cover
Contact Name
Mohamad Toha
Contact Email
motoha013@gmail.com
Phone
+623216855722
Journal Mail Official
iijse.ikhac@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Tirtowening Jl. Raya Tirtowening Pacet No.17, Bendorejo, Bendunganjati, Kec. Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61374
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
IIJSE
ISSN : -     EISSN : 2621606X     DOI : https://doi.org/10.31538/iijse
Core Subject : Economy,
The Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) is Sharia Economics Journal published by Sharia Economics Department Institut Pesantren KH. Abdul Chalim, Mojokerto. The Journal focuses on the issues of Sharia Economics, the History of Islamic Economic Thought, Islamic Law, Local Wisdom in Sharia Economic Perspective, and others related to Sharia economics. The journal is published periodically triannually in March, July, and November. Guidance for submission: ֎ The manuscript submitted to IIJSE must never be published elsewhere. ֎ The IIJSE is published in English. ֎ The articles must be submitted via OJS in Microsoft Word format. ֎ The articles should follow APA reference, with the body note, max 4000 words, and APA citation style.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics" : 6 Documents clear
Analisis Tabarru dan Klaim Peserta pada Asuransi Syariah di Indonesia Rolianah, Wiwik Saidatur
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.393

Abstract

Asuransi syariah yang muncul dari tahun 1994 yang didukung banyak pihak telah mewarnai dunia lembaga keuangan syariah. Perbedaan asuransi syariah dan konvensional pada dasarnya terletak pada preminya, yaitu pada asuransi syariah terdapat dua bagian meliputi unsur tabungan dan unsur tabarru. Penelitian yang berjudul “Analisis Tabarru dalam Asuransi Syariah di Indonesia terhadap Klaim Peserta” ini adalah hasil dari penelitian yang bertujuan menganalisis antara unsur tabarru dan klaim peserta pada asuransi syariah di Indonesia. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti menemukan keterkaitan antara unsur tabarru dan jumlah klaim asuransi yang diberikan kepada peserta asuransi syariah. Namun, untuk dana tabarru tidak ditentukan berdasarkan jumlah premi yang dibayarkan, kecuali untuk dana tabungan maka dan bagi hasil peserta asuransi syariah.
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Sinau Bareng Ademos Indonesia Istifadhoh, Nurul
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.467

Abstract

Pemuda merupakan sosok yang sangat tepat dalam menghadapi perkembangan dunia, karena pemuda diilustrasikan sebagai seseorang yang memiliki semangat tinggi, bertenaga dan berintelektual. Peran pemuda dirasa sangat penting dalam membangun suatu negara. Hal ini dikarenakan pemuda memiliki andil yang cukup melalui perencanaan, pengembangan maupun strategi yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan suatu negara. Hal inilah yang menjadi alasan mendasar pemerintah dengan menyiapkan pemuda dan sumber daya manusia lainnya supaya berkompeten dan berdaya saing. Lembaga pemberdayaan masyarakat ADEMOS Indonesia melalui program sinau bareng, ikut serta membantu peran pemerintah dalam peningkatan kapasitas pemuda di Bojonegoro. Melalui program sinau bareng, ADEMOS Indonesia mengajak pemuda di Bojonegoro untuk menjadi entrepreneur hebat dan ikut serta membangun desanya masing-masing. Sehingga akan menjadi pemuda yang memiliki rasa kepemilikan serta rasa tanggung jawab terhadap kemajuan desanya serta mampu berdaya saing.
Collection of Zakat for Civil State Employees According to Islamic Law and Law Nurhadi, Nurhadi
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.475

