cover
Contact Name
Septiana Fathonah
Contact Email
jpkmk@stikes-notokusumo.ac.id
Phone
+6282136407862
Journal Mail Official
jpkmk@stikes-notokusumo.ac.id
Editorial Address
Jl. Bener No.26, Tegalrejo, Yogyakarta 55243
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK)
ISSN : -     EISSN : 28073134     DOI : 10.53423
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal ilmiah dari hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen. Jurnal ini dikemas secara padat dan berisi, sehingga mudah dipahami oleh pembaca dari kalangan akademis dan umum. Jurnal ini merupakan implementasi hasil penelitian.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023): September" : 10 Documents clear
Evaluasi Penerapan PHBS pada Anak-Anak Kampung Babakan Raja Brana RT 003 Cimanggis Depok: Evaluation of Implementation of PHBS for Children in Babakan Raja Brana RT 003 Cimanggis Depok Nur Fatimah, Gefira; Siti Masruroh; Fauziah Apriliani; Alifah Irdanti Syakurli; Muhammad Fuad Iqbal
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kondisi triple burden disease di Indonesia dapat dicegah dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Perilaku dan kebiasaan dibangun saat mereka masih usia anak-anak, terutama kebiasaan mencuci tangan serta memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Kampung Babakan Raja Brana sejak tahun 2019 berkomitmen untuk menerapkan konsep kampung sehat dengan melaksanakan kegiatan masyarakat berbasis bersih dan sehat. Kegiatan penyuluhan ini untuk mengevaluasi sejauh mana pemahaman anak-anak terkait cara mencuci tangan dan pemilahan sampah. Metode kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi, evaluasi dilakukan dengan tanya jawab dengan hasil seluruh anak-anak belum memahami cuci tangan yang baik dan benar serta belum bisa membedakan sampah organik dan organik, setelah diberikan penyuluhan dan pemberian permainan menyusun puzzle cuci tangan dan demonstrasi pemberian sampah didapatkan hasil bahwa 2 dari 3 kelompok berhasil menyusun puzzle langkah-langkah cuci tangan  sesuai standar WHO dan 100% anak-anak bisa membedakan jenis sampah organik dan anorganik dengan benar.   Abstract: The condition of triple burden disease in Indonesia can be prevented by implementing Clean and Healthy Behavior (PHBS). Behaviors and habits are built when they are still children, especially the habit of hands washing and sorting and disposing of trash in its place. Babakan Raja Brana Village, since 2019 has been committed to implementing the concept of a healthy village by implementing clean and healthy-based community activities. This counseling activity is to evaluate the extent of children's understanding regarding how to wash hands and sort waste. The method of this activity is lecture, question and answer and demonstration, evaluation is carried out by question and answer with the result that all children do not understand proper and proper hand washing and cannot distinguish between organic and organic waste, after being given counseling and giving games to arrange hand washing puzzles and The demonstration of giving garbage resulted in that 2 out of 3 groups succeeded in compiling a puzzle of steps for washing hands according to WHO standards and 100% of the children could distinguish between organic and inorganic waste types correctly.
