cover
Contact Name
Elif Pardiansyah
Contact Email
elfardianzyah@untirta.ac.id
Phone
+6281391257400
Journal Mail Official
fauzanadim@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Gedung Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus Jalan Conge Ngembalrejo Kotak Pos 51 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah
Core Subject : Religion, Economy,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic Accounting, Islamic Bussines Management, Islamic Human Resource Management, Islamic Economics, Islamic Banking and Finance.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM" : 9 Documents clear
STRATEGI OPTIMALISASI WISATA SYARIAH DI KUDUS
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.728

Abstract

People welfare is the responsibility of the government both national and local government. Local government should facilitate the development of economy, especially in terms of economic resources to support citizens. The district government of Kudus must provide facilities to support the growth of religious-tourist destinations in addition to non-religious one. Tourist destination in Kudus has contributed to the growth of tourism in Kudus so that the government has to give attentions in the form of policy, license and capital. Tourism is part of economic empowerment. The down of cigarette industry needs to be responded by promoting other economic industries. Tourism is a potential asset needs to be taken into consideration for the benefit of Kudus society. There are two national religious tourist destinations in Kudus although one of them is not categorized by the Provincial government as tourist destination. In 2014, none of tourist destination in Kudus received a grant from Tourism Department of Central Java. This condition may portray the degree of government attention in tourism. Immediate action should be taken by the government and stakeholders in Kudus.Kata Kunci: welfare, people, policyKesejahteraan rakyat merupakan tanggung jawab yang ada di pundak pemerintah dan pemerintah daerah. Keberadaan Pemda harus memfasilitasi eksisnya jalur perekonomian, terutama menghidupi sumber ekonomi rakyat dengan kebijakan yang ramah. Upaya yang harus segera direalisasikan Pemerintah Kabupaten Kudus adalah memfasilitasi eksisnya destinasi wisata syariah, selain optimalisasi destinasi wisata non-syariah. Area wisata di Kudus telah mendukung eksisnya pariwisata, hanya saja, perlu sentuhan dari pemerintah dalam bentuk sosialisasi kebijakan, kemudahan perizinan, dan pelayanan permodalan yang ramah. Eksisnya wisata dan wisata syariah merupakan bagian dari bentuk pemberdayaan ekonomi rakyat. Muramnya industri kretek sebagai pemacu agar sumber perekonomian lainnya dioptimalkan. Potensi bidang kepariwisataan di Kudus yang telah ada merupakan aset yang perlu sentuhan nyata agar kesejahteraan bagi warga Kudus terlaksana dengan baik. Satu hal yang memprihatinkan bahwa Kudus memiliki dua destinasi wisata syariah skala nasional, yakni wisata berbasis ritual keagamaan, tetapi satu di antaranya tidak termasuk destinasi wisata versi pemerintah provinsi Jawa Tengah. Bahkan penghargaan destinasi wisata yang dianugerahkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 pun tidak diperoleh Kudus. Hal ini sebagai penanda bahwa destinasi wisata dan wisata syariah di Kudus belum mendapat perhatian yang proporsional oleh pemerintah daerah Kabupaten Kudus. Keprihatinan ini agar tidak berlarut-larut, segera merapatkan barisan antara pemerintah dan pelaku wisata di Kudus.Kata Kunci: kesejahteraan, rakyat kecil, dan kebijakan ramah.
ANALISIS PENGARUH INFLASI, PRODUK DOMESTIC BRUTO DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP RETURN ON ASSET BANK SYARIAH
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.724

Abstract

This research aims to explain the influence analysis of Inflation, Gross Domestic Bruto, and Money Supply to the Return on Asset (ROA) of Islamic Banking period 2009-2012. The sampling technique used is purposive sampling. This research sample gained from three Islamic banks and the data were obtained from published financial statement of Bank of Indonesia. Data analysis technique used multiple linier regression analysis. Where previously data had been tested with the classical assumption include data normality test, heteroscedasticity, multicollinearity and autocorrelation. F Test result showed that simultaneous variable of Inflation, Gross Domestic Bruto, and Money Supply have a significant effect on ROA while T Test result showed that partially Inflation haven’t a significant effect on ROA while GDP have a positive and significant effect on ROA while Money Supply have a negative and significant effect on ROA.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis pengaruh inflasi, produk domestic bruto dan jumlah uang beredar terhadap return on asset perbankan syariah periode 2009 – 2012. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak tiga bank syariah. Dimana datanya diambil dari laporan leuangan yang telah dipublikasikan oleh Bank Indonesia. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Dimana sebelumnya telah dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinieritas dan autokorelasi. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan variable inflasi, produk domestic bruto dan jumlah uang beredar berpengaruh secara signifikan terhadap return on asset, adapun hasil uji T menunjukkan bahwa secara parsial inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap return on asset, sedangkan produk domestic bruto menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset dan jumlah uang beredar menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap return on asset.   Kata Kunci: Inflasi, Produk Domesti Bruto, Uang Beredar, Return on Asset
SUSTAINABILITY PERUSAHAAN KELUARGA : STUDI KASUS PADA CV. MUBAROKFOOD CIPTA DELICIA KUDUS
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.729

