cover
Contact Name
Moh. Kurdi
Contact Email
mkurdi@wiraraja.ac.id
Phone
+6281945806654
Journal Mail Official
abdimas.sosek@pdmi-pusat.org
Editorial Address
http://journal.pdmi-pusat.org/index.php/jas/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pembardayaan Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 27756971     DOI : -
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pembardayaan Masyarakat) merupakan jurnal hasil pelaksanaan kegiatan pada bidang pengabdian kepada masyarakat dengan artikel yang belum pernah dipublikasikan pada publisher lainnya, baik secara cetak maupun online. Jurnal ini didedikasikan untuk pengembangan pada bidang ilmu sosial ekonomi sehingga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat (April, Agustus, Desember)
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 7 Documents clear
PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN KERIPIK SINGKONG MAHASISWA FEBI IAI DARUSSALAM MARTAPURA Lola Malihah; Muhammad Yulian Ma’mun; Muhammad Adi Riswan Al Mubarak; Mu’minah Mu’minah; Namiroh Namiroh
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.437 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan pendampingan bagi pelaku usaha atau UMKM. Pelaku UMKM merupakan seorang mahasiswa yang sekarang menjadi tulang punggung keluarga. Bentuk kegiatan berupa bimbingan dalam menganalisis dan menentukan strategi pemasaran yaitu dengan memilih produk yang akan dijual, memilih segmentasi pasar dan menentukan strategi pemasaran. Kegiatan selanjutnya adalah bimbingan dalam hal administrasi dan pencatatan keuangan, hal ini dilakukan dengan tujuan agar dapat mengetahui perkembangan usaha yang dilakukan.Produk yang dijual dalam usaha ini adalah keripik singkong. Pengembangan usaha didapat melalui bantuan pelatihan dan penambahan modal usaha yang diberikan oleh Baznas Provinsi Kalimantan Selatan yang telah menjadi mitra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAI Darussalam Martapura. Selama beberapa bulan menjalankan usaha hasil keuntungan yang diperoleh telah mengalami peningkatan yang dibuktikan pada pencatatan keuangan
SOSIALISASI PEMANFATAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI KONSEP EKONOMI SIRKULAR DI DESA CABI KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN BANJAR Lola Malihah; Ari Maulana; Nur Alfionita; M Nashrul Fahmi; Fatma Narianti; Hikmah Hikmah; Abdul Hair
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.814 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang konsep sirkular. Dimana dalam konsep ekonomi ini terjadi siklus yang bersifat melingkar. Bahan baku diproduksi menjadi bahan jadi kemudian digunakan oleh konsumen, setelah produk selesai digunakan oleh konsumen bahan sisa produk tadi diharapkan tidak hanya menjadi sampah yang tidak berguna, tetapi dapat diolah lagi (di daur ulang) untuk menjadi produk lain yang bernilai ekonomis dan akan dapat dikonsumsi lagi. Dengan demikian tentunya akan mengurangi jumlah sampah dan akan mendatangkan keuntungan bagi pelaku ekonomi sirkular tadi. Kegiatan ini diadakan di Desa Cabi Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar. Acara ini dihadiri oleh ibu-ibu warga Desa Cabi.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN EKONOMI KREATIF LIMBAH PINUS Ela Elliyana; Ambo Paerah; H Gazali; Henni Zainal; Supiati Supiati
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.042 KB)

Abstract

Pemberdayaan perempuan menjadi strategi yang tepat untuk peningkatan peran perempuan dalam mengembangkan potensi diri agar lebih mampu mandiri dan berkarya. Memberikan Kesadaran akan pentingnya peran perempuan menjadi usaha dalam mendukung majunya perekonomian suatu daerah. Perempuan menjadi sumber daya manusia yang sangat potensial sehingga di era sekarang posisinya disuarakan secara terus menerus dalam mendukung pembangunan perekonomian. Ekonomi kreatif ditujukan pada mereka yang mengedepankan kreatifitas, pengetahuan, serta ide ide cemerlang sebagai upaya roda perekonomian semakin maju. Industri yang berbasis mengandalkan kreativitas ini, melonjak dan berdampak signifikan pada pertumbuhan sektor ekonomi. Perempuan dapat berperan aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif setiap daerahnya, memanfaatkan limbah yang tidak bernilai menjadi mampu menghasilkan keuntungan finansial. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memaksimalkan peran perempuan melalui sosialisasi dan pelatihan kelompok PKK kecamatan tinggimoncong kabupaten gowa, provinsi sulawesi selatan Indonesia, sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif, meminimalisir dampak buruk limbah terhadap lingkungan dan handycraft pemanfaatan limbah buah pinus yang mampu mendukung peningkatan pendapatan rumah tangga, yaitu pembuatan karya dari limbah buah pinus, kemudian ditawarkan pada pelancong yang berkunjung kemalino sebagai destinasi alam yang sangat diminati di sulawesi selatan.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI PELAKU UMKM MASYARAKAT KEPULAUAN DESA KETUPAT KECAMATAN RAAS Syahril Syahril; Edy Purwanto; Isdiantoni Isdiantoni; Moh. Kurdi; Bambang Hermanto; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.118 KB)

