cover
Contact Name
Alvan Maulana Azzayni
Contact Email
alvanmaulanaazzayni@gmail.com
Phone
+6282140898548
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Callus: Journal of Agrotechnology Science
ISSN : 3025910X     EISSN : 3025910X     DOI : https://doi.org/10.47134/callus.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Focus Callus: Journal of Agrotechnology Science the official journal of the Indonesian Society for Agronomy, publishes primary research paper, review article, policy analysis and research notes and preliminary results in all areas of agronomy. Manuscripts could be written either in English or in Indonesia. Scope Callus: Journal of Agrotechnology Science covers agronomy in broad sense including plant production, genetic and plant breeding, plant physiology, plant ecology, plant biotechnology, seed science and technology, horticulture, and soil science.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2024): Desember" : 6 Documents clear
Efek Implementasi Inm Berbasis Silikon Terhadap Pertumbuhan Dan Karakter Morfologis Jagung (Zea Mays L) Galuh, Joko Dwi; Hazmi, Muhammad; Suroso , Bejo; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2804

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu bahan pangan yang penting karena jagung merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh INM berbasis silikon terhadap pertumbuhan dan karakter morfologi jagung.Penelitian ini menggunakan rancangan split plot design dengan   faktor,yakni faktor pertama varietas tanaman jagung sebagai petak utama dan faktor kedua Teknologi Pemupukan INM sebagai anak petak.Faktor pertama varietas tanaman jagung yang terdiri dari 2 taraf yaitu V1 (Hibrida),V2(Komposit).Faktor kedua teknologi pemupukkan INM terdiri dari 4 taraf yaitu S0(Kontrol),S1(INM),S2(Si),S3 (INM+Si).Kombinasi perlakuan terdiri atas 8 kombinasi dengan 4 kali ulangan. Perlakuan INM berbasis Si terhadap karakter morfologis tanaman jagung berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 35,45 hst,indeks luas daun 45 hst,laju pertumbuhan 65 hst dan efisiensi intersepsi 35 hst
Kajian Modifikasi Tata Letak Tanaman Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Beberapa Varietas Jagung Mahardika Ramadhan, Andito Guruh; Hasbi, Hudaini; Widiarti, Wiwit; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2875

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu kelompok tanaman pangan yang banyak dibudidayakan pada urutan kedua setelah padi dimana komoditas jagung ini berperan penting untuk memenuhi kebutuhan pasokan akan makanan dibandingkan dengan komoditas tanaman pangan lainnya Tujuan dari penelitian yang dituliskan guna mengetahui apakah modifikasi tata letak tanaman berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung. Penelitian yang dituliskan menggunakan rancangan split plot design dengan 2 faktor, 1. Faktor pertama yaitu varietas tanaman jagung (V) yang terdiri dari 3 taraf V1 P5027, V2 Varietas H Hibrida, V3 Varietas L Komposit. Faktor kedua yaitu modifikasi tata letak tanaman (T) yang terdiri dari 4 taraf T1 60 x 20 cm, T2 (80 + 40) x 20 cm, T3 (50 x 20) + (50 x 30) cm, T4 (65 x 50) + (62,5 x 50) cm. Perlakuan terdiri atas 12 kombinasi dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak pada umur 45 hst berpengaruh nyata pada varietas ,sudut daun 35 hst menunjukan berpengaruh nyata pada tata letak untuk sudut daun 45 hst berpengaruh nyata pada interaksi varietas dan tata letak, untuk parameter produktivitas berpengaruh nyata di tata letak dan berpengaruh sangat nyata pada interaksi. disimpulkan bahwa penggunaan tata letak tanaman dan pemilihan varietas sangat efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dalam menangkap dan penyerap cahaya matahari yang nantinya akan mempengaruhi produktivitas tanaman jagung.
Pengaruh Konsentrasi POC Azolla Pinnata dan Dosis Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.)Moench) Hadianto, Mohamad Gozali; Hazmi, M. Hazmi; Murtiyaningsih, Hidayah
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2899

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) merupakan salah satu tanaman bahan pangan penting di dunia. 2 faktor dalam penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor yang pertama konsentrasi POC Azolla Pinnata P0 (kontrol), P1 (POC Azolla 200 ml/liter), P2 (POC Azolla 400 ml/liter), P3 (POC Azolla 600 ml/liter) dan faktor yang kedua pupuk kalium N0 (kontrol), N1 (pupuk kcl 100 kg/ha), N2 (pupuk kcl 200 kg/ha), N3 (pupuk kcl 300 kg/ha). Konsentrasi POC Azolla Pinnata berpengaruh secara nyata dan sangat nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 21 hst, 28 hst, 42 hst, 49 hst, diameter batang 28 hst, 49 hst, jumlah daun 14 hst, 28 hst, 35 hst, 42 hst, jumlah biji dan berat biji. Perlakuan terbaik ada pada P3 (POC Azolla 600 ml/liter). Pupuk kalium berpengaruh secara nyata dan sangat nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 14 hst, 21 hst, diameter batang 21 hst, 28 hst, 56 hst, jumlah daun 28 hst, 42 hst, 49 hst, 56 hst, jumlah biji dan berat biji. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan N3 (pupuk kcl 300 kg/ha). Interaksi antara konsentrasi POC Azolla Pinnata dan pupuk kalium berbeda nyata dan sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman 21 hst, diameter batang 28 hst dan jumlah biji.
Pengaruh Konsentrasi Dan Interval Waktu Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) cinta, Nova; tripama, Bagus; wijaya, Insan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2953

