cover
Contact Name
Rahman
Contact Email
rahman.fkm@uho.ac.id
Phone
+6285222268124
Journal Mail Official
jakk-uho@uho.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Jl. H.E.A. Mokodompit Kampus Bumi Tridharma Anduonohu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27976831     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jakk
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Unversitas Halu Oleo berasal dari penelitian dalam bidang Administrasi dan Kebijakan Kesehatan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4 (2024):" : 12 Documents clear
ANALISIS PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI PADA KLINIK PRATAMA DI KOTA KENDARI TAHUN 2023 Wally, Puput; Jafriati, Jafriati; Hartoyo, Agnes Mersatika
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Klinik Pratama sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan pada penatalaksanaan administrasi di Klinik Calista Farma dan Klinik Fonaselab Medical yaitu masih adanya data pasien yang masih ditulis secara manual pada lembar kertas, dan juga beberapa informasi pasien menambahkan bahwa sulitnya berkunjung pada klinik yaitu dalam proses registrasi yang dilakukan secara berulang kali dikarenakan data mereka tidak tersimpan dalam klinik. Hal ini menjadi salah satu kelemahan karena apabila riwayat medis pasien hilang maka dapat berakibat bahwa dokter tidak bias melakukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan riwayat tersebut. Jika benar-benar hilang, maka bias dipastikan bahwa pasien tersebut harus melakukan pemeriksaan ulang seperti sebelumnya yang terkesan tidak efisien baik bagi tenaga kesehatan maupun pasien. Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan administras di Klinik Pratama di Kota Kendari tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Melalui metode wawancara mendalam yang melibatkan informan yaitu PJ Klinik dan administrator. Hasil : Penatalaksanaana dministrasi pada aspek registrasi di Klinik Fonaselab yaitu sudah sesuai dengan peraturan kemenkes RI pada penetapan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta pengunaan teknologi, hanya saja terdapat kendala teknologi yang dugunakan masih manual kurang efisien dalam memberikan pelayanan. Sedangkan pada Klinik Pratama Callista Farma aspekregistrasinya tidak sesuai dengan peraturam Kemenkes RI Nomor 028/MENKES/PER/I/2011, hanya saja terdapat kendala dalam penyediaan sumberdaya manusianya yang masih kurang. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Fonaselab yaitu sesuai dengan peraturan Permenkes RIyang menjelaskan bahwa jenis, kualifikasi, dan jumlah tenaga kesehatan lain serta tenaga non kesehatan disesuikan dengan kebutuhan dan jenis pelayanan yang diberikan klinik, sarana dan prasarana pada penatalaksanaan Administrasi Pada Aspek penyediaan sarana dan prasarana pengarsipan di Klinik Pratama Fonaselab yaitu sudah sepenuhnya terpenuhi untuk memberikan pelayananan, serta teknologi yang digunakan sudah membantu dengan pengadaan pengarsipan secara online. Sedangkan Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Callista Farma yaitu pada penyediaan sumberdaya manusia belum sesuai dengan peraturan Kemenkes RI dimana penyediaan SDM yang masih kurang sehingga pada pelayanan juga diberikan tidak maximal, akan tetapi pada penyediaan sarana dan prasarana sudah sepenuhnya di adakan yang menunjang pelayanan yang prima. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengumpulan dokumen di Klinik Fonaselab dan Callista Farma sudah semua sesuai dan dibuat sebaik mungkin dimana pengumpulan dokumen sudah dilakukan secara online yang mempemudah pemberian pelayanan kepada pasien. Kesimpulan : Proses penatalaksanaan administrasi di aspek registrasi sudah sesuai dengan peraturan Kemenkes RI, sedangkan pada aspek pengarsipan walaupun sudah baik tetapi memiliki hambatan pada penyediaan SDM, begitupula pada aspek pengumpulan dokumen yang pelaksanaanya sudah baik sudah dilakukansecara online. . Abstract Background: Pratama Clinic as a health service provider in administrative management at Calista Farma Clinic and Fonaselab Medical Clinic, namely that there is still patient data that is still written manually on paper sheets, and also some patient information adds that the difficulty of visiting the clinic is in the registration process which is carried out repeatedly because their data is not stored in the clinic.spect of document collection, which was already well implemented online.This is one of the weaknesses because if the patient's medical history is lost, it can result in the doctor not being able to conduct further examinations based on that history. If it is really lost, then it is certain that the patient will have to re-examine as before which seems inefficient for both health workers and patients. Objective : To find out how the administration of Primary Clinic in Kendari City in 2023. Methods : This type of research is qualitative research using a descriptive qualitative approach with a phenomenological approach. through in-depth interview methods involving informants, namely PJ Clinics and administrators. Results : Administrative management in the registration aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health regarding the determination of human resources, facilities and infrastructure as well as the use of technology, however there are obstacles that the technology used is still manual and less efficient in providing services. Meanwhile, at the Callista Farma Pratama Clinic, the registration aspect is not in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health Number 028/MENKES/PER/I/2011, it's just that there are obstacles in providing human resources which are still lacking. Administrative management