cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfikom@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
ISSN : 20872461     EISSN : 23374616     DOI : 10.30659/jikm
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna (E-ISSN: 2337-4616, P-ISSN 2087-2461) is a Scientific Journal published by the Department of Communication Science, Faculty of Language and Communication Science, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is intended to the national and international scholarly community. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of communication. Articles published are the results of research, bringing the new sights (scope) on Cultural Studies, Public Relations, and Media.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019" : 7 Documents clear
Sikap Generasi “Z” terhadap bahasa Jawa: Studi kasus pada anak-anak usia Sekolah Dasar di kota Semarang Ilham Setyawan
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.30-36

Abstract

Language in everyday life has a very important role in communicating. At present there has been a decline in interest in the use of Javanese as a communication tool for the “Z” generation, namely the generation born in 1994-2012. The aim of this study is to find out the intensity of the use of regional languages, especially the Javanese language by the “Z” generation, what is the impact of the loss of regional languages, especially the Javanese language for the identity of the region and how the generation of “Z” language attitudes to local languages are specifically Javanese . From this study it was found that, “Z” generation has the ability that is very lacking in communicating using Javanese. The things that affect their mastery in language include their buccal background originating from the Javanese, the lack of use of the Javanese language as a daily communication tool and the lack of innovation in Javanese language learning methods. From this, innovation in learning is needed as well as increasing the intensity of the use of Javanese as a daily communication tool. Parents and teachers in the school have a role in mastering the Javanese language in communicating.
Karakteristik Public Relation pada Departemen Marketing Public Relations CNN Indonesia TV Ayu Puspa Yurita; Anwar Sani
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.37-47

Abstract

Banyaknya penggunaan nama pada divisi atau departemen public relations memberikan kesan bahwa tugas dan fungsi divisi atau departemen public relation di sebuah perusahaan kemudian berbeda dengan perusahaan lain. Perbedaan pada fungsi, tugas, peran, dan kegiatan yang dilakukan oleh divisi atau departemen public relations itu dapat menentukan karakteristik public relations pada perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tujuan, fungsi, peran, juga aktivitas departemen marketing public relations di CNN Indonesia TV. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa perbedaan tujuan, fungsi, dan peran tergantung dari kebijakan perusahaan masing- masing. CNN Indonesia TV melakukan efisiensi pada tujuan dan fungsi perusahaan, sedangkan peran departemen marketing public relations-nya sejalan dengan misi PR perusahaan yaitu ikut berkontribusi langsung dalam revenue perusahaan. Sedangkan aktivitas yang diinisiasi oleh CNN Indonesia ada 3, yaitu Dialog, Monolog, dan Meet Up. Dari 3 poin pada pembahasaan tersebut akhirnya dapat diketahui seperti apa karakteristik public relations pada departemen marketing public relations CNN Indonesia TV. Kata Kunci: Media Massa; Karakteristik; Public Relations; Marketing Public Relations; Fungsi  ABSTRACTThe many uses of names in the division or department of public relations that give the impression that the tasks and functions of the division or department are not the same as at first. Differences in functions, tasks, roles, and activities carried out by the division or public relations department can determine public relations in company. This  the background of the writer will describe characteristics of public relations in the public relations marketing departement CNN Indonesia TV. The purpose of this study was to determine the objectives, functions, roles, and also the marketing business relations department at CNN Indonesia TV. The research method is descriptive qualitative. The results of the study explain that the number of goals, functions, and roles depends on each company. CNN Indonesia TV transfers the functions and functions of the company, while the marketing office relations of public relations are within the mission of the company's public relations incorporated in the company's revenue. While the activities initiated by CNN Indonesia are 3, namely Dialogue, Monologue, and Meet Up. Of the 3 points in the discussion, it can finally be seen as what public relations in the CNN Indonesia TV marketing public relations department.
Pengalaman komunikasi orang tua dengan anak yang mengalami gangguan jiwa pasca rehabilitasi di kabupaten Semarang Ersha Auroryningtyas; Made Dwi Adnjani; Dian Marhaeni Kurdaningsih
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.48-63