Skrining Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan pada Lansia di Dusun Mlagi Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo: Screening As An Effort to Improve Health in The Elderly in Mlagi Village, Tanggulangin District, Sidoarjo District Resta Dwi Yuliani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penyakit tidak menular yang sering di derita oleh lansia antara lain adalah hipertensi dan hiperurisemia. Prevalensi hipertensi mencapai 22% dari populasi di dunia, sedangkan hiperurisemia berdasarkan Riskesdas 2018 sebesar 7,3%. Jawa timur dengan presentase 6,72% dari penduduk di atas usia 15 tahun. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai skrining kesehatan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan tes kadar asam urat yang dilakukan di masjid Al-Ikhlas Dusun Mlagi Kabupaten Sidoarjo dengan peserta sebanyak 35 orang usia 45 tahun ke atas. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan bahwa lansia di Dusun Mlagi, Kabupaten Sidoarjo menderita hipertensi sebanyak 11,4% memiliki tekanan darah normal, 37,1% menderita prehipertensi, 42,9% hiperetensi tingkat I dan 8,6% menunjukkan hipertensi tingkat II. Berdasarkan observasi dan wawancara kepada peserta mengeluhkan pusing, jantung berdebar-debar, dan mudah lelah. Selain, itu berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat 54,3% lansia memiliki kadar asam urat normal dan 45,7% lansia memiliki kadar asam urat tinggi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan observasi yang telah dilakukan peserta mengeluhkan nyeri pada bagian tengkuk leher, jari-jari tangan dan juga pada bagian lutut.   Abstract: Non-communicable diseases that are often suffered by the elderly include hypertension and hyperuricemia. The prevalence of hypertension reaches 22% of the world's population, while hyperuricemia based on Riskesdas 2018 is 7.3%. East Java with a percentage of 6.72% of the population over the age of 15 years. The purpose of this community service is as a health screening by carrying out blood pressure checks and uric acid level tests carried out at the Al-Ikhlas mosque in Mlagi Hamlet, Sidoarjo Regency with 35 participants aged 45 years and over. Based on the results of examinations that have been carried out, 11.4% of the elderly in Mlagi Hamlet, Sidoarjo Regency suffer from hypertension and have normal blood pressure, 37.1% suffer from prehypertension, 42.9% have grade I hypertension and 8.6% have grade II hypertension. Based on observations and interviews, participants complained of dizziness, heart palpitations and fatigue. Apart from that, based on the results of the examination, 54.3% of elderly people had normal uric acid levels and 45.7% of elderly people had high uric acid levels. Based on the results of examinations and observations made, participants complained of pain in the nape of the neck, fingers and also in the knees.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa SD Negeri 1 Waelata: Education Behavior Clean and Helathy Lifestyle for Student of SD Negeri 1 Waelata Fatimah, Wahyu Dwi; Fuadah Fahrudiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya kesehatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kebiasaan individu dalam mewujudkan derajat hidup yang optimal. Upaya ini dapat dilakukan salah satunya melalui instansi pendidikan tingkat dasar. Terdapat 8 pilar utama PHBS yang ada di sekolah. SD Negeri 1 Waelata merupakan sekolah dasar yang berada di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Setelah dilakukan survey awal melalui wawancara, diketahui bahwa siswa kelas 6 belum mendapatkan edukasi PHBS dan siswa belum mengetahui apa itu PHBS. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya PHBS. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode “Edukasi” berupa penyuluhan tentang pentingnya PHBS dan praktik mencuci tangan yang baik dan benar. Hasil dari 12 siswa saat awal penyuluhan belum mengetahui apa itu PHBS, setelah dilakukan edukasi semua siswa mampu menyebutkan setiap pilar PHBS, serta mampu mempraktikkan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Diharapkan edukasi PHBS ini menjadi salah satu kegiatan rutin yang diadakan di sekolah sebagai salah satu upaya kesehatan.   Abstract: Behavior Clean and Healthy Lifestyle is one of the health efforts carried out to increase individual awareness and habits in realizing an optimal degree of life. One of these efforts can be done through elementary-level educational institutions. There are at least 8 pillars of PHBS in the school. SD Negeri 1 Waelata is an elementary school located in Pulau Buru, Maluku Province. After conducting an initial survey through interviews, it was found that grade 6 students had not received PHBS education and students did not know what PHBS was. This community service aims to provide students with an understanding of the importance of PHBS. This Community Service uses the "Education" method in the form of counseling about the importance of PHBS and good and correct hand washing practices. The results of 12 students at the beginning of counseling did not know what PHBS was, after education all students were able to name each pillar of PHBS, and were able to practice good and correct hand washing. It is hoped that PHBS education will become one of the routine activities held in schools as one of the health efforts.
