Articles
82 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 4 (2023): July"
:
82 Documents
clear
Peningkatan Manajemen Mutu Bagi UMKM Furniture Bahan Kayu Jati di Kabupaten Deli Serdang
Amrin Mulia Utama;
Patar Marbun
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8220472
This activity is a Community Service (PKM) activity organized by the University of Medan Area, Faculty of Economics and Business, Management Study Program which aims to be a tridarma activity of Higher Education by lecturers. In community service with the title Improved Management for Teak Wood Furniture MSMEs. by community craftsmen, lecturers and students of the Faculty of Economics, Medan Area University, Faculty of Economics and Business held on Saturday, July 8, 2023 The objectives of implementing this Community Service include: Increasing capacity and synergy, knowledge, attitudes, and skills in implementing the development of a quality management system. Motivating MSMEs to remain enthusiastic in entrepreneurship. Encouraging the Management Unit to maintain quality and continuity. As an activity of the Tridharma of Higher Education. The output targets of this Community Service program are: MSME units can increase their productivity, be independent, and be environmentally friendly. The quality management system unit can carry out product innovations to produce superior products that are innovative, competitive and sustainable; UMKM Production Units can produce added value for SMEs thereby increasing the welfare of member; Implementation of online marketing. The methods used in achieving the above objectives are increasing capacity building through imparting knowledge, forming attitudes, and skills through training and field practice.
Sosialisasi Pembuatan Biopestisida Alami dari Babadotan Kepada Kelompok Tani Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Palangkaraya
Chuchita C;
Retno Agnestisia;
Marvin Horale Pasaribu;
Muh. Supwatul Hakim;
Zimon Pereiz
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8260334
Penggunaan pestisida kimia dilakukan petani untuk menjaga tanamannya terhindar dari hama penyakit. Namun penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus akan mengganggu kesehatan petani yang terlibat kontak langsung dengan pestisida kimia tersebut pada proses penyemprotan, dan juga kesehatan masyarakat yang bertindak sebagai konsumen karena bahan pestisida kimia yang digunakan pada hasil panen tidak akan hilang hanya dengan dibersihkan menggunakan air bersih. Selain penggunaan pestisida kimia juga akan mencemari lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan sosialisasi biopestisida alami dari Babadotan kepada kelompok tani Kelurahan Habaring Hurung, di Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas hidup masyarakat setempat terutama dari sisi kesehatan masyarakat terkhususnya petani. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan praktik pembuatan biopestisida alami babadotan, pemberian materi berupa leaflet atau brosur, dan FGD (Focus Group Discussion). Hasil dari pengabdian ini secara umum memberikan bekal pengetahuan bagi petani tentang biopestisida alami yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan yaitu dengan menggunakan Babadotan yang keberadaannya dianggap sebagai tumbuhan pengganggu bagi masyarakat terkhususnya petani menjadi tumbuhan yang sebaliknya sangat bermanfaat melalui pelatihan yang diberikan. Sehingga melalui pengabdian kepada masyarakat tersebut, dapat membantu petani di Kelurahan Habaring Hurung dalam mengatasi masalah kesehatan yang diakibatkan oleh penggunaan pestisida kimia. Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah brosur dan biopestisida alami dari Babadotan yang siap digunakan.
Pelatihan Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Padat di SMK Jayabeka 02 Karawang
Yustinah Yustinah;
Athiek Sri Redjeki;
Fatma Sari;
Sampor Ali;
Sarah Fauziah;
Wike Maylani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8183166
Minyak goreng banyak digunakan di masyarakat dalam kehidupan di rumah tangga maupun dalam usaha kuliner. Penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang pada suhu tinggi (160-180 oC) disertai adanya kontak dengan udara dan air dalam bahan yang digoreng pada saat proses penggorengan akan mengakibatkan terjadinya reaksi degradasi pada minyak goreng. Reaksi degradasi dapat menghasilkan senyawa-senyawa yang dapat menurunkan kualitas minyak goreng. Selain itu juga mengakibatkan terjadi perubahan warna minyak goreng dari warna kuning jernih menjadi warna lebih gelap. Sehingga karena reaksi degradasi tersebut membuat minyak goreng menjadi kotor dan banyak ampasnya. Pemakaian minyak goreng yang sudah kotor (minyak goreng bekas), dapat menimbulkan penyakit bagi orang yang mengkonsumsinya. Hal ini mengakibatkan minyak goreng bekas akan dibuang ke lingkungan, yang mengakibatkan pencemaran baik di tanah maupun di sungai. Limbah minyak bekas dapat dikurangi dengan memanfaatan minyak goreng bekas menjadi sabun padat, yang berguna untuk mencuci baju. Pengabdian masyarakat kali ini dengan mitra SMK Jayabeka 02 Karawang. Program pelatihan pembuatan sabun padat dari minyak goreng bekas, bertujuan untuk mengurangi limbah minyak goreng bekas. Selain itu untuk meningkatkan nilai ekonomi limbah minyak goreng bekas.
