cover
Contact Name
Darma Yanti
Contact Email
darmayanti@um-palembang.ac.id
Phone
+6281278381462
Journal Mail Official
pengabdianlppmumpalembang@gmail.com
Editorial Address
Jalan Talang Banten Kelurahan 13 Ulu Palembang Gedung KDK Lantai 3
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
SULUH ABDI : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26859688     EISSN : 2827816X     DOI : https://doi.org/10.32502/sa.v5i1
Jurnal SULUH ABDI lmerupakan jurnal ilmiah yang menyajikan hasil karya ilmiah yang bersumber dari Pengabdian kepada Masyarakat di Indonesia. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil pengabdian dari implementasi kepada Masyarakat, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai berbagai isu yang dapat dimanfaatkan baik secara nasional maupun internasional dari berbagai bidang ilmu. Artikel ilmiah dimaksud berupa kajian implementasi dari Pengabdian kepada Masyarakat yang dapat dipertanggungjawabkan serta disebarluaskan secara nasional maupun internasional.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi" : 10 Documents clear
PEMANFAATAN BIJI KARET DAN KATALISATOR BUANGAN PROSES PERENGKAHAN MINYAK BUMI PERTAMINA UNIT PENGOLAHAN III UNTUK PEMBUATAN BIODIESEL
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2713

Abstract

Biji karet merupakan alternatif bahan baku biodiesel dan gliserol yang sangat potensial di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan salah satu penghasil karet terbesar di Asia. Minyak biji karet belum banyak dimamfaatkan. Oleh karena itu, minyak biji karet ini perlu diolah, antara lain dengan mereaksikan minyak biji karet dengan alkohol atau proses alkoholisis, memakai katalisator buangan perengkahan minyak bumi Pertamina unit III, yang juga merupakan limbah, agar dapat dimamfaatkan. Desa Sumber Harum Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Margarahayu Kecamatan Muara Telang Kabupaten Musi Banyu Asin (MUBA) adalah desa-desa yang ada di kabupaten MUBA yang banyak kebun karet, namun pemanfaatan biji karet juga masih belum maksimal, hanya dibuang dan merupakan limbah. Dalam upaya memperdayakan masyarakat desa tersebut supaya dapat memetik hasil dari pemanfaatan biji karet untuk diolah menjadi produk gliserol dan ester (biodiesel). Tujuan dari pengabdian ini adalah selain menerapkan hasil penelitian Hibah Bersaing saya (Kiagus Ahmad Roni) yang didanai oleh DIKTI juga memberi pengetahuan dan percontohan kepada masyarakat Desa Sumber Harum Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Margarahayu Kecamatan Muara Telang Kabupaten Musi Banyu Asin (MUBA) dalam mengelola biji karet agar lebih bermanfaat. Metode yang digunakan adalah Partipatory Action Research. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pendampingan dan percontohan pada masyarakat.
SOSIALISASI PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN PENJUALAN ONLINE PADA UMKM DI KELURAHAN AIR BATU KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2733

Abstract

Seiring majunya perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat sekarang ini, dunia wirausaha mempunyai peranan yang cukup besar dalam menopang perekonomian masyarakat. Peluang usaha ini terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin berkecimpung di dalamnya, tidak terkeculi industri rumah tangga yang masuk ke dalam golongan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pada Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin terdapat Organisasi PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) yang sebagian besar anggota PKK ini adalah ibu rumah tangga. Sebagian dari ibu rumah tangga ini sudah memiliki usaha rumah tangga karena mereka memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh wilayahnya, yaitu letak lokasi yang strategis, akses jalan yang bagus dan dekat dengan pusat kota. Untuk membangun UMKM banyak tantangannya baik dari eksternal maupun internal. Tantangan dari ekternal, yaitu tingginya persaingan sedangkan internal yaitu perlunya pemahaman akan bisnis itu sendiri, pengaturan keuangan dan pencatatan keuangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan masukan bagi masyarakat yang telah menjalankan usaha tentang penjualan secara online dan pencatatan laporan keuangan. Penulis menerapkan integrated method (metode terpadu) melalui ceramah, presentasi dan diskusi terarah selama pengabdian berlangsung dan semua peserta terlihat antusias dan semangat dalam mengikuti dan mendengarkan materi.
PELATIHAN PEMBUATAN CONBLOCK BERBAHAN DASAR SISA LIMBAH KARET
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2718

