cover
Contact Name
Heffry V. Dien
Contact Email
Jurnal.itpt@unsrat.ac.id
Phone
+62811432676
Journal Mail Official
Jurnal.itpt@unsrat.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Sam Ratulangi, Kampus Unsrat, Manado 95115
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP
Memuat hasil penelitian dan critical review (tinjauan kritis) tentang ilmu dan teknologi perikanan dan kelautan yang mencakup, tapi tidak terbatas pada bidang: rancang bangun dan hidrodinamika alat tangkap ikan, rancang bangun dan hidrodinamika kapal perikanan, operasi penangkapan ikan, meteo-oseanografi perikanan dan kelautan, daerah penangkapan ikan, biologi perikanan, pengelolaan perikanan dan kelautan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2019): Juni" : 7 Documents clear
Pengaruh posisi pintu masuk (entrance) bubu apung terhadap hasil tangkapan pada rumpon laut dangkal Jendra Rompis; Isrojaty J. Paransa; Revols D.Ch. Pamikiran
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22411

Abstract

Perairan Teluk Manado merupakan salah satu kawasan perairan di Sulawesi Utara yang memiliki sumber daya ikan pelagis yang merupakan komoditas utama. Nelayan menggunakan rumpon sebagai atraktor untuk mengumpul ikan pelagis, yang kemudian akan ditangkap menggunakan alat tangkap seperti bubu apung. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari keberhasilan hasil tangkapan bubu apung di bawah rumpon, mempelajari pengaruh posisi pintu masuk (entrance) bubu apung terhadap hasil tangkapan ikan dan mengidentifikasi hasil tangkapan ikan dengan bubu apung. Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti metode eksperimental. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengoperasikan 2 unit alat tangkap bubu apung. Di setiap bubu apung mempunyai 2 posisi pintu yaitu bubu pertama pintu depan dan pintu belakang, bubu kedua pintu samping kanan dan pintu samping kiri.  Kemudian posisi kedua alat tangkap dalam keadaan tersusun yang kemudian dioperasikan dengan posisi tergantung di bawah rumpon pada perairan Teluk Manado. Jumlah ikan hasil tangkapan selama 7 trip operasi adalah sebanyak 702 ekor, pada bubu pintu depan dan pintu belakang berjumlah 407, bubu pintu samping kanan dan pintu samping kiri berjumlah 295. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keberhasilan tangkapan ikan dengan bubu apung dipengaruhi oleh konstruksi pintu masuk (entrance) bubu dan tingkah laku ikan pelagis.
Analisis kelayakan usaha pukat pantai Robi Y. Dasfordate; Lefrand Manoppo; Meta S. Sompie
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22722

Abstract

Usaha perikanan adalah seluruh usaha perorangan atau badan hukum untuk menangkap ikan, membudidayakan ikan, serta termasuk kegiatan menyimpan mendinginkan atau mengawetkan ikan untuk tujuan komersial. Aspek kelayakan usaha adalah aspek menyangkut masalah keuangan yang diinvestasikan dalam pengeluaran, penerimaan serta pendapatan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan usaha soma dampar dan mengetahui sistem bagi hasil antara pemilik alat tangkap pukat pantai dan buruh pada satu trip penangkapan yang telah dilakukan terhadap satu unit soma dampar Kelurahan Mawali.Penelitian ini menggunakan metode survei dan studi kasus. Investasi sebesar Rp. 108.846.000. biaya tetap Rp. 11.889.200. biaya tidak tetap Rp. 33.200.000. biaya total Rp.45.089.200. pendaptan nilai produksi Rp. 137.500.000. BCR (Benefit Cost Ratio) Sebesar 3.05%. BEP (Break Even Point) sebesar Rp. . rentabilitas 8 % dan jangka waktu pengembalian dalam waktu 1,177 tahun tahun atau kurang lebih 1 tahun 2 bulan. Maka dari hasil tersebut, usaha soma dampar kelurahan Mawali layak menguntungkan.
Kajian tugas dan wewenang kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tumumpa Veni S. Turang; Mariana E. Kayadoe; Fransisco P.T. Pangalila; Frangky E. Kaparang
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22730

Abstract

Kantor keysahbandaran utama mempunyai tugas melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum dibidang keselamatan dan keamanan pelayaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, melakukan pemeriksaan surat-surat kapal sebelum berlayar. Penelitian dilakukan untuk meneliti tingkat kepuasan stake holder terhadap pelaksanaan tugas dan wewenang syahbandar di PPP Tumumpa dan mengkaji kendala-kendala yang dihadapi syahbandar dalam pelaksanaan tugas dan wewenang syahbandar. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan tanggapan atas pertanyaan-pertanyaan kuesioner. Metode analisis data, menggunakan analisis statistik sederhana dalam bentuk tabulasi silang dan. Tugas dan wewenang sudah dilaksanakan dengan sangat baik yang ditunjukan oleh tingkat kepuasan stake holder dengan nilai masing-masing 4,74 , 4,02 dari nilai maksimum 5.00. Beberapa masalah yang teridentifikasi Kesyahbandaran di ppp Tumumpa belum mempunyai gedung perkantoran yang memadai, radio komunikasi belum tersedia dan kantor kesyahbandaran tidak memiliki kapal patroli.
Pengaruh jenis umpa terhadap hasil tangkapan pancing dasar di Pantai Desa Poopoh Gray S. Senewe; Henry J. Kumajas†; Revols D.Ch. Pamikiran
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22749

