cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1: Juli 2018" : 29 Documents clear
ANALISIS TEKNO EKONOMI PERBANDINGAN QUAY CONTAINER CRANE (QCC) No.03 DENGAN SUMBER ENERGI DARI GENSET DAN No.04 DENGAN SUMBER ENERGI LISTRIK PLN BERLIAN ADHIGUNA .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.29359

Abstract

Pelabuhan merupakan gerbang ekonomi  masyarakat sekaligus fasilitas publik yang memiliki peran vital. Pembaruan fasilitas pelabuhan berupa peralatan Quay Container Crane (QCC) sangat dibutuhkan untuk memenuhi perkembangan arus pengiriman barang dalam bentuk petikemas. Skripsi ini akan membahas tentang perbandingan alat QCC No.03 dengan sumber energi Generator Set (genset) yang merupakan tipe lama dan alat QCC No.04 dengan sumber energi listrik dari PLN yang merupakan tipe baru. Adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah perbandingan perhitungan energi yang digunakan masing – masing alat dalam satu siklus kerja dan analisis ekonomi teknik keduanya dengan metodologi perhitungan Net Present Value (NPV) kedua alat.            Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis kedua alat QCC No.03 dan No.04 dapat diketahui bahwa untuk performa teknis keduanya tidak memiliki perbedaan yang signifikan, hal ini disebabkan karena memiliki spesifikasi yang sama. Energi yang dibutuhkan untuk satu siklus kerja sama namun biaya yang dibutuhkannya berbeda, dimana untuk alat QCC No.03 membutuhkan Rp. 11.830 dan alat QCC No.04 membutuhkan Rp. 11.400. Berdasarkan hasil perhitungan biaya tersebut, maka hasil perhitungan NPV keduanya memiliki nilai positif, NPV alat QCC No.04 sebesar Rp.165.090.063.540 lebih besar daripada NPV alat QCC No.03 Rp.163.344.234.675 Maka dapat disimpulkan bahwa investasi dan penggunaan alat QCC No.04 lebih layak. Kata kunci: QCC, Container Crane, Perbandingan QCC dengan genset dan listrik, Analisis ekonomi teknik, NPV.
Perancangan Prototipe indikator Bahan Bakar Digital Berbasis Arduino Uno Pada Sepeda Motor Dwi Haryanto .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.27479

Abstract

Pada rangkaian perancangan prototype indikator bahan bakar digital berbasis arduino pada sepeda motor di bangun menggunakan dua buah sensor, yaitu  Sensor Warna TCS3200 sebagai sensor pendeteksi warna bahan bakar dan sensor pelampung sebagai sensor level bahan bakar yang berguna untuk mengetahui sisa bahan bakar yang ada dalam tangki bahan bakar. Dua buah sensor tersebut dikendalikan dengan modul mikrokontroler Arduino UNO R3 yang berfungsi memproses/mengolah data sensor yang kemudian ditampilkan ke LCD sebagai penampil keseluruhan data yang diproses. Tegangan keluaran (Vout) sebesar 3,12 V menandakan bahwa kondisi volume bahan bakar pada tangki terisi penuh ( 4 liter ). Sistem prototype indikator bahan bakar digital ini bekerja berdasarkan kondisi sensor pelampung yang di pakai harus disesuaikan pada tangki motor, hal ini karna pada sistem sensor pelampung bahan bakar memiliki nilai resistansi yang berbeda-beda pada setiap motor. Pada penelitian ini ditemukan selisih pada indikator bahan bakar sekitar 0,4 liter pada saat sensor pelampung membaca bahan bakar yang masuk pada tangki.Kata kunci : Indikator Bahan Bakar Digital, Sensor warna TCS3200, sensor   pelampung, Arduino.
Rancang Bangun Saklar Otomatis Rumah Tangga Dari Saluran Pln Dan Saluran Genset Teguh Wirawan .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.28915