Abstract

Countries that have strong economies usually got great support from the family business, the more numerous and powerful family firm in it, the stronger the economy of a country. However, there are only many family business who are able to live from generation to generation. There is the curse of death and internal problems that must be faced by the family. Therefore, having a family business that is able to live up to our children and grandchildren is a pride in itself. This study will assess the sustainability of the family business which is in Kudus that is still exist until more than a century, namely CV. Mubarokfood Cipta Delicia. This study used a qualitative descriptive approach, and explored data through direct interviews with the managers of the company. The validity test using the technique of Triangulasi, then analyzed by reduction, display and analysis of data. The results of the study reveal a family member has a strong commitment to the sustainability of the company. It was realized in the 5S-based management application that lived from the values of philosophical culture.Negara-negara yang memiliki ekonomi kuat biasanya mendapat sokongan besar dari bisnis keluarga, semakin banyak dan kuat perusahaan keluarga di dalamnya, semakin kokoh ekonomi suatu negara. Namun tidak banyak perusahaan keluarga yang mampu hidup dari generasi ke generasi. Terdapat kutukan maut dan problem internal yang harus dihadapi keluarga. Oleh sebab itu, memiliki bisnis keluarga yang sanggup hidup hingga ke anak cucu merupakan kebanggan tersendiri. Penelitian ini akan mengkaji sustainability perusahaan keluarga yang berada di Kudus yang mampu eksis hingga usia lebih dari satu abad, yakni CV. Mubarokfood Cipta Delicia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan menggali data melalui wawancara langsung dengan pengelola perusahaan. Sedang uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi, selanjutnya dianalisis dengan reduksi, display dan analisis data. Hasil penelitian mengungkap anggota keluarga memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlangsungan perusahaan. Hal itu diwujudkan dalam penerapan manajemen berbasis 5S yang dihayati dari nilai-nilai filosifis budaya perusahaan.Keywords : family business, sustainability, keizen
PENGARUH PSYCHOLOGICAL ATTACHMENT DALAM PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.725

Abstract

This research investigates the effect of psychological attachment on the information system usage behaviors. This research is different from previous studies by integrating the variable of psychological attachment (internalization, identification and compliance) with Technology Acceptance Model (TAM). There are eight variables in this study, namely the perceived usefulness, perceived ease of use, psychological attachment (internalization, identification and compliance), attitude toward using, behavioral intention and actual use.This research is a type of survey research by using a quantitative approach. The research data are obtained from 117 students in Yogyakarta, by using random sampling technique. For research model testing technique, it used the multiple linear regression approach. The research's findings include three items. First, perceived ease of use, identification and compliance are positively and significantly effect on attitude toward using. Second, attitude toward using, identification and compliance are positively and significantly effect on behavioral intention. Third, behavioral intention is positively and significantly effect on information system usage behaviors. Finally, the research findings suggested that psychological attachment (identification and compliance) are the important variables that effect on information system usage behaviors.Keywords: Psychological attachment, technology acceptance model, information system.Penelitian ini menganalisis pengaruh psychological attachment terhadap perilaku penggunaan sistem informasi. Penelitian ini berbeda dengan riset terdahulu dengan mengintegrasikan variabel psychological attachment (internalization, identification dan compliance) dengan Technology Acceptance Model (TAM). Terdapat 8 variabel dalam penelitian ini, yaitu perceived usefulness, perceived ease of use, psychological attachment (internalization, identification dan compliance), attitude toward using, behavioral intention dan actual use.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan dari sebanyak 117 mahasiswa di Yogyakarta dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sementara itu, teknik analisis datanya menggunakan uji regresi linier berganda.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) perceived ease of use, identification dan compliance berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap sikap; (2) attitude toward using, identification dan compliance berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat perilaku; (3) Minat perilaku berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku penggunaan sistem informasi. Dengan demikian, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa psychological attachment (identification dan compliance) merupakan variabel penting yang mempengaruhi perilaku penggunaan sistem informasi.Kata Kunci :  Psychological attachment, technology acceptance model, sistem informasi.
SPIRITUAL ENTERPRENERSHIP WARISAN SUNAN KUDUS: MODAL BUDAYA PENGEMBANGAN EKONOMI SYARI’AH DALAM MASYARAKAT PESISIR
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.730

