cover
Contact Name
Ferdinal
Contact Email
ferdinal@hum.unand.ac.id
Phone
+6281276868100
Journal Mail Official
linguistikakultura@hum.unand.ac.id
Editorial Address
English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas Jl. Mohammad Hatta, Limau Manis, Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Linguistika Kultura: Jurnal Linguistik Sastra Berdimensi Cultural Studies
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19786646     EISSN : 30249376     DOI : https://doi.org/10.25077/jlk
Core Subject : Education,
Linguistika Kultura is a journal by English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang. It is a double blind review journal that is peer reviewed and open access. The journal seeks to become an open access publishing platform that publishes and disseminates concepts and research findings related to language and literature beginning in 2021. Articles from this journal may be downloaded, copied, distributed, printed, and used in any legal way following the lisence used in this journal. Languages, linguistics, literary studies, and cultural linguistics are just a few of the fields that the journal is open to submissions. The goal is to publish the findings of theoretical and critical study of language and literature, conceptual thinking, ideas, innovation, and book reviews written either in English or Indonesian. The journal will be released twice a year, in June and December. From 2007 to 2020, the issues were published in printed version and start to published in electronic version since 2021.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2021)" : 5 Documents clear
Ketimpangan Sosial dan Lahirnya Perempuan Modern Dalam Mrs. Warren’s Profession Karya George Bernard Shaw Gindho Rizano
Linguistika Kultura Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jlk.10.2.40-45.2021

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana karya klasik George Bernard Shaw, Mrs. Warren’s Profession, menyoroti masalah perempuan dalam konteks ketimpangan sosial dalam masyarakat Inggris abad ke-19. Konsep yang dipakai adalah teori refleksi oleh kritikus-teoritikus sastra Hungaria György Lukács. Temuan yang dapat disimpulkan adalah 1) Tokoh Mrs. Warren mengilustrasikan bagaimana prostitusi menjadi pilihan logis bagi sebagian perempuan kelas bawah, baik untuk menghindari eksploitasi pekerjaan maupun mempertahankan gaya hidup konsumeristis; 2) Lewat Tokoh Vivie, Shaw menghadirkan antitesis dari tokoh Mrs. Warren. Vivie merupakan tokoh perempuan modern yang tak lagi terpasung baik oleh keterbatasan ekonomi maupun ideologi borjuis dan partriarki.
Kostruksi Anomali dalam Peribahasa Minangkabau Lindawati Lindawati
Linguistika Kultura Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jlk.10.2.46-55.2021

Abstract

Dalam artikel ini dibahas makna dan fungsi tutur mamangan yang ada dalam khazanah perbendaharaan kiasan Minangkabau yang konstruksinya anomali. Anomali atau penyimpangan itu dapat terlihat dari adanya ketidakselarasan antara bentuk dan makna. Kajian ini menggunakan pendekatan antropolinguistik yaitu mengkaji hubungan antara bahasa dan kebudayaan. Fungsi dan makna mamangan dapat dijelaskan dengan memahami konteks tuturnya. Untuk menguak makna filosofis yang terkandung di dalamnya dapat dilakukan dengan menggunakan pisau semiotik dan proses pemaknaan itu dapat dilakukan secara bertahap. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa ada mamangan anomalous yang fenomena fisiknya dapat ditemukan di alam sekeliling kita. Mamangan anomali dalam bahasa Minangkabau bukanlah ujaran yang tak bermakna. Ujaran ini sangat dalam artinya dan penuh hikmah. Sebagai bahasa yang penuh hikmah, peribahasa seperti dapat dipedomani sepanjang zaman karena fenomena dan peristiwa yang dikiaskannya bisa ditemukan kapan saja dan di mana saja. Dengan demikian, mamangan dapat menjadi pedoman orang dalam bertingkah laku dan sekaligus membentuk pola perilaku hubungan sosial dalam masyarakat.
Perempuan Dan Sastra Dalam Sejarah Sastra Indonesia: 1998 - Sekarang Retno Endah Pratiwi
Linguistika Kultura Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jlk.10.2.56-63.2021