Abstract

Anak penderita gangguan jiwa pasca rehabilitasi seringkali ditolak oleh keluarga untuk kembali ke rumah dan di dalam kehidupan bermasyarakat tidak diakui keberadaannya. Hal ini karena stigma masyarakat yang masih menganggap anak penderita gangguan jiwa pasca rehabilitasi sebagai anak yang memiliki gangguan sehingga tidak mudah bagi orang tua untuk melakukan komunikasi bahkan enggan menerima kembali anak tersebut. Berdasarkan fenomena di atas penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengalaman komunikasi orang tua dengan anak yang mengalami gangguan jiwa pasca rehabilitasi di Kabupaten Semarang. Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivis dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam yang didukung dengan observasi dan studi pustaka. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga informan. Dalam penelitian ini menggunakan Teori Pertukaran Kasih Sayang dan Teori Pertimbangan Sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengalaman komunikasi orang tua dengan anak penderita gangguan jiwa pasca rehabilitasi unik dan dinamik. Hasil dari penelitian ini adalah informan I memiliki pengalaman komunikasi dengan cara komunikasi non-verbal, informan II sang anak yang dapat berbicara seperti sebelum mengalami gangguan jiwa namun mengalami penurunan kualitas komunikasi, serta anak dari informan III cara berkomunikasinya adalah dalam tindakan. Dalam penilaian sosial atau stigma negatif yang melekat di dalam masyarakat terhadap anak penderita gangguan jiwa pasca rehabiltasi dikatakan hilang atau tidak berlaku jika sang anak mampu berbaur, kembali bersosialisasi ke dalam kehidupan bermasyarakat. Keterbatasan dalam penelitian ini hanya mewawancarai orang tua yang memiliki anak penderita gangguan jiwa pasca rehabilitasi tanpa mewawancarai anak maupun masyarakat sekitar. Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan dengan mewawancarai kedua belah pihak. Kata Kunci: pengalaman komunikasi, gangguan jiwa, pasca rehabilitasi AbstractChildren with mental disorder after rehabilitation are often rejected by their family whenever they come back to their home as well as to their social life. This phenomenon can be caused by the social stigma which assumes mental disorder children who had post-rehabilitation still have mental disorder so it is not easy for their parents to communicate. They even do not want to accept their children come back. Based on the phenomenon above, the research aims to find out the communication experience among parent and children with mental disorder who had post rehabilitation in Semarang Regency. This research was conducted through constructivist paradigm with descriptive qualitative research method and phenomenology approach. The techniques of data collection were in-depth interview technique supported with observation and literature reviews. The subjects in this research were three informants. The study employed two theories, i.e. Affection Exchange and Social Judgement. The study concludes that communication experience of parents and children with mental disorder who had post rehabilitation is unique and dynamic. The results of this research were informant I had communication experience using non-verbal communication, informant II had a communication experience with the child who could speak as before he got mental disorder, but the communication quality has decreased, and informant III had the communication experience using acts. The social assessment or negative stigma which exist in society through children with mental disorder who had post rehabilitation is not valid if the children could interact and socialize throughout social life. The research is only limited to interview the parents who have children with mental disorder who had post rehabilitation and has no interview neither their children nor the society. Therefore, it is suggested the next research could be expanded by interviewing both of the children with mental disorder who had post rehabilitation or the society. Keyword: communication experience, mental disorder, post rehabilitation
Model Peningkatan Pemahaman Literasi Media Sosial di Kabupaten Sleman Popi Andiyansari
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.64-78

Abstract

Social media is currenly one of the most used communication media by the community. The number of users of social media is not balanced with an understanding of ethics, danger, and how to counter information wisey. The ITE Law has been implemented since 2012 but does not increase the understanding and limits of users in social media. This study aims to improve public understanding of social media literacy and be able to control potentially unlawful interactions. The research method uses a quantitative approach by measuring the level of understanding of media literacy done twice, namely at the beginning of the study and the end of the study. This research is combine with treatment in the form of : socialization an practical guidance on ethics on social media. The result of this study are in the form of signifivantly increasing understanding of media literacy. The result were also obtained, the respondents did not understand the ethics and laws governing the use of social media.
Pengaruh strategi komunikasi pemasaran Starbucks Card terhadap loyalitas konsumen (Studi Pada Konsumen Berstatus Mahasiswa PT. Starbucks Coffee di Kota Bandung) Kartika Sari; Nurhayati I K
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.1-22