Abstract

This paper will prove a thesis that, in a religious community culture was influenced by three phenomena; modernity, religion and culture of ancestors. That case also happen especially in Kudus in strengthening of spiritual enterprenership that was known as gusjigang as Sunan Kudus’ heritages. This paper analyzed by ethnoarchaeology combined with a semitic approach. Sunan Kudus predicates which, among other known as waliyyul ilmy and also as an Islamic merchants has spawned a cultural communication that reproduces gusjigang culture (bagus/ noble-character, ngaji/ scientific orientation, dagang/ entrepreneurship). Gusjigang culture is part of a local genius who planted by Sunan Kudus is so relevant enough to be developed as the basis of spiritual entrepreneurship or religious capitalism in the coastal areas. The development of Shariah economic studies and also its implementation in order to find a clear distinction needs to pay attention to social and cultural foundation such as the spirit of religious capitalism, that is guided by the principles, values, and religious ethics are built on the basis of justice and goodness (al-Adl wa'l ihsan) to humanity. In some cases gusjigang culture in Kudus in line with spiritual entrepreneurship ethos and the spirit of religious capitalisme.Paper ini akan membuktikan tesis bahwa budaya masyarakat agama dipengaruhi oleh tiga fenomena yaitu; modernitas, agama dan budaya nenek moyang. Gejala tersebut  juga terjadi di Kudus dalam penguatan spiritual enterprenership yang dikenal dengan gusjigang sebagai warisan Sunan Kudus. Pembahasan tulisan ini dianalisis dengan pendekatan etnoarkeologi dikombinasikan dengan pendekatan Semiotik. Predikat Sunan Kudus yang dikenal sebagai waliyyul ilmy dan juga sebagai pedagang Islam telah melahirkan komunikasi budaya yang mereproduksi budaya gusjigang (baGus, ngaJi, daGang). Budaya Gusjigang merupakan bagian dari kearifan lokal yang ditanamkan oleh Sunan Kudus begitu relevan sebagai dasar pengembangan spiritual enterprenership atau kapitalisme religius di daerah pesisir. Perkembangan studi ekonomi syariah dan juga implementasinya yang distingtif perlu memperhatikan modal sosial dan budaya seperti semangat kapitalisme religius, yang dipandu oleh prinsip-prinsip, nilai-nilai, dan etika universal Islam seperti nilai-nilai keadilan dan kebaikan (al-Adl wal ihsan) bagi umat manusia. Dalam kasus tertentu, budaya gusjigang di Kudus sejalan dengan etos kewirausahaan spiritual dan semangat kapitalisme agama sehingga hal ini bisa dijadikan sebagai landasan budaya dalam membumikan ekonomi syari’ah di pesisir ini.Kata Kunci: Spiritual entrepreneurship, Sunan Kudus, gusjigang, religious capitalism
MOTIVASI MAHASISWA MENJADI WIRAUSAHA DI KABUPATEN KUDUS: STUDI KOMPARATIF STAIN KUDUS DAN UMK
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.726

Abstract

This study explored the entrepreneurial behavior among students at Kudus Regency, Central Java, Indonesia. One hundred students from STAIN Kudus and Muria Kudus University (UMK) were selected using cluster-sampling technique for the investigation. Descriptive statistics and t test technique were used to analyze data. Results revealed that both students at STAIN Kudus  and UMK have high motivation in entrepreuship, however Students at STAIN Kudus have higher motivation than UMK. Implication, limitation and suggestion for future research are discussed.Penelitian ini ingin menguji perilaku berwirausaha diantara mahasiswa di kabupaten Kudus dengan cara membandingkan motivasi berwirausaha mahasiswa ekonomi Islam STAIN Kudus dengan mahasiswa ekonomi UMK. Sebanyak seratus orang dari dua lembaga tersebut diambil menggunakan metode cluster sampling. Hasil penelitian ini dianalisis dengan diskriptif statistik dan t test. Hasilnya menunjukkan bahwa baik mahasiswa STAIN Kudus dan UMK sama sama meiliki motivasi berusaha yang tinggi, tetapi mahasiswa STAIN Kudus memiliki motivasi lebih tinggi. Implikasi, keterbatasan dan saran untuk penelitian selanjutnya disajikan dalam artikel ini.Kata Kunci:  Pelatihan, Budaya organisasi dan efektifitas Kinerja
OPTIMALISASI PERAN DOMPET DHU’AFA REPUBLIKA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI UMAT
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.722

