cover
Contact Name
Imat Rochimat
Contact Email
imat.rochimat@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
+6285223467262
Journal Mail Official
jurnal.bmi@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Gedung Direkorat Lt.2 Jl.Cilolohan No.35, Kel.Kahuripan, Kec.Tawang Kota Tasikmalaya 46115 INDONESIA
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Media Informasi
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1
Core Subject : Health,
Media informasi sebelumnya di OJS versi 2 dan mulai edisi Vol 18 No. 1 tahun 2022 beralih ke OJS Versi 3.. Sehingga perlu peubahan data/ update data. Media Informasi merupakan artikel kesehatan secara umum dengan sub bidang Keilmuan: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan, Keperawatan Gigi, Gizi, Farmasi, Rekam Medik, Informasi Kesehatan (RMIK) dan Kesehatan Masyarakat
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 20 No. 2 (2024): November" : 25 Documents clear
Integrasi Layanan Laktasi terhadap Kepuasan dan Keberhasilan Ibu Menyusui di Puskesmas Wilayah Surabaya (PILOT STUDI) Tika, Zummatul Atika; Jamila, Fidatul; Ula, Zumrotul; Hartiningtiyaswati, Setiya
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.564

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah susu yang diproduksi oleh ibu untuk bayi nya, dan merupakan sumber makanan (gizi) utama bagi bayi yang belum bisa mencerna makanan padat. Manajemen laktasi adalah usaha yang dilakukan untuk membantu kepuasan dan keberhasilan seorang ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya.Tujuan penelitian ini adalah adanya kepuasan dan keberhasilan ibu menyusui dalam memberikan ASI kepada bayinya melalui integrasi manajemen layanan laktasi yang sudah diberikan oleh tenaga kesehatan untuk membantu ibu bisa melaksanakan kewajiban dalam memebrikan ASI  dan bayi agar mendapatkan hak nya untuk mendapatkan ASI Ekslusif minimal selama 6 bulan pertama. Metode penelitian ini yaitu dengan pre-experimental dengan desain penelitian one shot case studi yaitu peneliti akan melakukan satu kali pengamatan setelah pemberian perlakukan (posttest) pada responden yang berada pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapatkan kepuasan menyusui yaitu sebesar 24 responden (96%) dan hanya 1 responden yang tidak puas dalam menyusui (4%), dan sebagian besar responden berhasil dalam menyusui yaitu 19 responden (76%) dan sebagian kecil yang belum berhasil meyusui yaitu 6 responden (24%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapatkan kepuasan dan keberhasilan dalam menyusui dan hanya sebagian kecil responden yang tidak puas dan tidak berhasil dalam menyusui, hal ini karena di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, paritas, pendidikan dan pekerjaan ibu.
Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Depresi di Klinik Psikiatri RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Kustiawan, Ridwan; Peni Cahyati; Iwan Somantri; Heri Djamiatul Maulana; Unang Arifin Hidayat
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.580

Abstract

Depresi adalah salah satu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan (afektif, mood)  Pengetahuan keluarga mengenai depresi merupakan awal usaha dalam memberi iklim yang kondusif bagi anggota keluarganya. Keluarga selain dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan jiwa anggota keluarganya juga dapat menjadi sumber masalah bagi anggota keluarga yang mengalami ketidak stabilan mental sebagai akibat minimnya pengetahun mengenai persoalan depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang depresi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga dengan anggota keluarga yang menderita depresi yang berkunjung ke Klinik Psikiatri RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya dengan jumlah kasus pada bulan November 2023 adalah 210 kunjungan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian ini adalah pengertahuan keluarga tentang depresi dalam katagori cukup baik.
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Balita Stunting : Systematic Review Apriliani, Ferenadia; Fajar, Nur Alam; Rahmiwati, Anita
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.585

