cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: Januari 2017" : 24 Documents clear
ANALISIS PENGATURAN SOFT HANDOVER OVERHEAD TERHADAP PEFORMANSI KAPASITAS TRAFIK NODE-B DI PT. TELKOMSEL PONTIANAK Edy Chandra .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.18193

Abstract

ABSTRACT This research explained about the effect of traffic Node-B capacity ( we can mention BTS on GSM network) toward Soft Handover Overhead setting on 3G network that implementation in PT.Telkomsel Pontianak. Which Note-B TB. Arang Limbung 2 as sample has experienced full capacity traffic and coused many discountinuance connection on moved situation, we can see on software NetAct value Soft Handover  <99% this is constituted   of   value   that   not   expected   from   PT. Telkomsel, becouse the standard value PT. Telkomsel should  more than >99%.  The Soft  Handover  Overhead method   apparoutly   can   gave   change   toward   Soft Handover  value is by changed parameter CPICH offset from 0 into -20. The incroased kinds of network draw the total  uer.  Many  of  user  can  coused  slop  the  network quality becouse raising of interference network or traffic voice  and  the  high  data.  Node-B  is  sets  of equipment radiator and accept that gave radio service to UE, Node-B also has maximum capacity limited. When the capacity full  then coused  drop call  and  ms try attempt  rejected because channel capacity Node-B total decreased and not optimum so can coused the process Soft Handover filled. The  monitor  of Node-B  data  who hs disturbance  used netAct aplication and look the slop value of Note-B Soft Handover  under 99%, it means so many discounnected call  on  moved  situation.  Node-B  TB.  Arang  Limbung 2has lower value Soft Handover  until <98,44% from 3 mei 2016 – 9 mei 2016. The value CPICH offset used is - 20. Which the process of Soft Handover  Overhead is to increase the value CPICH offset lower than 0. The value of Soft Handover success rate total everyday is 98,44% before used Soft Handover Overhead method the total everydat increased until 99,62% Soft Handover   success rate is to precentation the total success handover alloted the total handover occur, the result of this research show that the mechanism Soft Handover good after done Soft Handover Overhead method.   Keyword   :   NetAct,   CPICH   offset,   Soft   Handover Overhead
IMPLEMENTASI MANIPULATOR PLANAR 4-DOF PENGHINDAR HALANGAN BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Supardiansyah .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19119

Abstract

Dalam dunia teknologi khususnya robot telah mengalami perkembangan yang sangat cepat salah satunya adalah robot manipulator planar. Robot ini berbentuk menyerupai lengan manusia yang dilengkapi dengan beberapa sendi. Namun permasalahan  yang dihadapi oleh robot ini adalah ketika di area kerja robot terdapat penghalang (obstacle), maka kinerja robot terganggu sehingga hasil yang diinginkan robot tersebut tidak tercapai. Dalam tugas akhir ini dirancang sebuah robot yang dapat bergerak secara otomatis untuk menghindar dari suatu halangan dalam bidang 2 dimensi. Robot ini berbentuk lengan dengan 4-DOF (Degree Of Freedom) dan dikendalikan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560. Sensor ultrasonik yang berjumlah 8 buah dipergunakan untuk mendeteksi halangan (obstacle) sehingga robot tidak akan menyentuh obstacle tersebut. Robot ini menggunakan 4 buah servo. Pada setiap sendi dipasang satu buah servo sehingga robot memiliki 4 sendi. Berdasarkan hasil pengujian dan pengukuran  sensor ultrasonik pada robot yang menggunakan obstacle berbentuk tabung dengan diameter 10 cm dan dengan nilai set point jarak antara sensor ultrasonik dan obstacle sebesar 6 cm, maka diperoleh nilai error keseluruhan sensor ultrasonic adalah 0,4375 cm dimana error sensor ultrasonik 1 yaitu 0,28 cm, error sensor ultrasonik 2 yaitu 0,38 cm, error sensor ultrasonik 3 yaitu 0,81 cm, error sensor ultrasonik 4 yaitu 0,6 cm, error sensor ultrasonik 5 yaitu 0,28 cm, error sensor ultrasonik 6 yaitu 0,25 cm, error sensor ultrasonik 7 yaitu 0,21 cm dan error sensor ultrasonik 8 yaitu 0,69 cm. Robot dalam keadaan standby hanya membutuhkan daya sebesar 0,01125 Watt dan saat beroperasi membutuhkan daya sebesar 1,4125 Watt. Robot menyentuh obstacle ketika menghindar halangan berbentuk balok dengan posisi sudut balok tepat menghadap sensor ultrasonik yang menyebabkan terjadinya error pada pembacaan jarak oleh sensor ultrasonik. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa robot manipulator planar 4-DOF penghindar halangan bernasis Arduino Mega 2560 dapat bekerja dengan baik.   Kata kunci: planar 4-DOF, penghindar halangan, mikrokontroler Arduino Mega 2560
DESAIN SISTEM PROTEKSI PETIR INTERNAL PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA KUALA BEHE KABUPATEN LANDAK Mahadi Septian .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19919