Transformasi Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan di Kelurahan Rungkut Kidul Untuk Mendukung Pengembangan UMKM
Rifqi Agata Geovani Pratama;
Aufa Izzudin Baihaqi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8173068
Indonesia as a unitary republic has a lot of wealth in its various varieties, both natural and cultural, including food and handicrafts. Indonesian food and beverage products are well managed by various industries in the territory of Indonesia, and involve the active role of MSME actors. MSMEs, which are built by individuals or business entities, play a role in producing and meeting the needs of the surrounding community. Although they face various obstacles in product development and sales, one example of MSMEs in Surabaya City, especially in Rungkut Kidul Village, faces challenges in changing product branding and marketing strategies as part of the creative economy transformation. Various kinds of backgrounds that indicate the problems experienced by the residents of Rungkut Kidul Village are carried out community service activities involving students who take part in the KKN-T MBKM program aimed at planning an effective branding and marketing transformation strategy for these MSMEs so that their business can grow even more and its implementation takes place without any problems. The design of strategies used to solve problems and find solutions in this activity uses qualitative methods, through further observation, conducting question and answer activities covering parties involved with the problem to be researched, as well as perpetuating various physical or non-physical evidence from MSME activities. The results of this community service activity show that the transformation of the creative economy in branding strategies and marketing digitalization for MSME product marketingis expected to run well.
Sosialisasi Manfaat Read Aloud Bagi Kemampuan Berbahasa Anak di Perkumpulan Dharma Wanita Lpka Muara Bulian
Liza Septa Wilyanti;
Julisah Izar;
Helty H;
Anggi Triandana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281//zenodo.8195811
Kegiatan sosialisasi manfaat read aloud bagi kemampuan berbahasa anak di perkumpulan dharma wanita LPKA Muara Bulian penting dilaksanakan, mengingat kemampuan berbahasa merupakan kecerdasan majemuk yang terdapat dalam diri setiap individu. Kecerdasan berbahasa merupakan salah satu bentuk kecerdasan terpenting yang akan membantu individu dalam proses kehidupannya. Oleh sebab itu, kemampuan berbahasa harus dioptimalkan sedini mungkin. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan melalui 3 tahapan metode, yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil kegiatan sosialisasi maka didapatkan 3 hal penting yang dipahami oleh anggota dharma wanita LPKA Muara Bulian, yaitu pemahaman mengenai manfaat read aloud, pentingnya kemampuan berbahasa anak dan pemilihan bacaan yang baik sesuai usia perkembangan anak.
Empowering Students in Increasing Knowledge of Geometry Concepts
Alberth Supriyanto Manurung;
Abdul Halim
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8161416
This community service activity is carried out with the aim of increasing knowledge through the concept of geometry, namely to increase knowledge about flat shapes and spaces that change every time. The subject of community service is 30 students at SDN Jakarta. The activity begins with preparations in the form of socialization at the location where the activity will be carried out to provide an explanation of the activities to be carried out. At the activity implementation stage, students were gathered in a room to listen to material presentation on geometric concepts. Then the implementation team conducted counseling and demonstrations on arithmetic material. The instructor conducts an evaluation in the form of questions and answers to the participants during the extension. Based on the evaluation of the activity, there has been an increase in knowledge about geometry material, students after counseling and demonstrations on how to solve geometry material problems correctly. Students who have knowledge of geometric concepts increased from those who were initially able to answer 5 questions out of 15 questions to 10 questions out of 15 questions with an increase in answering questions above 60%. Furthermore, we, as the implementing team, suggest that counseling be carried out routinely to different targets, namely students who have not received counseling, as well as the same target for refreshment and re-evaluation. Counseling or training also needs to be carried out with the target teacher, so that trained teachers can convey it back to their students.