Abstract

Dalam tugas akhir ini telah dilakukan perancangan saklar otomatis untuk mengatur suplai daya yang berasal dari PLN dan Genset. Cara kerja dari  rangakain panel ATS (Automatic Transfer Switch) yaitu proses pemindahan sumber listrik satu ke sumber listrik yang lain, yaitu dari PLN ke Genset. Jika dalam kondisi listrik yang mengalir melalui kontaktor PLN maka switch Genset dan stater akan mati dan  bila dalam kondisi listrik PLN mati maka switch pada genset dan stater  akan hidup, stater ini diberi perwaktuan penghidupannya selama 5detik AMF (Automatic Main Failure) sebagai proteksi stater dan berfungsi untuk menyalakan mesin Genset ketika listrik pada PLN mati. Dari hasil rancangan ini dilakukanlah percobaan selama 8 kali hasilnya baik dalam respon pada alat tersebut.Kata kunci : Autamatic Transfer Switch, Tegangan, Genset, Frekuensi.
STUDI PERBANDINGAN POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN TEKNOLOGI KONVERSI TERMAL DAN GASIFIKASI DI TPA SORAT KABUPATEN SAMBAS Ridman .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.30118

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semangkin besar, cepat atau lambat sumber energi dari fosil akan habis, sedangkan energi terbarukan masih sedikit yang digunakan. Pemanfaatan sampah sebagai sumber energi pembangkit listrik terbarukan dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengidentifikasi potensi energi listrik yang mampu dibangkitkan dengan sumber sampah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Sorat Kabupaten Sambas dengan membandingkan dua teknologi yang berbeda, yaitu teknologi konversi termal dan gasifikasi. Metodologi yang dilakukan adalah dengan melakukan survei dan pengambilan sampel sampah di TPA Sorat Kabupaten Sambas, pemeriksaan sampel di laboratorium dan melakukan perhitungan untuk mengetahui potensi listrik yang dihasilkan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar sampah yang ada di TPA Sorat Kabupaten Sambas merupakan sampah organik, dengan jumlah sampah yang masuk ke TPA sebanyak 97,02 ton/hari menghasilkan potensi energi listrik dengan teknologi konversi termal sebesar 6649,7594 MWh/tahun, sedangkan dengan teknologi gasifikasi sebesar 6230,91084 MWh/tahun. Total net present cost diperoleh untuk teknologi konversi termal sebesar Rp 49.460.925.299,15/tahun, sedangkan untuk teknologi gasifikasi sebesar Rp 44.876.364.571,35/tahun. Biaya rata-rata per kWh produksi energi listrik yang dihasilkan dengan teknologi konversi termal sebesar Rp 819,67/kWh, sedangkan dengan teknologi gasifikasi sebesar Rp 793,68/kWh. Selisih biaya rata-rata per kWh produksi energi listrik dengan 2 teknologi pembangkitan sebesar Rp 25,99/kWh. Sehingga biaya rata-rata per kWh produksi energi listrik yang terpakai oleh sistem dengan menggunakan teknologi gasifikasi jauh lebih ekonomis dibanding dengan teknologi konversi termal.
ANALISIS DAYA TERIMA ANTENA AIRGRID M5HP BERDASARKAN JARAK JANGKAU CLIENT PT. PANGLIMA KAMAYO MEDIA PONTIANAK PRISMAWAN YURI .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.27321

Abstract

PT. Panglima Kamayo Media as an internet service provider,  should maintain the quality of its internet network, by looking at one of the benchmarks that is receptivity at the client location influenced by the distance. This research will analyze the influence of the distance range to the power received of  the AirGrid M5HP antenna on each client and to find out about how the distance range affects service performance and provides solutions in order to PT. Panglima Kamayo Media can improve service performance. In this study, it is used a laptop that has installed a browser application as a medium to open AirOS software and to see the received value of the AirGrid M5HP antenna that is undertaken on 10 clients of PT. Panglima Kamayo Media Pontianak. After obtaining the results of the research data, then performed a comparison with the results of calculations and analyzed, which will be drawn conclusions and suggestions regarding power received of antenna AirGrid M5HP client based on the effect within range and also LOS and NLOS conditions on the client of PT. Panglima Kamayo Media Pontianak. There were 2 clients with the results of the measurement of the acceptability of the AirGrid M5HP antenna included in the excellent category (green) based on the reference quality of the power received antenna from the Ubiquiti Network, with a range of ≥ -65 dBm, 4 clients were included in good category (yellow) with range -73 dBm up to -66 dBm, and 4 clients were in enough category (orange) with a range of -80 dBm to -74 dBm. Where the measurement results on 4 clients are included in the category enough (orange)  is a client with NLOS conditions. Clients  both 5 and 6 have low and uneven geographic conditions, in order to a transmitter is needed to be able to connect to the network. Keywords: Power Received Antenna, AirGrid M5HP, Reach Distance, AirOS, Wireless, Line of Sight.
ANALISIS KEPADATAN SPEKTRUM FREKUENSI MODULASI WILAYAH LAYANAN KOTA PONTIANAK DENGAN MONITORING JARAK JAUH BERBASIS SPFR (STASIUN PENGENDALI FREKUENSI RADIO) Wandi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.28909

