JAPB
JAPB mempublikasikan hasil penelitian dari Mahasiswa STIA Tabalong dari Program Studi Aministrasi Publik dan Program Studi Administrasi Bisnis yang telah dilakukan Riview oleh P3M STIA Tabalong sehingga layak untuk diterbitkan dalam bentuk Jurnal Penelitian. JAPB menerbitkan artikel dengan pendekatan interdisipliner dengan berbagai topik yang mencakup studi tentang pemerintahan, organisasi publik, kebijakan publik pelayanan publik, manajemen perusahaan, etika dan hukum bisnis, sumber daya manusia, enterpreneur, technopreneur, sociopreneur
Articles
26 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2 (2018)"
:
26 Documents
clear
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN DI DESA PAMARANGAN KIWA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG
Rahma Diana Ulfah;
Desak Putu Butsi Triyanti;
Erwan Mardani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Pamarangan Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong telah menerima bantuan Alokasi Dana Desa (ADD), pemerintah desa diwajibkan mampu mengelola dana tersebut dengan efektif, khususnya dalam pembangunan fisik jalan dan jembatan menuju perkebunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pengelolaan Alokasi Dana Desa terhadap pembangunan jalan dan jembatan di Desa Pamarangan Kiwa, Teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Koesiuner merupakan instrument utama dalam mengumpulkan data, Teknik sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan Alokasi Dana Desa terhadap pembangunan jalan dan jembatan di Desa Pamarangan Kiwa, dalam pengelolaannya ada tida tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Dari hasil penelitian keseluruhan dari proses pengelolaan Alokasi Dana Desa terhadap pembangunan jalan dan jembatan dinyatakan cukup efektif yaitu dengan persentase 42,38%. Kata Kunci: Efektivitas, Alokasi Dana Desa, Pembangunan Desa
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR JENJANG SEKOLAH DASAR DI DESA MASINTAN KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG
Rahmah Hidayah;
Safrul Rijali;
Eddy Suriyani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelaksanaaan program penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu kebijakan baru yang di keluarkan di tahun 2016 dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Program Kartu Indonesia Pintar pada jenjang Sekolah Dasar di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Adapun analisis data yang digunakan yaitu Miles, Huberman dan Saldana (2014).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Program Kartu Indonesia Pintar Jenjang Sekolah Dasar di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong sudah berjalan dengan baik berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan beberapa informan. Adapun faktor-faktor penghambat Implementasi Kebijakan Program Kartu Indonesia Pintar di Desa Masintan Kecamatan Kelua adalah data penerima KIP daripemerintah pusat kadang salah sasarsn serta sering terjadi kesalahan identitas anak,Sarana dan prasarana seperti keterbatasan kartu KIP, kurangnya meja dan kursi serta tempat untuk mengadakan forum informasi kepada masyarakat. Kata Kunci :Implementasi Kebijakan, Kartu Indonesia Pintar
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERDASARKAN (PEMILAHAN, PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN DARI TPS KE TPA PERBUP NO 89 TAHUN 2017) DI DESA BARUH PANYAMBARAN KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
Rahmi Norhijah;
Nurmalasyiah Nurmalasyiah;
Eddy Suriyani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap masyarakat dari berbagai golongan di manapun berada, bertanggung jawab terhadap kebersihan ligkungannya atau sampah yang dihasilkannya, dan sampah Rumah Tangga (RT) merupakan bagian terbesar dari sampah di kota-kota dan sebagian besar berasal dari sampah dapur dan sampah pekarangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ; 1) Angket ; 2) Dokumentasi. Instrumen utama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 64 orang ibu rumah tangga sebagai responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Pengelolaan sampah rumah tangga di desa Baruh Panyambaran kecamatan Halong Kabupaten Balangan cukup terkelola dengan hasil responden sebanyak 343 jawaban atau 41.2% adalah cukup terkelola. 2) Hasil terendah dalam pengelolaan sampah di Desa Baruh Panyambaran Kecamatan Halong Kabupaten Balangan adalah sebanyak 84 jawaban atau 10.1%. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Rumah Tangga
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA APARAT DESA PADA KANTOR DESA WAYAU KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG
Ratna Novia Jaya Sari;
Rahmi Hayati;
