cover
Contact Name
Cindy Paloma
Contact Email
cindy@agr.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Joseta.faperta@gmail.com
Editorial Address
JOSETA, Jurusan sosial ekonomi pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manis, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26860953     DOI : https://doi.org/10.25077
Agricultural economics, Farming development, Agricultural management, Agricultural policy, Agricultural extension and communication, Agricultural finance and micro-credit, Rural sociology, Rural planning and development, Rural landscape and natural resources management, Sustainable agriculture, Agro-industry, entrepreneurship in agriculture, Other research on economics and agribusiness
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023): April" : 6 Documents clear
Analisis Kinerja Rantai Pasok Sayuran di Transmart Padang Sri Khairunnisa; Hasnah Hasnah; Syahyana Raesi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan karakteristik konsumen Kedai Kopi Nan Yo, (2) Mendeskripsikanfaktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam mengkonsumsi di Kedai Kopi Nan Yo Kota Padang.Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode survei, dengan responden yang digunakan adalah konsumen Kedai Kopi Nan Yo, dan konusmen yang tidak memilih Kedai Kopi Nan Yo. Analisis data menggunakan metode regresi logistik dengan dibantu dengan program statistik SPSS 21.0. 1. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik umum dari konsumen Kedai Kopi Nan Yo didominasi oleh responden berjenis kelamin laki-laki, dengan usia 44-50 tahun. Pendidikan terakhir dari responden mayoritas adalah strata 1, dengan pendapatan perbulan sebesar Rp 3.000.000.- Rp 4.000.000. Mayoritas konsumen Kedai Kopi Nan Yo sudah berkeluarga dan memiliki 4-5 orang anggota keluarga.Sedangkan karakteristik khusus dari konsumen Kedai Kopi Nan Yo adalah menghabiskan waktu lebih dari 1 jam di Kedai Kopi Nan Yo, mayoritas konsumen datang sekali dalam sebulan, dengan sekali pengeluaran dalam membeliadalah dibawah Rp.20.000. Menurut konsumen, harga yang di tawarkan di Kedai Kopi Nan Yo adalah pas/sesuai. Mayoritas responden sudah datang ke Kedai Kopi Nan Yo lebih dari 10 tahun, dan mau untuk merekomendasikan Kedai Kopi Nan Yo ke teman atau keluarganya. Faktor yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan memilih atau tidak Kedai Kopi Nan Yo adalah faktor Psikologi, dan faktor produk, Nilai signifikasi dari faktor psikologi adalah 0,000, dannilai signifikasi dari faktor produk adalah 0,002. Sedangkan faktor kebudayaan, sosial, dan pribadi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pemilihan Kedai Kopi Nan Yo.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa Dalam Mengkonsumsi Kopi Instan Marta Siasani; Melinda Noer; Cipta Budiman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi karakteristik Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas dalam mengkonsumsi kopi instan (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas dalam mengkonsumsi kopi instan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan simple random sampling. Probability sampling adalah teknik untuk memberikan peluang yang sama pada setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Kriteria dalam penelitian ini adalah : a) Mahasiswa Aktif Fakultas Pertanian Universitas Andalas. b) Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas yang minum kopi instan minimal dua kali atau lebih dalam seminggu. (1) Karakteristik Mahasiswa Fakultas Pertanian Univeristas Andalas yang mengkonsumsi kopi instan terbanyak berdasarkan jenis kelamin yaitu perempuan yaitu berjumlah 63 orang (66%). Karakteristik berdasarkan usia yang terbanyak yaitu usia 19 tahun berjumlah 33 orang (34). Karakteristik uang saku yang dominan yaitu sebesar <Rp1.000.000 berjumlah 52 orang (54%). (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mengkonsumsi mahasiswaFakultas Pertanian Universitas andalas yaitu faktor kebudayaan dimana faktor kebudayaan yang diukur dari kepercayaan, nilai-nilai dan kebiasaan yang dipelajari, faktor sosial dimana faktor sosial yang diukur dari indikator status/kedudukan, pengalaman keluarga dan pengaruh teman dapat diterima dan sesuai dengan latar belakang responden dalam pengambilan keputusan, faktor pribadi dimana faktor pribadi yang diukur dari indikator gaya hidup, kepribadian, dan uang saku,terakhir faktor psikologi dimana faktor psikologi yang diukur dari indikator motivasi, persepsi dan pembelajaran.
Analisis Pemasaran Ubi Jalar Manohara di Nagari Koto Tinggi Kecamatan Baso Kabupaten Agam Eggy Millenia Permata; Yusri Usman; Rika Hariance
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.454

