ah. dan suluk yaitu kegiatan pertama kali yang harus di tempuh sebelum masuk tarekat. Nilainilai sosial di Desa Tawang rejo baik yaitu mengajarkan tentang pengabdian kepada Allah dan masyarakat, tidak hanya mengabdi kepada Allah saja tetapi juga mengabdi kepada masyarakat.
Penerapan Zikir Terhadap Penderita Gangguan Alkoholisme (Studi Kasus di Badan ‘Amaliyah Rohani Pondok Pesantren Al-Ghozali Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri)
Fatimah, Siti
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.639
Jumlah minuman keras atau alkohol akhir-akhir ini semakin banyak beredar luas di pasaran bebas, dari kebebasan alkohol yang beredar tersebut semakin banyak pula orang yang mengkonsumsi, sehingga tak sedikit orang yang mengalami gangguan alkoholisme, banyak orang minum alkohol dengan berbagai alasan hanya untuk mendapat rasa tenang. Tentunya sebagai seseorang yang beragama rasa tenang dapat diciptakan dengan mudah salah satunya melalui zikir. Zikir secara umum dapat memunculkan energi positif dan sangat bermanfaat bagi kesehatan, penyembuhan, spiritualitas serta penyelarasan-penyelarasan. Lebih spesifik lagi zikir terbukti mampu menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan psikis maupun fisik. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimanakah hasil dari penerapan zikir terhadap penderita gangguan alkoholisme di Badan 'Amaliyah Rohani Pondok Pesantren Al-Ghozali di Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur Informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 keluarga, 4 pasien dan 2 terapis di Badan 'Amaliyah Rohani Pondok Pesantren Al-Ghozali Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur. Hasil dari peneitian kualitatif ini mengungkapkan bahwa penerapan zikir terhadap penderita gangguan alkoholisme menunjukkan hasil yang positif, yang mana zikir mampu membuat pasien menjadi lebih baik dari kondisi ketergantungan yang semula dialaminya. Lebih dari itu pasien merasa lebih taat dalam menjalankan agama dan merasa jera terhadap alkohol.
Manfaat Sholat Dhuha Dalam Pembentukan Akhlakul Karimah Siswa (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI MAN Purwoasri Kediri Tahun Pelajaran 2014-2015)
Hayati, Siti Nor
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.640
Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dilakasanakan minimal 2 rakaat dan mendapat pahala. Siswa siswi MAN Purwoasri semua diwajibkan melaksanakan sholat dhuha supaya bisa tertib dan disiplin, karena sholat dhuha dapat membentuk perilaku yang baik (akhlakul karimah). Namun disisi lain, masih banyak siswa yang kurang tertib, sering terlambat dalam mengikuti sholat dhuha. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang manfaat sholat dhuha bagi siswa MAN Purwoasri dan manfaat sholat dhuha dalam pembentukan akhlakul karimah siswa MAN Purwoasri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Kehadiran peneliti sebagai instrument kunci. Lokasi penelitian bertempat di MAN Purwoasri. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data pada penelitian ini dilakukan secara induktif. Sedangkan untuk menegecek keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) Manfaat sholat dhuha bagi siswa MAN Purwoasri adalah siswa merasa nyaman, tenang, pikiran menjadi jernih, serta lancar membaca surat Yasin. (2) Manfaaat sholat dhuha dalam pembentukan akhlakul karimah siswa MAN Purwoasri adalah siswa memiliki perilaku yang lebih baik, seperti disiplin dalam melaksanakan sholat dhuha dan menjalankan aktivitas sehari-hari di MAN Purwoasri. Seperti tepat waktu pada pembelajaran, dan mengikuti banjari, olahraga, peramuka.
Penerapan Shalat Tahajud terhadap Penderita Stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna, Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri
A’la, Muh. Alfian Zidni Nuron
Spiritualita Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spr.v1i1.641
Melaksanakan shalat tahajud dengan ikhlas, khusuk dan penuh pengharapan akan ridlo Allah, akan membiasakan hati sanubari selalu dekat dan akrab dengan Allah. Shalat tahajud selain dapat memberikan manfaat dari segi psikis yang berupa perasaan tenang dan tentram, akan tetapi juga dapat memberikan manfaat dari segi fisik yang berkaitan dengan kesehatan jasmani Inilah landasan yang digunakan Klinik Rumah Sehat Avicenna yang mendasari metode pengobatan dengan shalat tahajud, klinik ini dipercaya bertahun-tahun melakukan praktek penyembuhan berbagai penyakit termasuk stroke menggunakan metode shalat tahajut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan shalat tahajud terhadap penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Penelitain ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti mengambil 6 informan untuk memperoleh data. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa: Pertama penerapan shalat tahajud terhadap penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri, pelaksananaan sholat tahajud bisa dilakukan 7 hari di Klinik Rumah Sehat yang dipandu oleh ustadz terapis. Selain itu, keluarga penderita stroke senantiasa mendampingi dan memandu si penderita stroke dengan menjalankan sholat tahajud secara rutin setelah berada di rumah. Kedua terdapat manfaat penerapan sholat tahajud terhadap penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri, berdasarkan dari ke 6 informan yang diwawancarai peneliti. Selain mendapat kesembuhan secara medis para informan juga mendapatkan kebiasan baru yaitu melakukan sholat tahajud dan dzikir yang terbukti dapat menenangkan hati para informan. Informan yang sebelumnya tidak pernah melakukan sholat dan mempunyai kebiasan buruk, setelah melakukan terapi sholat tahajud menjadi lebih tenang dan penyabar, sifat menang sendiri, mudah marah, tidak bisa di nasehati menjadi hilang setelah mengikuti sholat tahajud secara rutin di rumah.