cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2: Juli 2020" : 26 Documents clear
ANALISIS TRAFIK PANGGILAN SUARA PADA JARINGAN GSM BERDASARKAN PARAMETER KPI (KEY PERFORMANCE INDICATOR) Syarifuddin Mulyana; Fitri Imansyah; Redi Ratiandi Yacoub
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.41952

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat dan terus berinovasi seiring perkembangan jaman. Saat ini dalam dunia telekomunikasi menggunakan teknologi GSM (Global System for Mobile) sebagai standar global untuk sistem telekomunikasi seluler yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Panggilan suara merupakan salah satu media yang banyak digunakan pada saat ini untuk berkomunikasi dari suatu tempat ke tempat tujuan yang jaraknya dekat ataupun jauh. KPI (Key Performance Indicator) menjadi parameter-parameter yang dijadikan sebagai acuan bagus atau tidaknya performansi dari suatu jaringan GSM. Berdasarkan hasil pengukuran parameter-parameter KPI yang telah dilakukan pada beberapa daerah di Kota Pontianak didapatkan trafik panggilan suara kondisi bagus dikarenakan hampir seluruh daerah terlayani oleh site yang ada, sedangkan untuk daerah sub urban didapatkan hasil yang buruk dengan Call Completion Rate sebesar 94% dan Drop Call Rate sebesar 6% ini dikarenakan letak dari lokasi yang cukup jauh dari titik site terdekat dari lokasi dan banyaknya pepohonan yang menjadi obstacle (penghalang) bagi sinyal yang mempengaruhi trafik panggilan suara sehingga kualitas menjadi buruk.
EVALUASI TEGANGAN SENTUH TEGANGAN LANGKAH DAN TEGANGAN PINDAH GITET 275 KV BENGKAYANG Hary Budiman; Bonar Sirait; Purwoharjono -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.42477

Abstract

Penelitian ini dapat digunakan untuk mengetahui besar pada  tegangan sentuh, tegangan langkah dan tegangan pindah pada gardu induk 275 KV Bengkayang. Pada Gardu Induk 275 kV Bengkayang memiliki kandungan jenis tanah liat dan ladang dengan nilai resistansi tanah 100 ohm.  Gardu induk 275 kV Bengkayang memiliki sistem pentanahan grid dengan jumlah batang pentanahan sebanyak 53 batang.  Hasil  perhitungan diperoleh besar tegangan sentuh yang diizinkan pada Gardu Induk 275 kV Bengkayang didapat dengan nilai 1.145 V untuk berat badan 50 kg dan 1.527 V untuk berat badan 70 kg. untuk nilai tegangan Langkah didapatkan hasil dengan nilai 3.955 V untuk manusia dengan berat badan 50 kg dan 5.269 V untuk manusia dengan berat badan 70 kg. Untuk nilai tegangan sentuh yang sebenarnya didapatkan hasil dengan nilai 374 V dan tegangan Langkah yang sebenarnya didapatkan dengan hasil 1.102 V.  Dari hasil tersebut menyatakan bahwa nilai tegangan sentuh yang sebenarnya dan nilai tegangan Langkah yang sebenarnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan nilai tegangan sentuh yang diizinkan dan nilai tegangan Langkah yang diizinkan. sehingga keamanan pada area sekitar gardu induk tersebut masih dikategorikan aman untuk pekerja yang berada di area gardu induk tersebut.
Analisis Quality of Service (Qos) Pada Layanan Video on Demand (VoD) UseeTV Jaringan IndiHome Christian Handoko; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.41891

