cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jitet.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitet.journal@um.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Alamat: Graha Rektorat Lantai 6, Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik
ISSN : -     EISSN : 27977196     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik menerbitkan naskah terkait Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan. Fokus dan lingkup jurnal meliputi Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 9 (2022)" : 7 Documents clear
Pentingnya Pengetahuan dan Kemampuan di Era Society 5.0 Rizky Rizaldi Kurniawan; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p395-400

Abstract

This article aims to find out how to adapt in the area of society 5.0, where the way to adapt discussed in this article is with knowledge and abilities. The qualitative method is the method used in this article. This type of research is used because research discusses the importance of knowledge and abilities in the area of society 5.0, so it requires journals to carry out result and discussions and obtain conclusions. The procedure section in this study has 2 steps, namely: searching for journals related to knowledge and abilities in the area of society 5.0 and reading and analyzing these journals with these steps, result of journal analysis related to titles can be obtained so that they can be used in result and discussion. The data analysis instrumens and techniques in this article are documents. In this study, the results were obtained, namely knowledge and abilitied are important things to have so that they can adapt to the era of society 5.0. Knowledge is understood as wee as ability. This is so as not to be unrivaled by others so that they can adapt. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui cara beradaptasi di era society 5.0 yang dimana cara beradaptasi yang dibahas dalam artikel ini yaitu dengan adanya pengetahuan dan kemampuan. Metode kualitatif menjadi metode yang dipakai dalam artikel ini. Jenis penelitian ini digunakan karena penelitian membahas tentang pentingnya pengetahuan dan kemampuan pada era society 5.0 sehingga memerlukan jurnal-jurnal untuk melakukan hasil dan pembahasan serta memperoleh kesimpulan. Bagian prosedur pada penelitian ini terdapat 2 langkah yaitu: mencari jurnal yang berkaitan dengan pengetahuan dan kemampuan di era society 5.0 dan membaca serta menganalisis jurnal tersebut dengan langkah-langkah tersebut maka dapat diperoleh hasil analisis jurnal yang berkaitan dengan judul sehingga dapat digunakan dalam hasil dan pembahasan. Instrumen dan teknik analisis data dalam artikel ini yaitu dokumen. Pada penelitian ini memperoleh hasil yaitu pengetahuan dan kemampuan menjadi hal yang penting dimiliki sehingga dapat beradaptasi pada era society 5.0. Pengetahuan benar-benar dipahami begitu juga dengan kemampuan. Hal ini dikarenakan agar tidak kalah tersaingi dengan orang lain sehingga bisa beradaptasi.
The Role of Information Technology in Advancing Public Service Systems for Society 5.0 and Smart Cities in Yemen Salah Abdullah Khalil Abdulrahman; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p401-409

Abstract

Smart cities and society 5.0 are two concepts that work well together since they both call for intelligent people who have achieved society 5.0 level. as well as technologically advanced environs. One of the essential components of developing a smart city and the Yemeni society 5.0 is ensuring the efficient operation of an information system. Smart city development in Yemeni is hampered by numerous problems. These problems include the city government's slow response time to citizen complaints, its lack of transparency when administering the city, the lack of infrastructure for a successful information exchange between the community and the government, and the human resources department's lack of digital literacy. This study aims to provide a broad overview of the public service system that might be applied to the development of an Yemeni smart cities utilizing the idea of a society 5.0. The study's findings show an improved, integrated public service system that Yemeni may be able to embrace. The study's conclusions are based on issues, data analysis results, and Yemeni’s requirements for requesting public services. Under the adjusted strategy, Yemeni 's urban development problems should be gradually and equally addressed, moving the country toward a smart city. Kota pintar dan masyarakat 5.0 adalah dua konsep yang bekerja sama dengan baik karena keduanya membutuhkan orang-orang cerdas yang telah mencapai tingkat masyarakat 5.0. serta lingkungan yang berteknologi maju. Salah satu komponen penting dalam mengembangkan kota pintar dan masyarakat Yaman 5.0 adalah memastikan pengoperasian sistem informasi yang efisien. Pengembangan kota pintar di Yaman terhambat oleh berbagai masalah. Masalah-masalah ini termasuk lambatnya waktu respons pemerintah kota terhadap keluhan warga, kurangnya transparansi dalam mengelola kota, kurangnya infrastruktur untuk pertukaran informasi yang sukses antara masyarakat dan pemerintah, dan kurangnya literasi digital departemen sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran luas tentang sistem pelayanan publik yang mungkin dapat diterapkan pada pengembangan kota pintar Yaman dengan memanfaatkan gagasan masyarakat 5.0. Temuan penelitian ini menunjukkan sistem pelayanan publik yang lebih baik dan terintegrasi yang mungkin dapat dianut oleh orang Yaman. Kesimpulan studi didasarkan pada isu, hasil analisis data, dan persyaratan Yaman untuk meminta layanan publik. Di bawah strategi yang disesuaikan, masalah pembangunan perkotaan Yaman harus ditangani secara bertahap dan merata, menggerakkan negara menuju kota pintar.
Penerapan Teknologi pada Pendidikan Indonesia di era Society 5.0 Satria Daffa Athallah Pratama; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p410-415

