cover
Contact Name
Agus Junaidi
Contact Email
agusjunaidi@mediaantartika.id
Phone
+6281318340588
Journal Mail Official
jka.antartika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amil Wahab No.8, RW.9, Kramat Jati, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13510
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Komputer Antartika
ISSN : -     EISSN : 29885272     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Komputer Antartika adalah jurnal yang diterbitkan oleh Antartika Media Indonesia yang berfokus pada penerbitan artikel ilmiah pada bidang ilmu-ilmu komputer meliputi: Komputasi dan pemrosesan data, Kecerdasan buatan, Jaringan dan keamanan, Sistem informasi dan manajemen, Grafis dan visualisasi, Arsitektur dan teknologi komputer, dan e-learning.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Juni" : 5 Documents clear
Implementasi Algoritma C4.5 Untuk Klasifikasi Tingkat Kerawanan Kekeringan di Kabupaten Cilacap Arif Hidayat, Arif Hidayat; Rizky, Mochammad Rizky Saputra; Aryasatya, M. Daffa; Marco, Noel Dwi; Amien, Irsyad
Jurnal Komputer Antartika Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v3i2.664

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Cilacap dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kerawanan kekeringan menggunakan Algoritma C4.5 dengan mempertimbangkan faktor jumlah penduduk. Data yang digunakan mencakup 105 desa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cilacap dengan atribut Jumlah_Jiwa sebagai variabel utama dalam klasifikasi. Proses klasifikasi menggunakan metode Decision Tree dengan Performance Vector menghasilkan model dengan akurasi 96.18% ± 4.94% (micro average: 96.19%). Berdasarkan Confusion Matrix, model berhasil mengklasifikasikan dengan tepat 42 desa kategori rawan, 2 desa kategori sangat rawan, dan 57 desa kategori tidak rawan. Hasil pohon keputusan menunjukkan bahwa daerah dengan Jumlah_Jiwa > 2004 diklasifikasikan sebagai sangat rawan, daerah dengan Jumlah_Jiwa > 997 dan ≤ 2004 sebagai rawan, dan daerah dengan Jumlah_Jiwa ≤ 997 sebagai tidak rawan. Model mencapai class recall 97.67% untuk kategori rawan, 66.67% untuk sangat rawan, dan 96.61% untuk tidak rawan, dengan class precision masing-masing 93.33%, 100%, dan 98.28%. Penelitian ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan wilayah yang membutuhkan penanganan kekeringan berdasarkan tingkat kerawanannya.   Drought is one of the natural disasters that frequently occurs in Cilacap Regency and significantly impacts community life. This study aims to classify drought vulnerability levels using the C4.5 Algorithm by considering population factors. The data used includes 105 villages from various districts in Cilacap Regency with Total Population as the main classification variable. The classification process using the Decision Tree method with Performance Vector produced a model with 96.18% ± 4.94% accuracy (micro average: 96.19%). Based on the Confusion Matrix, the model successfully classified 42 villages as vulnerable, 2 villages as highly vulnerable, and 57 villages as not vulnerable. The decision tree results show that areas with a population > 2,004 are classified as highly vulnerable, areas with population > 997 and ≤ 2,004 as vulnerable, and areas with population ≤ 997 as not vulnerable. The model achieved class recall rates of 97.67% for vulnerable categories, 66.67% for highly vulnerable, and 96.61% for not vulnerable categories, with class precision of 93.33%, 100%, and 98.28% respectively. This research can assist local governments in identifying and prioritizing areas that need drought management based on their vulnerability levels.
Penerapan Quality of Service Menggunakan Hierarchical Token Bucket Pada Jaringan Internet Menggunakan Mikrotik di PT. Triwall Indonesia Wibowo, Ramadhani Bagus Satrio; Komalasari, Yuli
Jurnal Komputer Antartika Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v3i2.734

