cover
Contact Name
Mohammad Makbul
Contact Email
makbulisme@gmail.com
Phone
+628562933154
Journal Mail Official
contact@literaaksara.com
Editorial Address
Perum Bukit Lestari Blok E-10 Banteran Sumbang Banyumas
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by CV Litera Inti Aksara
ISSN : 29628458     EISSN : 29630495     DOI : https://doi.org/10.61813/jlppm
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat berisi hasil dari pengabdian dan pemberdayaan berupa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya agama, pendidikan, ekonomi, hukum, teknik, pertanian, dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022): Maret" : 6 Documents clear
Pelatihan Shalat Komprehensif bagi Warga Muhammadiyah Gandatapa Kabupaten Banyumas Wage Wage; Makhful Makhful
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.1

Abstract

Shalat yang baik adalah shalat yang dilaksanakan secara komprehensip, baik dari segi aturan fikihnya, kekhusyu’annya maupun filosofinya. Namun sayangnya mayoritas umat Islam belum memahamii hal tersebut. Untuk itu pelatihan shalat secara komprehensip, merupakan kegiatan yang sangat dibutuhkan, apalagi bagi santri senior yang sudah lama mengikuti pengajian dan sudah terbiasa melaksanakan shalat secara rutin, intensif dan berjamaah di masjid/mushala, seperti halnya warga Muhammadiyah Gandatapa Kabupaten Banyumas. Dalam rangka membantu mengatasi permasalahan shalat yang komprehensip diadakanlah kegiatan pengabdian pada masyarakat (IbM) di desa Gandatapa. Bentuk pelaksanaan IbM ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan shalat komprehensif bagi warga Muhammadiyah Gandatapa Banyumas. Harapannya setelah adanya kegiatan ini para peserta mampu mengimplementasikan hasil dari pelatihan, terutama untuk kepentingan diri sendiri dan orang terdekat mereka seperti keluarga dan tetangga. Setelah dilakukan pelatihan Tim memperoleh simpulan pertama, materi pelatihan merupakan hal yang diharapkan oleh peserta sehingga peseerta mengikuti kegiatan dengan antusias. Kedua, selama ini para peserta tidak memahami dengan baik apa yang dimaksud shalat komprehensip. Ketiga para peserta selama ini belum bisa melaksanakan shalat komprehensip. Keempat, mayoritas peserta tidak memahami maksud dari doa/bacaan shalat sehingga tidak bisa menghayati shalat yang mereka lakukan. Kelima, mayoritas peserta belum memahami filosofi shalat misalnya apa tujuan dan makna dari gerakan dan bacaan shalat
Pembinaan Religiusitas Anak Yatim pada Orang Tua Yatim di Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyumas Zakiyah Zakiyah; Ibnu Hasan; Safitri Mukarromah
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.10

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan komprehensif terkait dengan orang tua dalam membina religiusitas anak yatim. Diharapkan dengan pelatihan orangtua lebih memahami dan mempunyai wawasan, kemampuan, dan keterampilan dalam pembinaan religiusitas anak yatim. Metode yang digunakan dengan cara memberikan pemahaman, wawasan, dan keterampilan kepada orang tua anak yatim tentang pembinaan religiusitas anak yatim. Peserta yang dilibatkan adalah para orang tua anak yatim yang menjadi binaan dan mendapatkan santunan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyumas. Materi yang disampaikan meliputi: konsep dasar religiusitas dan praktik penyelesaian masalah terkait pembinaan religiusitas anak yatim. Materi disampaikan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan sharing dengan pendekatan parsipatoris aktif. Sementara untuk praktik penyelesaian masalah dilakukan dengan cara memberikan contoh kasus pembinaan religiusitas anak yatim untuk didiskusikan dan dicarikan solusi untuk penyelesaiannya. Tanggapan peserta pelatihan sangat positif dan berharap pelatihan-pelatihan sejenis dapat diadakan secara rutin dan berkesinambungan untuk peningkatan pembinaan religiusitas anak yatim
Implementasi Teknik Stabilisasi Emosi sebagai Upaya Meningkatkan Kecerdasan Emosional pada Penghuni Panti Asuhan Darul Hadlonah Purbalingga Ida Nurlaeli; Sinta Dila Assalma; Fitrah Dhani Prianto; Aulia Rahmah
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.6

