cover
Contact Name
Fera Tri Susilawaty
Contact Email
feralawata@gmail.com
Phone
+6287843836544
Journal Mail Official
jurnal.komunikasiuho@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma, Anduonohu, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25279173     DOI : 10.52423
Scope of the Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi covers communication management, mass media (TV, Radio, Newspapers), public relations, marketing communications, political communication, organizational communication, cultural communication, online media and popular culture. Also focus on studies of information and libraries including information literacy, information technology, digital library, librarian profession development, information management.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER" : 21 Documents clear
POLA ASUH AYAH DAN IBU BEKERJA DALAM MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS (STUDI KASUS PADA ORANG TUA SISWA DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGRI AUTIS SUMATRA UTARA Azizah, Nur; Mazdalifah, Mazdalifah; Nurbani , Nurbani
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.167

Abstract

Komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak memiliki peran penting dalam membentuk pola pengasuhan yang baik, terutama bagi anak dengan gangguan perkembangan autisme. Namun, seiring perkembangan zaman, pandangan terkait kesetaraan gender, serta meningkatnya kebutuhan ekonomi, banyak keluarga mengalami perubahan dalam pola komunikasi. Orang tua yang keduanya bekerja sering menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas komunikasi dengan anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh yang diterapkan oleh orang tua bekerja dalam membangun komunikasi dengan anak autis di SLB Negeri Autis Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga pasang orang tua yang anaknya bersekolah di SLB Negeri Autis Sumatera Utara, serta dua informan triangulasi, yaitu guru/terapis dan seorang ahli psikologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teori komunikasi antarpribadi, teori komunikasi keluarga, dan teori pola asuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh orang tua adalah pola asuh demokratis yang didukung oleh kasih sayang, serta dilaksanakan melalui tiga pendekatan utama: konsistensi, pemberian instruksi disertai contoh, dan solusi win-win. Pola komunikasi yang diterapkan ini membantu perkembangan anak autis dalam memahami instruksi dan membangun interaksi yang lebih baik dengan lingkungan.
SINDROM FOMO: PERSEPSI MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA Udin, Muhammad Diak; Andini, Nur Fadhillah
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.241

Abstract

Sindrom ketakutan kehilangan momen berharga di media sosial atau sering disebut dengan istilah Fear of Missing Out (FOMO) menjadi fenomena yang lazim terjadi di masyarakat. Mahasiswa yang seharusnya memiliki seperangkat pengetahuan tentang dampak baik dan buruk media sosial, justru tidak luput dari sindrom FOMO. Manfaat penelitian ini untuk memberikan literasi tentang new media dan pengambilan kebijakan new media untuk remaja khususnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai dua permaslahan pokok: Pertama, Bagimana persepsi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga terhadap mahasiwa pengidap sindrom FOMO; Kedua, Bagaimana solusi yang mereka berikan terhadap mashasiswa pengidap FOMO. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada subyek penelitian yang memenuhi dua kriteria: pernah memprogram mata kuliah yang berkaitan dengan new media dan pernah mengikuti seminar atau pelatihan literasi digital. Pemilihan subyek menggunakan teknik Purposive Sampling. Berdasarkan penelitian, diperoleh jawaban sebagai berikut: Pertama, persepsi mahasiwa UIN Sunan Kalijaga dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis: Persepsi Positif, karena memberikan motivasi untuk meningkatkan prestasi, sprortivitas dan produktivitas; serta dapat menghadirkan kepekaan sosial. Persepsi Negatif, Menghadirkan sikap hedonisme dan memaksakan kehendak; Mengaburkan identitas diri; Mengakibatkan terjadinya kesenjangan sosial. Kedua, solusi yang ditawarkan: Membedakan antara kebutuhan dan keinginan; mengetahui batas kemampuannya, serta melakukan social media detox. Temuan penelitian ini mempertegas padangan Irwanto, bahwa setelah individu berinteraksi dengan obyek yang dipersepsikan, ia akan menghasilkan dua kemungkinan persepsi yaitu positif dan negatif.
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PANDAWARA GROUP DALAM GERAKAN #ONEDAYONETRASHBAG UNTUK MENGURANGI SAMPAH Putri, Tasya Amalia; Sudradjat, Ratih Hasanah
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.257

Abstract

Isu lingkungan menjadi perhatian utama di dunia, terutama di Indonesia, dengan sampah sebagai penyebab utama kerusakan. Aktivitas rumah tangga, perkantoran, bisnis, dan layanan kesehatan terus menghasilkan sampah. Kurangnya kesadaran masyarakat mendorong Pandawara Group merancang strategi komunikasi untuk gerakan #onedayonetrashbag guna mengurangi sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Pandawara Group dalam gerakan #onedayonetrashbag untuk mengurangi sampah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kekhawatiran anggota Pandawara Group terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal mereka sebagai latar belakang gerakan ini. Pandawara Group mempromosikan pesan mereka melalui TikTok dan Instagram dengan konten edukatif. Kegiatan offline meliputi program clean-up, AJARAKSA, PANCARANATA, FOR ASEAN, dan JAGANADARA. Pandawara Group melakukan evaluasi internal dan eksternal serta melaporkan hasilnya kepada pemerintah dan masyarakat setempat.
PENGARUH PERSUASI RUTE PERIFERAL CELEBRITY ENDORSER BLACKPINK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MERCHENDISE STARBUCKS OLEH KONSUMEN Nitisara, Farell Ramadhani; Pamungkas, Indra Novianto Adibayu; Pramesthi, Jasmine Alya
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.259

