cover
Contact Name
Elif Pardiansyah
Contact Email
elfardianzyah@untirta.ac.id
Phone
+6281391257400
Journal Mail Official
fauzanadim@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Gedung Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus Jalan Conge Ngembalrejo Kotak Pos 51 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah
Core Subject : Religion, Economy,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic Accounting, Islamic Bussines Management, Islamic Human Resource Management, Islamic Economics, Islamic Banking and Finance.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM" : 7 Documents clear
PENGARUH PENDAPATAN MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH TERHADAP PROFITABILITAS (ROA) BANK SYARIAH MANDIRI PERIODE 2006-2014
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1270

Abstract

Profit loss sharing is one of excellence of islamic banking and its icon compared to the conventional banks because of the principle of partnership and justice provided more benefits to the real sector. however,  it does not provide big contribution of funds compared with other contract. This article aims to analyze the influence of Mudaraba and Musharaka’s revenue to level of profitability (ROA) of Bank Syariah Mandiri partially or simultaneously. The study used descriptive research with quantitative approach. The samples were done nonprobability sampling with purposive sampling method. The rusult show that the Mudaraba revenue variables have positive and significant effect on ROA. Its known from the t test value (8.679) more than t table (2.03452), and variable Musharaka revenue have a significant negative effect on the variable RoA. Its known from the value of – t test (-4.905) is less than –t tabel (-2.03452), Then, simultaneously both on the contract have positive significant effect on ROA known from F test value (46.383) is more than F table (3.28).  Bagi hasil merupakan salah satu keunggulan dari perbankan syariah dibandingkan dengan bank konvensional karena prinsip musyarakah dan mudharabah memberikan manfaat lebih kepada sektor riil. Namun dalam praktiknya, kedua kontrak tersebut tidak memberikan kontribusi besar dibandingkan dengan kontrak lainnya. artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan Mudharabah dan Musyarakah untuk tingkat profitabilitas (ROA) Bank Syariah Mandiri secara parsial maupun simultan. Jenis dan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan   sampel   dilakukan   dengan   nonprobability   dengan metode purposive sampling. Dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari instansi resmi yang bersangkutan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa variabel pendapatan Mudharaba berpengaruh positif dan signifikan terhadap RoA. hal itu diketahui dari nilai uji t (8,679) lebih dari t tabel (2,0345), dan variabel pendapatan Musyarakah memiliki efek negatif yang signifikan terhadap variabel ROA. Hal itu diketahui dari nilai uji t (-4,905) lebih kecil dari tabel t (2,0345), Kemudian, secara simultan kedua kontrak berpengaruh signifikan positif terhadap ROA hal itu diketahui dari nilai uji F (46,383) lebih dari F tabel (3.28).
PENGARUH ETIKA KERJA ISLAM TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI, RETENSI KARYAWAN DAN PRODUKTIVITAS
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1271

Abstract

This study examined the influence of Islamic work ethics to organizational commitment, employee retention and productivity in SMEs of Tenun Troso. The study used 100 employees who work in small and medium enterprises of Tenun Ikat Troso in Pecangaan Jepara.The  Study found  that there was a significant positive effect of Islamic work ethics to organizational commitment, employee retention and productivity. The result is expected to benefit theoretically and practically for the community and especially for the management of small and medium enterprises troso Pecangaan Jepara as well as for research in the future. Penelitian ini menguji pengaruh etika kerja Islam terhadap komitmen  organisasi,  retensi  karyawan  dan  produktifitas di  UKM tenun Troso. Sampel penelitian ini sebanyak 100 orang karyawan yang bekerja di usaha kecil dan menengah Tenun Ikat troso Pecangaan Jepara. Hasil penetian ini menunjukan adanya pengaruh positif signifikan etika  kerja  Islam  terhadap  komitmen  organisasi,  retensi  karyawan dan produktifitas. Hasil penelitian ini diharapkan memberi manfaat secara teoritis maupun praktis bagi masyarakat dan khususnya bagi pengelolaan usaha kecil dan menengah tenun ikat troso pecangaan Jepara serta bagi penelitian di masa yang akan datang.
AL-IJARAH AL-MUTANAQISHAH: AKAD ALTERNATIVE UNTUK PEMBERDAYAAN TANAH WAKAF
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1276