Abstract

Abstrak - Pembangunan PLTS terpusat di Dusun Permit untuk mencukupi suplai energi listrik yang tidak terjangkau oleh jaringan PLN. Hasil penelitian Efisiensi Sistem Proteksi Petir (SPP) pada PLTS Terpusat Dusun Permit sebesar 0,95 berada pada tingkat proteksi II dengan nilai efisiensi diantara 90% - 95%. Oleh karena itu tingkat proteksi yang sesuai adalah tingkat II. Tegangan langkah yang disebabkan oleh sambaran petir dengan resistansi tanah yaitu sebesar 12.369.957,54 Volt jauh lebih besar dengan tegangan langkah pada resistansi sistem pentanahan yaitu sebesar 272.139,07 Volt masing-masing 0.1 meter dari titik referensi. Hasil perhitungan tegangan induksi yang dihasilkan akibat sambaran petir yaitu sebesar 52,715 kV jauh melebihi batas tegangan aman pada manusia 50 Volt. Perubahan nilai tegangan induksi karena petir terhadap jarak mengikuti fungsi hiperbolik, dimana jarak 5 m dari titik referensi menghasilkan tegangan induksi 80,156 kV jauh lebih kecil dengan jarak 160 m dari titik referensi dengan tegangan induksi 2,505 kV. Pada proteksi internal dengan menggunakan arrester sebagai alat proteksi. Penempatan arrester dipasang di dua titik, yaitu pada kontak kombiner yang menghubungkan antara panel surya dan solar charge control. Tujuannya untuk melindungi komponen panel distribusi penempatan arrester antara panel distribusi dan battery yang bertujuan untuk melindungi battery dan sambungan ke rumah-rumah penduduk. Dengan demikian penempatan arrester di dua titik tersebut dapat meningkatkan kapasitas kemampuan proteksi petir dengan menggunakan aresster tipe C diharapkan akan dapat melakukan proteksi petir pada PLTS terpusat di Dusun Permit Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak dengan maksimal.   Kata Kunci : Petir, SPP, Proteksi Petir Internal, tegangan langkah, tegangan induksi
ANALISIS PERBANDINGAN PEMODELAN PROPAGASI NILAI LEVEL DAYA TERIMA PADA SISTEM DCS 1800 DI KOTA PONTIANAK Wawan Tristiyanto .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.18905