Abstract

SPFR (Sistem Pengendali Frekuensi Radio) merupakan sebuah solusi untuk pengawasan dan pengendalian dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan spektrum frekuensi radio. Tujuannya adalah untuk menetapkan strategi untuk optimalisasi kinerja penyelenggaraan spektrum frekuensi siaran, khususnya radio FM. Sistem ini memiliki fungsi pengaturan, pengawasan dan pengendalian. Penerapannya antara lain melalui pengadaan perangkat sistem monitoring frekuensi radio. Oleh karena itu pada kota-kota yang memiliki tingkat penggunaan frekuensi radio yang tinggi akan dibangun Sistem Pengelolaan Frekuensi Radio (SPFR). Pada grafik hasil monitoring frekuensi siaran, frekuensi yang sedang diduduki oleh suatu siaran adalah frekuensi yang berada dipuncak gelombang. Perbandingan antara siaran FM yang di dapat dari tabel excel dan pengecekan pada marker grafik pada puncak frekuensi adalah sama yaitu terdapat 16 siaran yang di dapat. Sinyal tertinggi yang diterima pada saat monitoring adalah kuat medan/fieldstrength  RRI PRO 2 (80.4 dBµV/m). hasil pencocokan data pengukuran dengan data SIMS (Sistem informasi manajemen spektrum) kota Pontianak 16 siaran radio FM yang ada berstatus legal. Kata Kunci : Frekuensi, SPFR, Threshold, monitoring, spektrum
RANCANG BANGUN ROBOT TERBANG MODEL TRICOPTER MENGGUNAKAN STM32F Indra Krista .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.29985

Abstract

Robot terbang tricopter dirancang dengan menggunakan flight controller SP-Racing F3 10DOF (Degree Of Freedom) yang sudah memiliki mikrokontroler STM32F,dilengkapi dengan sensor gyroscope dan sensor accelerometer yang berfungsi untuk menstabilkan posisi robot. Robot terbang tricopter terdiri dari motor brushless, electronic speed control (ESC), mikrokontroler STM32F, sensor gyroscope, sensor accelerometer, propeller, remote control,penerima (receiver) remote control dan menggunakan sumber energy berupa baterai Li-Po 2200mAh dengan tegangan 11,1 volt. Pembuatan frame dengan menggunakan akrilik transparan untuk bagian atas dan bagian bawah dengan ketebalan 4mm, panjang 25cm dan lebar 15cm. Untuk bagian lengan tricopter, digunakan aluminium batang sepanjang 35cm, lebar 2cm dan tinggi 1cm. Hasil pengujian yang dilakukan bahwa tricopter mampu mengangkat beban maksimum 3.105kg dengan resultan gaya sebesar 30.429N. Jarak jangkauan RC saat dilakukan pengujian dibatasi dengan jarak 100 meter. Pada saat pengujian, tricopter diterbangkan dengan ketinggian 50 meters ampai 80 meter dari permukaan tanah dan hasil yang didapatkan sangat memuaskan, karena tricopter terbang dengan sangat stabil.
PERENCANAAN PLTS TERPUSAT (OFF-GRID) DI DUSUN TIKALONG KABUPATEN MEMPAWAH Vember Restu Kossi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.26401

Abstract

PLTS Siding memiliki kapasitas setara 40 kWp dengan jumlah pelanggan yang tersambung sebanyak 52 pelanggan dan total beban sebesar 31.700 VA. Untuk mengetahui tingkat daya-guna  PLTS Terpusat (Off-Grid) Siding ditinjau dari kapasitas sistem PLTS dalam melayani kebutuhan tenaga listrik bagi masyarakat Desa Siding, perlu melakukan studi dan meneliti tentang unjuk kerja dari PLTS Terpusat Siding dengan mengevaluasi daya yang dibangkitkan PLTS Siding, menghitung kapasitas komponen PLTS yang terpasang, serta analisis kelayakan investasi PLTS Siding dengan metode : Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), dan Payback Periode. Berdasarkan hasil evaluasi kapasitas komponen-komponen PLTS Siding masih layak digunakan untuk pelayanan beban. Perhitungan biaya investasi awal untuk PLTS Siding sebesar Rp. 2.662.800.000,00, diperoleh biaya energi (cost of energy) PLTS Siding sebesar Rp. 4.600,00/kWh. Hasil analisis kelayakan investasi menunjukkan bahwa investasi PLTS Siding sebagai sumber tenaga listrik di Kecamatan Siding termasuk layak untuk dilaksanakan. Dengan memaksimalkan pemanfaatan PLTS Terpusat Siding melalui penambahan beban sehingga terjadi penambahan pemakaian energi harian sebesar 226,24 kWh/hari, akan menurunkan biaya energi PLTS Siding sebesar Rp. 4.600/kWh menjadi 3.500/kWh.  Kata Kunci : PLTS, insolasi matahari, charge controller, inverter, cost of energy
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KADAR BORAKS PADA MAKANAN MENGGUNAKAN SENSOR WARNA TCS3200 BERBASIS ARDUINO UNO R3 Iwanto .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.27917

