cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jitet.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitet.journal@um.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Alamat: Graha Rektorat Lantai 6, Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik
ISSN : -     EISSN : 27977196     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik menerbitkan naskah terkait Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan. Fokus dan lingkup jurnal meliputi Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 7 (2022)" : 7 Documents clear
Peran Penggunaan Teknologi QR Code untuk Meningkatkan Keterhubungan dan Efisiensi Masyarakat Menuju Era Transformasi Society 5.0 Haffas Zikri Ariyandi; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p299-306

Abstract

Society 5.0 is a theory that integrates society and technology to achieve an easier and more efficient life. QR Code is one of the technological innovations that has a role in society 5.0 concept. This article uses a literature study technique to examine how QR codes might be used to improve connectedness and productivity in society. In literature research activities, such as collection, analysis, and storage of library data, information from various sources is analyzed qualitatively to determine the role of QR codes. QR code has a role in various fields, such as economics and business, education, tourism, advertising, health, and others. In this research, we also discuss the obstacles and problems that may occur in implementing QR codes in society such as the lack of public knowledge and awareness, data on security issues, limited access and infrastructure, and how to overcome them. By implementing the QR code in society, it is hoped that it can create a life that is more connected, efficient, and helps in the transformation era of Society 5.0. Society 5.0 merupakan konsep yang menghubungkan teknologi dan masyarakat untuk mencapai kehidupan yang lebih mudah dan efisien. Salah satu teknologi yang berperan dalam konsep Society 5.0 adalah QR code. Artikel ini membahas bagaimana penggunaan QR code dapat meningkatkan keterhubungan dan efisiensi dalam masyarakat dengan memanfaatkan pendekatan studi literatur. Dalam kegiatan penelitian studi literatur dilakukan pengumpulan, analisis, dan penyimpanan data pustaka dengan dari berbagai sumber yang dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui peran QR Code. QR code memiliki banyak peran di berbagai bidang seperti bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang pariwisata, periklanan, kesehatan, dan bidang lainnya. Dalam penelitian ini, kami juga membahas hambatan dan masalah yang mungkin terjadi dalam penerapan QR code di masyarakat seperti minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, masalah keamanan data, serta keterbatasan akses dan infrastruktur, serta bagaimana untuk mengatasinya. Dengan menerapkan QR code dalam masyarakat, diharapkan dapat menciptakan sebuah kehidupan yang lebih terhubung, efisien, dan membantu dalam era transformasi Society 5.0.
Perkembangan Teknologi Kesehatan di Era Society 5.0 Levina Lintang Pramita; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p307-313

Abstract

There are so many fields that is important for human being, and Healthcare is one of those fields, because having a healthy and fit body allows people to do their daily well. Health technology that exists today will definitely have an increasement in the next era, i.e. Society 5.0 era which initiated by Japan. The enhancement of healthcare technology in the coming years aims to improve our personal health standards, leading to better overall well-being for humanity at large scale. The improvement of health technology in the Society 5.0 era can occur due to the improvement of technology itself, starting from AI, robots, 3D printing, and information technology. Indeed, these four technologies are already present in the current era, but they are expected to experience significant growth in the Society 5.0 era, thereby becoming crucial components in various domains, including the healthcare sector. The deployment of these four technologies has a significant influence on the development of novel healthcare technologies, such as disease detection using Artificial Intelligence, robots for medical operations and other medical services, the existence of artificial organs that created by 3d printing, long-distance health services, and the implantation of microchips for health purposes. Kesehatan dianggap sebagai salah satu aspek yang paling penting dalam hidup manusia, karena memiliki tubuh yang sehat dan bugar memungkinkan individu untuk menjalankan aktivitas harian mereka dengan lancar. Teknologi kesehatan yang ada pada saat ini pasti akan mengalami peningkatan di era selanjutnya, yaitu Era Society 5.0 yang dicetuskan oleh Jepang. Peningkatan teknologi kesehatan di masa depan bertujuan untuk peningkatan kualitas kesehatan kita sendiri yang berdampak pada kesejahteraan manusia pada lingkup yang luas. Peningkatan teknologi kesehatan di Era Society 5.0 terjadi karena adanya peningkatan teknologi itu sendiri, mulai dari AI, robot, 3d Printing, dan Teknologi informasi. Sebenarnya, keempat teknologi tersebut sudah ada saat ini, namun pada Era Society 5.0, teknologi tersebut akan memiliki peningkatan yang sangat tinggi sehingga memiliki peran penting dalam semua bidang, termasuk bidang kesehatan. Penerapan keempat teknologi tersebut berdampak pada munculnya teknologi kesehatan baru, misalnya pendeteksian penyakit menggunakan Artificial Intelligent, robot untuk operasi dan pelayanan medis lainnya, adanya organ buatan, layanan kesehatan jarak jauh, serta penanaman chip mikro untuk kepentingan kesehatan.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Komunikasi Society 5.0 Lucyta Qutsyaning Rosydah; Harits Ar Rosyid
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p314-320