Abstract

Penerapan Quality of Services Menggunakan Hierarchical Token Bucket pada PT.Triwall Indonesia, bertujuan untuk memonitoring kecepatan Jaringan pada PT.Triwall Indonesia. Hierarchical Token Bucket adalah metode manajemen bandwidth yang mengatur alokasi bandwidth secara hierarkis, membagi bandwidth menjadi kelas-kelas yang lebih terstruktur untuk pengelolaan yang lebih mudah dan efektif,  memungkinkan pembagian bandwidth yang lebih presisi dan adil di antara pengguna jaringan, serta dapat meningkatkan kualitas layanan (QoS). PT.Triwall Indonesia terdapat memiliki beberapa ruangan didalamnya, seperti Ruang Direktur, Ruang HRD,Ruang Staff, Ruang IT, Ruang Purchasing, Ruang Meeting, Semua ruangan ini terhubung dengan Jaringan Komputer, termasuk Konfigurasi Jaringan menggunakan mikrotik, Mengatur Access Point, Switch Hub, Untuk mengirim/Menerima data-data tersebut menggunakan sistem Operasi Windows Server. Beberapa jenis dari QOS, yaitu, Simple queue dan Queue Tree, yang jadi perbedaannya adalah,untuk simple queue adalah untuk pengaturan bandwidth upload dan download per user, sedangkan queue tree menggunakan paket mark untuk mengatur upload dan download dan queue tree memiliki parent dan child untuk menentukan queue yang dipilih sebagai child queue.  Untuk hasil penelitiannya adalah, jika penulis mengatur max limit pada speed download 2 Mbps dengan actual speednya 2 Mbps, maka logo chart pada tabel tersebut berwarna merah, maka, bandwidth kecepatan maksimum Jaringan sudah tercapai.   Implementation of Quality of Services Using Hierarchical Token Bucket at PT. Triwall Indonesia, aims to monitor Network speed at PT. Triwall Indonesia. Hierarchical Token Bucket is a bandwidth management method that regulates bandwidth allocation hierarchically, divides bandwidth into more structured classes for easier and more effective management, allows for more precise and fair bandwidth sharing among network users, and can improve service quality (QoS). PT. Triwall Indonesia has several rooms in it, such as Director's Room, HRD Room, Staff Room, IT Room, Purchasing Room, Meeting Room, All of these rooms are connected to the Computer Network, including Network Configuration using Mikrotik, Setting Access Point, Switch Hub, To send / Receive data using the Windows Server Operating system. Several types of QOS, namely, Simple queue and Queue Tree, the difference is, for simple queue is for setting upload and download bandwidth per user, while queue tree uses mark packages to manage upload and download and queue tree has parent and child to determine the queue selected as a child queue. The research results are, if the author sets the max limit on the download speed to 2 Mbps with the actual speed of 2 Mbps, then the chart logo in the table is red, then the maximum speed bandwidth of the network has been reached.
Analisis Penerapan Model Open BRR Dalam Pengujian Kualitas Perangkat Lunak Pada Website Company Profile Sneakcrafters Prasetya, Muhammad Alfinn Eka; Hidayat, Adita Rahmat; Miranda, Nabila Sasa; Salsabilla, Reva Rizqia; Purbaningtyas, Rani
Jurnal Komputer Antartika Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v3i2.749

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas aplikasi company profile berbasis web sebagai media informasi perusahaan bagi pengguna. Evaluasi menggunakan model Open BRR yang mencakup tujuh indikator: Development Process, Documentation, Operational Software, Support, Software Technology, Functionality, serta Community and Adoption. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan metode Euclidean Distance. Hasil analisis menunjukkan bahwa indikator Development Process memperoleh nilai tertinggi sebesar 82%, yang mencerminkan proses pengembangan sistem telah berjalan dengan baik. Disusul oleh Operational Software dengan 81%, serta Support dan Software Technology yang masing-masing mendapat 80%, menunjukkan bahwa aspek operasional, dukungan, dan teknologi sudah cukup andal. Sementara itu, Functionality dan Community and Adoption masing-masing memperoleh 79%, menandakan masih adanya ruang perbaikan pada fitur sistem dan keterlibatan pengguna. Indikator dengan nilai terendah adalah Documentation, yaitu 72%, yang menunjukkan perlunya perbaikan pada dokumentasi agar lebih informatif dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, aplikasi ini telah menunjukkan kualitas yang cukup baik, dan evaluasi ini memberikan gambaran objektif serta rekomendasi perbaikan yang dapat dijadikan acuan untuk pengembangan lebih lanjut.   This study was conducted to evaluate the quality of a web-based company profile application that serves as an information medium for users. The evaluation applied the Open BRR quality model, which includes seven indicators: Development Process, Documentation, Operational Software, Support, Software Technology, Functionality, and Community and Adoption. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Euclidean Distance method. The results showed that the Development Process indicator scored the highest at 82%, indicating that the system development process is well-managed. This was followed by Operational Software at 81%, and Support and Software Technology at 80% each, suggesting that operational performance, support, and technology implementation are reliable. Meanwhile, Functionality and Community and Adoption scored 79%, implying that there is still room for improvement in system features and user engagement. The lowest score was found in the Documentation indicator, at 72%, highlighting the need for clearer and more comprehensive user documentation. Overall, the application demonstrates a good level of quality, and this evaluation provides an objective overview along with improvement recommendations that can be used for further development.
Pengukuran Kualitas Website Mitra Sengon ThinkWood dengan Model Bertoa Prasetyo, Kayla Aurel Putri; Puspitasari, Aulia Dewi; Rohma, Fitri Rossesita Dewi; Arofah, Sofiyatul; Purbaningtyas, Rani
Jurnal Komputer Antartika Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v3i2.773