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi PGPR dan interval waktu pemberian PGPR, serta interaksi antara perlakuan konsentrasi PGPR dan interval waktu pemberian PGPR terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Penelitian ini dilakukan di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, dengan ketinggian tempat +49mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua factor, yaitu konsentrasi PGPR (K) dalam 4 taraf, yaitu : K0 = kontrol, K1 = 30 ml/L, K2 = 60 ml/L, K3 = 90 ml/L dan interval waktu pemberian (W) dalam 2 taraf, yaitu : W1 = interval waktu pemberian 7 hst, W2 = interval waktu pemberian 14 hst. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PGPR berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan. Perlakuan interval waktu berpengaruh nyata terbukti pada variabel pengamatan tinggi tanaman, berat buah, jumlah buah perplot, dan berat buah perplot. Interaksi perlakuan konsentrasi PGPR dan interval waktu berpengaruh nyata terbukti pada variabel pengamatan, berat buah, diameter buah, jumlah buah perplot, dan berat buah perplot.
Analisis Spasial Kesesuaian Lahan Tanaman Kopi Robusta Berdasarkan Faktor Curah Hujan, Elevasi dan Topografi Lahan : (Studi Kasus : Kabupaten Jember) Dedi Anwar; Bagus Tripama; Oktarina
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.3709

Abstract

Faktor utama penyusun lahan yang perlu diperhatikan dalam memilih lahan untuk usaha perkebunan kopi adalah tanah, iklim, dan timbulan muka bumi (topografi dan elevasi). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan dan sebaran curah hujan tahunan, kelas elevasi, kelas kelerengan atau topografi, dan kelas kesesuaian lahan kopi robusta berbentuk data spasial. Penelitian ini menggunakan analisis spasial dengan bantuan software Sistem Informasi Geografis. Hasil analisis spasial menunjukan Kabupaten Jember memiliki curah hujan dominan berkisar 2000-3000 mm/tahun, memiliki elevasi dominan dikelas 0-250 mdpl, memiliki kelas kelerengan bervariasi antara 0-8 %, 37 % dan 8-25 %, 35 % luasan, kemudian untuk tutupan lahan perkebunan secara umum masuk kriteria sesuai dengan persentase luasan 97%, Pada level sub ordo memiliki luasan masing-masing S1 seluas 3 % S2 seluas 39 dan S3 seluas 65 % luasan, sedangkan kelas kesesuaian lahan kopi robusta potensial tutupan lahan perkebunan masing-masing adalah S1 seluas 32 %, S2 seluas 65 %, dan N seluas 3 % luasan.
Observasi Pematahan Dormansi Benih Padi Berbagai Varietas di UPT. Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilker V Jember Annisa, Nuur; Bejo Suroso; Insan Wijaya
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.3745

Abstract

Penyediaan benih padi dengan mutu tinggi, menghadapi suatu tantangan yaitu sifat dormansi pada benih padi itu sendiri, yang menjadi penghambat dalam perkecambahan. Proses after ripening adalah waktu yang dibutuhkan benih untuk berkecambah, kondisi ini apabila dibiarkan akan menimbulkan masalah dalam penyediaan kebutuhan benih padi dalam jumlah yang banyak bagi petani diwaktu yang tepat, sehingga diperlukan teknik efektif untuk mengatasi masalah dormansi. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh metode pematahan dormansi terhadap dormansi benih padi, mengetahui adanya pengaruh berbagai varietas padi terhadap dormansi benih padi, mengetahui adanya interaksi antara metode pematahan dormansi dan berbagai varietas padi terhadap dormansi benih padi. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari dua fakor yaitu faktor metode pematahan dormansi dengan 3 taraf yaitu tanpa metode pematahan dormansi (D1) sebagai kontrol, perendaman KNO3 3% selama 24 jam (D2), perendaman KNO3 3% selama 48 jam (D3) dan faktor varietas benih padi dengan 3 taraf yaitu benih padi varietas Mantap (V1), benih padi varietas Inpari 48 (V2), dan benih padi varietas M70D (V3). Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi kadar air benih, daya berkecambah, intensitas dormansi, persistensi dormansi. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pematahan dormansi pada parameter kadar air benih dan intensitas dormansi memberikan hasil terbaik ditunjukkan pada perlakuan perendaman KNO3 3% selama 48 jam. Perlakuan varietas benih padi terbaik ditunjukkan oleh varietas padi M70D pada parameter kadar air benih, intensitas dormansi, dan daya berkecambah benih. Interaksi perlakuan pematahan dormansi dan jenis varietas memberikan hasil terbaik ditunjukkan pada perlakuan perendaman KNO3 3% selama 48 jam dan benih padi varietas M70D pada variabel kadar air benih, intensitas dormansi, dan daya berkecambah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6