Pemberdayaan Kader Posyandu Remaja dalam Tatalaksana Keluarga dengan Hipertensi : Empowerment of Youth Posyandu Cadres in The Management of Families With Hypertention Tunik, Tunik; Mimik Christiani; Edi Yuswantoro
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Hipertensi adalah penyakit kronis yang membutuhkan penanganan rutin dalam tatalaksananya, sehingga perlu melibatkan kader posyandu remaja dalam upaya deteksi dini melalui program Program Posyandu Remaja yang sudah terbentuk. Program Posyandu Remaja di Kelurahan Kelutan perlu terus diberdayakan dalam mengembangkan perannya di masyarakat, Dengan meningkatnya Kasus Penyakit Tidak Menular khususnya Penyakit Hipertensi di Kelurahan Kelutan tercatat 190 KK dari data Puskesmas Trenggalek sampai bulan Juli 2022 yang akan terus bertambah . Deteksi Dini Hipertensi pada Kelompok resiko  sangat diperlukan untuk mencegah terjainya komplikasi. Pelaksanaan Deteksi Dini Hipertensi sangat diperlukan dengan melibatkan peran serta kader Posyandu remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan peran serta masyarakat melalui Kader Posyandu Remaja dalam pelaksanaan Deteksi Dini Hipertensi pada masyarakat kelompok resiko di Kelurahan Kelutan Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek. Metode pengabdian masyarakat adalah pelatihan Ketrampilan dalam Mendeteksi Dini Hipertensi sesuai dengan Panduan, dengan memeriksa Tekanan Darah, memberi penyuluhan dan menganjurkan untuk periksa lebih lanjut ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Hasil menunjukan peningkatan signifikan pengetahuan tentang Deteksi Dini Hipertensi dengan Kategori baik 60% dari yang sebelumnya 20% , termasuk Ketrampilan dalam pemeriksaan juga mengalami peningkatan, Dalam kegiatan pelaksanaan Deteksi Dini Hipertensi dari 21 orang  yang diperiksa ditemukan 14 mengalami Hipertensi ( 66,6 %).   Abstract: Hypertension is a chronic disease that requires regular treatment, so it is necessary to involve the cadres in early detection efforts. The Youth Integrated Service Post (Posyandu Remaja) program in Kelutan Village needs to continue to empower them to develop their role in society, with increasing disease cases of non-infectious diseases, especially hypertension. There were recorded from Puskesmas Trenggalek in 190 families until July 2022 that the cases are increasing. Early Detection of Hypertension in risk groups is important to prevent complications. It is very needed by involving the participation of The Youth Integrated Service Post Cadres. This community service aims to increase the participation of the cadres in implementing Early Detection of Hypertension in risk group communities in Kelutan of Puskesmas Trenggalek authority. The community service method is skills training in the early detection of hypertension according to the guidebook prepared by checking blood pressure, providing counseling, and recommending further examination in Puskesmas to obtain further treatment. The results showed a significant increase in knowledge about Early Detection of Hypertension from 20% to 60%, including skills in examinations which have also increased. In the implementation of Early Detection of Hypertension, of the 21 people examined, 14 people were found to have hypertension (66.6%).
Edukasi Jajanan Sehat pada Anak Usia Dini (Prasekolah) di PAUD Firdaus Bandung: Health Education of Healthy Snack Education Among Preschool Children in PAUD Firdaus Bandung Dwi Pratiwi, Gilang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Salah satu bentuk dukungan penting terhadap tumbuh kembang anak usia prasekolah yaitu dengan memberikan makanan atau jajanan sehat bergizi. Lingkungan sekitar sekolah merupakan tempat umum dimana anak dapat membeli jajanan penjual makanan. Namun kenyataannya, tidak semua jajanan dapat dikategorikan sebagai jajanan sehat dan aman bagi anak-anak. Pencegahan terjadinya keracunan atau penyakit pada anak akibat konsumsi jajanan tidak sehat perlu dilakukan sejak dini. Cara yang dapat dilakukan sebagai pencegahan adalah edukasi kepada anak-anak mengenai jajanan sehat dan aman untuk dikonsumsi sesuai usia mereka. Metode yang digunakan sebagai sarana edukasi adalah dengan menggunakan poster bergambar dan tanya jawab. Anak-anak diberikan materi mengenai jajanan sehat menggunakan poster bergambar, selanjutnya dilakukan tanya jawab dengan menggunakan iringan lagu agar anak-anak lebih mudah mengingat dan memahami. Pengukuran skor pengetahuan dilakukan sebelum dan setelah kegiatan dengan memberi pertanyaan secara lisan dengan menggunakan Bahasa yang sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan anak-anak terhadap jajanan sehat dibandingkan sebelum diberikan edukasi jajanan sehat.          Abstract: Providing nutritious healthy food or snacks is an important support for the growth and development of preschool-age children. The environment around the school is a public place where children can buy snacks from food vendors. However, not all snacks can be categorized as healthy and safe for children. Prevention of poisoning or illness in children due to the consumption of unhealthy snacks needs to be done early. The way that can be done as prevention is by educating children about healthy and safe snacks to consume according to their age. The method chosen for educating preschool-age children is by using posters and conducting feedback and discussion. Children were given knowledge about healthy snacks using illustrated posters, debriefing was carried out by using an interactive song to make it easily remembered and understandable. The knowledge score was taken by using the question-and-answer method. The educational activities showed an increase in children's knowledge scores on healthy snacks compared to before they were given healthy snack education.