Abstract

The development of society has now reached the concept of Society 5.0. The idea is that society becomes human-centered in all its activities, including education. This concept is not only limited to problems that arise from production, but also social issues that arise because of the integration of the real and virtual worlds. This integration can occur with the help of technological components that support the concept of Society 5.0, with changes that must be instilled in every thinking person. Technological advancements in the field of education in Indonesia have kept pace with the times but must be improved to keep up with the development of Society 5.0. Improving technology and human resources directly related to the education sector in Indonesia is a good step to be able to develop with Society 5.0, such as implementing information systems with technology that can integrate physical space and virtual space. In addition, technology users are also expected to be able to acquire skills and data processing to keep up with the development of Society 5.0. Perkembangan masyarakat pada saat ini sudah mencapai gagasan Society 5.0. Gagasan yang bermakna dimana masyarakat menjadi berpusat pada manusia di segala aktivitasnya, termasuk dalam hal pendidikan. Konsep ini tidak hanya terbatas pada permasalahan yang muncul dari produksi, namun juga masalah sosial yang muncul melalui integrasi antara dunia nyata dan dunia maya. Integrasi ini dapat terjadi dengan bantuan komponen – komponen teknologi yang mendukung konsep Society 5.0, dengan perubahan – perubahan yang harus ditanamkan pada tiap pemikiran masyarakat. Perkembangan teknologi pada bidang pendidikan di Indonesia sudah cukup mengikuti perkembangan zaman, namun perlu ditingkatkan agar dapat mengikuti perkembangan Society 5.0. Meningkatkan teknologi dan sumber daya manusia yang berhubungan langsung dengan bidang pendidikan di Indonesia adalah langkah yang baik untuk bisa berkembang bersama Society 5.0, seperti menerapkan sistem informasi dengan teknologi yang bisa mengintegrasikan ruang fisik dan ruang virtual. Selain itu dari sisi pengguna teknologi juga diharap mampu untuk memperoleh keterampilan dan pemrosesan data demi mengikuti perkembangan dari Society 5.0.
Peran dan Pemanfaatan Media Sosial di Era Society 5.0 Tiara Amalina Salsabila; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p416-421