Abstract

Pengetahuan tentang efektivitas penggunaan umpan pada alat pancing merupakan hal penting  dalam upaya mengoptimalkan hasil tangkapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh jenis umpan pancing dasar terhadap hasil tangkapan dan, untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan yang tertangkap selama penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan model Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kelompok dalam penelitian ini adalah periode waktu penangkapan ikan, dan perlakuan adalah jenis umpan yaitu cumi-cumi (Loligo sp.), layang (Decapterus sp.), teri (Stolephorus sp.), dan gurita (Octopoda sp.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis umpan berpengaruh sangat nyata terhadap hasil tangkapan ikan, Umpan cumi-cumi merupakan umpan yang paling banyak memberikan hasil tangkapan ikan. Komposisi hasil tangkapan ikan dengan pancing dasar selama penelitian terdiri atas 11 famili, 14 genus, dan 21 spesies, dengan jumlah total individu sebanyak 92 ekor.
Pengaruh jenis umpan terhadap hasil tangkapan pancing dasar di perairan sekitar desa Labuha Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara Imam Murahman; Janny F. Polii; Lefrand Manoppo
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis ikan yang tertangkap dan melihat apakah ada pengaruh dari jenis umpan terhadap hasil tangkapan disamping itu dengan penelitian ini kita dapat mengetahui waktu operasi penangkapan ikan yang terbaik. Alat tangkap yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat unit pancing dasar, dimana tiap unit masing-masing menggunakan empat jenis umpan. Setiap unit pancing dasar terdiri dari penggulung tali, tali utama, tali cabang, kili-kili, mata pancing, pemberat dan umpan alami. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil menunjukkan bahwa ada satu atau lebih dari rata-rata perlakuan yang berbeda dengan yang lainnya. Jenis-jenis ikan yang tertangkap selama penelitian adalah terdiri dari 20 spesies ikan, dan yang lebih dominan tertangkap yaitu Goropa (18,05%), Tonton (15,79%), dan Kuisi (13,53%). Penggunaan umpan ikan Malalugis (Decapterus sp) pada pancing dasar lebih banyak hasil tangkapannya dibandingkan dengan umpan kembung (Rastrelliger sp), cumi dan udang.
Arus lagrangian di sekitar rumpon di tengah teluk Manado Demsi Y. Tatanging; Alfret Luasunaung; Vivanda O. J. Modaso; Patrice N. I. Kalangi; Kawilarang W. A. Masengi; Henry J. Kumajas†
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22782

Abstract

Masyarakat nelayan tradisional di daerah Teluk Manado memanfaatkan potensi sumber daya perikanan melalui usaha penangkapan ikan dengan menggunakan peralatan relatif sederhana dan menggunakan alat bantu rumpon. Pergerakan atau perpindahan rumpon sangat di pengaruhi oleh arus permukaan. Untuk itu, tujuan penelitian adalah mengetahui pergerakan dan pola arus yang ada di sekitar rumpon di tengah teluk Manado (124 47’42.5” BT; 01 30’22.0” LU) dengan menggunakan Metode Lagrangian. Penelitian ini berdasarkan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan float tracking dan dilaksanakan selama sebulan.  Pemetaan dan analisis data pola pergerakan arus dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak komputasi numerikal.  Hasil penelitian menunjukkan, arus permukaan di sekitar rumpon didominsasi pergerakan dan pola arus ke arah Timur, Utara dan Selatan dipengaruhi oleh pasang surut.
Pengaruh warna led berkedip yang berbeda terhadap hasil tangkapan pancing cumi-cumi di perairan Tahuna Kelurahan Santiago Kabupaten Kepulauan Sangihe Handoko J. Palawe; Frangky E. Kaparang; Alfret Lusunaung; Fanny Silooy; Meta S. Sompie
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.1.2019.22810

Abstract

Rendahnya tangkapan cumi dengan menggunakan alat tangkap tradisional telah menjadi masalah selama puluhan tahun di Kelurahan Santiago Kepulauan sangihe sehingga sangat menuntut aplikasi metode penangkapan baru. Salah satu metode modifikasi terbaik untuk menarik ikan dan meningkatkan hasil tangkapan ialah dengan menggunakan cahaya buatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh iluminasi warna cahaya lampu light emitting diode (LED) terhadap jumlah dan rerata tangkapan cumi-cumi. Kombinasi empat cahaya berbeda dirancang dan dianalisa menggunakan  Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh tak nyata dari iluminasi warna hijau dan merah tetapi pengaruh sangat nyata (tertinggi) dari iluminasi warna putih dan biru terhadap hasil tangkapan cumi-cumi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7