Abstract

Social media is a medium that is no less important in this era of society 4.0. Through social media platforms, individuals can connect with others, interact, and share information quickly and easily globally. There are good and bad effects from the use of social media which of course we as the intelligent generation must be clever and wise in sorting out the impacts that have arisen. With the upcoming era of society 5.0 in mind, research is underway to investigate how social media influences the progression of communication in society 5.0 The aim is to preemptively address any adverse effects while leveraging the positive impacts that social media may have. The methodology chosen for this research is a study of existing literature, including books, academic articles, and related journals, to explore the impact of social media on Society 5.0 communication. According to the results of the study, social media can have positive and negative effects on the advancement of communication in Society 5.0. Media sosial adalah sebuah media yang tak kalah penting dalam era society 4.0 ini. Melalui platform media sosial, individu dapat terkoneksi dengan orang lain, melakukan interaksi, serta membagikan informasi dengan cepat dan mudah secara global. Terdapat efek baik dan buruk dari pemanfaatan media sosial yang tentunya kita sebagai generasi cerdas harus pandai dan bijak dalam memilah dari dampak yang ditimbulkan. Oleh karena itu, mengingat kita akan segera berpindah menuju era society 5.0, dibuat lah bekal penelitian mengenai Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Komunikasi Society 5.0 guna mengantisipasi dampak negatif dan mengambil dampak positif yang dihasilkan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur, memanfaatkan sumber-sumber seperti buku, artikel ilmiah, dan jurnal relevan yang berkaitan dengan dampak media sosial terhadap evolusi masyarakat 5.0. Dalam penelitian ini, ditemukan adanya efek positif dan negatif yang ditimbulkan media sosial yang mempengaruhi perkembangan komunikasi masyarakat 5.0.
Relevansi Penerapan Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat Di Era Society 5.0 Maria Gabyelent Gea; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p321-325

Abstract

As a great country that has grown together with the world in technology and information, Indonesia is certainly inseparable from the problems and issues of the current globalization era. It started in the era of Industrial 4.0 and will soon move to era society 5.0, which is an era of very rapid development and many changes in Indonesia. As Indonesians, we do not need to fear these changes. Pancasila and its values ​​are what we should follow and apply in life in this era of modernization. As stated in the wording of PPKI, Pancasila is the basis and goal of national life, the values ​​of Pancasila are of course the views that support the thinking of Indonesia in implementation of national life. Also, with the values ​​of Pancasila guidelines contained in the foundation of Pancasila, which are still important and valid in life of the people and the country, so that the unity and integrity of the Indonesian people can be preserved, and society can face the problems and issues of the current era of globalization. Sebagai negara besar yang tumbuh bersama dunia dalam perkembangan teknologi dan informasi, Indonesia tentunya tidak terlepas dari permasalahan dan isu era globalisasi saat ini. Dimulai pada industri 4.0 dan akan segera beranjak ke society 5.0, yaitu masa kemajuan teknologi yang sangat pesat dan membuat banyak perubahan di Indonesia. Sebagai orang Indonesia, kita tidak perlu takut dengan perubahan tersebut. Pancasila dan nilai-nilainya adalah hal yang harus kita ikuti dan terapkan dalam kehidupan di era modernisasi ini. Sebagaimana diratifikasi dalam rumusan PPKI, yaitu Pancasila adalah landasan dan tujuan kehidupan bangsa, nilai-nilai Pancasila tentunya menjadi pandangan yang melandasi pemikiran karya Indonesia dalam menjalankan hidup berbangsa. Begitu juga dengan isi kandungan sila Pancasila dalam dasar Pancasila yang masih sesuai dan terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa agar persatuan dan keutuhan keragaman Indonesia dapat terjaga dan terpelihara, serta masyarakat mampu menghadapi permasalahan dan isu era perkembangan zaman saat ini.
Media Pembelajaran Interaktif Coding 'Bahasa C' untuk Anak-anak Berbasis Aplikasi Augmented Reality dalam Menyongsong Mohsen Samadi; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p326-338