Abstract

Hadirnya fenomena Korean Wave telah menjadi peluang emas bagi banyak perusahaan di Indonesia, khususnya pada industri coffee shop, untuk meningkatkan aktivitas pemasaran produk. Starbucks menjadi salah satu coffee shop yang turut memanfaatkan popularitas Korean Wave tersebut dengan menggandeng Blackpink sebagai celebrity endorser produk mereka. Namun, peneliti menemukan kesenjangan bahwa penggunaan Blackpink sebagai endorser difokuskan pada produk sampingan berupa merchandise, bukan produk utama mereka. Dalam hal ini, konsumen memproses pesan persuasif mengenai produk merchandise Starbucks melalui rute periferal karena keterlibatan celebrity endorser merupakan syarat dari terjadinya persuasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persuasi rute periferal celebrity endorser Blackpink terhadap keputusan pembelian produk merchandise Starbucks. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner berupa Google Form secara online guna mengumpulkan data sebanyak 385 responden yang memenuhi kriteria sampel. Hasil dari uji t menunjukkan penerimaan pada H1, sedangkan dalam uji koefisien determinasi didapatkan nilai R square sebesar 0,673. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pengaruh persuasi rute periferal celebrity endorser Blackpink berpengaruh secara signifikan sebesar 67,3% terhadap keputusan pembelian produk merchandise oleh konsumen. Sedangkan, 32,7% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti persuasi rute sentral.
PENGARUH BRAND AMBASSADOR OH SEHUN TERHADAP BRAND IMAGE DAN PERILAKU PEMBELIAN PRODUK WHITELAB Nuraini, Adhela Tasya; Purworini, Dian
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.263

Abstract

Persaingan dalam industri skincare yang sangat kompetitif membuat brand harus pandai melakukan inovasi untuk bisa mendapatkan kepercayaan konsumen. Brand ambassador yang dapat merepresentasikan brand dengan positif dapat memberikan berbagai keuntungan bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana pengaruh brand ambassador terhadap brand image dan perilaku pembelian produk Whitelab. Berdasarkan tujuan tersebut, peneliti menggunakan teori reasoned action (TRA) untuk memahami bagaimana dan mengapa individu mengambil keputusan dalam konteks pembelian. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif asosiatif. Sampel yang digunakan yaitu 100 responden dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling dengan kriteria responden yang dipilih dengan kriteria purposive. Dari hasil uji analisis data dengan menggunakan statistik regresi didapatkan hasil jika brand ambassador Oh Sehun mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap brand image dan perilaku pembelian produk Whitelab. Pelaku usaha yang menggunakan brand ambassador sebagai strategi promosi perlu fokus pada faktor popularitas dan daya tarik yang dimiliki oleh brand ambassador tersebut.
OPTIMALISASI CYBER PUBLIC RELATIONS UNTUK MENINGKATKAN CITRA POSITIF DISKOMINFO KLATEN MELALUI MEDIA SOSIAL Saraswati, Viska Mahima Putri; Andiyansari, Popi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.268

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah cara organisasi berkomunikasi dengan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Cyber Public Relations dalam meningkatkan citra positif Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten melalui platform media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dengan menggunakan pendekatan tujuh C (kredibilitas, konteks, isi, kejelasan, kontinuitas, konsistensi, dan kapabilitas audiens) efektif dalam membangun citra positif Diskominfo Klaten. Selain itu, penggunaan Instagram sebagai saluran komunikasi utama terbukti meningkatkan interaksi dengan masyarakat dan memperkuat reputasi instansi di mata publik. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kontinuitas dalam penyampaian informasi serta pemanfaatan media sosial yang optimal untuk menjangkau masyarakat secara luas.
MENGUNGKAP MAKNA DIBALIK IKLAN KAMPANYE PRABOWO GIBRAN: STUDI SEMIOTIKA DI YOUTUBE Fatmalia, Lilia Regita; Yuwono, Andi Prasetyo
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.269