in the archiving aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Republic of Indonesia Minister of Health which explains that the type, qualifications and number of other health personnel and non-health personnel are adjusted to the needs and types of services provided by the clinic, facilities and infrastructure in administrative management in the aspect of providing facilities and The archiving infrastructure at the Pratama Fonaselab Clinic is fully equipped to provide services, and the technology used has helped with the provision of online archiving. Meanwhile, administrative management in the archiving aspect at the Callista Farma Clinic, namely the provision of human resources, is not yet in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health, where the provision of human resources is still lacking so that the services provided are not optimal, however the provision of facilities and infrastructure has been fully provided to support the services provided. prime. The administrative management of the document collection aspect at the Fonaselab and Callista Farma Clinics is all appropriate and made as good as possible where document collection is done online which makes it easier to provide services to patients. Conclusion: management process in the registration aspect is in accordance with the regulations of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, while in the archiving aspect, although it is good, it has obstacles in the provision of human resources, as well as in the aspect of document collection, which is already well implemented online.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KOTA KENDARI DALAM PELAKSANAAN VAKSINISASI COVID-19 DI KOTA KENDARI TAHUN 2023 Hasriani, Siti; Yuniar, Nani; Jafriati, Jafriati
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Pelaksanaan vaksinasi tentunya menghadapi tantangan memiliki hambatan yang berbeda-beda di setiap wilayah di Indonesia. Beberapa hambatan tersebut adalah persepsi atau pendapat bahwa efek dari vaksinasi dapat menyebabkan sakit ringan, demam, lumpuh, bahkan kematian. Tujuan: Mengetahui Bagaimana Srategi Komunikasi Dinas Kesehatan Kota Kendari Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan strategi yang baik dan tepat akan mempengaruhi berhasil tidaknya suatu program yang dirancang, sehingga sangat menentukan keberhasilan suatu program. Perencanaan ini bertujuan untuk meminimalkan pemborosan sumber daya dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Untuk mensukseskan program vaksinasi C0VID-19 di Dinas Kesehatan Kota Kendari perlu dipahami bagaimana situasi masyarakat agar pesan tersebut dapat diterima oleh masyarakat. Salah satu upaya agar masyarakat mau divaksinasi adalah dengan menyampaikan pesan persuasif dengan terus berusaha mengajak dan dorongan melalui spanduk-spanduk yang mengajak masyarakat untuk divaksinasi, menguatkan keyakinan dan merubah pemikiran masyarakat bahwa vaksin yang digunakan dengan standar keamanan dan telah lulus uji klinis yang ketat. Kesimpulan: Dinas Kesehatan memberikan informasi yang akurat, jelas dan mudah dipahami kepada masyarakat tentang manfaat vaksinasi, kemungkinan efek samping, dan pentingnya vaksinasi untuk perlindungan diri. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Kendari agar masyarakat mengetahui program imunisasi adalah dengan memberikan informasi melalui berbagai platrorn media, antara lain media cetak, internet, televisi, media sosial dan media lainnya. Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat dengan mudah mengetahui informasi tentang program imunisasi dari Dinas Kesehatan Kota Kendari. Antusiasme publik terhadap media sosial harus informasi kebijakan vaksinasi. Abstract Background: Vaccination implementation faces different barriers in each region in Indonesia. Some of these obstacles are perceptions or opinions that the effects of vaccination can cause mild pain, fever, paralysis, and even death. Objective: To find out how the Communication Strategy of Kendari City Health Office in the Implementation of COVID-19 Vaccination in Kendari City Health Office in 2023. Methods: This research is a qualitative study with a descriptive approach that uses primary and secondary data. Results: The results showed that the determination of a good and appropriate strategy will affect the success or failure of a program designed, thus determining the success of a program. This planning aims to minimize waste of resources in achieving the desired goals. To succeed the C0VID-19 vaccination program at the Kendari City Health Office, it is necessary to understand the situation of the community so that the message can be accepted by the community. One of the efforts to make people want to be vaccinated is by conveying persuasive messages by continuing to try to invite and encourage through banners inviting people to be vaccinated, strengthening confidence and changing people's minds that the vaccines used with safety standards and have passed rigorous clinical trials. Conclusion: It is expected to provide accurate, clear and easy-to-understand information to the public about the benefits of vaccination, possible side effects, and the importance of vaccination for self-protection. The efforts made by the Kendari City Health Service to ensure that the public is aware of the immunization program is by providing information through various media platforms, including print media, internet, television, social media and other media. In this way, the entire community can easily find out information about the immunization program from the Kendari City Health Service. Public enthusiasm for social media must be informed by vaccination policies.

Page 2 of 2 | Total Record : 12