Jurnal Media Penyiaran
Jurnal Media Penyiaran (JMP) pertama kali publikasi tahun 2021 dengan nomor ISSN (Elektonik): 2797-8095 yang diterbitkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Jurnal Media Penyiaran (JMP) adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Penyiaran Fakultas Komunikasi Dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika. Jurnal Media Penyiaran (JMP) terbit berkala pada bulan Juni dan bulan Desember. Redaksi Jurnal Media Penyiaran menerima artikel ilmiah dan hasil peneliitian pada bidang media penyiaran seperti televisi, radio, dan new media (website, blog, dan media sosial).
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022"
:
9 Documents
clear
Representasi Hero Dalam Film Gundala: Analisis Semiotika Roland Bartes
Jaka Jaka Atmaja;
Amir;
Teguh Tri Susanto;
Khairul Rizal;
Nuralam
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (998.837 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.952
Dalam penelitian ini penulis akan memfokuskan pada representasi seorang Hero yang ditampilkan dalam film Gundala diwakilkan oleh seorang tokoh bernama Sancaka. Penulis akan menggunakan beberapa adegan dalam film untuk mendukung analisis yang kemudian dikaitkan dengan beberapa teori yang ada. Gundala adalah satu film yang sangat penting untuk dijadikan objek penelitian dikarenakan kisahnya diangkat dari komik di era tahun 1969 an. Perubahan konteks dan konten Gundala dari tahun 1969 ke 2019 menjadi satu hal yang unik untuk diteliti saat ini. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini membahas mengenai bagaimana Representasi Hero dalam film Gundala: Analisis Seniotika Roland Barthes. berdasarkan makna atas tanda-tanda dalam teks film tersebut. Berkaitan dengan masalah penelitian dan metode yang digunakan maka penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif . Dengan memakai semiologi model Barthes maka analisis data akan dilakukan melalui dua tahap signifikasi, yaitu denotasi dan konotasi serta mitos. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis menarik kesimpulan yaitu:Secara Denotasi Sancaka (Gundala) sebagai seorang Pahlawan yang cukup berpengaruh dalam berperan menolong para pedagang dipasar dan melindungi yang lemah.Secara konotasi Sancaka (Gundala) dalam film Gundala ini digambarkan sebagai sosok yang memiliki karakter petarung yang kuat yang didapat dari sebuah kekuatan petir. Secara mitos sosok hero yang identik dengan aksi superhero nya , selanjutnya penggambaran sosok Sancaka dengan karakter sederhana namun baik serta melindungi untuk masyarakat yang lemah dan tertindas. Kata Kunci: Representasi, Film Gundala, Semiotika Roland Barthes.
Representasi Feminisme di Bidang Olahraga Dalam Film The Queen’s Gambit (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Ichsan Widi Utomo
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2136.104 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1044
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menginterpretasikan representasi feminisme dibidang olahraga dalam film The Queen’s Gambit dan juga untuk mengetahui makna Denotasi, Makna Konotasi, dan Mitos dalam film The Queen’s Gambit. Penelitan ini menggunakan metode kualitatif dan juga analisis semiotika Roland Barthes. Analisis semiotika Roland Barthes dalam ini dimulai dengan adanya makna denotasi yaitu arti sebenarnya, kemudian makna konotasi yaitu yang memiliki arti ganda. Makna konotasi yang sudah melekat dan diyakini oleh masyarakat, pada akhirnya akan menjadi mitos. Konsep Feminisme Liberal dapat dilihat melalui beberapa indikator seperti perempuan harus dapat bekerja; perempuan harus dapat menjadi seorang intelektual; perempuan harus dapat bekerja mencapai transformasi sosialis masyarakat; dan perempuan harus dapat menolak keliyanannya. Hasil yang didapat dari adegan-adegan yang terkait representasi feminisme di bidang olahraga terdapat beberapa konsep yaitu bahwa perempuan memiliki kapasitas yang sama dengan laki-laki dalam hal intelektualitas dan ketahanan fisik; bergesernya dominasi dari laki-laki khususnya dalam cabang/ bidang olahraga; dan perempuan saat ini sudah bisa memiliki kesempatan dan hak yang sama dalam ranah publik seperti laki-laki, khususnya di bidang olahraga.