Lilis Suryani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Disiplin yang baik mencerminkan besarnya tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya, hal ini akan mendorong gairah kerja, semangat kerja, dan mendorong terwujudnya tujuan organisasi. Penting bagi Kepala Desa untuk dapat membina dan meningkatkan disiplin kerja bagi para bawahannya, karena kurangnya disiplin kerja dapat menimbulkan berbagai hal yang kurang baik dalam hubungan pekerjaannya, seperti semangat kerja yang menurun, hasil kerja yang kurang maksimal, serta acuh tak acuh terhadap pekerjaan atau jabatan yang diembannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: 1) Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparat Desa; 2) Faktor-faktor yang menghambat Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparat Desa di Lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis tabulasi dengan menggunakan rumus frekuensi yang di kemukakan oleh Muhammad Ali (1998:184). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dokumentasi. Instrumen pertama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 6 orang responden dan wawancara dengan kepala desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : kepemimpinan kepala desa dalam meningkatkan disiplin kerja sudah cukup berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 46,67%. Kata Kunci: Kepemimpinan, Disiplin Kerja
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (KTP-El) PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN TABALONG
Ririn Saputri;
Jauhar Arifin;
Muhammad Noor
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terukurnya indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong. untuk mengetahui harapan masyarakat akan pelayanan publik pemerintah Kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif deskriptif induktif. Penelitian ini menggunakan teknik penyebaran angket kepada 100 orang masyarakat yang sedang melakukan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan observasi.Teknik analisis data yaitu menggunakan summated-racting yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap jawaban responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong dengan nilai 74,42 atau dengan kategori baik. GAP antara IKM dan IHM untuk pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) dengan nilai 23,67 dalam kategori sedang pada unit kerja ditemukan ada beberapa indikator dalam kondisi kewaspadaan meskipun IKM tinggi namun titik koordinat menyentuh IHM namun tetap ada harapan perbaikan. Kata kunci : Indeks kepuasan; kepuasan masyarakat ; pelayanan ; KTP-El
KUALITAS PELAYANAN MASYARAKAT DILIHAT DARI ASPEK TANGIBLE (BERWUJUD) PADA PUSKESMAS TANTA KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG
Risty Milasari;
Safrul Rijali;
Syahrani Syahrani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimanakah Kualitas Pelayanan Di Puskesmas Tanta agar terciptanya pelayanan yang baik terhadap masyarakat. Dalam hal ini untuk mengetahui Kualitas Pelayanan yang di berikan kepada masyarakat, Zheithaml, Parasuraman & Berry ( dalam Hardiansyah 2011:46) Penampilan petugas/aparatur dalam melayani pelanggan, Kenyamanan tempat melakukan pelayanan, Kedisiplinan petugas/aparatur dalam melakukan pelayanan, Kemudahan proses dan akses layanan, Penggunaan alat bantu dalam pelayanan maka peneliti hanya memfokuskan pada satu indikator yaitu pada aspek Tangible (Berwujud). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif-kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik Angket atau Kuesioner yaitu memberikan kepada 30 responden yang dianggap memiliki pengetahuan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Angket atau Kuesioner, Observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan sesuai dengan pendapat yang dikemukaan oleh Muhammad Ali(1985:155).Hasil penelitian menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Masyarakat di llihat dari aspek Tangible (Berwujud) pada Puskesmas Tanta Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dapat dikategorikan “cukup berkualitas”. Kata Kunci: Poli Umum, Kualitas Pelayanan, Pelayanan yang berkualitas
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARAT DI KANTOR DESA HALANGAN KECAMATAN PUGAAN KABUPATEN TABALONG
Rudiah Rudiah;
Budi Setiawati;
Susiani Susiani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kinerja merupakan tingkat pencapaian hasil kerja yang dicapai atas pelaksanaan tugas tertentu oleh seseorang atau organisasi untuk meningkatkan kemajuan bangsa. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan kinerja aparat dalam pemerintahan desa. Namun keberhasilan kerja tergantung kepada kepala Desanya. Dimana seorang kepala desa harus bisa menjalankan perannya sebagai seorang pemimpin. Seperti yang telah diungkapkan Bintoro Tjokroamidjojo bahwa sebagai seorang pemimpin ia mempunyai peran sebagai Motivator artinya ia harus mampu menjalankan perannya dalam memberikan dorongan semangat, membina, serta memberi pengaruh. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui dan menganalisis peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja aparat di kantor desa Halangan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong. 2) untuk mengetahui dan menganalisis faktor penghambat peran kepala desa dalam memotivasi aparat untuk meningkatkan kinerjanya di Kantor Desa Halangan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif, dimana analisis data yang dipergunakan adalah anailisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukkan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Muhamad Ali (1987). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dokumentasi. Instrumen utama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 8 orang responden dan wawancara dengan Kepala Desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian tentang peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja aparat di kantor Desa Halangan sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 46%. Adapun yang menjadi faktor penghambat peran kepala desa dalam memotivasi aparat untuk meningkatkan kinerja yaitu pemimpin sulit mengetahui motivasi kerja setiap bawahan dan pemimpin sulit memberikan perlakuan yang adil bagi setiap bawahan. Kata Kunci: Peran Motivasi ; Kepala Desa, Kinerja