Memahamkan Remaja Putri Tentang Dismenorea serta Penanganannya Secara Nonfarmakologis: Understanding Adolescent Girls About Dysmenorrhea and Its Nonpharmacological Treatment Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Sri Nur Hartiningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:  Permasalahan nyeri haid atau dismenorea banyak dialami oleh para remaja putri. Sifat dan tingkat rasa nyeri dismenorea bervariasi, mulai dari  yang ringan hingga yang berat dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.Permasalahan tersebut perlu untuk diatasi sehingga tidak menyebabkan terganggunya aktivitas remaja terutama aktifitas saat belajar. Salah satu tindakannya adalah dengan melakukan kegiatan pendidikan kesehatan kepada remaja mengenai dismenorea dan penanganan nyeri dismenore secara nonfarmakologi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja putri yang mengalami dismenore mengenai terapi nonfarmakologi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan remaja dalam mengatasi nyeri dismenorea. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan prinsip community-based research. Tindakan pengabdian yang dilakukan dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah tanya jawab. Media pengabdian yang digunakan adalah buku modul. Sasaran dari kegiatan ini adalah remaja putri di Dukuh Wijilan, Wijimulyo, Nanggulan, Kulonprogo. Jumlah peserta sebanyak 17 remaja. Metode evaluasi dengan menggunakan pre dan postest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan dari awalnya mayoritas kategori “kurang” menjadi kategori “baik”. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat, semua remaja (100%) memiliki pengetahuan dalam kategori “baik”. Hasil uji komparasi pengetahuan sebelum dan sesudah dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000 (nilai p < 0,05). Kesimpulannya adalah kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan modul efektif meningkatkan pengetahuan remaja.   Abstract: The problem of menstrual pain or dysmenorrhea is experienced by many young women. The nature and level of dysmenorrhea pain varies, ranging from mild to severe which can interfere with daily activities. These problems need to be addressed so that they do not disrupt adolescent activities, especially activities while studying. One of the actions is to carry out health education activities for teenagers regarding dysmenorrhea and non-pharmacological treatment of dysmenorrhea pain. The purpose of this activity is to provide health education to young women who experience dysmenorrhea regarding non-pharmacological therapy as an effort to increase adolescents' knowledge in dealing with dysmenorrhoea pain. The community-based research concept was applied in the execution of this community service project. The health education was delivered via a question-and-answer lecture format as part of the act of service. A module book was used as media in this activity. The target of this activity was young women in Wijilan Hamlet, Wijimulyo, Nanggulan, Kulonprogo. The number of participants was 17 teenagers. Evaluation method using pre and posttest. The evaluation results show an increase in the category of knowledge from the initial majority category of "less" to the category of "good". After the community service activities were carried out, all youth (100%) had knowledge in the "good" category. The results of the comparative test of knowledge before and after using the Wilcoxon test obtained a value of p = 0.000 (p value <0.05). The conclusion is that community service activities by conducting health education using modules effective to increasing adolescent knowledge.
