cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
rsit.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Kota Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 3025888X     DOI : https://doi.org/10.59407/jrsit.v1i2
Core Subject : Science,
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi (JRSIT) adalah jurnal nasional sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang ilmu dan teknologi komputer, termasuk Teknik Sistem, Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Informatika Manajemen, dan Sistem Informasi. Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi (JRSIT) diterbitkan oleh Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri. Dipublikasikan 4 edisi setiap tahun yaitu : Febuari, Mei, Agustus, November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari. Naskah harus dimasukkan dalam BAHASA INDONESIA atau BAHASA INGGRIS. e-ISSN : 3025-888X. DOI Prefix : 10.59407
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus" : 5 Documents clear
METODE CEPAT KOMPRESI FILE CITRA PADA FORM APLIKASI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN ALGORITMA HUFFMAN Saputra, Ronny; Reswan, Yuza
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v1i1.72

Abstract

Banyak aplikasi/form berbasis web sebagai perangkat pengisian data secara online dengan dilengkapi fasilitas dapat mengunggah data gambar. Saat pengunggahan data gambar sering file gambar tidak sesuai atau tidak bisa diunggah dikarenakan ukuran terlalu besar.  Pengguna harus mengubah ukuran file tersebut secara terpisah.  Misalnya dengan beberapa aplikasi kompresi yang digunakan  seperti photoshop, gimp, photoscape, photo compressor,image size dan masih banyak aplikasi-aplikasi kompres lainnya. Aplikasi berbasis web seharusnya bisa langsung secara otomatis mengubah ukuran file tersebut sesuai dengan ukuran file yg cocok sehingga dapat menghemat waktu dan mempercepat proses.  Untuk menangani persoalan tentang pengompresasan secara otomatis pengguna harus menyediakan atau dibangun suatu aplikasi berbasis web yang bisa langsung mengompresi file pada web karena sudah tersedianya kompresi file atau citra otomatis pada website tersebut tanpa mengompresi secara terpisah sebelumnya, dengan adanya aplikasi form kompresi otomatis  ini tentunya mengurangi biaya(kuota)internet, mempersingkat waktu dan juga mempermudah para pengguna atau user saat mengupload file  pada web tersebut.  Algoritma yg cocok untuk melakukan pengubahan ukuran file pada aplikasi web online adalah algoritma hufman. Kata Kunci: Metode Cepat, Kompresi File, Website form
IMPLEMENTASI KODE HUFFMAN DALAM APLIKASI KOMPRESI TEXT PADA LAYANAN SMS Reswan, Yuza; Agung Prabowo, Dedy
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v1i1.73

Abstract

Layanan SMS merupakan cara pengiriman pesan singkat dalam waktu cepat dengan relative murah, pesan singkat yang akan dikirimkan dengan kapasitas maksimal 140 byte untuk setiap pesan. Untuk mangatasi kesulitan penyampaian pesan dengan jumlah karakter banyak ataupun karakter dengan bit besar, maka dibuatlah suatu aplikasi untuk melakukan kompresi teks dengan menggunakan algoritma Huffman. Aplikasi kompresi SMS merupakan serangkaian proses yang berupa kompresi pengiriman, penerimaan dan, penampilan. Proses kompresi itu sendiri merupakan suatu proses encoding yang akan menjadikan suatu data atau teks memiliki bit lebih kecil dari biasanya. Proses encoding dengan kode Huffman merupakan kode yang dibentuk berdasarkan frekuensi, kekerapan, yang muncul untuk suatu karakter  dengan kekerapan kecil. Pembentukan kode Huffman dimulai dengan suatu pohon Huffman. Proses ini dilanjutkan dengan melakukan proses encoding terhadap karakter tersebut  sesuai dengan kode Huffman yang ada. Setelah tersampaikan proses decoding dilanjutkan agar pesan dapat di baca kembali. Kata Kunci: Kode Huffman, SMS.
PENGARUH PROGRAM CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN SHOPEE INDONESIA Fajri M, Putri; M Khoiril M, Kms; Priscilla P P, Audy; Risa, Sarah; Raditya J T, M.
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v1i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui continuity marketing, one to one marketing dan partnering program terhadap loyalitas pelanggan Shopee Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Shopee Indonesia dengan lama penggunaan lebih dari atau sama dengan 1 tahun. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 169 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan daftar pertanyaan kepada responden yaitu pelanggan Shopee Indonesia tentang continuity marketing, one to one marketing dan partnering program terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linear berganda. Hipotesis diuji dengan t test dan f test. Hasil penelitian (1) Continuity marketing berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai regresi – 0,120 dan tingkat signifikasinya 0,154. (2) One to one marketing tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai regresi 0,007 dan tingkat signifikansinya 0,872. (3) Partnering program berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai regresi 0,315 dan tingkat signifikansinya 0,000. (4) Continuity marketing, one to one marketing dan partnering program secara simultan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan tingkat signifikansinya 0,001, lebih kecil dari 0,05 (p<0,05). Besarnya pengaruh continuity marketing, one to one marketing dan partnering program mampu menjelaskan variabel loyalitas pelanggan sebesar 10% dan sisanya sebesar 90% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Kata Kunci : Customer Relationship Management, CRM, Continuity Marketing
EXPLAINABLE ARTIFICIAL INTELLIGENCE THEORY IN DECISION MAKING TREATMENT OF ARITHMIA PATIENTS WITH USING DEEP LEARNING MODELS Satoni Kurniawansyah, Arius
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v1i1.75