Abstract

The fast progression of Technology has led to a variety of changes in various sectors and global society. Digital change will create different concepts than before which will eventually become the pillars of a new industrial policy. Hence, society 5.0 has been introduced as a means of addressing these changes by utilizing cutting-edge scientific and advanced technological developments., such as Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), and robotics, to cater to the evolving needs of humanity. Its main objective is to improve society’s well-being and quality of life by prioritizing human-centered technological progress and development. Social media is considered as a constituent of the overall progress of Society 5.0. To prepare this article, Data was gathered through conducting a review of literature. This article explores the interdependencies and functions of social media in Society 5.0, specifically its impact on various facets of human life, such as communication, information dissemination, and business. Furthermore, the article highlights how social media is leveraged to address community economic challenges and social disparities. Pesatnya perkembangan Teknologi telah mengakibatkan beragam transformasi bagi masyarakat global dan sektor industri. Perubahan digital akan menciptakan berbagai konsep yang berbeda dari sebelumnya yang pada akhirnya akan menjadi tiang kebijakan industri yang baru. Sehingga untuk mempersiapkan hal tersebut, Society 5.0 disajikan untuk memudahkan kebutuhan manusia dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern seperti Internet of Things (IoT), Artificicial Intellegence (AI), dan robot. Society 5.0 berfokus pada peningkatan kualitas hidup atau kesejahteraan manusia sebagai pusat (human centered) dan tujuan dari pengembangan serta kemajuan teknologi. Dalam hal ini, media sosial termasuk dalam aspek yang ikut terlibat dalam perkembangan Society 5.0. Metode penelitian untuk pengumpulan data dalam pembuatan artikel ini menggunakan studi pustaka Artikel ini berisi pembahasan mengenai keterkaitan, dan peran yang diberikan oleh media sosial di era Society 5.0 dalam bermacam aspek kehidupan manusia seperti komunikasi, informasi, dan bisnis, serta bagaimana media sosial dimanfaatkan untuk mengatasi masalah perekonomian masyarakat dan kesenjangan sosial.
Urgensi Intelektualitas dan Kreativitas dalam Membuat Konten Digital di Era Society 5.0 Perspektif Gender Wahyu Pratama; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p422-428

Abstract

Digital content has become a distinct trend in the midst of technological advances, especially in the era of society 5.0 with the latest inventions such as artificial intelligence. Creating digital content usually requires qualified intellect and creativity. In this context, gender may also have an influence on the level of intellectuality and creativity of each individual. The research was carried out using descriptive qualitative methods and literature studies seeking information from various literatures. The results obtained are an understanding of the relationship between intellect and creativity with digital content, the relationship between these 3 things will be studied from various literature. This point will discuss whether intellect and creativity have an influence on the quality of digital content produced. In the next point there is a discussion about how big the relationship between gender is with intellect and creativity. This question departs from the assumption that there are differences in the mindset of each gender. The last point is the development of digital content in the era of society 5.0. In the end, the results of the discussion obtained at this point will focus on how humans adapt in the midst of the growing development of artificial intelligence. It is feared that intelligence that is increasingly developing can replace humans, especially in terms of creating digital content. Konten digital menjadi tren tersendiri di tengah kemajuan teknologi, terutama di era society 5.0 dengan adanya penemuan mutakhir seperti kecerdasan buatan. Dalam pembuatan konten digital biasanya memerlukan intelektualitas dan kreativitas yang mumpuni. Dalam konteks ini gender mungkin saja juga memberikan pengaruh terhadap tingkat intelektualitas dan kreativitas setiap individu. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan studi kepustakaan yang mencari informasi dari berbagai literatur. Hasil yang diperoleh adalah pemahaman tentang kaitan intelektualitas dan kreativitas dengan konten digital, keterkaitan 3 hal tersebut akan dikaji dari berbagai literatur. Poin ini akan membahas tentang apakah intelektualitas dan kreativitas memberikan pengaruh pada kualitas konten digital yang dihasilkan. Pada poin selanjutnya ada pembahasan tentang seberapa besar hubungan gender dengan intelektualitas dan kreativitas. Pertanyaan ini berangkat dari asumsi adanya perbedaan pola pikir setiap gender. Poin terakhir adalah perkembangan konten digital di era society 5.0. Pada akhirnya hasil pembahasan yang diperoleh pada poin ini akan berfokus pada bagaimana cara manusia beradaptasi di tengah perkembangan kecerdasan buatan yang kian berkembang. Kecerdasan yang semakin berkembang dikhawatirkan dapat menggantikan manusia khususnya dalam hal pembuatan konten digital.
The Society 5.0: The Future of Art and Its Technologies based History Sequence Achmad Iffad; Harits Ar Rosyid
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p429-433