Abstract

The history sheet reveals the development of formal legal amil zakat in Indonesia in 1968 the ratification of Minister of Religion Regulation (PMA) Number 4 of 1968 concerning the Establishment of the Amil Zakat Agency (BAZ) and PMA Number 5 of 1968 concerning the Establishment of Baitul Maal (PBM). Precisely on December 12, 1989 was issued the Instruction of the Minister of Religion (Inpres) 16/1989 concerning the Development of Zakat, Infaq and Shadaqah (PZIS). Then in 1998-1999 and 2001-2003 BAZNAS was formed with the Presidential Decree so that in 2011 the rule of zakat processing emerged namely Law Number 23 of 2011. Through this formal law the author will examine the terminology of amil zakat according to Islamic Law and Law. Amil zakat is a person who is involved or actively participates in zakat activities, starting from collecting zakat from muzaki to distributing it to mustahiq. Legal arrangements in Indonesia relating to the competence of amil zakat are very important in neglecting zakat funds and channeling them to mustahiq, but must be supported by the authorities. Islamic law considers the competence of amil zakat to be very urgent, with accountable amil. While the government is very competent in increasing Baznas income annually, supported also by the fatwa of the Indonesian Ulema Council (MUI) regarding the government's obligation to cut salaries for civil servants / ASNs to be more effective in raising zakat funds and Baznas will be more maximal in alleviating poverty and welfare of society and ummah as extension of the government to the welfare of the people.
Hadis-Hadis tentang Jasa (Fee-Based Served): Wakalah, Kafalah, Hawalah Fadillah, Rahmat
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.511

Abstract

Pesatnya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dirasa mulai mengalir disaat para muslimin-muslimat aktif terlibat dalam segala aspek perekonomian syariah. Berbagai aplikasi pelayanan berupa produk keuangan pun telah disediakan oleh masing-masing lembaga Keuangan Syariah baik yang Bank maupun yang non Bank (Baitul Mal Wattamwil, Koperasi Syariah, Takaful, Pegadaian Syariah, Reksadana Syariah, Pasar Modal Syariah, Obligasi Syariah/Sukuk, Lembaga ZISWAF). Wakalah, Kafalah, maupun Hawalah tiga materi ini merupakan praktik transaksi Syari’ah yang kita gunakan baik dalam perbankan maupun pada kehidupan sehari-hari, adapun dasar hukum yang melandasi tiga akad tersebut salah satunya dari hadits-hadits. Sehingga umat muslim patut untuk mengamalkan dan ikut turut andil dalam mengembangkan ekonomi yang berlandaskan asas syariah.
Financial Technology (Fintech) di Indonesia Ditinjau dari Perspektif Islam Narastri, Maulidah
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.513

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana keselarasan antara era financial technology bila disandingkan dengan prinsip islam secara konsep dan hukum di Indonesia. Financial technology berupaya untuk memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, mobilisasi manusia yang semakin cepat, serta kesibukan manusia yang selalu bertambah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah tinjauan kritis terhadap fenomena berkembangnya era financial technology di Indonesia sebagai negara berkembang yang mengadopsi era financial technology dari negara maju. Literatur yang digunakan dalam makalah ini berasal dari jurnal ilmiah baik secara nasional maupun internasional dan ditunjang dengan buku-buku ilmiah dari berbagai ilmuwan. Artikel ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan, menjadi jalan pembuka untuk penelitian selanjutnya, serta dijadikan sebagai panduan dalam menjalankan bisnis di berbagai level yang mempertimbangkan untuk menggunakan financial technology.
Kajian System Kinerja Keuangan (Operating Financial System) pada Asuransi Syari'ah dan Asuransi Konvensional Ditinjau dari Perspektif Hukum Islam Jairin, Jairin
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.514

Abstract

Asuransi syari'ah merupakan usaha untuk saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru' yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko/bahaya tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah. Pada hakikatnya, secara teoritis semangat yang terkandung dala sebuah lembaga asuransi tidak bisa dilepaskan dari semangat sosial dan saling tolong-menolong antara sesama manusia. Asuransi sesuai dengan prinsip takafuli dalam syari’ah Islam, yaitu prinsip saling menanggung sesama muslim. Bahwa dalam rangka menjalankan usahanya, seseorang sering memerlukan penjaminan dari pihak lain melalui akad kafalah dalam al-Qur’an.

Page 1 of 1 | Total Record : 6