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi utama yang masih banyak di Indonesia. Prevalensi stunting yang tinggi menjadi ancaman terhadap kesejahteraan dan ketahanan nasional jangka panjang. Menurut hasil survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 prevalensi stunting sebesar 21,6% sedangkan target prevalensi stunting pada tahun 2024 yaitu 14% dan target WHO yaitu kurang dari 20%. Penanggulangan stunting di Indonesia dilakukan dengan berpedoman kepada Perpres No.72 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting melalui intervensi spesifik berupa pemberian makanan tambahan (PMT) lokal kepada balita stunting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menambah wawasan mengenai bagaimana pemanfaatan makanan tambahan berpangan lokal diberbagai daerah dalam upaya Penanggulangan stunting di Indonesia. Penelitian ini merupakan systematic review menggunakan metode PRISMA. Pemilihan artikel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi serta pencariannya melalui database Google scholar dengan kata kunci “PMT pangan lokal, Status Gizi, Balita Stunting”. Artikel yang dilakukan review dari tahun 2020-2024 dan didaptkan 12 artikel yang dilakukan review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal mempengaruhi peningkatan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) pada balita stunting, Jika diberikan selama minimal 30 hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa pemberian makanan tambahan pangan lokal pada balita seperti tempe, tahu, Udang rebon, ikan patin dan kelor yang diolah menjadi makanan seperti bubur ikan, nugget, otak-otak dan bakso selama 30 hari hingga 90 hari dapat menjadi salah satu cara penurunan stunting.
Potret Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Perkotaan Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur Muhammad Kasim, Ahmad
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.608

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas perkotaan di Kabupaten Flores Timur, dengan menggunakan pendekatan Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR). Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi lima domain utama: karakteristik intervensi, konteks internal, konteks eksternal, karakteristik individu, dan proses implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Prolanis telah berjalan sesuai pedoman, berbagai tantangan masih dihadapi, terutama dalam hal keterbatasan infrastruktur kesehatan, rendahnya aksesibilitas teknologi seperti telemedicine, dan partisipasi pasien yang rendah, terutama di kalangan lansia. Kendala terbesar dalam implementasi adalah keterbatasan jaringan internet dan kurangnya pengetahuan peserta terkait teknologi pendukung Prolanis. Selain itu, keterbatasan sumber daya di Puskesmas, baik dalam hal tenaga kesehatan maupun dukungan teknis, turut mempengaruhi keberhasilan program. Budaya kolaboratif di dalam Puskesmas cukup baik, namun perlu diperkuat dengan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aplikasi seperti P-Care dan telemedicine. Dari sudut pandang pasien, motivasi dan partisipasi masih dipengaruhi oleh faktor sosial dan logistik, seperti akses transportasi dan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan penyakit kronis. Penelitian ini menyarankan peningkatan infrastruktur teknologi, edukasi pasien, pelatihan tenaga kesehatan, serta penguatan kebijakan dan monitoring untuk meningkatkan efektivitas Prolanis di masa mendatang
Produksi Media Komik Sebagai Media Promosi Kesehatan dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Siswa Sekolah Dasar Sa’adah, Afifah Zahrotus; Salawati, Trixie; Dyah Larasaty, Nurina
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.620

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat endemisitas Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tinggi. Kasus DBD terbanyak, salah satunya di kalangan anak-anak sekolah dasar. Minimnya pengetahuan anak-anak mengenai penularan dan pencegahan DBD dapat berkontribusi pada meningkatnya risiko terkena penyakit ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan komik sebagai media edukasi promosi kesehatan yang fokus pada penyampaian informasi mengenai DBD dan pencegahannya. Metode: Penelitian ini menggunakan model pengembangan media P-Process dari John Hopkins University. Uji coba media dilakukan dalam skala kecil pada 12 siswa SDN 02 Sendangmulyo melalui FGD. Hasil: Berdasarkan hasil uji kelayakan, komik pencegahan DBD dinyatakan layak untuk di uji coba dengan revisi. Uji coba skala kecil yang dilakukan pada siswa berusia 9-12 tahun menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah membaca komik tersebut. Siswa memberikan respons positif terhadap komik sebagai media edukasi, karena informasi disampaikan dengan cara yang menyenangkan melalui gambar-gambar yang menarik dan mudah dipahami. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan komik tentang pencegahan DBD layak digunakan untuk edukasi kepada siswa SD.
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Karang Gigi Di Poli Gigi RSUD Dr. H.M. Rabain Kabupaten Muara Enim Ambarita, Eka Novitasari; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.621