Abstract

Loyalitas memiliki peranan penting demi majunya suatu perusahaan khususnya dalam persaingan industri kedai kopi saat ini. Perusahaan menerapkan berbagai strategi komunikasi pemasaran demi mempertahankan konsumennya dalam menggunakan produk dan jasa. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh strategi komunikasi pemasaran Starbucks Card terhadap loyalitas konsumen berstatus mahasiswa di kota Bandung. Penelitian ini melakukan teknik sampling yang akan digunakan yaitu dengan cara non-probability sampling dikarenakan tidak adanya data sekunder yang menjelaskan secara tepat jumlah konsumen yang menggunakan Starbucks Card sehingga jumlah sampel yang dimiliki yaitu 105 responden. Berdasarkan dari hasil data pengolahan, dapat dilihat bahwa sub variabel yang paling berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen yaitu promosi penjualan, personal selling serta direct marketing dan pemasaran via internet yang berada pada kategori baik. Strategi komunikasi pemasaran yang telah dilakukan oleh Starbucks Coffee guna meningkatkan loyalitas konsumen dalam menggunakan kartu member Starbucks telah berjalan dengan baik dan memiliki respon yang baik oleh para penggunanya sehingga saran yang dapat diberikan yaitu mempertahankan hal tersebut agar dapat mempertahankan konsumen yang loyal maupun untuk menarik konsumen baru.Kata Kunci: Loyalitas Konsumen, Strategi Komunikasi Pemasaran, Starbucks Card,  PT. Starbucks Coffee, Mahasiswa.  ABSTRACTLoyalty has an important role for the sake of growth in a company, especially in the competitive coffee industry nowadays. A company implements variety of marketing communications strategy in order to maintain their customers in using products and services. This research is conducted to examine the influence of the marketing communication strategy of Starbucks Card toward customer loyalty in college student in Bandung. This research's sampling technique uses non-probability sampling due to the lack of secondary data specifying exactly the number of consumers who use the Starbucks Card so the sample sizes are 105 respondents. Based on the results of data processing, it can be seen that the sub-variables that have the most positive effect on customer loyalty are sales promotion, personal selling, direct marketing and marketing via the internet which are among good categories..Marketing communications strategy that has been done by Starbucks Coffee to increase consumer loyalty in using Starbucks Card has gone well and has a good response by the users so the suggestion that can be given is to retain it in order to maintain loyal customers and to attract new customers.Keywords: Consumer Loyalty, Marketing Communications Strategy, Starbucks Card, PT. Starbucks Coffee, College Student.
Gambaran nilai budaya dan kearifan lokal dalam film Wood Job! Raras Arum Wulandari
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.79-96