Peningkatan Promosi Produk UMKM Es Cendol Sueger Melalui Penciptaan Foto Katalog
Rena Arriva Dwi Nisaul Hotimah;
Sonja Andarini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8189806
The development of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) requires a strategy implemented in marketing their business products to enhance competitiveness and facilitate business growth, including through improving promotional efforts. One effective method for enhancing promotion is by creating marketing content through a product catalog. The goal of a product catalog is to visually and attractively promote products or services and make them easily shareable through social media, websites, or other marketing channels. This helps increase the interest of potential customers and assists them in making better purchasing decisions. UMKM Es Cendol Sueger is one of the UMKM’s located in Kauman Village that produces a beverage called cendol. However, UMKM Es Cendol Sueger faces a challenge in promoting its products, specifically the lack of a product catalog for each item. In this community service project, the KKNT 24 Group from UPN "Veteran" East Java aims to develop the business by creating a product catalog to improve business management. The methods utilized include observation, interviews, and documentation of activities involving the MSMEs. The outcome of this community service project is the creation of a product catalog that can enhance sales conversion through promotional activities
Pelatihan Peer Counseling Bagi Siswa SMA Ya Bakii Kesugihan
Endang Rifani;
Syifaul Ummah;
Nikmah Maulina;
Dewi Lestari;
Ulfatul Musrifah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8141473
School is a place for students to optimize their personal and academic development. In the process, students have a need to interact with their peers, the results of a survey of high school students Ya BAKII 01 Kesugihan show that students are more happy when telling stories with their peers compared to gudance and counseling teachers as a means to reduce the tension they experience, especially related to personal, social, and social problems. and study. The solution to this problem is to prepare an extension through training for selected students so that they can help students who need assistance, this is called peer counseling. Students who are trained go through a selection stage with criteria; 1) have good academic achievement; 2) have good behavior; 3) have high empathy; 4) able to cooperate with other people; 5) open to others; and 6) be responsible. Selection based on these criteria is carried out in accordance with the qualifications and standards of the peer counselor. The purpose of peer counseling training is to provide knowledge and competency-based skills as peer counselors. The method of implementing this community service activity uses a form of training which is carried out through several stages, namely socializing the activity program, carrying out training which includes theory, simulation, and evaluation during two meeting sessions. The results of the training are contained in this article.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Usaha (NIB), PIRT, dan Sertifikat Halal Pada UMKM di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang
Daru Teja Sasangka;
Budi Prabowo
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8185602
Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) are one of the pillars of the national economy. An UMKM is essential to have legal documentation for their business to protect them legally. This community service aims to provide assistance in obtaining legal documents such as the Business Identification Number (NIB), PIRT, and the Halal Certificate for the UMKM entrepreneurs in Ngrimbi Village, Bareng District, Jombang Regency. Generally, many of these entrepreneurs lack awareness of the importance of legal documentation for their businesses, leading to negative assumptions about the legitimacy of their businesses. The implementation process of this activity involves several stages. It begins with conducting surveys among the UMKM entrepreneurs in Ngrimbi Village to gather data on their numbers and potential. Next, there will be a socialization phase emphasizing the significance of legal documentation for UMKM, and the process continues with providing assistance in obtaining the necessary legal documents such as the Business Identification Number (NIB), PIRT, and the Halal Certificate.
Edukasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Daun Salam (Eugenia polyantha) Untuk Penyakit Diabetes di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi
Tien Wahyu Handayani;
Valentina Anrelia Patana;
Dea Anastasya Tompa
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8179002
Total pengidap diabetes melitus diperkirakan bakal meningkat menjadi dua kali lipat dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta orang pada tahun 2030. Ciri-ciri efek akan mampu mengembangkan munculnya kencing manis diantaranya yaitu olahraga yang kurang teratur,obesitas atau kegemukan, faktor genetik atau keturunan, dan pola hidup yang tidak sehat, diantaranya meliputi pola makan tinggi energi karbohidrat ditambah gaya hidup dengan stres dan kecemasan yang tinggi merupakan faktor akan berperan terjadinya resistensi insulin. Pengobatan diabetes dalam jangka waktu yang panjang mengguras biaya yang cukup banyak. Hal inilah yang membuat kami terdorong untuk melakukan pengabdian di Desa Maku, Kab. Sigi, Sulawesi Tengah yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang daun salam sebagai obat diabetes. Efektivitas penyuluhan ini dapat diuji dengan kuisiner kepuasan mitra terhadap kegiatan yang dilakukan. Hasil yang di dapati yakni 95% mitra merasa puas dengan edukasi tersebut.