cover
Contact Name
Suardi Laheng
Contact Email
suardiaseq@gmail.com
Phone
+6285240411818
Journal Mail Official
jenaka.mengabdi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Madako No. 1 Kelurahan Tambun, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Indonesia.
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya
ISSN : -     EISSN : 29642582     DOI : http://dx.doi.org/10.56630/jenaka.v1i3.364
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya (Jenaka) adalah jurnal multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Madako Tolitoli. Terbit 3 kali dalam setahun yaitu Januari, Mei dan September. ISSN 2964-2582. Jenaka memuat berbagai kegiatan tenaga pengajar, dosen dan peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2023): September" : 6 Documents clear
Sosialisasi Bahaya Stunting Pada Anak Usia Dini Di TK Pertiwi Kertomulyo Kinanthi Wahyu Prastuti; Salsabila Rizqi Ramadhanty Alisa; Afdila Raudlatun Ni’mah; Hidayatur Rohmah; Salsabilla Rizkytanova Rahmadya; Reni Pawestuti Ambari Sumanto; Amirul Mukminin
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.385

Abstract

Kegagalan pertumbuhan yang disebabkan akumulasi kekurangan nutrisi atau gizi yang berlangsung selamakehamilan sampai usia 24 bulan disebut stunting. Dari Data yang diperoleh menunjukkan salah satu desa di Kabupaten Pati tepatnya di Desa Kertomulyo ada beberapa anak yang terindikasi stunting. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, salah satunya yaitu sebagian besar orang tua masih minim pengetahuan tentang stunting. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting di Desa Kertomulyo salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada orang tua di Desa Kertomulyo.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2023. Bertempat di TK Pertiwi Kertomulyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini yaitudengan mengadakan pertemuan secara langsung gunapenyampaian materi oleh narasumber kepada orang tua siswa TK Pertiwi Kertomulyo. Hasil kegiatan pengabdianmenunjukkan bahwa secara keseluruhan orang tua siswa telah mengetahui dan memahami tentang stunting mulai dari pengertian, bahaya stunting, penyebab stunting, pengobatan dan pencegahan stunting. Diharapkan setelah kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan status gizi anak dan mengurangi angka stunting di Desa Kertomulyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Kurang Tersedianya Peralatan Kesehatan Dan Sumber Daya Manusia Yang Terlatih Di TK Sekar Belia Alfia Cintya Ningrum; Evicha Lutfiana Sriyono; Intan Puspita Ditanuvanda; Dannella Ettiyana Putri; Amirul Mukminin; Reni Pawestuti Ambari Sumanto
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.406

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang pentingnya pendidikan kesehatan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Anak usia dini merupakan masa emas dalam perkembangan anak, lingkungan sekolah yang sehat dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Lembaga PAUD Sekar Belia merupakan objek penelitian yang telah menerapkan TRIAS UKS namun mengalami kendala dalam penerapannya. Metode penelitian meliputi observasi dan wawancara dengan pendidik, serta pelaksanaan kegiatan PKM di TK Sekar Belia. Hasil penelitian menunjukkan antusiasme orang tua dan kendala yang mereka hadapi dalam pelaksanaan UKS di lembaga tersebut. Melalui kegiatan PKM, tim berhasil memberikan pemahaman dan solusi terkait implementasi TRIAS UKS, termasuk perlindungan alat kesehatan. Penelitian ini berfungsi sebagai evaluasi dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan pelaksanaan UKS di lembaga PAUD.Kata kunci : Penyuluhan kesehatan, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), UKS TRIAS, lembaga PAUD Sekar Belia, observasi, wawancara, administrasi, alat kesehatan.
Manajemen Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Hiv/Aids Melalui Pendekatan Peer Educator Di Kabupaten Cirebon Aip Syarifudin; Ika Rostika; Wulan Cahya Rengganis; Lanlan Muhria
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.474

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada manajemen sumberdaya manusia dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melalui pendekatan Peer Educator di Kabupaten Cirebon. Manajemen pemberdayaan sumberdaya manusia dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melalui pendekatan Peer Educator dilakukan dalam bentuk sosialisasi, focus group discussion (FGD), dan pembentukan warga peduli HIV/AIDS yang merupakan perwakilan tiap desa yang ada di Kabupaten Cirebon. Tujuan yang ingin dicapai pada PKM ini diantaranya: 1) Membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif pada masyarakat tentang penyakit HIV-AIDS sebagaimana yang diamanahkan dalam MDGs goals 6.a tentang pemberatasan penyakit menular khususnya penyakit HIV-AIDS. 2) Terbentuknya Kader Peer Educator sebagai bagian dari Kelompok Kerja (POKJA) di Tingkat Desa. Kelompok warga ini sebagai perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten Cirebon dalam melakukan kegiatan sosialisasi tentang HIV-AIDS. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan PKM ini adalah melalui pendekatan Community Development yaitu pendekatan yang berorientasi kepada upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan masyarakat sebagai subyek dan sekaligus obyek. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan tim PKM, maka dapat di simpulkan: (1) Sosialisasi diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk membangun kesadaran literasi kesehatan masyarakat terkait HIV AIDS. Edukasi tentang karakteristik HIV AIDS, gejala yang ditimbulkan, cara penularan, cara pencegahan, penanggulangan, dan sikap terhadap ODHA. (2) FGD dilakukan dengan melibatkan para mitra, termasuk petugas lapangan KPA Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk mendiskusikan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, termasuk rekomendasi/ tindak lanjut untuk perbaikan program selanjutnya. FGD menjadi penting dilakukan untuk membahas perkembangan penanganan terkini pencegahan serta penanganan masyarakat pengidap virus HIV-AIDS. (3) Pembentukan Kader PE sebagai salah satu media untuk percepatan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melibatkan warga, yang di tunjuk oleh masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Cirebon. Para kader terpilih, diberikan pembekalan dan pelatihan agar mampu menjadi sumber daya terpercaya dalam melakukan edukasi dan atau penyebaran informasi tentang HIV/AIDS bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya. Pada dasarnya setiap individu menyadari bahwa pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS dapat berhasil jika ada sinergi dan kerja sama yang terjalin dari semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, tenaga kesehatan, dinas terkait, termasuk kalangan akademisi
Sosialisasi Tentang Kebersihan Telingan Dan Gigi Pada Anak Di Ra Masyitoh Tegalsari Faricha Ladhzina; Jihan Meylly; Nabila Rizki; Siti Sarofa; Amirul Mukminin; Reni Pawestuti
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.378