Abstract

Manajemen Merupakan aktivitas berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian serta pengambilan keputusan untuk Memaksimalkan Keuntungan. Banyak pelaku UMKM Masyarakat kepulauan khususnya di desa Ketupat Kecamatan Raas dengan potensi hasil lautnya yang cukup melimpah. Banyak dari mereka mengelola usahanya tanpa memiliki dasar pengetahuan dan ketrampilan mengenai manajemen usaha dan manajemen keuangan yang baik. usaha mereka hanya dijalankan dengan mengandalkan perkiraan dan pengalaman saja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM akan pentingnya manajemen keuangan bagi pelaku umkm masyarakat kepulauan dengan menggunakan metode berupa sosialisasi dan pelatihan serta diskusi bersama pelaku UMKM. Hasil yang didapat dari Kegiatan ini semua para Pelaku UMKM bisa Memahami Pentingnya Manajemen Keuangan dan 30% dari Peserta telah bisa Mengetahui proses Manajemen Keuangan UMKM dengan baik. Luaran wajib dari PKM ini yaitu published di Journal Nasional PKM dan luaran tambahan yaitu Publish hasil PKM melalui media Online yaitu dakauTV.com
DIVERSFIKASI GULA CAIR DAN KEMASAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DI BANARESEP TIMUR KECAMATAN LENTENG Rusnani Rusnani; Endang Widyastuti
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.298 KB)

Abstract

Kelompok pembuat gula merah kelompok organisasi masyarakat desa yang anggotanya terdiri dari masyarakat yang mempunyai usaha kecil penyadapan air legen untuk dibuat gula merah. Kelompok ini adalah masyarakat petani yang membuat gula sebagai pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan dalam upaya memenuhi kebutuhan rumahtangganya. Permasalahan yang dihadapi kelompok usaha ini adalah para anggota kelompok ini dalam memproduksi gula kurang semangat dan kurang kreatif sehingga omzet penjualannya tidak ada peningkatan dari bulan ke bulan dan kebanyakan dari mereka lebih suka menjual legennya dari pada diolah menjadi gula. Gula yang ada di pasaran selama ini adalah gula berbentuk padatdan tidak dikemas sehingga kurang menarik dan kebersihannya kurang terjamin, kekurangan modal untuk membeli peralatan. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut (1) Memberi motivasi dan pengarahan, serta pelatihan untuk meningkatkan kreativitas mitra, (2) Bentuk produk yang berbeda yang merupakan gula alternatif yaitu berupagula merah yang berbentukcair, (3) Membuat kemasan yang lebih menarik,berupagelas danbotol plastik yang bergambar menarik/bermerk, (4) Memberi pelatihan untuk memasarkan secaraonline, dan (5) Memberi penyuluhan untuk mendapatkan pinjaman modal
PERLINDUNGAN HUKUM DALAM BODY SHAMMING TERHADAP KESEHATAN MENTAL Yayuk Sugiarti; Hidayat Andyanto; R.P. Much Muchtar
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.377 KB)

Abstract

Body Shaming merupakan istilah yang sedang tren saat ini, dimana mengkritik atau mengomentari fisik seseorang secara negatif atau pun dengan ujaran yang bermaksud mengejek atau menghina fisik maupun penampilan seseorang termasuk ke dalam kategori ini. Perlindungan Hukum terhadap korban body shaming perlu mendapakan perhatian yang sangat serius guna menangani fenomena-fenomena yang marak terjadi saat ini di media social khususnya. Penelitian ini mengkaji pengaturan tindak pidana penghinaan citra tubuh (body shaming) ditinjau dari hukum positif dan menjelaskan perlindungan hukum yang diberikan terhadap korban dalam tindak pidana penghinaan citra tubuh (body shaming). Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan menerapkan pendekatan Perundang-undangan yang mana mengacu pada bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Pengaturan tindak pidana penghinaan citra tubuh (body shaming) ditinjau dari hukum positif secara umum dapat dilihat dari unsur Penghinaan yang mana diatur dalam Bab XVI KUHP dan dikelompokkan menjadi 6 bagian yakni dari pasal 310 sampai pasal 318 serta selain itu, terdapat pula aturan hukum lain yang mengaturnya secara implisit dalam Pasal 27 ayat (3). Pasal 45 ayat (3) UU ITE. Dengan adanya sanksi berupa sanksi pidana. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan terhadap korban dalam tindak pidana penghinaan citra tubuh (body shaming) yaitu dibuatnya kebijakan oleh Negara mengnenai pelarangan dan sanksi tegas bagi para pelanggar seperti sanksi pidana dan denda, melalui lembaga perlindungan saksi dan korban yang didirikan.
PENDAMPINGAN BAGI NOTARIS DALAM RANGKA PEMENUHAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAM NOMOR 15 TAHUN 2020 TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN MAJELIS PENGAWAS NOTARIS TERHADAP NOTARIS Sjaifurrachman; Abshoril Fithry
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan ini menjelaskan tentang pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan bagi notaris di Kabupaten Sumenep dalam rangka pemenuhan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 15 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris terhadap Notaris. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Hukum Universitas Wiraraja sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada para notaris mengenai peraturan baru, serta teknis pelaporan dan pelaksanaan profesi notaris sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian melakukan berbagai kegiatan seperti koordinasi, penyusunan modul pelatihan, penyiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan pendampingan, pemantauan dan refleksi, serta pelaporan akhir. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respon positif dari para notaris yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini, terutama dalam memahami teknis pelaporan yang baik dan benar. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pelaporan secara berkala dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tim pengabdian berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi profesi notaris di Kabupaten Sumenep dan sekitarnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7