Edukasi Penggunaan Obat pada Siswa dan Guru Pengelola UKS SDN Palur 06 di Sukoharjo : Education on Drug Use for Students and Teachers of SDN Palur 06 UKS Management in Sukoharjo siska, Tatiana; Anna Fitriyani; Sawiyati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai obat yang masih sangat minim. Pada penggunaan obat yang tidak tepat tanpa adanya informasi yang benar dapat menyebabkan masalah kesehatan baru. Informasi yang ada dalam kemasan obat sering kali tidak diperhatikan oleh Masyarakat, selain itu masyarakat juga kurang memahami penyimpanan, penggolongan obat bebas dan obat bebas terbatas serta pembuangan obat dengan benar. Kegiatan ini bertujuan agar guru pengelola UKS dan siswa SDN Palur 06 mampu mengelola obat dengan baik dan benar. Sedangkan manfaat dari pengabdian ini agar derajat kesehatan di lingkungan sekolah lebih meningkat. Target yang dicapai adalah peningkatan pemahaman guru pengelola UKS dan siswa SDN Palur 06 tentang (DAGUSIBU) sehingga dapat meningkatkan derajat kualitas Kesehatan dilingkungan sekolah tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu dengan metode ceramah (pemberian materi) dengan siswa dan guru pengelola SDN Palur 06 yang selanjutnya dilanjutkan tanya jawab dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan sebesar 60 % dan pemahaman para guru pengelola UKS dan siswa SDN Palur 06 terhadap DAGUSIBU.   Abstract: In carrying out this service, the background is the knowledge and behavior of the community regarding drugs which are still very minimal. Inappropriate use of drugs without the correct information can cause new health problems. The information contained in the drug packaging is often not considered by the community. In addition, the community also does not understand the storage, classification of drugs and proper disposal of drugs. This activity aims to make UKS management teachers and students of SDN Palur 06 able to manage drugs properly and correctly. While the benefits of this service are that the degree of health in the school environment will increase. The target achieved is to increase the understanding of teachers managing UKS and students of SDN Palur 06 about (DAGUSIBU) so that they can increase the degree of health quality in the school environment. The method of implementing this training activity is carried out in a simple way, namely by the lecture method (giving material) which is then followed by questions and answers and discussion. The results of the activity showed an increase in the knowledge and understanding of the UKS management teachers and students of SDN Palur 06 towards DAGUSIBU.
Pengembangan AEM (Apllication Electronic Modul) dalam Meningkatkan Pengetahuan Mahasiswa Tentang 6 Sasaran Keselamatan: Development of AEM (Apllication Electronic Module) In Increasing Student Knowledge About 6 Safety Goals Sutiyo Dani Saputro; Meri Oktariani; Endang Zulaicha Susilaningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Keselamatan pasien sangat penting untuk keamanan klinik darurat, yang mencakup keamanan peralatan klinis dan struktur klinik (keamanan perangkat keras dan bangunan), kesejahteraan ekologis, kesejahteraan bisnis klinik darurat, dan kesejahteraan bisnis klinik darurat. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan dengan Peningkatakan Pengetahuan 6 Sasaran Keselamatan Pasien Menggunakan AEM (Apllication Electronic Modul) Pada Mahasiswa Prodi Keperawatan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan menggunakan pendekatan Participation Action Research (PAR) dengan melibatkan dosen dan mahasiswa. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal Desember 2022 – Januari 2023. Evaluasi menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uj Wilcoxon. Dari hasil persiapan dan bimbingan selama 1 hari yang diikuti oleh 90 siswa, ternyata latihan tersebut mendapat respon yang baik dari siswa. Mahasiswa menjadi lebih peka terhadap 6 SKP. Hal ini terlihat dari hasil pre-test dan post-test, dimana sebelum pembimbingan menggunakan AEM (Modul Elektronik Aplikasi) diperoleh informasi dalam penerapan 6 SKP yang mempunyai nilai rata-rata 64,27 namun setelah bimbingan dan penggunaan AEM (Aplikasi Modul Elektronik) menunjukkan hasil informasi dengan nilai rata-rata 88,03. Hasil uji Wilcoxon mendapat p value sebesar 0,0001 yang berarti terjadi peningkatan yang sangat besar.   Abstract: Patient safety is very important for emergency clinic safety, which includes clinical equipment and clinic structure safety (hardware and building safety), ecological welfare, emergency clinic business welfare, and emergency clinic business welfare. This Community Service aims to provide health education by increasing Knowledge of 6 Targets of Patient Safety Using AEM (Application Electronic Module) for Nursing Study Program Students. Community service is carried out using the Participation Action Research (PAR) approach by involving lecturers and students. Extension activities were carried out on December 2022 – January 2023. The evaluation used a questionnaire and was analyzed using the Wilcoxon test. From the results of the preparation and guidance for 1 day which was attended by 90 students, it turned out that the exercise received a good response from students. Students become more sensitive to 6 SKP. This can be seen from the results of the pre-test and post-test, where before the guidance using AEM (Electronic Application Module) obtained information in the application of 6 SKP which had an average value of 64.27 but after guidance and use of AEM (Electronic Application Module) showed information results with an average value of 88.03. The Wilcoxon test results got a p value of 0.0001 which means there was a very large increase.  