Abstract

Perkembangan pesat terjadi dalam bentuk karya-karya sastra yang lahir oleh adanya penulis-penulis wanita yang bermunculan dipelopori oleh Ayu Utami sebagai pijakan awal pertumbuhan penulis-penulis wanita lainnya. Penelitian ini ditujukan untuk memberikan informasi terkait perkembangan karya sastra Indonesia yang ditulis oleh kaum perempuan sejak 1998 hingga saat ini. Kontribusi yang turut diberikan oleh para perempuan ini menjadi penentu bagaimana perkembangan sastra yang dibawa oleh para perempuan ini sebagai salah satu penerus dari berjalannya proses kesusastraan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif analisis. Dengan teknik menilik dan mencari dari berbagai sumber dan karya terkait penulis-penulis perempuan tersebut. Terjadi perubahan-perubahan gaya penulisan dalam hal pemenuhan selera pasar dan pola tulisan murni yang saat ini mengikuti arus perkembangan zaman yang tidak melulu menggunakan pola dan karakter tulisan senada, namun lahir hal-hal baru dari penulis lain yang bermunculan.
Menilik Cerita Fiksi Ilmiah dalam Sejarah Sastra Gothic Melalui Novel Mary Shelley, Frankenstein (1818) Amelia Gustiari
Linguistika Kultura Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jlk.10.2.64-70.2021

Abstract

Hubungan antara cerita fiksi ilmiah dan sastra Gothic telah ada selama hampir 200 tahun, dimulai dengan munculnya novel fiksi ilmiah pertama, Frankenstein, karya dari Mary Shelley pada tahun 1818. Tulisan ini ingin menilik hubungan antara cerita fiksi ilmiah dan sastra Gothic melalui novel Frankenstein dengan menggunakan Metode Penelitian Analisis Naratif. Hubungan antara fiksi ilmiah dan sastra Gothic terkait dengan fakta bahwa kemajuan teknologi pada Revolusi Industri yang dimulai pada tahun 1760 sampai tahun 1840 seringkali menakutkan, tetapi dalam makna yang lebih dalam memaksa terjadinya konfrontasi dengan sisi kemanusiaan yang terlupakan. Hubungan antara cerita fiksi ilmiah dan sastra Gothic, kemudian akan dengan mudah terlihat bagaimana hubungan tersebut bisa dibangun dan berpengaruh hingga masa sekarang. Mary Shelley dengan Frankenstein tersebut muncul untuk menganalisis aspek-aspek sifat manusia yang menakutkan dan mengganggu sebagai bagian dari sejarah elemen sastra Gothic. Cerita fiksi ilmiahnya menggunakan sains untuk membuat proyeksi bayangan diri mereka sendiri, dan penciptaan inilah yang akan menghantui karakter dan memungkinkan munculnya sisi gelap kemanusiaan.
Perjuangan Dalam Puisi “Percakapan Angkasa” Karya Taufiq Ismail Siska Permata Siregar
Linguistika Kultura Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jlk.10.2.71-77.2021

Abstract

Puisi adalah salah satu karya sastra yang memuat komponen sejarah dan mencerminkan tentang suatu kejadian yang terjadi di masa lalu. Banyak sastrawan yang menggambarkan peristiwa sejarah di dalam puisinya. Salah satunya adalah Taufiq Ismail, seorang sastrawan yang terkenal dalam sejarah sastra Indonesia angkatan 66. “Percakapan Angkasa” adalah salah satu puisi karya Taufiq Ismail yang bertemakan perjuangan dalam lirik-liriknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pusi ini menggambarkan peristiwa sejarah perjuangan dalam lirik-lirik puisi karya Taufiq Ismail tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi. Objek penelitian ini adalah lirik-lirik puisi “Percakapan Angkasa.” Puisi ini mengambarkan peristiwa sejarah yang terjadi pada tahun 1966, khususnya peristiwa perjuangan mahasiswa dalam sebuah demonstrasi. Demonstrasi ini menyebabkan salah satu mahasiswa tewas dalam peristiwa bersejarah itu, sehingga ia di juluki sebagai pahlawan AMPERA (amanat penderitaan rakyat).

Page 1 of 1 | Total Record : 5