Makna Jargon Kepak Sayap Kebhinnekaan Pada Baliho Puan Maharani
Muhammad Tsabit
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.751 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1046
Bagaimana Makna Pada Makna Jargon Kepak Sayap Kebhinnekaan. Jargon Puan Maharani dijabarkan melalui bahasa yang sederhana namun perlu penafsiran yang mendalam. Untuk menafsirkan isi jargon ini digunakan pisau bedah berupa kajian hermeneutika Paul Ricoeur. Hermeneutik merupakan unsur penting dalam memahami atau memberikan makna dari sebuah teks. Peneliti tertarik untuk mengetahui lebih lanjut lagi makna yang tersirat didalamnya. penelitian ini dilakukan adalah untuk menggali makna yang terkadung pada Kepak Sayap Kebhinnekaan. metode penelitian yang digunakan dalam memahami judul yang diangkat ini adalah metode kualitatif deskriptif analisis dan untuk menafsirkan isi jargon ini digunakan pisau bedah berupa kajian hermeneutika Paul Ricoeur Peneliti mengumpulkan informasi-informasi yang penting yang terkait dengan masalah penelitian, dan selanjutnya mengelompokkan data tersebut sesuai dengan topik masalahnya. Adapun macam analisis yang penulis uraikan untuk menganalisis objek permasalahan penelitian ini yaitu refleksi filosofis dan interpretasi hermeneutika, Lingkar Percaya dan Memahami Lingkaran hermeneutika Ricoeur, Memahami dan Menjelaskan Jika mencermati hermeneutika yang dipraktikkan oleh Ricoeur, Hermeneutika dan Praktik Kecurigaan Hermeneutika. Berdasarkan uraian dan hasil penelitian dapat diambil sebagai berikut Makna Kepak Sayap Kebhinnekaan.
Gaya Komunikasi Ganjar Pranowo Dalam Tayangan Youtube Atas Kasus Penerimaan Siswa Baru Dengan Sistem Zonasi
Achmad Haikal;
Marlinda Poernomo;
Rahtika Diana;
Rio Septian
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1249.057 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1048
Gaya komunikasi adalah suatu kekhasan yang dimiliki setiap orang dan gaya komunikasi antara orang yang satu dengan orang lainnya berbeda. Perbedaan antara gaya komunikasi antara satu orang dengan yang lain dapat berupa perbedaan dalam ciri-ciri model dalam berkomunikasi, tata cara berkomunikasi, cara berekspresi dalam berkomunikasi dan tanggapan yang diberikan atau ditunjukkan pada saat berkomunikasi ditambahkan oleh (Widjaja, 2000) Gaya komunikasi merupakan cara penyampaian dan gaya bahasa yang baik. Gaya yang dimaksud sendiri dapat bertipe verbal yang berupa kata-kata atau nonverbal berupa vokalik, bahasa badan, penggunaan waktu, dan penggunaan ruang dan jarak. Ganjar Pranowo mempunyai gaya komunikasi dalam menjalani tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Berbicara mengenai gaya komunikasi akan selalu menjadi topik yang menarik, dikarenakan setiap pemimpin mempunyai gaya komunikasi sendiri. Gaya komunikasi yang baik berfungsi untuk mendesain dan membentuk organisasi sesuai dengan visi dan misi yang ingin dicapai.Ganjar Pranowo mempunyai gaya komunikasi dalam menjalani tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Berbicara mengenai gaya komunikasi akan selalu menjadi topik yang menarik, dikarenakan setiap pemimpin mempunyai gaya komunikasi sendiri. Gaya komunikasi yang baik berfungsi untuk mendesain dan membentuk organisasi sesuai dengan visi dan misi yang ingin dicapai.
Pengaruh Program Drama Ikatan Cinta Terhadap Kepuasan Emosional Ibu Rumah Tangga
Dhefine Armelsa
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.457 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1069
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh alur cerita, tokoh utama dan soundtrack lagu terhadap Kepuasan Emosional Ibu rumah tangga yang menyaksikan tayangan drama Ikatan Cinta. berita dan politik dengan teori agenda setting. Sedangkan penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification dengan teori penunjang Managemen Suasana Hati dengan memilih beberapa aspek dari realitas dalam tayangan drama Ikatan Cinta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sample sebanyak 98 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan memberikan instrumen berupa kuisioner kepada responden. Pengolahan data menggunakan analisis regresi dengan bantuan SPSS 20.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa alur cerita memberi pengaruh positif terhadap Kepuasan Emosional, tokoh utama memberi pengaruh positif terhadap Kepuasan Emosional namun soundtrack lagu memberikan pengaruh negatif terhadap Kepuasan Emosional meski demikian jika secara bersama-sama ketiga variabel bebas memberikan pengaruh yang positif terhadap variabel terikat. Berdasarkan analisis dan temuan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa variabel alur cerita, tokoh utama dan soundtrack lagu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Emosional Ibu rumah tangga yang menyaksikan tayangan drama Ikatan Cinta.