Abstract

Pemasaran memegang peranan penting dalam sistem agribisnis, sebagai usahatani komersial pemasaran Ubi Jalar Manohara akan menentukan keberhasilan dan keberlanjutan usahatani petani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan saluran, lembaga, dan fungsi pemasaran Ubi Jalar Manohara di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, (2) menganalisis marjin pemasaran dan farmer’s share, serta (3) menganalisis efisiensi pemasaran. Metode yang digunakan adalah metode survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari petani, pedagang pengumpul dan pedagang antar daerah. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan metode pengambilan sampel secara sengaja (purposive sampling). Pengambilan sampel pedagang dilakukan dengan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk tujuan pertama, dan analisis kuantitatif untuk tujuan kedua dan ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 3 saluran pemasaran Ubi Jalar Manohara, yaitu Saluran I :  Petani – Konsumen antara (Industri Pengolahan Stik ubi), Saluran II: Petani – Pedagang Pengumpul – Konsumen Antara (Pabrik Saus), Saluran III: Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir yang melakukan fungsi pemasaran yang terdiri dari fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas yang berbeda beda. (2) Nilai margin pemasaran terkecil terdapat pada saluran I, nilai farmer’s share terbesar terdapat pada saluran I (3) nilai persentasi efisiensi pemasaran terkecil terdapat pada saluran I. Disarankan kepada petani sebaiknya memasarkan Ubi Jalar Manohara mereka pada saluran I yaitu menjualkan ubi langsung ke industri pengolahan ubi, karena dari tingkat efisiensi pemasaran, saluran I lebih efisien dibanding saluran lainnya dan kepada pemerintah yang terkait diharapkan untuk dapat memberikan sosialisasi untuk memperluas agroindustri ubi yang mengolah ubi menjadi berbagai produk turunannya.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Volume Ekspor Nanas Kaleng Indonesia Ke Amerika Dina Noviandini; Hasnah Hasnah; Rika Hariance
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan ekspor nanas kaleng Indonesia dan menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi volume ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi volume ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat. Data yang dianalisis berupa data sekunder (time series) dari tahun 2001 hingga tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian perkembangan ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat selama periode 2001-2020 menunjukan kondisi yang meningkat, dengan rata-rata peningkatan ekspor sebesar 7.64% setiap tahunnya. Dengan konstribusi nanas kaleng yang diekspor ke Amerika Serikat 28.45% dari total ekspor nanas kaleng Indonesia setiap tahunnya. Sedangkan faktor yangberpengaruh secara signifikan terhadap volume ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat adalah produksi nanas kaleng, konsumsi domestik dan konsumsi Amerika Serikat.
Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L) Di Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Wulan Permata; Rina Sari; Syahyana Raesi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.456

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar dan terdapat 2 usaha pengolahan daun serai wangi yaitu usaha Bapak Mukhyar dan usaha Bapak Arinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan daun serai wangi menjadi minyak serai wangi dan menganalisis besarnya nilai tambah serta distribusi nilai tambah dari kegiatan usaha pengolaham daun serai. Metode yang digunakan adalah metode survei. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis besarnya nilai tambah menggunakan metode nilai tambah Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kegiatan pengolahan serai wangi ini memberikan nilai tambah sebesar Rp. 371,35/Kg dengan rasio nilai tambah 27% untuk usaha penyulingan Bapak Mukhyar, dan nilai tambah sebesar Rp. 363,07/Kg dengan rasio nilai tambah 25% untuk usaha penyulingan Bapak Arinal, yang dikategorikan termasuk rasio nilai tambah sedang karena memiliki persentase 15 %-40%. Rendemen usaha Bapak Mukhyar memiliki rendemen 0.85% sedangkan untuk usaha Bapak Arinal 0.88%. Distribusi nilai tambah  pada usaha penyulingan Bapak Mukhyar dan Bapak Arinal yang terbesar diperoleh sumbangan input lain sebesar 37,12% untuk usaha Bapak Mukhyar, sedangkan usaha Bapak Arinal sebesar 42,02%. Untuk keuntungan perusahaan yakni sebesar 36,42% untuk usaha Bapak Mukhyar sedangkan usaha penyulingan Bapak Arinal sebesar 42,01%. Distribusi nilai tambah terkecil terdapat pada pendapatan  tenaga kerja 26,46% untuk usaha Bapak Mukhyar, 15,97% untuk usaha penyulingan Bapak Arinal, sehingga diharapkan agar perusahaan dapat lebih memperhatikan pendistribusian nilai tambah tenaga kerja dengan menyesuaikan upah dan jumlah jam kerja sesuai dengan standar yang ada. Pemerintah juga diharapkan untuk menjaga kestabilan harga minyak serai wangi sehingga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan yang berimbas kepada para pekerja dalam usaha pengolahan serai wangi tersebut.
Analisis Pendapatan Petani Karet di Desa Sisobahili Tanaseo Kecamatan Hiliduho Kabupaten Nias, Sumatera Utara Jun Victora Zendrato; Helentina Situmorang; Syakib Sidqi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.457

Abstract

Pendapatan petani karet tidak mampu memenuhi standar biaya hidup karena luas dan produksi karet semakin menurun serta harga karet yang rendah di desa Sisobahili I Tanoseo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rata-rata per bulan perbandingan dengan UMP (Upah Minimum Provinsi) dan luas dan harga minimum usahatani karet agar setara dengan UMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani karet sebesar Rp. 418.205/bulan.Perbandingan uji Z pendapatan petani karet per bulan lebih kecil dibandingkan UMP Sumatera Utara sebesar Rp. 2.522.609/bulan, luas minimum usahatani karet sebesar 9,6 hektar agar setara dengan UMP Sumatera Utara pada harga produk sebesar Rp 9.500/kg dan harga minimum usahatani karet sebesar Rp 37.189/kg agar setara dengan UMP Sumatera Utara pada luas lahan sebesar 1,6 hektar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6