Pemberian Makanan Bergizi Seimbang Melalui Pengolahan Produk Lokal di Desa Arul Kumer Barat: Providing Nutritionally Balanced Meals Through Local Product Processing in Arul Kumer Barat Village Fikri Faidul Jihad; Aria Iqba; Ihsan Murdani; Maiza Duana; Zulfa Wati; Darmawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Stanting merupakan masalah kekurangan gizi yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Salah satu pendekatan untuk mencegah stunting dengan memanfaatkan produk lokal untuk diolah. Cara ini efektif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang pada anak Balita. Desa Arul Kumer Barat tercatat Kasus Stunting 2 orang tahun 2021 dan meningkat menjadi 4 kasus tahun 2022. Tujuan kegiatan ini adalah Program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan fokus kerja untuk untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi dan cara memanfaatkan produk lokal untuk menciptakan makanan bergizi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan beberapa tahapan yaitu Sosialisasi program kerja KKN, pengolahan produk lokal seperti alpukat dan kopi gayo, pemberian makanan gizi seimbang dan pembersihan lingkungan setempat. Hasil dari program-program pengolahan makanan gizi seimbang dari produk lokal ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat tentang gizi dan pertumbuhan anak. Anak-anak yang menerima makanan ini mengalami pertumbuhan yang lebih baik dan memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami stunting.   Abstract: Stunting is a nutritional deficiency problem that impairs children's growth and development. One approach to prevent stunting is to utilize local products for processing. This method effectively meets the dietary needs and balanced nutrition of children under five. West Arul Kumer Village recorded 2 stunting cases in 2021 and increased to 4 points in 2022. The purpose of this activity is a Real Work Lecture (KKN) work program focusing on educating the community about the importance of nutrition and how to use local products to create nutritious food. The method of implementing this activity has several stages, namely, socialization of the KKN work program, processing local products such as avocados and gayo coffee, providing balanced nutritional food, and cleaning the local environment. The results of these balanced nutrition food processing programs from local products show increased community awareness about nutrition and child growth. Children who receive these meals experience better development and lower risk of stunting.
Edukasi Penanganan Cedera Olahraga (Strain & Sprain) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP): Education on Management of Sports Injuries (Strain & Sprain) and Cardiac Pulmonary Resuscitation (CPR) Vita Maryah Ardiyani; Ani Sutriningsih; Wahyu Dini Metrikayanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : P ertolongan cedera harus diberikan secara cepat dan tepat dikarenakan penanganan yang salah dapatberakibat buruk, cacat tubuh bahkan kematian. Cedera olah raga dan kegawatan jantung paru adalah hal umum yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan pengabdian masyarakat edukasi penanganan cedera olah raga dan RJP dilakukan berdasarkan hasil analisis situasi. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok mahasiswa terutama yang aktif melakukan kegiatan olah raga yang berpotensi mengalami cedera di wilayah kota malang. Kegiatan dilakukan secara langsung melalui penyebaran leaflet dan penyuluhan dengan media video dan simulasi. Pengetahuanpeserta sebelum diberi  edukasi sebagian besar memiliki  pengetahuan kategori kurang sebesar 80%. Pengetahuan peserta  sesudah  diberi  edukasi  sebagian  besar  memiliki  pengetahuan  kategori cukup sebesar 60%. Penangan cedera dan RJP secara luas harus di kenalkan kepada masyarakat umum agar kondisi kegawatan yang lebih lanjut dapat dicegah.   Abstract: Injury relief must be given quickly and precisely because mishandling can result in bad consequences, Body defects even death.Sports injuries and pulmonary heart loss are common to everyday life.The work of public devotion educational treatment of sports injuries and rjp is done based on the results of the analysis of the situation. The target of this activity is a group of students primarily active in sports activities that are potentially injured in Malang. Activities are carried out directly through the spread of leaflets and counseling with video media and simulations.Attendee knowledge before being educated has mostly less categorical knowledge.Attendant knowledge after education has mostly knowledge of the category is sufficient. The broadly-indulgence of the injury and rjp must be introduced to the general public in order for further surveillance conditions to be preventable.

Page 1 of 1 | Total Record : 10