Abstract

Video on Demand merupakan fitur pada layanan UseeTv IndiHome yang diluncurkan PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk berbasis Internet Protocol. Video on Demand merupakan penyedia layanan yang memungkinkan pelanggan untuk dapat melakukan perekaman, penyimpanan dan penayangan kembali acara televisi tertentu. Untuk mendapatkan kinerja yang baik, maka layanan ini membutuhkan bandwidth yang cukup besar. Teknologi Gigabyte-Capable Passive Optical-Network (GPON) menjadi teknologi yang dapat mendukung layanan ini. Dalam layanan UseeTv, aktivitas kecepatan transfer data sangat mempengaruhi laju trafik agar menghasilkan parameter (QoS) Quality of Service yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membandingkan kualitas kecepatan transfer data pada paket IndiHome saat menggunakan fitur video on demand dengan menggunakan aplikasi wireshark berdasarkan parameter throughput, packet loss, delay dan jitter. Penelitian ini dilakukan di Kota Ngabang berdasarkan data yang diberikan oleh pihak Telkom Ngabang. Kualitas kecepatan transfer data tersebut di uji menggunakan aplikasi wireshark dengan cara menghubungkan Laptop ke ONT (Optical Network Terminal) pada setiap rumah pelanggan yang berlangganan UseeTv IndiHome melalui aktivitas internet pada saat menjalankan fitur video on demand. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan transfer data adalah adanya obstacle (penghalang), antrian yang berlebihan pada jaringan, noise atau gangguan sinyal yang tidak diinginkan, penarikan panjang kabel dropcore yang melebihi standar SOP. Dari semua rekapitulasi kualitas kecepatan transfer data pada paket 10 Mbps, 20 Mbps dan 30 Mbps pada UseeTv IndiHome dapat disimpulkan bahwa nilai setiap parameter Quality of Service dapat berbeda-beda pada setiap paket yang meliputi kategori buruk, sedang, bagus dan sangat bagus walaupun pada paket yang sama.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI KIPAS ANGIN OTOMATIS BERBASIS NodeMCU V3 Farhan Nugroho; Muhammad Saleh; Ade Elbani
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.42185

Abstract

Kipas angin merupakan perangkat elektronik konvensional yang sering dipergunakan sebagai pengatur sirkulasi udara pada saat cuaca panas. Pada saat ini pengendalian ON/OFF dan kecepatan putaran (fan speed) pada kipas angin kebanyakan masih dikendalikan secara manual dengan saklar atau remote control yang penggunaannya terasa kurang efisien. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengendalikan ON/OFF dan kecepatan putaran kipas angin tersebut secara otomatis dengan menyesuaikan posisi duduk orang serta suhu udara didalam ruangan sehingga menghemat penggunaan energi listrik, waktu serta tenaga agar para pengguna tidak perlu lagi bersusah payah untuk mengatur kecepatan putaran kipas angin tersebut secara manual. Dengan memanfaatkan NodeMCU V3 sebagai pengendali serta sensor DHT11 yang berfungsi mengukur suhu udara didalam ruangan, sensor passive infrared (PIR) untuk mendeteksi posisi duduk orang didalam ruangan, modul Relay untuk mengendalikan ON/OFF kipas angin yang sesuai dengan posisi duduk orang, serta modul Dimmer untuk mengendalikan kecepatan putaran kipas angin sesuai dengan suhu udara didalam ruangan dengan level kecepatan kipas sebesar 575 rpm untuk suhu diatas 25 - 27oC, 1150 rpm untuk suhu diatas 27 - 29oC, 1725 rpm untuk suhu diatas 29 - 31oC, dan 2300 rpm untuk suhu jika diatas 31oC, apabila suhu udara didalam ruangan dibawah 25oC maka kipas angin tersubut akan OFF walaupun ada orang yang duduk. Selain itu sistem ini dapat dikendalikan oleh aplikasi Blynk melalui smartphone untuk mengendalikan kecepatan putaran dan ON/OFF kipas angin secara manual atau otomatis, serta dapat memantau suhu udara pada ruangan. Dari hasil pengujian yang dilakukan sistem ini berkerja dengan baik, sehingga dengan dibuatnya sistem ini, pengendalian kipas angin lebih mudah karena sistem dapat mengendalikan kipas angin secara manual atau otomatis.
Simulasi Distribusi Medan Listrik Pada Bushing Trafo 275 Kv Menggunakan Femm Anggi Tonahe; Junaidi -; Danial -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.42614