Abstract

Pada satu sisi pertumbuhan industri diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, namun di sisi lain perumbuhan industri dapat menimbulkan masalah yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Sebagian besar limbah karet belum dimanfaatkan dan diperlukan penanganan agar tidak menimbulkan masalah apabila dibuang begitu saja sehingga mencemari lingkungan yang ada di sekitarnya. Pemanfaatan limbah antara lain abu terbang (Fly Ash) dan limbah sisa karbit dapat dibuat sebagai campuran (admixture) beton struktur maupun non-struktur. Pemanfaatan limbah karet sebagai bahan pembuatan conblock dengan tambahan cacah plastik. Pemanfaatan limbah karet dan tambahan cacah plastik didasarkan pada karateristik limbah bisa dibuat conblock oleh masyarakat dengan campuran 5% limbah karet sebagai substitusi pasir dan 1%, 2,5%, serta 5% cacah plastik sebagai bahan tambah terhadap berat semen. Pemanfaatan limbah karet ini sangat bermanfaat bagi masyarakat daerah Muara Enim yang merupakan produsen perkebunan karet sebagai bahan dasar pembuatan conblock yang bisa dimanfaatkan sebagai penutup permukaan tanah untuk jalan raya maupun lahan parkir serta tambahan nilai estetika yang ramah lingkungan.
PENYULUHAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TANJUNG AGUNG KECAMATAN PAGAR GUNUNG KABUPATEN LAHAT
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2731

Abstract

Desa Tanjung Agung Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat memiliki potensi sumberdaya manusia (SDM) dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan keluarga. Upaya teresbut dapat dilakukan dengan memotivasi kewirausahaan bagi masyarakat desa. Perumusan masalah dalam kegiatan pengabdian ini dibedakan menjadi permasalahan umum dan permasalahan khusus. Permasalahan umum yang ada desa adalah masyarakat kurang termotivasi untuk berwirausaha, sedangkan permasalahan khusus adalah minimnya kreativitas masyarakat untuk potensi yang ada guna menambah pendapatan. Tujuan pelaksanaan kegiatan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat adalah memberikan motivasi kewirausahaan kepada masyarakat tentang pentingnya pengetahuan kewirausahaan sebelum mereka memulai suatu usaha. Motivasi berwirausaha adalah dorongan yang kuat dari dalam diri seseorang untuk memulai mengaktualisasikan potensi diri dalam berpikir kreatif dan inovatif untuk menciptakan produk baru dan bernilai tambah guna kepentingan bersama. Dari hasil penyuluhan Masyarakat Desa Tanjung Agung Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat memiliki kemauan yang kuat untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai kewirausahaan dan aplikasi kewirausahaan. Hal ini dapat dilihat dari antusiasnya para peserta atau masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini. Selain itu masyarakat memiliki minat dan keinginan yang besar untuk memperoleh informasi dan mendapatkan pengetahuan tentang dasar-dasar kewirausahaan dan aplikasinya.
PENYULUHAN DALAM MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA DAN MEMULAI USAHA PRODUKTIF PADA MASYARAKAT DESA BANDUNG AGUNG KECAMATAN PAGAR GUNUNG KABUPATEN LAHAT
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2725