Abstract

In the Era of Society 5.0 everything is centered on humans from various technological advances such as IoT, robots, AI and Big Data (Sugiono, 2020). An absolute requirement in facing this era is qualified human resources, especially in the IT field. However, the condition of human resources in the field of IT in the country is quite apprehensive. Research results from the Institute for Management Development (2019), stated that Indonesia was ranked 56th out of 63 countries surveyed. Basically, to improve the quality of these human resources, quality education is needed, especially through interactive learning media, considering the educational factor being SDGs 2030 program number 4, namely Quality Education. To answer this challenge, the authors created “Coding 'C Language' Interactive Learning Media for Children Based on Augmented Reality Applications”. C language was chosen because it is a basic programming language that is easy to learn. This learning media consists of device applications and learning books. Later this application will scan the barcode contained in the learning book which will produce augmented reality. Through augmented reality, children will be more interested in learning coding because there is a visualization of the microcontroller in the application. This application, created through React Native which is based on JavaScript. Based on the tests that the authors conducted on 30 random elementary school students in Malang, this Learning Media was able to provide coding introduction education with an increase of 32 percent. So that with this learning media, it is hoped that it can change the perspective of learning coding to be easy and fun. Di Era Society 5.0 semuanya berpusat pada manusia dari berbagai kemajuan teknologi seperti IoT, robot, AI dan Big Data (Sugiono, 2020). Syarat mutlak dalam menghadapi era ini adalah sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di bidang IT. Namun, kondisi sumber daya manusia di bidang TI di Tanah Air cukup memprihatinkan. Hasil penelitian Institute for Management Development (2019), menyebutkan Indonesia berada di peringkat 56 dari 63 negara yang disurvei. Pada dasarnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut diperlukan pendidikan yang berkualitas, terutama melalui media pembelajaran yang interaktif, mengingat faktor pendidikan menjadi program SDGs 2030 nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Untuk menjawab tantangan tersebut, maka penulis membuat “Media Pembelajaran Interaktif Coding 'Bahasa C' Untuk Anak Berbasis Aplikasi Augmented Reality”. Bahasa C dipilih karena merupakan bahasa pemrograman dasar yang mudah dipelajari. Media pembelajaran ini terdiri dari perangkat aplikasi dan buku pembelajaran. Nantinya aplikasi ini akan memindai barcode yang terdapat pada buku pembelajaran yang akan menghasilkan augmented reality. Melalui augmented reality, anak-anak akan lebih tertarik untuk belajar coding karena ada visualisasi mikrokontroler di dalam aplikasi tersebut. Aplikasi ini dibuat melalui React Native yang berbasis JavaScript. Berdasarkan uji coba yang penulis lakukan pada 30 siswa SD acak di Malang, Media Pembelajaran ini mampu memberikan pendidikan pengenalan koding dengan peningkatan sebesar 32 persen. Sehingga dengan adanya media pembelajaran ini diharapkan dapat mengubah cara pandang belajar coding menjadi mudah dan menyenangkan.  
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Society 5.0 Muchamad Andis Setiawan; Harits Ar Rosyid
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this article is to discuss useful methods for learning Islamic Religious Education today 5.0. The author identifies the significance of learning strategies in achieving the established learning objectives, particularly considering the difficulties posed by technological advancements. Teachers who are more creative, innovative, and informative are needed in the society 5.0 era of society. The author of this article offers several helpful hints and tricks for educators to use when developing effective learning strategies for today's society 5.0. To investigate learning strategies for Islamic Religious Education in the era of society 5.0, descriptive qualitative research methods are utilized. Participatory strategies, inquiry strategies, discovery learning strategies, cooperative strategies, and blended learning strategies are among the study's findings that are still relevant in society 5.0. Time society 5.0 is an idea of society that applies and balances the utilization of innovation in regular day to day existence, remembering for learning, to make access in virtual space and actual space to take care of social issues and make hyper-savvy people. Tujuan dari artikel ini adalah membahas metode-metode yang berguna dalam mempelajari Pendidikan Agama Islam di society saat ini yang disebut sebagai society 5.0. Penulis mengidentifikasi pentingnya strategi pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, terutama dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi. Diperlukan guru-guru yang lebih kreatif, inovatif, dan informatif di era society 5.0. Penulis artikel ini menawarkan sejumlah petunjuk dan trik yang berguna bagi para pendidik untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif untuk society saat ini yang disebut sebagai society 5.0. Untuk meneliti strategi pembelajaran untuk Pendidikan Agama Islam di era society 5.0, digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Strategi partisipatif, strategi penelitian, strategi pembelajaran penemuan, strategi kerja sama, dan strategi pembelajaran gabungan adalah beberapa hasil penelitian yang masih relevan di society 5.0. society 5.0 adalah konsep society yang mengaplikasikan dan menyeimbangkan penggunaan inovasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pembelajaran, untuk menciptakan akses di ruang virtual dan ruang fisik untuk mengatasi masalah sosial dan menciptakan individu yang super cerdas.
Peran dan Tantangan Cyber Security di Era Society 5.0 Muhammad Fahli Saputra; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p349-354