Abstract

Pendahuluan: Karang gigi merupaka nendapan mineral, yang terjadi karena sisi makanan yang menempel pada plak yang terdapat pada enamel mahkota gigi yang tidak dibersihkan secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karang gigi di poli gigi RSUD dr. H.M Rabain Kabupaten Muara Enim. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan umur 17 tahun ke atas yang berobat ke poli gigi RSUD dr. H.M Rabain Kabupaten Muara Enim yang berjumlah 249 pasien dengan jumlah sampel sebesar 152 sampel. Uji statistik yang digunakan adalah uji chisquare. Hasil: Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil 59 responden (38,8%) yang mengalami karang gigi, terdapat 66 responden (43,4%) ada pengetahuan kurang baik, terdapat 73 responden (48%) yang melakukan frekuensi menyikat gigi kurang baik, terdapat 70 responden (46,1%) yang melakukan cara menyikat gigi kurang baik, terdapat 68 responden (44,7%) yang mengkonsumsi jenis makanan kurang baik untuk kesehatan gigi mulut dan terdapat 69 responden (45,4%) yang mempunyai kebiasaan mengunyah satu sisi. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil variabel pengetahuan dengan p value 0,001, frekuensi menyikat gigi dengan p value 0,002, cara menyikat gigi dengan p value 0,002, jenis makanan dengan p value 0,007 dan kebiasaan mengunyah satu sisi dengan p value 0,000 Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, frekuensi menyikat gigi, cara menyikat gigi, jenis makanan dan kebiasaan mengunyah satu sisi dengan kejadian karang gigi di Poli Gigi RSUD dr. H.M Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2024.
Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)Bagi Petugas Kebersihan Jalan di Kecamatan Muara Enim Kalsum, Prasetyawati Any; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.622

Abstract

Alat pelindung diri harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti nyaman dipakai, tidak mengganggu pekerjaan, efektif melindungi terhadap berbagai jenis bahaya, dan memenuhi standar. Alat pelindung diri meliputi pelindung kepala, mata, wajah, telinga, pernafasan, tangan dan kaki. Penggunaan alat pelindung diri diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan Kesehatandan keselamatan kerja yang disetujui pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja. Tujuan dari peneilian ini adalah untuk mengetahui Faktor faktor Yang MempengaruhiKepatuhanpenggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Petugas Kebersihan Jalan Di Kecamatan Muara EnimTahun 2024. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dan pengambilan data dengan survei observasi onalanalitik dan rancangan penelitian menggunakan desain potongl intang(crosssectional). Populasi dalam penelitian ini yaitu Petugas Kebersihan Jalan di Kecamatan Muara Enim berjumlah 92 orang Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode Total Sampling. Berdasarkan analisis hasil univariat menujukan bahwa responden tidak patuh memakai alat perlindungan diri sebanyak 79 responden (8,58%), pengetahuan kurang 75 responden (81,6%), sikap negatif 73 responden (79,3%), pengawasan 76 responden 82,7%). Berdasarkan analisis bivariat. Berdasarkan hasil analisis bivariat. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,002, Ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,013, Ada hubungan yang bermakna antara masa kerja dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,041, Ada hubungan yang bermakna antara pengawasan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,002. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar petugas kebersihan jalan dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Persampahan Kota Muara Enim melaksanakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara rutin, memberikan arahan sebelum menjalankan tugas, meningkatkan pengawasan penggunaan Alat Pelindung diri selama bekerja, serta memperhatikan kelengkapan, ketersediaan dan perawatan Alat Pelindung diri secara berkala.
Pengembangan Aplikasi "ASANTI " (Antisipasi stunting pada kelompok Risiko Tinggi) sebagai Media Penurunan Stunting di Indonesia Yuliastuti, Santi; Diana, Helmi
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.624