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada masyarakat Desa Bandung Agung, mengingat desa ini mayoritas mata pencaharian penduduk sebagai petani, dengan ini akan memberikan gambaran agar dari diri masyarakat timbul jiwa wirausaha dengan memulai usaha yang produktif. Menanam dan mengutamakan kewirausahaan adalah hal yang paling penting untuk dilakukan membangun keberanian dan motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan dengan mengekstraksi kemampuan dan keterampilan dalam diri orang untuk meningkatkan pendapatan, tidak hanya untuk individu tetapi juga untuk masyarakat sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah pengangguran dan mengurangi angka kemiskinan. Melalui usaha produktif yang merupakan serangkaian kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dalam  mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan penghasilan, tabungan dan menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan, sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menumbuhkan jiwa wirausaha dan memulai usaha produktif pada masyarakat.
PENDAMPINGAN PEMBUDIDAYAAN TANAMAN GANYONG (Canna edulis) DI DESA LALANG KECAMATAN SEMBAWA KABUPATEN BANYUASIN
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2732

Abstract

Lahan pekarangan rumah, kantor dan taman di Desa Lalang Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, belum dimanfaatkan secara optimal. Pembudidayaan tanaman ganyong dirasa tepat untuk mengoptimalkan lahan yang tidak produktif, karena ganyong selain sebagai tanaman hias juga merupakan tanaman obat dan memiliki kandungan karbohidrat. Dengan demikian, ganyong dapat dijadikan sumber bahan baku obat-obatan dan diversifikasi pangan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan keterampilan kepada masyarakat untuk mampu membudidayakan tanaman ganyong. Lokasi Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Lalang Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin pada tanggal 11–12 Februari 2020. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan kepada peserta tentang budidaya tanaman ganyong. Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang peserta, diikuti dengan antusias dan diskusi yang hidup selama pelatihan berlangsung. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa metode pengabdian berupa penyuluhan, pelatihan, serta tanya jawab sangat tepat dalam memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk membudidayakan tanaman ganyong.
PELATIHAN PEMBUATAN CUKO PEMPEK PALEMBANG DENGAN BAHAN ASAM DARI SARI JERUK KUNCI
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2702

Abstract

Cuko pempek merupakan pelengkap untuk mengkonsumsi pempek. Pempek terbuat dari bahan-bahan seperti ikan, tepung tapioka, garam, dan air yang merupakan makanan khas Kota Palembang sehingga Kota Palembang dijuluki sebagai kota pempek. Cuko pempek terdiri dari beberapa bahan seperti gula aren, cabe rawit, bawang putih, air, asam, tongcai, dan ebi.  Asam dari cuko pempek dapat berasal dari jeruk kunci. Masyarakat atau ibu-ibu PKK di RT 6 Kelurahan Suka Mulya Kecamatan Sematang Borang belum menggunakan jeruk kunci sebagai bahan sumber asam dari cuko pempek. Pengabdian ini bertujuan agar masyarakat memanfaatkan bahan yang tersedia dan segar seperti jeruk serta meningkatkan cita rasa dan gizi dalam cuko pempek. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dalam bentuk penyuluhan dengan diberi beberapa materi terkait gizi dalam cuko pempek dan pelatihan atau praktek pembuatan cuko pempek yang berbahan asam dari jeruk kunci. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelatihan pembuatan cuko pempek dan masyarakat menjadi lebih paham tentang pengolahan pangan, nilai gizi, dan cara memilih buah jeruk kunci yang baik sebagai bahan pembuatan cuko pempek.
PEMBINAAN AKHLAK BAGI ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK MELALUI METODE PEMBIASAAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2726

Abstract

Kegiatan pembinaan akhlak anak dilakukan di Raudhatul Athfal (RA) Aksana Saki Kelurahan Karya Baru Kota Palembang melalui metode pembiasaan pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan adalah metode pengabdian yang mendeskripsikan fenomena yang terjadi apa adanya, sumber data diperoleh melalui pimpinan sekolah, guru dan orang tua anak. Analisis dilakukan dengan mengacu pada tahapan tabulasi, koding dan pemberian makna pada data. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan akhlak anak melalui metode pembiasaan sudah memuat ajaran pokok Islam adalah Akidah (keimanan), Syariah (keIslaman) dan Akhlak (Ihsan). Metode pembiasaan yang diberikan dengan cara membiasakan perilaku atau sikap moral anak secara berulang-ulang dan terus-menerus. Selain pembiasaan yang dilakukan oleh guru di sekolah, peran orang tua sesungguhnya menjadi penting bagi pembiasaan anak dalam mengamalkan ajaran Islam yang telah diajarkan melalui pembiasaan di sekolah, namun peran ini tidak akan bisa maksimal manakala keterlibatan orang tua tidak penuh pada perkembangan perilaku dan akhlak anak.
PELESTARIAN BUDAYA SELOKO ADAT PERKAWINAN JAMBI
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2703