Abstract

Empowerment is an attempt to bring the results or even greater and better benefits by using the potentials of someone who have the power. The empowerment of the waqf land aims at developing and producing the waqf land in an effort to get the results and benefits of waqf land itself in general accordance with the provisions that have been required Wakif. This article is a literature review that aims to seek alternative contract in empowering waqf land. The results showed that many literature of jurisprudence have set a contract that can be used to empower waqf land. Among the contract is categorized Ijarah contract in the empowerment of traditional endowment. Therefore, if the economic system is more advanced, the Ijarah develop and innovate so that it appears the contract called IMBT (Ijarah Muntahiyah bi Tamlik). In addition there are al-Ijarah contract al-Mutanaqishah that is very suitable for the empowerment of waqf land. The last contract helped Nazhir in capital for the empowerment of waqf land. This is because all the empowerment of waqf land costs will be paid by investors and after the contract is completed, the financiers will transfer ownership of the building to Nazhir. Pemberdayaan adalah suatu usaha untuk mendatangkan hasil atau manfaat yang lebih besar dan lebih baik dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki. Pemberdayaan tanah wakaf bertujuan mengembangkan dan memproduktifkan tanah wakaf sebagai upaya mendapatkan hasil dan manfaat tanah wakaf secara umum  sesuai  dengan  ketentuan  yang  telah  disyaratkan  Wakif. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan untuk mencari akad alternative dalam memberdayakan tanah wakaf. hasil kajian menunjukkan bahwa banyak literatur fikih yang sudah menentukan akad-akad yang bisa digunakan untuk memberdayakan tanah wakaf. Di antara akad tersebut adalah Ijarah yang dikategorikan akad tradisional dalam pemberdayaan wakaf. oleh karena system perekonomian yang sudah semakin maju, maka akad Ijarah mengalami pengembangan dan inovasi sehingga muncul akad yang disebut dengan IMBT (Ijarah Muntahiyah bi Tamlik). Selain itu ada akad al-Ijarah al-Mutanaqishah yang sangat cocok untuk pemberdayaan tanah wakaf. Akad yang terakhir ini banyak membantu Nazhir dalam permodalan untuk pemberdayaan tanah wakaf. Ini karena semua biaya pemberdayaan tanah wakaf akan ditanggung oleh pemodal dan setelah akad selesai pemodal akan mengalihkan pemilikan bangunan kepada Nazhir.
LARANGAN JUAL BELI GHARAR: TELA’AH TERHADAP HADIS DARI MUSNAD AHMAD BIN HANBAL
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1277

Abstract

Purchase and sale activity is done for getting profits. But actually, not all that transaction can do it. Exactly, gharar is bringing the loss because it contains deception. Because of that, Prophet Muhammad SAW forbids that activity. That prohibition can found in the hadis of Ahmad bin hanbal musnad. This research purposes to explain the hujjah  of  hadis  of  Ahmad  bin  hanbal  musnad  about  prohibition  of gharar activity. Research method is done by beat out hadis of Ahmad bin hanbal musnad by CD RoM Lidwa Pusaka i-software – Kitab 9  Imam Hadis, then compare it with the other hadis and Al Qur’an. The result of this research shows that the hadis of Ahmad bin hanbal musnad is dha’if hadis, because there is one of rawi is broken. But if it has seen from matan (editorial). That hadis is in line with hadis from Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i and Ibnu Majah which is forbiding gharar. That hadis of Ahmad bin hanbal doesn’t contra with Al-Qur’an and other true theories. So, that hadis can be a hujjah Kegiatan jual beli dilakukan untuk mendapatkan keuntungan.  Namun  pada  kenyataanya  tidak  semua  transaksi  jual beli mendatangkan keuntungan. Jual beli gharar justru menyebabkan kerugian karena mengandung unsur penipuan. oleh karenanya, Nabi Muhammad SAW melarang jual beli tersebut. Larangan tersebut dapat ditemukan dalam hadis dari musnad Ahmad bin hanbal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ke-hujjah-an hadis dari musnad Ahmad bin hanbal mengenai larangan jual beli gharar. Metode penelitian dilakukan dengan menela’ah hadis dari musnad Ahmad bin hanbal melalui CD RoM Lidwa Pusaka i-software – Kitab9 Imam Hadis, kemudian membandingkan dengan hadis-hadis lain dan ayat-ayat dalam al- Quran. hasil penelitian ini menunjukan hadis dari musnad Ahmad bin hanbal tersebut merupakan hadis dha’if (lemah), karena ada satu rawi yang terputus. Akan tetapi, jika dilihat dari kandungan matan (redaksi), hadis tersebut sejalan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah yang melarang jual beli gharar. hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad bin hanbal tersebut juga tidak bertentangan dengan al-Qur’an dan dalil-dalil lain yang shahih. Dengan demikian hadis ini dapat dijadikan sebagai hujjah.
DETERMINAN TOTAL ASET BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH (BPRS) DI JAWA TENGAH
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1273