Abstract

Digital Communication System 1800 is a derivative standard system of GSM 900.   A low transmission power is required for a short network and a propagation condition on 1800 MHz band. Level value of receptivity is an indicator to see a signal quality on the BTS coverage. The purpose of the present research is to analyze receptivity level on DCS 1800 system using Okumura-Hatta, Cost231- Hatta, and Walfisch-Ikegami propagation model. This research took place in the city center by measuring receptivity level which was radiated by using a software namely G-Net Track Lite Signal 4G. Results of the calculation and measurement compared with RSRP standard located in DARATSKIP are presented as follows. Results from Okumura-Hatta propagation model were categorized Very Good -58.04 dBm, - 48.58 dBm, and -66.77 dBm. Cost231-Hatta were categorized Very Good -62.39 dBm, -52.92 dBm, and - 77.11 dBm. Further, Walfisch-Ikegami were categorized Fairly Good -88,44 dBm, Very Good -71.66 dBm,  -81,49,  G-Net  Track  Lite  Not  Good  -93  dBm,  Very  Good  -78  dBm,  and  Good  -87  dBm. Comparisons of calculation and measurement at BTS Benua Melayu Darat using Okumura-Hatta propagation model were categorized Very Good -70.68 dBm, -59.28 dBm, and -64.21 dBm. Cost231- Hatta were categorized Very Good -71.79 dBm, -60.38 dBm, -68.57 dBm and G-NetTrack Lite were ranked Very Good -77 dBm and Good -83 dBm, 85 dBm.  Further, Walfisch-Ikegami were categorized Very Good -79.8 dBm, Good -83.51 dBm, -86.67 dBm. Comparisons of calculation and measurement at BTS Gajah Mada Mall using Okumura-Hatta propagation model were categorized Very Good -64.97 dBm, -58.59 dBm, and -71.22 dBm. Cost 231-Hatta were categorized Very Good -69.34 dBm, -63.2 dBm, and -76.27 dBm. Finally, Walfisch-Ikegami were categorized Very Good -70.06 dBm, Good -90,65 dBm, - 83,01 dBm, while G-Net Track Lite were Good -84 dBm, and Very Good -68 dBm, -67 dBm.   Key words:       DCS 1800, RSRP, Okumura-Hatta, Cost231-Hatta,Walfisch-Ikegami.  
Rancang Bangun Kompor Gas Pintar Berbasis Mikrokontroler Arduino Mega Harmoko .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19819

Abstract

Abstrak.-- Perkembangan teknologi memberi kemudahan dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari. Meningkatnya jumlah penduduk maka kebutuhan manusia  khususnya dalam proses memasak juga meningkat. Oleh sebab itu bermacam alat untuk memasak seperti kompor,  mulai dari yang manual sampai yang sudah menggunakan teknologi canggih. Beberapa teknologi yang digunakan telah memiliki berbagai fitur-fitur canggih seperti untuk keamanan dan kemudahan dalam proses memasak sehingga lebih aman dan nyaman dalam proses memasak. Kompor gas pintar ini dilengkapi dengan sensor gas MQ-5 sehingga mampu mendeteksi kebocoran gas di sekitar area memasak dan dapat memberi informasi apabila terjadi kebocoran gas dengan buzzer, Alat ini juga dilengkapi dengan sensor suara voice recognition vr3 sehingga bisa dikendalikan menggunakan perintah suara manusia. Kompor gas pintar ini bekerja efektif pada jarak 1-5 meter dengan persentase keberhasilan sekitar 70%. Kata kunci: sensor gas MQ-5, voice recognition vr3, arduino mega, buzzer.
IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY PADA ROBOT BERODA PENGHINDAR HALANGAN BERBASIS ARDUINO UNO R3 Zulkifli .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.18519

Abstract

Teknologi dalam bidang robot mengalami perkembangan yang cukup pesat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya penelitian dan pengembangan robot diberbagai bidang, robot juga sudah digunakan di rumah dan dibidang perindustrian. Untuk meningkatkan kinerja robot maka di buat program kecerdasan yang ditanamkan pada robot. Robot penghindar halangan yang di buat ini diprogram dengan mengadaptasi kecerdasan buatan logika fuzzy. Logika fuzzy pada robot penghindar  halangan  ini  digunakan  untuk  mengendalikan kecepatan  robot  berdasarkan  jarak halangan dan sudut yang terbaca oleh sensor. Kaidah yang dibuat pada logika fuzzy berdasarkan jarak halangan dan sudut servo saat melakukan scan area. Robot beroda penghindar halangan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai otak untuk pengendali robot, yang memiliki spesifikasi memory 32 KB dan SRAM 2 KB, program yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman C/C++. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa robot penghindar halangan menggunakan logika fuzzy ini bisa bekerja cukup baik.     Kata kunci: Robot penghindar halangan, mikrokontroler Arduino Uno R3, logika fuzzy
ANALISIS POLARADIASI PADA PEMANCAR STASIUN NET TV PONTIANAK Yusuf Muhaiban .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19489