Abstract

 Sejalan dengan semangat kedermawanan umat Islam, filantropi Islam di Indonesia tengah mengalami perkembangan signifikan. Filantropi Islam dalam bentuk zakat, infak, sedekah dan wakaf telah ikut berjasa dalam pembangunan bangsa dan pengembangan ekonomi umat. Filantropi ini tidak hanya mewujud dalam sumbangan-sumbangan dadakan, melainkan dikelola secara kelembagaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sedangkan metode kajian yang dipakai adalah metode kajian eksplanatif-analitis. Dengan pendekatan ini peneliti berusaha memahami optimalisasi peran Dompet Dhu’afa (DD) REPUBLIKA dalam pengembangan ekonomi umat. Potensi filantropi Islam ini ditandai dengan meningkatnya antusiasme umat dalam berfilantropi dan dipengaruhi oleh revitalisasi visi dunia filantropi Islam, yang mencoba mentransformasikan paradigma lama filantropi dengan paradigma baru yang lebih kreatif dan inovatif. Selain itu, terdapat suatu tujuan yang positif mengenai konsep keadilan sosial yang berdasarkan kesetaraan hak dan pemerataan kesejahteraan yang terintegrasi dalam konsep maupun praktik filantropi Islam dalam peran yang dimainkan oleh Dompet Dhu’afa (DD) REPUBLIKA.Kata Kunci: Kesejahteraan, Ekonomi, Karitatif, Civil SocietyThe spirit of generosity and Islamic philanthropy in Indonesia have significant growth. Islamic philanthropy in the form of charity, donation, charity and endowments have participated instrumental in the nation building and the economic development. Philanthropy is not only for consumptions but also productive activities. This study used a qualitative research method with a phenomenological approach. While the assessment method used is an explanatory analytical method. This study try to understand the role Dompet Dhu'afa (DD) REPUBLIKA in the development of poor people. Potential Islamic philanthropy is characterized by an increased enthusiasm people in giving and also influenced by Islamic philanthropy revitalization vision of the world, which tries to transform the old paradigm of philanthropy with a new paradigm that is more creative and innovative. In addition, there is a positive goal of the concept of social justice based on equal rights and equal distribution of welfare are integrated in the concept and practice of Islamic philanthropy in the role played by Dompet Dhu'afa (DD) REPUBLIKA.Keywords: Welfare, Economics, charity, Civil Society
MUSYARAKAH DALAM FIQIH DAN PERBANKAN SYARIAH
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.727

Abstract

The Practice of Musharaka in Islamic banking are difference from Musharaka in jurisprudence perspective. This can be seen from the elements of capital, management, duration of the contract, warranty, and profit sharing. This study aims to determine the theoretical foundations associated Musharaka in jurisprudence and Islamic banking. The results showed that the Musharaka in Islamic banking has not been implemented in accordance with the Islamic jurisprudence, where there are elements of usury, namely the determination of the nominal money to be deposited is determined at the beginning even though not yet know whether the work done customer experience gains or losses, as well as the persistence of guarantees in musharaka contract, other than that if the work done there is a loss of customers, the loss is only borne by the customer only.Praktik musyarakah di perbankan syariah berbeda dengan musyarakah perspektif fiqih. Hal tersebut dapat dilihat dari unsur modal, manajemen, masa berlakunya kontrak, jaminan, dan bagi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar-dasar teori yang terkait musyarakah dalam fiqih dan perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyarakah yang dilaksanakan di perbankan syariah belum sesuai dengan kosep fiqih, di mana masih ada unsur riba, yaitu dalam penetapan nominal uang yang harus disetorkan ditentukan di awal padahal belum mengetahui apakah usaha yang dilakukan nasabah mengalami keuntungan atau kerugian, serta masih adanya jaminan dalam akad musyarakah, selain itu apabila usaha yang dilakukan nasabah terjadi kerugian maka kerugian hanya ditanggung oleh nasabah saja.Kata Kunci: Musyarakah, Fiqh  dan Perbankan Syariah
ENTREPRENEURSHIP BAGI UMMAT ISLAM
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.723