Rebranding Dalam Industri Media (Studi Kasus iNews TV)
Muhammad Anggi Azhar Pratama;
Yan Bastian;
Yulianti Fajar Wulandari;
Murtiadi Murtiadi;
Lymbarski Caesariano
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1272.872 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1158
Pada 6 April 2015, SindoTV berubah menjadi iNews TV singkatan dari Indonesia News Televisi. Rebranding ini diharapkan mampu membuat iNews TV bersaing dengan stasiun televisi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses Rebranding Sindo TV menjadi iNews TV dalam perkembangan industri media. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi organisasi dan teori mediamorfosis. Paradigma yang digunakan adalah post-positivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif untuk menggambarkan secara nyata bagaimana proses Rebranding Sindo TV menjadi iNews TV. Wawancara dan observasi terhadap subjek penelitian sebagai sumber yang memahami dan memiliki kompetensi atas informasi dari objek penelitian, yakni informan dari Sales dan Marketing Departement, serta data lainnya dari berbagai sumber yang dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan proses rebranding Sindo TV menjadi iNews TV dalam perkembangan industri media bersifat positif dan mengalami kemajuan yang progressive. Terbukti selama 2 tahun perjalanannya iNews TV mampu menampilkan diri dengan baik dan kemajuannya meningkat, bahkan memasuki tahun kedua (April 2017), iNews TV telah berhasil dikenal oleh pengiklan, agensi dan public dengan performance yang baik sehingga menjadi salah satu stasiun televisi berita pilihan masyarakat.
Komunikasi Interpersonal dalam Perkuliahan Daring Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas BSI
Rety Palupi;
Gema Irhamdhika
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1134.267 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1181
With the outbreak of the Covid-19 case in 2020 in Indonesia, the Minister for Administrative Reform and Bureaucratic Reform (PAN & RB) made adjustments to the Work System of the State Civil Apparatus (ASN) in Efforts to Prevent the Spread of the Covid-19 Virus in Government Area. In this policy, it will affect all lines of society in carrying out daily activities. It is undeniable that this policy has an impact on the education sector in Indonesia. The policy implemented is the holding of learning activities through the network (online) ranging from students to teachers due to social restrictions. The Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia issued Circular No. 4 of 2020 on the second point regarding the Implementation of Educational Policies during the Covid-19 Pandemic. But in practice there are some parties who may try to adapt to this new habit. Especially in the online teaching and learning process. Hereby the author raises about the effectiveness of Interpesona communication in the implementation of online lectures at the Faculty of Communication and Language, Bina Sarana Informatika University. The theories used in this research are interpersonal communication, digital communication, and new media. The research method used in this research is descriptive and explanatory method with a quantitative approach. After getting data from the results of the grouping of scores, it can be concluded that the respondents assessed that interpersonal communication occurred and was carried out effectively during online lectures during the Covid-19 pandemic.
Gaya Hidup Remaja Melalui Sosial Media Tiktok
TUTY MUTIAH;
Marlina Shinta
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1292.654 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1282
Semakin majunya perkembangan internet sehingga berbagai macam sosial media bermunculan saat ini, salah satunya adalah TikTok. Penelitian ini membahas mengenai TikTok, Karena TikTok merupakan aplikasi musik Tiongkok yang merupakan platform video pendiri Toutiao pada September 2016. Dimana aplikasi untuk membuat video musik pendek, sehingga banyak orang bisa membuat video mereka sendiri. Ditambah lagi kondisi saat pandemi covid-19 dimana di Indonesia dan di seluruh dunia yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. guna mencegah penularan virus mengharuskan melakukan lockdown dan work from. Salah satu aplikasi yang disukai dan popular saat ini merupakan TikTok yang hampir di seluruh kalangan menyukainya. Asumsi awal dari teori Uses and Gratification adalah Teori tersebut menjelaskan mengapa konsumen menggunakan media tertentu dan apa fungsi media tersebut bagi mereka (Katerattanakul, 2002) Paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatif serta metode survei kepada responden dan dengan jumlah sampel 69 orang dari populasi berjumlah 83 orang mahasiswa Ilmu Komunikasi dan bahasa Angkatan 2019 Universitas Bina Sarana Informatika Cabang Kalimalang. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat adanya pengaruh gaya hidup remaja dengan sosial media TikTok.
Daya Tarik Minat Menonton Film KKN Di Desa Penari
Syarif Fitri
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3629.149 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1285
Tujuan pada penelitian ini mengetahui Daya Tarik Minat Menonton Film KKN di Desa Penari pada mahasiswa UBSI Prodi Penyiaran Cabang Margonda. Teori AIDDA dasar dari teori penelitian ini. Sedangkan penelitian ini dengan melakukan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survey dan instrumen menggunakan kuesioner sebagai pengumpulan datanya. Berjumlah 55 orang mahasiswa UBSI prodi penyiaran cabang margonda merupakan populasi pada penelitian ini. Hasil yang diperoleh berdasarkan jawaban dari responden adalah, adanya daya tarik yang tinggi pada KKN di Desa Penari sebesar 85% dan minat menonton yang tinggi dari untuk menonton film KKN di Desa Penari sebesar 84% dengan hubungan antar variabel sebesar 0,792.