Abstract

Makanan jajanan saat ini sebagian besar menggunakan bahan pengawet berbahaya, bahan pengawet tersebut yaitu Boraks. Pedagang menggunakan bahan kimia tersebut dengan alasan agar makanan menjadi lebih tahan lama, padahal nantinya akan dikonsumsi oleh manusia. Namun karena kurang pengetahuan masyarakat tentang makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Maka dari itu dirancang sebuah alat otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno R3. Sistem yang berbasis mikrokontroler Arduino Uno R3 ini dapat menguji makanan dengan praktis dan efektif yang menunjukan kuantitatif, karena tidak memakan waktu yang lama untuk melihat hasilnya. Sensor warna TCS3200 digunakan untuk mendeteksi sampel makanan. Untuk mendeteksi sampel makanan yang mengandung Boraks dicampur dengan perahan air Kunyit sesuai takaran. Kemudian sensor akan mendeteksi warna yang berubah setelah semuanya sudah bereaksi, dan alarm buzzer akan berbunyi bila hasilnya positif mengandung Boraks. Hasil pengujian akan ditampilkan pada layar LCD 2x16, dimana keluaran berupa deteksi boraks dan persentase hasilnya atau bebas boraks (DETEKSI BORAKS, %, BEBAS BORAKS). Kata Kunci: Boraks, Arduino Uno R3, Sensor Warna TCS3200, Buzzer, LCD2x16
PERANCANGAN KENDALI SUPERVISI DAN PEMANTAUAN JARAK JAUH SISTEM PENGKONDISI UDARA DAN PENERANGAN PADA RUANGAN KANTOR Ariska .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.26636

Abstract

Pada saat ini pemakaian energi listrik pada ruangan kantror kurang terpantau dan terkontrol sehingga pengguna listrik sulit mengatur pemakaian listrik yang akhirnya mngakibatkan pemborosan pemakaian energi listrik. Salah satu cara untuk mengetahui pemakaian dan untuk mengontrol (on/off) adalah dengan cara manual menggunakan alat. Cara seperti ini tentu tidak efisien karena pemborosan waktu dan memerlukan perhitungan agar dapat mengetahui pemakaian energi listrik dan untuk mengontrol (on/off) harus datang langsung ke sumbernya. Internet of Things (IoT) adalah sebuah teknologi yang bertujuan untuk memaksimalkan manfaat dari koneksi internet untuk melakukan transfer dan pemrosesan data-data atau informasi melalui sebuah jaringan internet secara nirkabel. Metode yang digunakan adalah studi literatur, kemudian ekperimen melalui perangkat IoT seperti mengetahui nilai arus dengan Wemos D1 Mini berbasis web. Hasilnya berupa alat yang dapat memantau dan mengontrol pengkondisi udara dan penerangan serta tegangan dan arus secara real time melalui situs web dengan delay 15 detik untuk update. Kemudian dapat mengendalikan sakelar listrik dari jarak jauh serta kendali otomatis oleh sensor PIR sehingga dapat mengurangi pemakaian listrik. Dengan pengujian AC disimulasikan oleh Pompa air dengan beban yang sama. Kekurangan dari perancangan ini ialah harus menggunakan kabel. Tetapi mempunya kelebihan berupa data hasil pembacaan sensor akan tersimpan pada icloud. Dengan adanya data yang tersimpan sehingga dapat dengan mudah untuk mengevaluasi pemakaian listrik. Kata kunci: internet of things, penghemat listrik, energy monitoring

Page 1 of 3 | Total Record : 29