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan memiliki potensi yang tinggi untuk mengalami masalah dengan teman sebayanya karena merasa tidak dimengerti, memiliki masalah dalam konsentrasi, mimpi buruk dan stress. Selain itu, penghuni panti asuhan juga lebih cenderung mengalami gangguan emosi dan permasalah psikologis bila dibandingkan dengan teman sebayanya. Begitupun dengan apa yang dialami oleh para penghuni panti asuhan Darul Hadlonah Purbalingga. Mereka mengalami kesulitan dalam mengekpresikan emosi yang mereka rasakan. Berangkat dari masalah tersebut, para peserta KKN ke-50 UIN SAIZU berinisiatif untuk melakukan pelatihan teknik stabilisasi emosi dengan harapan dapat sedikit banyak membantu para penghuni panti meningkatkan kecerdasan emosionalnya. Dalam penelitian yang berkaitan dengan implementasi atau penerapan sebagaimana judul yang digunakan oleh penulis dalam tulisan ini, metode kualitatif deskriptif dianggap lebih relevan untuk diterapkan dalam penelitian ini. Hal ini dikarenakan dalam tulisannya ini penulis akan lebih banyak mendeskripsikan fakta-fakta yang didapatkan di lapangan. Setelah mengimplementasikan beberapa teknik stabilisasi emosi pada penghuni panti asuhan, penulis menyimpulkan bahwa teknik stabilisasi ini cukup efektif untuk mengasah kecerdasan emosi para penghuni panti asuhan
Strategi Pengembangan Model Bisnis bagi Anggota Madrasah Bisnis Muhamamadiyah Abdurahman Bin Auf Encep Saepudin; Safitri Mukarromah
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.7

Abstract

Berdasarkan pemberdayaan ekonomi anggota Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PC PM) Ajibarang, yang kini sudah bergabung dalam Madrasah Bisnis Abdurahman bin Auf (MBAA) diketahui bahwa mitra masih belum memiliki model  bisnis yang akan dikembangkan pada masa depan. Pengembangan model bisnis harus berdasarkan konsep manajemen modern. Karena itu, dibutuhkan suatu pemberdayaan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan teori dan praktek pada mitra sehingga bisnis dikelola tidak secara otodidak, melainkan berdasarkan prinsip manajemen modern. Peserta diajak mencatat profil bisnisnya dan target yang diinginkan dalam satu, dua, hingga lima tahun ke depan. Kemudian, menginventarisasi produknya dalam hal inovasi, sumber bahan baku, mesin/alat bantu kerja. Peserta juga harus mencatat positioning, targeting, dan segmenting pasarnya sehingga fokus pada target yang ingin dicapai. Dilanjutkan dengan menyusun kemampuan modal yang tersedia dengan mengetahui modal yang dibutuhkan dan mencatat sumber modal sendiri dan modal yang harus pinjam, serta kemampuan dalam pengembalian.
Membangun Spirit Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Layanan Digital Keuangan Syariah Tri Mulato; Rahmatia Rahmatia
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.8

Abstract

Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang baik. Termasuk kehadiran layanan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk dapat menjangkau layanan kepada masyarakat luas. kehadiran layanan keuangan syariah berupa bank digital syariah yang sudah hadir saat ini, tidak sekedar memberikan layanan keuangan, melainkan ada layanan-layanan yang dapat dijadikan objek untuk berbisnis. Produk dan layanan keuangan syariah dapat menjadi sumber bisnis yang menguntungkan dengan akses yang tidak terbatas waktu dan tempat. Kegiatan ini merupakan kegiatan berupa Transformasi Kreativitas dan Inovasi Kewirausahaan (KIK) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Sultan Amai Gorontalo untuk meningkatkan pengetahuan dan skill mahasiswa di bidang kewirausahaa. Pada kegiatan ini melibatkan mentor-mentor dari eksternal berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ada 30 mentor eksternal yang memberikan materi tentang kewirausahaan bagi para peserta, dengan tujuan menambah pengetahuan bisnis, termasuk layanan bisnis digital keuangan syariah. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa peserta memahami bisnis digital khususnya dari lembaga keuangan syariah. Peserta diperkenalkan produk dan layanan dari bank digital syariah, yang dapat ditawarkan untuk dijual untuk memperoleh keuntungan. Serta disampaikan keuntunggan yang dapat diperoleh dengan memanfaatkan bisnis dari layanan bagi digital syariah.
Meningkatkan Kesadaran Bercocok Tanam pada Anak-anak di Desa Teluk dengan Berpartisipasi dalam Lomba PTP (Pemanfaatan Tanah Pekarangan) Ida Nurlaeli; Nurani Bunga Lestari
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.9

Abstract

Tujuan dalam artikel ini menjelaskan upaya dalam meningkatkan kesadaran bercocok tanam kepada anak-anak dengan menggunakan lomba pemanfaatan tanah pekarangan Desa Teluk Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan lomba dan bimbingan belajar konvensional kepada peserta didik Sekolah Dasar dan diselingi dengan kegiatan bimbingan lomba dan baca, tulis, dan hitung. Kegiatan pelaksanaan pengabdian ini terbagai atas tiga bagian yaitu, pertama, perencanaan dengan melakukan koordinasi dengan pihak mitra untuk mengetahui masalah yang dihadapi dan kebutuhan yang dibutuhkan. Kedua, tindakan berisi mengenai hal yang dilakanakan oleh tim pelaksana dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh mitra yang mengkombinasikan antara teori dan praktik. Ketiga, evaluasi dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap proses kegiatan yang telah dilaksanakan. Faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan program kerja bercocok tanam yakni kurangnya waktu, sehingga pengerjaan dari persiapan bercocok tanam membutuhkan beberapa kali pertemuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6