Abstract

In the context of Explainable Artificial Intelligence, there are two important keywords: interpretability and "explainability". Interpretability is the extent to which humans can understand the causes of decisions. The better the interpretability of an AI/ML model, the easier it is for someone to understand why certain decisions or predictions have been made. Some cases of AI/ML implementation may not require explanation, because they are used in a low-risk environment, meaning mistakes will not have serious consequences. The need for interpretability and explainability arises when an AI system is used for certain high-risk problems or tasks, so it is not enough just to get predictive/classification decision outputs, but also needs explanations to convince users that AI (1: Model Explainability) is working the right way and (2: Decision Explainability) has made the right decision (Hotma, 2022). This research provides benefits for the development of knowledge regarding the implementation model of Explainable AI Theory in assisting Doctors' Decision Making for patients with cardiac arrhythmias with the Deep Learning Model in assisting Doctors' Decision Making for patients with cardiac arrhythmias. Knowing the Deep Learning Algorithm can be used in Machine Learning to read EKG Results. Knowing how to improve the results of the accuracy of the Explainable AI Application in Decision Making by Doctors for patients with cardiac arrhythmias. The use of Explanable Artificial Intelligence in the management of arrhythmia patients can provide an interpretation for doctors to be more optimal in treating patients. The results of this AI machine decision can increase doctors' confidence in treating arrhythmia patients optimally, effectively and efficiently. And also treatment will be faster because it is assisted by tools, so that patients can be treated more quickly. Thus it will reduce the mortality rate in arrhythmia patients.
IMPLEMENTATION OF PROFILE MATCHING METHOD IN DECISION SUPPORT SYSTEM SMARTPHONE SELECTION BASED ON CONSUMER NEEDS Muth’mainnah, , A.
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v1i1.76

Abstract

Smartphones are Internet-enabled phones and typically provide Personal Digital Assistant (PDA) functions such as calendar functions, to-do books, address books, calculators, and notes. At first, the smartphone is a rare item and considered luxurious. However, the lack of community information about smartphone specs also greatly affects the selection of smartphones they will use. Smartphones have a variety of specifications such as processor speed, clear screen, battery life, camera strength, and storage space that makes people tend to be confused in buying a smartphone. For that people need a computerized system that can assist consumers in obtaining a decision to choose a smartphone that suits the wants and needs. Decision Support System (SPK) is a process of selecting alternative actions to achieve a specific goal or goal. SPK is used as a tool for decision-makers to develop decision-making capabilities, but not to replace judgments of decision makers. This SPK test uses Profile Matching Method by looking at the calculation of Criteria Weight Value, Calculation of Sub-Criteria Weight Value, Gap Value calculation, Core Factor and Secondary Factor calculation, and Total Value Ranking Calculation. The end result of this system is ranking the existing smartphone according to the criteria that the buyer has input. Keywords: Smartphone, SPK, Decision Support System, Core and Secondary Factor

Page 1 of 1 | Total Record : 5