Abstract

Wood Job! is a film produced by Japanese theme-rural comedy-drama. The film, directed by Yaguchi Shinobu is an adaptation of the novel “Kamusari naa naa Nichijō”by Miura Shion. It tells a story of a high school student from the city that had to go through life as a forest farmer (lumberjack) in a remote village, with still so many myths, traditions, and the homage. The existences of the film in the community have a unique meaning among other communication media. Besides regarded as effective communication media in the dissemination of ideas and concepts, the film is also a medium of artistic expression provide disclosure paths of creativity, as well as culture media which depict human life and personality of a nation. Film can be considered as the transformation of people's lives, because in the film we can see the reflection of reality. To find out how the overview of cultural values and local wisdom in this film, researcher using a qualitative descriptive analysis with reference to the use of semiotics model of Roland Barthes. Researcher examine the signs appearing through three levels of meaning, denotation, connotation, and myth. Semiotic approach chosen for semiotics can be used to describe many things that are not visible on the surface. Semiotics able to peels more about the hidden meanings in it. This research is expected to broaden the Indonesian peoples to further the preservation of nature, using natural resources wisely. It is unfortunate if Indonesia's forests which are the lungs of the world misused by elements who are not responsible for the sake of mere group. Keywords: Culture, Local Wisdom, Semiotics, Film  AbstrakWood Job! adalah sebuah film produksi Jepang yang mengusung tema komedi-drama-rural. Film yang disutradarai oleh Shinobu Yaguchi ini merupakan adaptasi dari novel “Kamusari naa naa Nichijō” karya Shion Miura. Mengisahkan tentang seorang pelajar SMA dari kota harus menjalani kehidupan sebagai seorang petani hutan di sebuah desa terpencil, dengan masih begitu banyak mitos, tradisi, dan sisi penghormatan. Keberadaan film di tengah masyarakat mempunyai makna yang unik diantara media  komunikasi lainnya. Selain dipandang sebagai media komunikasi yang efektif dalam penyebarluasan ide dan gagasan, film juga merupakan media ekspresi seni yang memberikan jalur pengungkapan kreativitas, serta media budaya yang melukiskan kehidupan manusia dan kepribadian suatu bangsa. Film dapat dikatakan sebagai transformasi kehidupan masyarakat, karena dalam film kita bisa melihat cerminan dari realitas. Untuk mengetahui bagaimana gambaran nilai budaya dan kearifan lokal dalam film ini, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mengacu pada penggunaan model semiotika Roland Barthes. Peneliti mengkaji tanda-tanda yang muncul melalui tiga tingkatan makna, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Pendekatan semiotika dipilih karena semiotika dapat digunakan untuk menjelaskan berbagai hal yang tidak tampak di permukaan. Semiotika mampu mengupas lebih dalam mengenai makna-makna yang tersembunyi di dalamnya.  Penelitian ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat Indonesia untuk lebih menjaga kelestarian alam, dengan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana. Sangat disayangkan jika hutan Indonesia yang merupakan paru-paru dunia disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan kelompok semata.
Pesan kegagalan dalam novel Marchella F.P melalui hermeneutika interpretasi Paul Ricouer Aufa Athaya; Dewi K. Soedarsono
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.23-29

Abstract

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) merupakan salah satu karya sastra dalam bentuk novel yang dikemas dalam bentuk kalimat-kalimat sederhana dengan diksi dan desain grafis yang menarik. NKCTHI merupakan novel dengan genre self healing yang berisi tentang solusi dari permasalahan-permasalahan yang banyak orang alami dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah kesamaan pemahaman makna antara penulis dari buku tersebut dengan pembacanya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan menggunakan paradigma fenomenologi. Dalam mendapatkan data yang kredibel peneliti melakukan penafsiran terhadap novel NKCTHI untuk mengetahui makna kegagalan. Hasil penelitiannya adalah (1) Langkah Simbolik, Gambar yang ada memudahkan proses penafsiran karena menggambarkan situasi pada kalimat yang berada di sebelahnya. (2) Pemberian Makna, Tergiringnya emosi seorang pembaca novel NKCTHI dikarenakan adanya penggunaan diksi yang tepat. (3) Langkah Filosofis, Penggunaan bahasa dan gaya penulisan yang ringkas akan memudahkan proses penafsirkan makna. Kata Kunci: Pemahaman makna, Hermeneutika Interpretasi, Fenomenologi, Analisis, Novel  ABSTRACTNanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) is one of the literary works in the form of novels which are packaged in the form of simple sentences with interesting diction and graphic design. NKCTHI is a novel with self healing genre that contains solutions to problems that many people experience in daily life. The purpose of this study is to find out whether there is a common understanding of meaning between the author of the book and the reader. This research was conducted with qualitative research methods and using the phenomenology paradigm. In obtaining credible data the researcher interpreted the NKCTHI novel to find out the meaning of it. The results of the study are (1) Symbolic Steps, Existing images ease the process of interpretation because they describe the situation in the sentence next to it. (2) Giving Meanings, The emotion of an NKCTHI novel reader is happened due to the use of the correct diction. (3) Philosophical Steps, Use of language and concise writing style will ease the process of interpreting meaning.Keywords: Understanding of meaning, Hermeneutics Interpretation, Phenomenology, Analysis, Novel

Page 1 of 1 | Total Record : 7