Abstract

Learning social sciences, including about economics should be necessary to study the most fundamental ideas that gave birth to the science and economic system. If we examine more deeply about economic policy built on the idea of capitalist economic system, then we can know the depravity of the system and contradiction with Islam. We can see clearly the thoughts of Islamic economics. Islamic economic thought that this could provide a solution to the problems existing economic life with appropriate solutions and make a distinctive life style, as opposed to capitalist life, both related to the subjects and aspects details.According to Islamic law, the vision, mission, and goals of the business management should explain the orientation of Islamic law. His vision is to make the business as a vehicle for business managers to achieve profits shaded pleasure of God. Mission and goals that integration is not to realize the existence of the Human Resources professional who has the maturity of personality (syakhsiyyah) Islam, through the mindset and attitude of Islamic patterns. Maturity will be reflected in the business orientation and activity of every Muslim Human Resources. On the basis of the law anyway, strategic step for every Muslim activities of the Human Resources is the law itself. It is as a rule of usul, which states, "Al-aslu fil-af al at-taqayyadu bil-hukmisy-Shar'ie" legal origin bound action on five rules of Islam (ie mandatory, sunnah, permissible, makruh, or unlawful) .There are 3 formulation of the problem that can offer a solution to the Efforts in the economic prosperity of the people, (1) How can Muslims unresolved issues of sufficiency economy, (2) How do we attempt to move mentally Muslims in entrepreneurship so as to rise from the hegemony of economic system of capitalism, (3) tips and solutions what can we build to foster an entrepreneurial spirit for Muslims to Become prosperous life.Keywords: entrepreneurship for MuslimsBelajar ilmu sosial, termasuk tentang ekonomi harus diperlukan untuk mempelajari ide-ide yang paling mendasar yang melahirkan ilmu dan sistem ekonomi. Jika kita mengkaji lebih dalam mengenai kebijakan ekonomi yang dibangun di atas gagasan sistem ekonomi kapitalis, maka kita dapat mengetahui kebobrokan sistem dan bertentangan dengan Islam. Kita bisa melihat dengan jelas pikiran ekonomi Islam. Pemikiran ekonomi Islam bahwa hal ini dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada kehidupan ekonomi dengan solusi yang tepat dan membuat gaya hidup yang khas, sebagai lawan kehidupan kapitalis, baik terkait dengan mata pelajaran dan rincian aspek. Menurut hukum Islam, visi, misi, dan tujuan dari manajemen bisnis harus menjelaskan orientasi hukum Islam. Visinya adalah untuk membuat bisnis sebagai kendaraan untuk manajer bisnis untuk mencapai keuntungan berbayang kesenangan Allah. Misi dan tujuan integrasi yang tidak menyadari keberadaan SDM profesional yang memiliki kematangan kepribadian (syakhsiyyah) Islam, melalui pola pikir dan sikap pola Islam. Kematangan akan tercermin dalam orientasi bisnis dan aktivitas setiap Muslim Sumber Daya Manusia. Atas dasar hukum pula, langkah strategis untuk setiap kegiatan Muslim Sumber Daya Manusia adalah hukum itu sendiri. Hal ini sebagai aturan ushul, yang menyatakan, "Al-aslu fil-af al at-taqayyadu bil-hukmisy-syar'i" hukum asal terikat tindakan pada lima aturan Islam (yaitu wajib, sunnah, mubah, makruh, atau melanggar hukum).Ada 3 rumusan masalah yang dapat menawarkan solusi untuk Upaya kesejahteraan ekonomi masyarakat, (1) Bagaimana Muslim masalah yang belum terselesaikan ekonomi kecukupan, (2) Bagaimana kita mencoba untuk bergerak mental umat Islam dalam kewirausahaan sehingga bangkit dari hegemoni sistem ekonomi kapitalisme, (3) tips dan solusi apa yang bisa kita membangun untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi umat Islam untuk menjadi kehidupan yang sejahtera.Kata kunci: kewirausahaan bagi umat Islam

Page 1 of 1 | Total Record : 9