cover
Contact Name
Tuty Ningsih
Contact Email
lp2m@itsi.ac.id
Phone
=6282273280322
Journal Mail Official
lp2m@itsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar (Pancing), Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20222
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Agro Estate
ISSN : 25800957     EISSN : 26564815     DOI : https://doi.org/10.47199/jae.v7i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agro Estate adalah Jurnal Ilmiah Budidaya Perkebunan yang menyajikan hasil penelitian dan telaah ilmiah dari Dosen, Peneliti, Praktisi, Mahasisa dalam bidang perkebunan. Topik utama yang diterbitkan mencakup: 1. Aspek Agronomi 2. Tanah dan Konservasi 3. Perlindungan Tanaman 4. Manajemen Tenaga Kerja (SDM) 5. Manajemen Keuangan 6. Aspek Kelestarian
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2020): Juni 2020" : 3 Documents clear
EVALUASI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KARET BEBERAPA KLON INTRODUKSI DI WILAYAH BERIKLIM BASAH Sayurandi
Agro Estate Vol 4 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v4i1.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan produksi karet dari beberapa klon karet yang diintroduksi pada iklim basah. Tujuh klon yang diintroduksi diuji pada penelitian ini dengan menggunakan rancangan acak kelompok non-faktorial. Klon yang diuji ditanam di Kabupaten Aek PamienkeLabuhan Batu Utara pada tahun 2005. Curah hujan rata-rata selama sepuluh tahun terakhir adalah 3036 mm / tahun dan jumlah hari hujan rata-rata adalah 145 hari / tahun. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan tanaman pada periode belum dewasa, produksi karet, dan ketahanan penyakit daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon PB 330 dan PB 340 memiliki pertumbuhan lilit batang tertinggi pada usia lima tahun masing-masing sebesar 53,90 cm dan 50,20 cm. Produksi karet menunjukkan bahwa klon PB 330, PB 340, dan PB 260 memiliki produksi karet tertinggi (kg / pohon / tahun) masing-masing 4,75 kg, 4,80 kg dan 4,70 kg. Daya tahan penyakit daun menunjukkan bahwa klon yang diintroduksi tahan terhadap Oidium dan tahan terhadap Colletotrichum dan Corynespora.
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA SAWIT MELALUI PENDEKATAN MANAJEMEN BLOK DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SKALA LUAS Megawati Siahaan; Hardy Wijaya
Agro Estate Vol 4 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v4i1.145

Abstract

Peningkatan produktivitas kelapa sawit adalah salah satu kriteria keberhasilan asisten lapangan dalam mengelola afdeling/divisi. Asisten lapangan di perkebunan kelapa sawit memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan 500-800 ha tergantung pada kebijakan perusahaan. Semua areal dibagi berdasarkan blok dengan ukuran 25-30 ha per blok. Blok dirancang agar homogen dengan mengatur tanaman, lumpur, jalan, dan sesuai kriteria lainnya agar mudah dikelola. Namun faktanya, blok memiliki keragaman antara satu dengan lainnya dan harus ditangani dengan cara berbeda. Pendekatan manajemen blok adalah salah satu cara terbaik untuk mengevaluasi dan menemukan akar permasalahan. Metode ini dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit. Masalah dalam blok bukan hanya satu tetapi banyak faktor yang harus dianalisis. Manajemen blok dapat dilakukan dengan tiga tahap yaitu analisis kesenjangan, analisis akar permasalahan dengan metode fishbone dan konsep Identifikasi Masalah dan Tindakan Korektif (PICA). Metode ini telah dicoba pada banyak perusahaan
KERAGAMAN GULMA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaies guineensis Jacq.) BELUM MENGHASILKAN DAN SUDAH MENGHASILKAN DI KEBUN RAMBUTAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III Ahmad Saleh; M. Yusuf Dibisono; Sabar Ukur Gea
Agro Estate Vol 4 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v4i1.147

Abstract

Gulma merupakan tanaman yang merugikan karena dapat bersaing dengan tanaman kelapa sawit. Pertumbuhan gulma dapat mengurangi produksi tandan buah sawit mencapai 20%. Gulma tidak hanya bersaing dalam mengambil nutrisi tetapi juga menghasilkan zat allelopathic yang beracun bagi kelapa sawit. Inventarisasi dan mengetahui dominasi spesies gulma diperlukan dalam pengelolaan pengendalian gulma yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keanekaragaman gulma di beberapa area yang berbeda tahun tanam. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel yang dilakukan pada dua area yang menghasilkan (18 tahun dan 8 tahun) dan area belum menghasilkan (1 tahun) dengan metode observasi langsung. Setiap area tanam dibuat dari 2 petak besar dengan ukuran 20 mx 60 m pada sela tanaman sawit, kemudian di dalamnya dibuat 6 petak kecil dengan ukuran 2 x 2 m. Data dianalisis dengan SDR (Summed Dominance Ratio) untuk menentukan spesies gulma yang dominan. Keragaman gulma dari masing-masing area bervariasi, terdapat 29 spesies gulma dan 20 famili, namun, terdapat 5 spesies gulma yang ditemukan di semua area penelitian; O. nodusa, Poaceae; C. kyllingia, Cyperaceae; A. comressus, Poaceae; P. Niruri, Phyllanthaceae; A. spinous, Amaranthaceae. Gulma yang dominan di area yang belum menghasilkan adalah E. indica, Poaceae sedangkan di daerah menghasilkan adalah O. nodosa, Poaceae.

Page 1 of 1 | Total Record : 3