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam sektor kehutanan dan agribisnis telah mendorong transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha. PT Keong Nusantara Abadi, melalui divisi ThinkWood, mengembangkan website Mitra Sengon sebagai platform kemitraan digital antara perusahaan dan petani lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas perangkat lunak website tersebut menggunakan model Bertoa, yang mencakup enam indikator utama: Functionality, Reliability, Usability, Efficiency, Maintainability, dan Portability. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 20 responden, dan hasilnya dianalisis secara kuantitatif menggunakan rumus Euclidean Distance untuk memperoleh nilai keseluruhan kualitas perangkat lunak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Efficiency dan Portability memperoleh nilai tertinggi (1,15), sedangkan Usability mendapat nilai terendah (0,7). Nilai total kualitas perangkat lunak yang diperoleh adalah 1,15 dari skala ideal 5. Temuan ini menunjukkan bahwa website berada pada kategori cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan khususnya pada aspek pemeliharaan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan sistem guna mendukung pengalaman pengguna yang lebih optimal dalam program kemitraan digital berbasis agribisnis.   The utilization of Information Technology (IT) in the forestry and agribusiness sectors has driven digital transformation to enhance efficiency and business sustainability. PT Keong Nusantara Abadi, through its ThinkWood division, developed the Mitra Sengon website as a digital partnership platform between the company and local farmers. This study aims to assess the software quality of the website using the Bertoa model, which includes six key indicators: Functionality, Reliability, Usability, Efficiency, Maintainability, and Portability. Data was collected through questionnaires administered to 20 respondents and quantitatively analyzed using the Euclidean Distance formula to determine the overall software quality score. The evaluation results indicate that Efficiency and Portability received the highest scores (1.15), while Usability received the lowest score (0.7). The total software quality score obtained was 1.15 on an ideal scale of 5. These findings suggest that the website falls into the "fairly good" category but still requires improvement, particularly in the area of maintainability. This study provides recommendations for system enhancement to support a more optimal user experience in the digital agribusiness partnership program.
Perancangan Sistem Manajemen Dokumen Laporan Perusahaan Berbasis Web pada PT Inti Teknologi Indonesia Kholid, Fauzan; Anwar, Mochamad Masdarul; Adiansyah, Dimas; Haryono, Wasis
Jurnal Komputer Antartika Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v3i2.853

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dokumen, termasuk distribusi laporan hasil pengujian. PT Inti Teknologi Indonesia masih menggunakan metode manual, seperti pengiriman dokumen melalui aplikasi pesan singkat, yang berisiko menyebabkan kehilangan data, kesalahan pencatatan, serta kesulitan dalam pelacakan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem manajemen dokumen laporan perusahaan berbasis web dengan menerapkan metode Agile. Proses pengembangan dilakukan secara iteratif melalui tahapan perencanaan, perancangan, pengembangan, pengujian, evaluasi, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu meningkatkan efisiensi dan kerapihan pengelolaan dokumen, serta memberikan kemudahan bagi customer dalam mengakses laporan secara langsung melalui portal web. Sistem ini dilengkapi dengan fitur unggah dokumen, pencarian, pengelompokan laporan, dan manajemen pengguna. Implementasi sistem ini diharapkan mampu menggantikan proses manual, mengurangi risiko kehilangan data, serta meningkatkan profesionalitas dalam distribusi dokumen perusahaan.   The rapid development of information technology encourages companies to improve efficiency in document management, including distribution of test result reports. PT Inti Teknologi Indonesia still uses manual methods, such as sending documents via short message applications, which risk causing data loss, recording errors, and difficulties in document tracking. This study aims to design a web-based company report document management system by implementing the Agile method. The development process is carried out iteratively through the stages of planning, designing, developing, testing, evaluating, and maintaining. The results of the study show that the system built is able to improve the efficiency and neatness of document management, as well as provide convenience for customers in accessing reports directly through the web portal. This system is equipped with features for uploading documents, searching, grouping reports, and user management. The implementation of this system is expected to replace manual processes, reduce the risk of data loss, and increase professionalism in the distribution of company documents.

Page 1 of 1 | Total Record : 5