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama. WHO mengestimasikan prevalensi balita stunting diseluruh dunia sebesar 22% atau 149,2 juta pada tahun 2020. Salah satu faktor penyebab stunting adalah banyaknya kasus kehamilan ibu risiko tinggi dengan kasuk KEK. Pada saat ini media yang paling banyak diakses oleh ibu-ibu adalah perangkat seluler atau handphone. Oleh karena itu aplikasi berbasis Android menjadi efektif sebagai upaya peningkatan pengetahuan. Tujuan: Membuat rancangan Aplikasi berbasis androdi “ASANTI" (Atisipasi Stunting pada kelompok Risiko Tinggi) " sebagai media edukasi pencegahan stunting pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian dan revisi produk. Hasil: Aplikasi ASANTI telah melakukan uji ahli materi dan ahli media serta telah melakukan uji kelayakan dan telah dinyatakan layak untuk digunakan. Penilaian ahli materi dengan nilai akhir sebesar 91 % termasuk dalam kategori sangat layak, penilaian ahli media diperoleh nilai akhir 94 % termasuk dalam kategori sangta layak. Hasil uji coba pada kelompok kecil diperoleh sebesar 91 % masuk dalam kategori sangat layak. Kesimpulan: Aplikasi ASANTI berbasis Android merupakan media edukasi kesehatan tentang  stunting, yang layak untuk digunakan
Pengaruh Media Video terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Peran Ayah dalam Keberhasilan Menyusui di Kabupaten Cirebon Nina Nirmaya Mariani; Suratmi; Lisnawati
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.631

Abstract

Latar Belakang : ASI   merupakan bentuk makanan ideal bayi selama 6 bulan pertama kehidupan karena ASI menyediakan zat-zat gizi penting bagi pertumbuhan  dan  perkembangan. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan dalam pemberian ASI,  kurangnya pengetahuan dan dukungan dari orang disekitar atau terdekat ibu yaitu suami. Salah satu cara yang untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku atau peran ayah adalah pemberian pendidikan Kesehatan dengan metode dan media yang tepat agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Berbagai penelitian menyatakan bahwa video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan peran (perilaku). Tujuan : untuk menganalisis pengaruh media video dalam meningkatkan pengetahuan dan peran ayah dalam pemberian ASI di Kabupaten Cirebon. Metode : Penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperimen,  rancangan one group pre and post design. Populasi adalah ayah yang memiliki bayi/balita usia 0-21 bulan. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisis univariate menggunakan nilai mean, median dan standar deviasi, analisis bivariate  menggunakan uji Wilcoxon (Pengetahuan) dan paired t test (Peran Ayah), dan. Hasil : Terdapat perbedaan nilai rata-rata baik pada pengetahuan dan peran ayah. Berdasarkan uji analisis terdapat pengaruh media video baik terhadap pengetahuan dengan P Value 0,001 dan peran ayah dengan P Value 0,001. Kesimpulan : Terdapat pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan dan peran ayah dalam keberhasilan menyusui. Penggunaan video dapat diterapkan dalam kelas ibu hamil dalam meningkatkan pengetahuan dan peran ayah ASI
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia Dewasa Rawat Inap di RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidrap Hadiq, Shabran; Fitriana Bunyanis; Nur Astuti Wulandari; Widiya Basri
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.632

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit terbesar kedua setelah diare yang dapat menyebabkan kematian, dimana terjadi infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, sehingga membutuhkan terapi antibiotik. Namun, beberapa studi mengemukakan bahwa satu per tiga antibiotik diresepkan tanpa indikasi yang jelas, dan hanya 21% yang diresepkan secara rasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dewasa rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene Mallomo tahun 2023. Penelitan ini menggunakan rancangan studi kuantitatif dan pengumpulan data secara retrospektif. Data yang didapatkan sebanyak 35 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan akan dievaluasi menggunakan metode gyssens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil penggunaan antibiotik untuk terapi tunggal yang paling banyak adalah Ceftriaxone sebanyak 18 (52,94%). Sedangkan untuk terapi kombinasi yang paling sering digunakan adalah Ceftriaxone+Levofloxacin sebanyak 3 (8,82%). Hasil evaluasi penggunaan antibiotik menunjukkan terdapat 37,5% penggunaan antibiotik rasional (Kategori 0), dan sebanyak 62,5% penggunaan antibiotik yang tidak rasional (Kategori IV-I). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik tersebut berdasarkan metode gyssens belum rasional. Perlu dilakukan penelitian lanjutan menggunakan metode evaluasi yang lain dan juga terkait faktor-faktor yang menyebabkan penggunaan antibiotik belum rasional.

Page 2 of 3 | Total Record : 25