Abstract

Di era globalisasi semua pengaruh kebudayaan asing merupakan kenyataan yang tidak terhindarkan. Kemajuan teknologi yang disebarluaskan oleh media cetak dan elektronik, sudah barang tentu akan mempengaruhi kebudayaan lokal, budaya yang datang dari luar tentulah tidak semuanya ditolak atau diterima begitu saja, akan tetapi semua itu dapat kita saring, maka perlu memperkenalkan jati diri budaya Jambi, terutama seloko dalam proses budaya perkawinan Jambi. Seloko berisikan nasehat dan pandangan nenek mamak, tuo tengganai, dan cerdik pandai untuk masyarakatnya. Di samping itu seloko juga berperan sebagai norma, filsafat, landasan, dan penegas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan masyarakat serta berfungsi sebagai media untuk menciptakan suasana yang akrab dan mengandung nilai estetika dalam berbahasa sehingga terwujud kehidupan bermasyarakat yang memiliki rasa persatuan yang kuat dan hormat-menghormati. Selama ini proses seloko adat perkawinan Jambi belum banyak diketahui oleh kalangan generasi muda di kelurahan Jelutung. Hal ini disebabkan karena pengetahuan tentang seloko tidak diajarkan kepada pemuda dan masyarakat, masyarakat menganggap bahwa seloko adat itu adalah urusan orang adat dan mereka hanya mengikuti saja, Jika pengetahuan tentang seloko diberikan maka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat tentang kelangsungan dan pelestarian budaya prosesi adat perkawinan Jambi di kelurahan Jelutung Provinsi Jambi.
PENYULUHAN KUALITAS AIR YANG BAIK UNTUK BUDIDAYA IKAN (PARAMETER FISIKA KIMIA)
Suluh Abdi Vol 2, No 1 (2020): Suluh Abdi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v2i1.2729

Abstract

Pengetahuan tentang kualitas air penting untuk diketahui agar didapat informasi baik tidaknya suatu perairan dalam membudidayakan ikan. Permasalahan timbul karena terjadi kematian ikan di keramba di awal membudidayakan ikan yang disebabkan oleh kualitas air yang kurang baik. Akibatnya warga yang akan membudidayakan ikan enggan untuk membudidayakannya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang nilai kualitas air yang baik untuk membudidayakan ikan berdasarkan parameter fisika dan kimia seperti suhu, kecerahan TDS, TSS (parameter fisika), oksigen terlarut, karbondioksida, pH, amoniak, total phosfor, nitrat, nitrit (parameter kimia), serta memberikan informasi nama alat-alat pengukurnya. Pengabdian ini telah dilakukan di Desa Pangakalan Gelebak, Kabupaten Banyuasin dengan metode penyuluhan dan diskusi materi (paparan dan tanya jawab), serta praktek pengukuran kualitas air secara insitu dan menganalisis hasil nilainya. Hasil penyuluhan menunjukan bahwa banyaknya petani ikan yang belum paham tentang nilai kualitas air yang baik untuk budidaya ikan serta belum banyak yang mengetahui peralatan yang dapat digunakan untuk memeriksa kualitas air. Dari penyuluhan ini terlihat animo petani ikan dan masyarakat sangat tinggi, dan mereka menjadi lebih paham tentang nilai kualitas air yang baik untuk budidaya ikan serta mengetahui peralatannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10