Abstract

Human civilizations have begun growing all the time. In this paper, will be discussed about the correlations of development of art and the technologies it used based society 1.0 into society 5.0 that has been announced by Japan. This paper will explain about how society began making art from stone tools into using AI to make realistic art. Also, it is included how the future of art currently based Society 5.0. Meanwhile, the method it used may use the qualitative description to explain it. From the information gathered, we have concluded that the correlation of technologies with the art that came from society 1.0 up to society 4.0 match with the correlation of society 5.0. Furthermore, it could be used to predict the future but could not be as the main indicator. Since this paper uses limited resources to understand the correlation between art and the future of society 5.0, further research is needed. Peradaban manusia telah mulai tumbuh sepanjang waktu. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang korelasi perkembangan seni dan teknologi yang digunakannya berbasis society 1.0 ke dalam society 5.0 yang telah dicanangkan oleh Jepang. Tulisan ini akan menjelaskan tentang bagaimana masyarakat mulai membuat seni dari alat-alat batu hingga menggunakan AI untuk membuat seni realistik. Termasuk bagaimana masa depan seni rupa saat ini berbasis Society 5.0. Sedangkan metode yang digunakan dapat menggunakan deskripsi kualitatif untuk menjelaskannya. Dari informasi yang terkumpul, kami menyimpulkan bahwa korelasi teknologi dengan seni yang berasal dari masyarakat 1.0 hingga masyarakat 4.0 cocok dengan korelasi masyarakat 5.0. Selain itu, dapat digunakan untuk memprediksi masa depan tetapi tidak dapat dijadikan sebagai indikator utama. Karena makalah ini menggunakan sumber daya yang terbatas untuk memahami korelasi antara seni dan masa depan masyarakat 5.0, diperlukan penelitian lebih lanjut.
Society 5.0 dan Masa Depan Pekerjaan: Beradaptasi dengan Perubahan Lanskap Anita Qotrun Nada; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p434-440

Abstract

The technology initiated by the Japanese government in 2016 became the basis of Society 5.0 society. One of the impacts of Society 5.0 is a change in the work landscape, where technology will replace human work. In this study, researchers will examine how to adapt to changes in the landscape within the world of work. This research uses a descriptive-qualitative research method. The target of this research is the people affected by the changes in the work landscape due to Society 5.0. Researchers will interview experts and practitioners in the fields of technology, human resources, and education who have experience in dealing with changing work landscapes. The Society 5.0 concept creates new opportunities for types of work that have never existed before. However, traditional jobs based on manual and routine skills are threatened to be replaced by automation and robotics. Some types of work are threatened with being replaced by technology, but jobs that require unique human skills and abilities are still difficult to be replaced by machines. With the right efforts, it is hoped that workers will continue to adapt and remain productive in the Society 5.0 era and an increasingly competitive future. Teknologi yang digagas oleh pemerintah Jepang pada tahun 2016 menjadi dasar masyarakat Society 5.0. Salah satu dampak dari Society 5.0 adalah perubahan lanskap kerja, di mana teknologi akan terus menggantikan pekerjaan manusia secara bertahap. Pada penelitian ini, peneliti akan meneliti mengenai cara beradaptasi dengan perubahan lanskap dalam lingkup dunia kerja. Pada paper ini, peneliti menerapkan metode teknik analisis data deskriptif-kualitatif. Sasaran dari penelitian ini adalah masyarakat yang terdampak oleh perubahan lanskap kerja akibat Society 5.0. Subjek penelitian ini adalah para ahli dan praktisi di bidang teknologi, sumber daya manusia, dan pendidikan yang memiliki pengalaman dalam menghadapi perubahan lanskap kerja. Penelitian ini akan dilakukan melalui wawancara dengan para ahli dan praktisi yang dipilih. Society 5.0 memiliki konsep yang mampu membuat peluang baru dalam menciptakan jenis pekerjaan yang sebelumnya belum pernah ada. Namun, pekerjaan tradisional yang berbasis pada keterampilan manual dan rutin terancam untuk digantikan oleh otomatisasi dan robotika. Beberapa jenis pekerjaan terancam akan tergantikan oleh teknologi, namun pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan kemampuan manusia yang unik masih sulit untuk tergantikan oleh mesin. Dengan upaya yang tepat, diharapkan para pekerja dapat terus beradaptasi dan tetap produktif di era Society 5.0 dan masa depan yang semakin kompetitif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7