Abstract

BPR Syariah need to be supported   with the significant growth of assets, because it will make BPR Syariah more solid and stronger in Central Java. This article aims to determine the influence of factors Financing of Third Party Fund (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), and Non Performing Financing (NPF) to total assets of BPR Syariah in Central Java. The study  used a quantitative method using multiple linear regression  with the least squares method or the Ordinary Least Square (OLS). The results showed that simultaneous factor Financing of Third Party Fund (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), and Non Performing Financing (NPF) significantly affects to total assets of Islamic rural banks in Central Java. While partially, factor Financing and Third Party Fund (DPK) significant positive effect on the total assets of Islamic rural banks in Central Java. Untuk menciptakan BPR Syariah yang kokoh dan kuat di Jawa Tengah perlu didukung dengan pertumbuhan aset yang cukup signifikan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap BPR Syariah. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor Pembiayaan, Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap total aset BPR Syariah di Jawa Tengah. Metode kajian yang  digunakan  adalah  kuantitatif  dengan   model   regesi   linier ganda dengan metode kuadrat terkecil atau Ordinary Least Square (oLS). hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan faktor Pembiayaan, Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Non Performing Financing (NPF) berpengaruh signifikan terhadap total aset BPR Syariah di Jawa Tengah. Sedangkan secara parsial, faktor Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif signifikan terhadap total aset BPR Syariah di Jawa Tengah.
MODEL MANAJEMEN BISNIS BATIK LASEM: STUDI KASUS INDUSTRI RUMAH BATIK TULIS LASEM DI PANCUR REMBANG
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1278

Abstract

The purpose of this study is to describe the business management model Lasem batik industry in the district Pancur based on historically and economically and culturally. The method used in this study is a qualitative model and approach naturalistic phenomenology. Through this approach carried out a two-stage study is descriptive and evaluative. The results show that the model of business management batik Lasem still conventional and weak, there is no system of good administration and bookkeeping let alone use modern accounting system. In addition, the batik production business is still a business that is profitable with a margin range of between 14-57%. The level of wages, at least equal to the minimum wage standard of the District, but a good wage is less felt by the workers because of the working system and the wage system based on wholesale. Business network there is a traditional network since the procurement of raw materials to market and product sales.Tujuan kajian ini adalah untuk memaparkan model manajemen bisnis industri batik tulis Lasem di kecamatan Pancur secara historis maupun secara ekonomi dan budaya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif dengan model naturalistik dan  pendekatan  phenomenology.  Melalui  pendekatan  tersebut dilakukan dua tahap kajian yaitu deskriptif dan evaluatif. hasil kajian menunjukkan bahwa model menejemen bisnis batik tulis Lasem masih bersifat konvensional dan lemah, tidak ada sistem administrasi dan pembukuan yang baik apalagi memakai sistem akuntansi modern. Selain itu, usaha produksi batik masih merupakan usaha yang profitable dengan kisaran margin antara 14-57 %. Tingkat upah buruh, minimal sama dengan standar Upah Minimum Kabupaten, namun besaran upah yang baik ini kurang dapat dirasakan oleh para pekerja karena sistem kerja dan sistem pengupahan berdasarkan borongan. Jaringan bisnis yang ada merupakan jaringan tradisional sejak pengadaan bahan baku hingga pasar dan juga penjualan produknya. 
PENGEMBANGAN HARTA WAKAF DI SINGAPURA
Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i1.1274

Abstract

Singapore is one of example   country which have been a success in organizing an waqf land. Various forms of productive endowments that is used in Singapore such as hotels, villas, offices and shops are succesful. This study aims to determine the model of development of waqf property in Singapore, using descriptive analysis. The results showed that the development of the productive waqf in Singapore is using istibdāl. Even in some cases, istibdāl considered as the most appropriate method to be used in developing and productive of waqf land. Many endowment assets are initially valued low and unproductive turned into high value and productive after istibdāl. Model istibdāl endowments in Singapore who applied were varied forms, such as endowments istibdāl models with similar replacement property, endowments istibdāl models with a replacement property that are not similar, collective endowments istibdāl models, and models istibdāl partial endowments. Singapura merupakan negara yang dinilai telah berhasil dalam mengembangkan dan memproduktifkan tanah wakaf. Berbagai bentuk wakaf produktif seperti hotel, vila, perkantoran dan pertokoan dibangun di atas tanah wakaf. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui model pengembangan harta wakaf di Singapura dengan menggunakan analisis deskriptif. hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan wakaf produktif di Singapura adalah menggunakan metode istibdāl. Bahkan dalam beberapa kasus tertentu, istibdāl dianggap sebagai metode yang paling tepat untuk digunakan dalam mengembangkan dan memproduktifkan tanah wakaf. Banyak aset wakaf yang pada awalnya bernilai rendah dan tidak produktif berubah menjadi bernilai tinggi dan produktif setelah dilakukan istibdāl. Model istibdāl wakaf di singapura yang diaplikasikan pun beragam bentuknya, diantaranya adalah model istibdāl wakaf dengan harta benda pengganti yang sejenis, model istibdāl wakaf dengan harta benda pengganti yang tidak sejenis, model istibdāl wakaf kolektif, dan model istibdāl wakaf parsial.

Page 1 of 1 | Total Record : 7