Abstract

Kegiatan Sosialisasi dalam Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu program kegiatan yang dapat memberikan banyak manfaat, pengetahuan dan wawasan baru. Sosialisasi telah dilaksanakan Pada tanggal 20-21 Mei 2023 yang bertempat di salah satu Lembaga TK yaitu di RA Masyitoh Tegalsari, Kecamatan Kedu, Temanggung. Kegiatan yang dilaksanakan mengenai“Sosialisasi Kebersihan Gigi dan Telinga pada Anak “ Program kegiatan sosialisasi ini melibatkan Guru, Anak didik, dan Wali murid. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai pntingnya menjaga dan merawat Kebersihan Gigi dan Telinga pada Anak-anak. Karena sejauh ini masih banyak Masyarakat yang masih lalai dan menyepelekannya. Hasil Akhir dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan nantinya baik Guru maupun Wali murid dapat lebih memperhatikan dan mengimplementasikan secara konsisten dalam menjaga dan merawat kebersihan Gigi dan Telinga pada Anak, Karena Anak-anak merupakan calon generasi penerus bangsa yang harus diperhatikan dengan baik dalam masa tumbuh kembangnya. Kata kunci : Kebersihan gigi dan telinga, mayarakat, anak-anak. 
Gerakan Bersih Pantai Dalam Menjaga Kelestarian Pesisir Di Desa Lero Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah Irawati Mei Widiastuti; Andi Heryanti Rukka; James Yosep Walalangi; Samliok Ndobe
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.476

Abstract

Pantai Lero kini mulai ramai dikunjungi wisatawan berkat adanya warung makan Rono Dange (makanan khas ikan teri bakar lokal), sebuah warung makan bergaya kios di sepanjang pantai. Hal ini dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan dan masalah banyaknya buangan ke laut akibat aktivitas di dekat pantai. Salah satu upaya yang diharapkan dalam menunjang kebersihan pantai adalah inisiatif seluruh lapisan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini selain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar akan kebersihan lingkungan pesisir, juga dapat membantu masyarakat memahami bahwa sampah yang dihasilkan berdampak negatif terhadap perkembangan ekosistem, ekologi laut, dan biota. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode observasi dan partisipasi dengan pendekatan langsung untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat di sepanjang Pantai Lero. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini selain dapat mengembangkan pemikiran masyarakat tentang pencegahan pencemaran lingkungan pantai, juga berdampak pada kebersihan lingkungan pantai untuk meningkatkan daya tarik wisatawan ke pantai Lero. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan melibatkan 20 peserta dari kalangan masyarakat pesisir, tokoh desa dan kelompok pemuda untuk meningkatkan kesadaran tentang pariwisata. Kegiatan yang dilakukan adalah membuang sampah-sampah di sepanjang pantai Lero khususnya sampah plastik, kemudian meningkatkan kesadaran akan bahaya sampah plastik bagi lingkungan perairan. Kata kunci : pesisir, pencemaran, lingkungan
Pemberdayaan Masyarakat Pulau-Pulau Kecil Perbatasan Indonesia Melalui Pelatihan Pembuatan Nugget Daging Ayam Fortifikasi Daun Kelor Sebagai Bahan Pangan Tinggi Protein Jecklin Marlen Lainsamputty; Harmoko Harmoko; Juwaher Makatita
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.384

Abstract

Kegiatan pendampingan pengolahan produk nugget ayam kelor bagi masyarakat di Desa Moain Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya dengan harapan dapat mendukung program pemerintah dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan mendapatkan olahan pangan sehat, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan nugget kelor sebagai bahan makanan sehat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tiga tahapan; tahap satu yaitu observasi lokasi kegiatan, tahap dua merupakan tahap pelaksanaan kegiatan PKM, dan tahap tiga merupakan tahap akhir kegiatan, dalam tahap ini dilakukan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta. Setelah mengikuti kegiatan ini masyarakat khususnya ibu-ibu PKK desa Moain telah mamahami dengan baik cara pengolahan nugget ayam fortifikasi daun kelor

Page 1 of 1 | Total Record : 6