Abstract

Tahun 2024 Indonesia melaksanakan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pemilu). Fenomena kampanye partai politik selalu menjadi perhatian khalayak karena memiliki pengemasan audiovisual yang berbeda sehingga akan menghasilkan perspektif berbeda di masyakarat. Iklan Kampanye Prabowo Gibran versi Generasi Sehat Indonesia Maju memiliki pengemasan iklan yang menarik berupa penggunaan elemen visual dan audio sehingga peneliti tertarik untuk meneliti iklan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui isi pesan atau makna dari segi audio visual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan paradigma konstruktivisme. Analisis semiotika Charles Sanders Peirce digunakan untuk menganalisis sebuah pemaknaan iklan. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi dengan menonton dan analisis setiap cuplikan didalam iklan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya empat tabel analisis iklan kampanye Prabowo - Gibran yang berisi tanda, objek, dan interpretasi untuk mengetahui sebuah pemaknaan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa setiap elemen audio visual berupa simbol, warna, font, ilustrasi, maupun suara asli dan musik memiliki arti yang beragam. Iklan kampanye Prabowo Gibran menfokuskan makna iklan yang positif. Hal tersebut dapat terlihat secara efektif dalam menyampaikan sebuah makna pesan yang memberikan solusi untuk masyarakat
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS PKU MUHAMMADIYAH BANTUL DALAM PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Theo, Ikhwan
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.272

Abstract

Instagram merupakan salah satu media sosial yang digunakan Instansi untuk interaksi dengan masyarakat. Tujuan dari Penelitian yaitu mengetahui strategi komunikasi PKU Muhammdiyah Bantul dalam mengelola media sosial Instagram. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teori circular model of some for social communication Regina Luttrell. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari teori circular model of some for social communication yaitu share, tim menyampaikan informasi mengenai pencegahan berbagai penyakit, promo untuk pelayanan, informasi kegiatan dan webinar. Optimize, tim humas mencari berita yang sedang ramai dibicarakan publiknya, selanjutnya penggunaan reels dan hastag di setiap konten nya.  Manage, tim publikasi melakukan pemantauan  aktivitas konten sebagai bentuk kontrol. Engage, tim menerima ruang kritik saran serta memberi ruang tanya jawab masyarakat.
EVENT PAMERAN LUKUSAN GARRYA BIANTI DALAM MEMBANGUN COMMUNITY RELATIONS Nabilah, Dila Shofiyatun
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan dampak dari event Pameran Lukisan Garrya Bianti dalam membangun hubungan dengan masyarakat (community relations) serta memperkuat jaringan dan relasi antara pelaku seni, pemikat seni, dan komunitas lokal. Melalui pendekatan triangulasi sumber dan teknik, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait dan analisis konten media sosial terkait event. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event Pameran Lukisan Garrya Bianti berhasil membangun hubungan yang kuat dengan komunitas lokal, mempromosikan dan melestarikan budaya lokal, serta memberdayakan komunitas melalui partisipasi aktif. Event ini juga efektif dalam meningkatkan engagement media sosial, menciptakan interaksi yang lebih intens antara merek dengan audiensnya, dan memperkuat brand image positif bagi Garrya Bianti. Implikasi dari penelitian ini adalah penekanan pada strategi komunikasi yang terintegrasi dalam memperkuat hubungan dengan komunitas, yang relevan untuk praktisi public relations dan manajer event dalam industri seni dan perhotelan. Rekomendasi praktis termasuk pengembangan strategi komunikasi yang lebih terarah, integrasi yang lebih erat dengan platform media sosial, dan kolaborasi dengan influencer lokal serta lembaga seni. Keterbatasan penelitian ini termasuk fokus pada satu kasus studi tertentu dan waktu terbatas dalam pengumpulan data, yang dapat membatasi generalisasi temuan. Namun, temuan ini memberikan pandangan yang berharga tentang pentingnya event seni dalam memperkuat hubungan komunitas dan membangun citra merek yang positif dalam konteks industri perhotelan dan seni modern.
ANALISIS KOMUNIKASI ORGANISASINDI ERICSSON: PENDEKATAN MODEL RICHARD LEWIS DI INDONESIA DAN FILIPINA Utama, Dedy Putra Widi; Muqsith, Munadhil Abdul; Ayuningtyas, Fitria
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.276

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisa tantangan budaya organisasi di perusahaan multinasional, dengan fokus pada studi kasus di Ericsson, khususnya pekerja profesional Indonesia yang bekerja di  Indonesia dan Filipina, menggunakan Model Richard Lewis sebagai kerangka teori. Model ini mengklasifikasikan budaya menjadi linear-aktif, multi-aktif, dan reaktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam melalui Whatsapp call dan email sebagai teknik utama untuk mengumpulkan data dari seorang pekerja profesional di Indonesia yang memiliki pengalaman kerja di Ericsson pada kedua negara tersebut. Hasil penelitian menunjukkan, meskipun Indonesia dan Filipina berada dikelompok budaya multi aktif reaktif, tetapi terdapat perbedaan dalam gaya komunikasi dan kerja di Ericsson Filipina dibandingkan dengan Ericsson Indonesia. Gaya kerja di Filipina cenderung lebih individualis dibandingkan dengan di Indonesia, yang lebih kooperatif. Untuk menyesuaikan diri, pekerja tersebut memelihara komunikasi yang baik, fleksibilitas, dan membangun hubungan kerja yang kuat meskipun dalam lingkungan yang lebih individualis. Kesimpulan penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pelatihan lintas budaya melalui seminar ataupun workshop dan penting bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan kemampuan pekerja di lingkungan kerja yang beragam secara budaya.

Page 1 of 3 | Total Record : 21