Abstract

Transformator merupakan salah satu peralatan utama dalam sistem transmisi dan distribusi energi listrik. Pada transformator terdapat bushing yang merupakan sebuah pengikat padu yang berfungsi mengikat konduktor ke badan peralatan dan mengisolir konduktor tersebut dengan badan peralatan yang dibumikan. Bushing bekerja pada tegangan tinggi sehingga dibutuhkan isolasi yang baik pada bushing. Maka dari itu perlu dilakukan simulasi distribusi medan listrik di sekitar bushing transformator.Analisa distribusi medan listrik di sekitar bushing menggunakan analisis elemen hingga dengan program FEMM. Dari hasil simulasi diketahui lokasi pada bushing yang mempunyai intensitas medan tinggi dan lokasi dengan intensitas medan rendah, untuk tegangan 275 kV, medan listrik tertinggi adalah 8,2 kV/cm.
PENYELESAIAN ECONOMIC DISPATCH MENGGUNAKAN FIREFLY ALGORITHM - Fatkurohman; Hardiansyah -; M. Iqbal Arsyad
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.42608

Abstract

Penelitian ini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah economic dispatch menggunakan metode firefly algorithm, metode firefly algorithm ini dilakukan berdasarkan prinsip kunang-kunang yang memiliki intensitas cahaya yang lebih terang yang digunakan untuk menyelesaikan masalah economic dispatch . Firefly Algorithm terdiri dari sejumlah kunang-kunang dan berbagai macam tingkat kecerahan cahaya. Pada penyelesaian Economic dispacth ini jumlah kunang-kunang akan merepresentasikan jumlah pembangkit yang ada pada suatu sistem, sedangkan tingkat kecerahannya merepresentasikan fungsi biaya pembangkitan. Pada setiap iterasi akan dipilih fungsi fitness terbaik sebagai G bes. Dalam representasi Firefly Algorithm, metode Firefly Algorithm menemukan nilai-nilai optimum daya  yang dibangkitkan secara optimal sebagai  acuan untuk  biaya bahan bakar ($/h) terendah, untuk menguji metode Firefly Algorithm ini, diuji dengan dengan standart sistem IEEE,Salah satu dari pada hasil pengujian yaitu untuk pengujian pada sistem 3 unit generator dengan rugi rugi transmisi hasil biaya bahan bakar terendah pada uji beban 125 MW sebesar 1711.8584 ($/h) dengan rugi-rugi transmisi sebesar 2.2577 MW, pada uji beban 225 MW didapat hasil biaya bahan bakar terendah sebesar 2769.6882 ($/h) dengan rugi-rugi transmisi sebesar 5.8121 MW, pada uji beban 375 MW didapat hasil biaya bahan bakar terendah sebesar 4506.7997 ($/h) dengan rugi-rugi transmisi sebesar 16.7196 MW. Sedangkan pada pengujian tanpa rugi-rugi transmisi hasil biaya bahan bakar terendah pada uji beban 125 MW sebesar 1689.7811 ($/h), pada uji beban 225 MW didapat hasil biaya bahan bakar terendah sebesar 2699.0115 ($/h), pada uji beban 375 MW didapat hasil biaya bahan bakar terendah sebesar 4288.2098 ($/h). Dengan demikian biaya pembangkitan dapat dihemat sekirannya kapasitas pembangkitan dapat dioptimalkan atau dioperasikan sesuai dengan hasil perhitungan operasi ekonomis. Dalam hal ini metode Firefly algorithm merupakan salah satu metode yang dapat dipergunakan dalam masalah economic dispatch karena telah berhasil menyelesaikan pencapaian harga optimum untuk hasil biaya bahan bakar ekonomis pembangkitan dengan tingkat keakuratan dari hasil yang didapat secara optimal.

Page 3 of 3 | Total Record : 26