Abstract

Merging virtual and real worlds in Society 5.0 by integrating artificial intelligence and the internet of things makes it easy for humans and becomes a solution to social problems faced in the 4.0 era. Humans will coexist with technology that is developing very rapidly, making cyber threats even more real. This study uses a qualitative descriptive approach with data sources from a literature review using a conceptual review technique to collect information about cybersecurity and society 5.0. The aim is to provide an overview of the important roles and challenges that will be faced in the development of cyber security. The result is that cyber security is a very important element to protect the entire infrastructure of society. There are several challenges in the development of cyber security, one of which is the lack of human resources who are experts in the world of cyber security and the lack of public awareness of cyber threats. Cyber security must continue to evolve following technological developments and new threats that occur so quickly. Penggabungan dunia maya dan real world pada era Society 5.0 dengan mengintegrasikan artificial intelligence dan internet of things memberikan kemudahan bagi manusia dan menjadi solusi dari masalah sosial yang dihadapi pada era 4.0. Manusia akan hidup bersama teknologi secara berdampingan yang berkembang sangat pesat, membuat ancaman dunia maya semakin nyata. Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan sumber data dari tinjauan literatur dengan teknik conceptual review untuk mengumpulkan informasi mengenai keamanan siber dan masyarakat 5.0. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran mengenai peran penting serta tantangan yang akan dihadapi dalam perkembangan cyber security. Hasilnya adalah cyber security merupakan unsur yang sangat penting untuk melindungi seluruh infrastruktur masyarakat. Terdapat beberapa tantangan dalam perkembangan cyber security, salah satunya adalah sumber daya manusia yang ahli terhadap dunia keamanan dan siber masih sangat sedikit. Selain itu juga lemahnya kesadaran masyarakat akan ancaman dunia maya. Cyber security harus terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan ancaman baru yang begitu cepat terjadi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7