Abstract

Faktor yang berperan penting untuk mengetahui kualitas dan jarak jangkau maksimum pemancar televisi adalah pola radiasi antena pemancar. Pola radiasi antena adalah diagram yang menggambarkan arah dan besarnya radiasi antena. Bentuk pola radiasi ada dua, yaitu pola radiasi horizontal dan pola radiasi vertikal. Pola radiasi horizontal memberikan informasi tentang arah horizontal (azimut) dan besar gain antena, sedangkan pola radiasi vertikal memberikan informasi tentang arah vertikal (elevasi) dan besarnya gain antena. NET TV Pontianak memiliki pola radiasi horizontal  dan  hasil  pengukuran  yang  dilakukan   dilapangan membuktikan, bahwa bentuk pola radiasi NET TV Pontianak sesuai dengan spesifikasi antena pemancar  yang digunakan yaitu merk SIRA UTV 01. Jarak jangkau maksimum pemancar yang telah dihitung adalah 12,76 Km. Untuk pengukuran dilapangan terdapat kualitas terbaik pada daerah Jl. Khatulistiwa dengan nilai field strength 96,97 dBµV/m, pada jarak 8,76 Km dari stasiun pemancar NET TV Pontianak. Sedangkan untuk kualitas terburuk pada daerah Arang Limbung dengan nilai field strength 66,96 dBµV/m, pada jarak 12,76 Km dari stasiun pemancar NET TV Pontianak.   Kata kunci : Pola radiasi.
ANALISIS PENGONTROLAN DAN MONITORING PERANGKAT ELEKTRONIK BERBASIS JARINGAN INTERNET MENGGUNAKAN EDIMAX SP-1101W DENGAN APLIKASI EDIPLUG Silvia Budi Ratnasari .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19120

Abstract

Edimax SP-1101W Smart Plug Switch is a tool to turn off and turn on the electric controlled remotely via smartphone using Ediplug application. Electronic devices that are connected to Edimax SP-1101W Plug Smart Switch as research material that is lamp and fan. From the results of research can be summed process control and monitoring can be done anywhere as available internet networks. The  outcome  average  of internet  access  speed  on  researcher’s  home  area was  0,292  Mbps  for downloading, 0,768 Mbps for uploading and ping (delay) is 178 ms. If compared to the TIPHON standard, ping value in the category of "good" because its value is between 150 s / d 300 ms. As for the ITU-T standard, ping value in the category of "moderate" because its value is between 150 ms s / d to 400 ms. Besides, the outcome average of internet access speed on  Telecommunications Laboratory of Engineering Faculty at Tanjungpura University area 0,082 Mbps for downloading, 0,001 Mbps for uploading and ping (delay) is 2.674 ms. If compared to the TIPHON standard, ping value in the category of "bad" because its value is above 450 ms. As for the ITU-T standard, ping value in the category of "bad" because its value is above 400 ms. Factors that influence the process of controlling and monitoring is the quality of network service smartphone in location research, quality of network services from access Edimax BR-6428NS V2 N300 Multi-Function Wifi Router, distance and the obstacles.   Key words: Controlling and Monitoring, Ediplug, Access Speed
SISTEM PENGATUR SUHU RUANGAN SHELTER PADA BTS TIPE INDOOR BERBASIS SUPERVISORY MODULE 45 (SM45) Denni Eka Saputra .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19976