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 75 TAHUN 2015 PASAL 12 TENTANG PENERTIBAN PKL DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG
Rusman Fauzi;
Budi Setiawati;
Lilis Suryani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisa sejauh mana pemahaman dan keberhasilan Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 75 Tahun 2015 Pasal 12 tentang Penrtiban PKL di Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dan mengetahui faktor penghambatnya. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik dalam pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara dan analisis data menurut Miles, Huberman dan Saldana (2014) yaitu model analisis interaktif 1. Tahap kondensasi data, 2. Display data/Penyajian data, 3. Conclusions; drawing/veriflying (penarikan kesimpulan). Kebijakan itu juga terbukti belum terimplementasi maksimal karena masih terdapat pelanggaran-pelanggaran oleh pedagang kaki lima. Pelaksanaan penegakan perda tersebut dimulai dengan proses sosialisasi, teguran dan berlanjut dengan penindakan tegas dari pihak pelaksana kebijakan terhadap pelaku PKL yang melanggar di kawasan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh peneliti dilokasi penelitian yaitu mengenai Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 75 Tahun 2015 Pasal 12 tentang Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong sudah terimplementasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Sumber Daya Manusia, 2) Dana, 3) informasi, 4) Struktur Organisasi dan 5) Fasilitas memang benar merupakan faktor penghambat. Kata kunci: implementasi ; kebijakan peraturan daerah ; penertiban pedagang kaki lima (PKL)
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA MASINTAN KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG
Rusminah Rusminah;
Budi Setiawati;
Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpajakan merupakan salah satu bentuk perwujudan kewajiban warga Negara terhadap negaranya dalam rangka pembiayaan Negara dan pembangunan nasional. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar target realisasi PBB bisa tercapai Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif dengan teknik kualitatif. Dimana analisis data yang dipergunakan adalah analisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Mohamad Ali (1998). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dukomentasi. Instrumen utama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 8 orang responden dan wawancara dengan Kepala Desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian tentang peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untu membayar pajak Bumi dan Bangunan di Desa masintan sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 58,65%. Adapun yang menjadi faktor penghambat peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yaitu kurangnya hubungan dengan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terlambat, sikap masyarakat yang masih tradisional serta sarana-prasarana yang kurang memadai. Kata Kunci: Peran Motivasi ; Kepala Desa ; Partisipasi Masyarakat, PBB
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN USAHA TANI PADA PROGRAM GERAKAN PEMBANGUNAN MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA (GERBANG EMAS) “BERSINAR” DI DESA SERADANG KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG
Sarlinda Buana;
Desak Putu Butsi Triyanti;
Jamaludin Jamaludin
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) “Bersinar” merupakan Program yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan desa dan desa dengan kota dan membuka akses serta memperluas penyerapan tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran sejauhmana partisipasi masyarakata dalam pelaksanaan kebijakan Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) “Bersinar” di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong serta Faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi partisipasi masyarakat di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Teori yang digunakan adalah teori Hamijoyo dengan 4 indikator yaitu : Partisipasi Tenaga, Partisipasi Buah Pikiran, Partisipasi Keterampilan dan Partisipasi Materi. Jnis Pnelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber Data Primer diperoleh dari hasil kuesioner yang dibagikan kepada 30 responden yaitu masyarakat Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Hasil penelitian menunjukan bahwa Partisipasi Masyarakat Dalam Peleksanaan Pembungunan Infrastruktur Jalan usaha Tani Pada Program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) “Bersinar” di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalang dinilai sudah baik yaitu dengan presentase 41%. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pembangunan, Infrastruktur Jalan, Program Gerbang Emas “Bersinar”.