Abstract

Penelitian ini merancang sebuah alat untuk mengatur suhu ruangan shelter pada BTS tipe indoor berbasis  Supervisory  Module 45  (  SM45  ). Tujuan  dari  penelitian  ini  untuk  mengendalikan  suhu ruangan shelter akibat dari tidak digunakan nya lagi pendingin ruangan (air conditioner). SM45  digunakan  sebagai  pengendali  utama  dari  sistem  dikarenakan  supervisory  module ini sudah terdapat pada setiap ruangan shelter BTS tipe indoor, sehingga tidak diperlukan biaya tambahan lagi dalam merancang sistem pengatur suhu yang akan dibuat. Pada SM45 tersedia fitur untuk mendeteksi setiap kenaikan maupun penurunan suhu ruangan dan dapat langsung di mapping ke alarm menggunakan software DCTools. Hasil pengujian yang dilakukan adalah suhu berada pada kisaran 25 ºC – 35 ºC dengan exhaust fan sebagai media pendingin ruangan. Apabila suhu naik melebihi 35ºC, suhu ruangan shelter akan di turunkan dengan mengaktifkan dua unit air conditioner ke suhu kamar, yaitu 25 ºC.   Kata kunci : Kendali, Suhu, Supervisory Module 45
ANALISIS UNJUK KERJA JARINGAN 3G (UMTS) MENGGUNAKAN METODE DRIVE TEST “VOICE MODE” Muhammad Nizam .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.18223

Abstract

Teknologi 3G UMTS (3rd Generation Universal Mobile Telecomunication System) atau yang lebih dikenal dengan WCDMA (Wideband Code-Division Multiple Access), perkembangan teknologi WCDMA diharapkan mampu mengakomodasi berbagai macam layanan paket data berkecepatan tinggi pada jaringan dan alokasi frekuensi yang telah ada. Untuk itu pada penerapan jaringan WCDMA diperlukan perancangan yang sangat matang dan optimasi jaringan sehingga dapat menghasilkan jaringan yang optimal dan menguntungkan. Pada tugas akhir ini dilakukan pengukuran unjuk kerja jaringan 3G UMTS berdasarkan KPI (Key Performance Indicators). Proses pengerjaan difokuskan pada area yang rute clusternya sudah ditentukan di daerah Kota Pontianak. Untuk mengetahui masalah yang ada, diperlukan data cluster berupa Packet Data Statistic dan Audio/Video Call statistic. Kedua data tersebut merupakan parameter tingkat ketahanan hubungan yang terjadi antara layanan data dan layanan suara/gambar. Diperlukan drive test untuk mengetahui nilai RSCP dan Ec/No. Penulis menggunakan data-data yang diperoleh dari hasil lapangan dan dibantu oleh engginer drive test dari Vendor Drive Test Kubik Pontianak. Voice Mode adalah metode dimana handphone yang digunakan melakukan aktifitas menelpon berupa panggilan suara (audio) dan gambar (video call) ke pengguna yang lain, dari hasil analisis didapatkan unjuk kerja jaringan 3G yang diteliti berdasarkan parameter KPI yaitu RSCP, Ec/No yang diperoleh menggunakan software Nemo Analyze, sedangkan CSSR, DCR, CCR dan HOSR diperoleh dengan menggunakan rumus untuk keseluruhan cluster yang yang sudah ditentukan sebelumnya. RSCP sebesar  85,67% dalam kondisi sangat baik, nilai Ec/No sebesar 80,61% dalam kondisi sangat baik, CSSR sebesar 100,00% dalam kondisi sangat baik , DCR sebesar 12,00% dalam kondisi buruk, CCR 6,00% dalam kondisi kurang baik, HOSR sebesar 100% dalam kondisi sangat baik. Khusus item CCR dan DCR menunjukkan kondisi tidak sama dengan standarisasi dari KPI diperlukan Sharing Traffic yang menjalankan prosedur handover atau dengan penambahan Traffic Channel untuk CCR dan untuk DCR diperlukan beberapa metode salah satunya dengan metode Full Rate yaitu menggunakan semua CI untuk mencapai kualitas panggilan yang sangat baik atau bisa juga dengan cara perubahan parameter handover untuk mempercepat handover agar tidak terjadi drop call. Kata Kunci : Drive Test, Key Performance Indicator, Voice Mode

Page 2 of 3 | Total Record : 24